... 7 Jenis Benang Rajut Terbaik untuk Membuat Tas DIY: Panduan Lengkap

Memilih Benang Rajut yang Tepat untuk Membuat Tas Cantik Anda

Teknik-teknik Dasar dalam Merajut

Tak hanya sekedar membuat pola di dalam suatu kain, merajut memiliki teknik dasar yang penting untuk dipahami. Adapun teknik-teknik dasar dalam merajut yaitu:

1. Teknik Rantai Dasar (Chain Stitch)

Chain stitch adalah teknik mendasar dalam merajut. Seperti namanya, teknik ini mengharuskan kamu untuk membuat serangkaian rantai menggunakan jarum dan benang rajut.

Teknik ini biasanya digunakan untuk membentuk dasar untuk rajutan selanjutnya. Tak heran mengapa penguasaan dari teknik rantai sangat penting untuk mempermudah proses merajut.

2. Teknik Rajut Polos (Single Crochet)

Teknik rajut polos, juga dikenal sebagai single crochet, adalah teknik rajutan yang sederhana tetapi sering digunakan dalam berbagai proyek rajutan.

Dengan teknik ini, Anda akan menghasilkan rajutan padat dan kokoh. Teknik rajutan polos juga sering digunakan untuk membuat sisi tas dan bagian penutup (flap) pada tas rajut.

3. Teknik Rajutan Ganda (Double Crochet)

Teknik rajutan ganda, atau double crochet, merupakan teknik yang digunakan sebagai cara merajut untuk menghasilkan rajutan lebih tinggi dari teknik rajutan polos.

Rajutan ganda umumnya lebih longgar daripada rajutan polos dan digunakan untuk menciptakan tekstur yang berbeda pada tas rajutan.

Teknik rajutan ganda cocok untuk membuat pola rajutan yang lebih terbuka dan lapang.

Teknik penambahan dan pengurangan sangat penting untuk membentuk bentuk tas yang diinginkan. Hal itu dikarenakan, teknik penambahan ini digunakan untuk menambah jumlah rajutan dalam satu baris, sedangkan teknik pengurangan digunakan untuk mengurangi jumlah rajutan.

Dengan menguasai teknik ini, kamu bisa menciptakan bentuk tas yang berbeda, seperti tas kerucut atau tas berbentuk lingkaran.

Alat untuk Merajut

Untuk memulai merajut, terdapat beberapa alat dasar yang perlu disiapkan. Berikut ini adalah beberapa daftar alat yang umum digunakan dalam merajut, seperti:

Jarum Rajut

Pilih jarum rajut yang sesuai dengan proyek merajut. Terdapat berbagai ukuran jarum rajut yang cocok untuk benang dengan ketebalan yang berbeda.

Benang Rajut

Pilih benang rajut dengan warna dan ketebalan yang sesuai dengan proyek yang ingin kamu kerjakan. Pastikan benang rajut tersebut berkualitas baik dan mudah digunakan.

Gunting

Gunting berfungsi untuk memotong benang dan menghapus tambahan benang yang tidak diperlukan.

Gantungan Jumlah

Penggaris

Penggaris membantu kamu dalam mengukur ukuran dan panjang rajutan, terutama jika kamu mengikuti pola atau desain tertentu.

Jarum Pentul atau Peniti

Jarum pentul atau peniti digunakan untuk menyematkan bagian-bagian rajutan yang belum selesai agar tidak terurai selama proses merajut.

Papan Rajut atau Alas Rajut

Papan rajut berfungsi sebagai alas untuk merajut agar benang tidak melompat atau berantakan. Kamu bisa menggunakan papan rajut khusus atau bahkan cukup dengan kain yang tebal dan keras.

Kotak Penyimpanan

Kotak penyimpanan digunakan untuk menyimpan jarum, benang, dan alat merajut lainnya agar tetap terorganisir dan mudah diakses.

JENIS-JENIS / MACAM BENANG RAJUT yang tersedia di www.benangrajutq.com


1. Katun (kode benang : warna polos = BCLP, warna sembur BCLS / BCLS / BCSC).
Benang katun memiliki tekstur yang padat, tingkat kehalusannya rata2.
Benang jenis ini paling umum di gunakan untuk berbagai macam jenis rajutan.
seperti bros rajut, sarung bantal, taplak, tempat tissue, topi, amigurumi / boneka rajut, dll
Menggunakan Hakpen 3/4 dan jarum knitting 3 mm

2. Soft Katun / KATUN HALUS (kode benang : SC)
Benang soft ICT katun memiliki tekstur yang lebih halus daripada katun yang biasa.
Cocok untuk project2 rajutan yang lebih wearable seperti selimut, baju2 baby, cardigan, baju, rompi, dll
Menggunakan Hakpen 4/0 dan jarum knitting 3 mm.

3. Katun BIG PLY (kode benang : warna polos = KBP, warna sembur = KBS)
Katun BIG PLY memiliki tekstur padat, diameternya lbh besar 2 kali dari pada katun yang biasa.
cocok untuk project crochet tas santai, slippers/sepatu rajut, baby boots, topi, alas tempat duduk,, amigurumi / boneka rajut, dll
Bila di knitting, bisa untuk project2 seperti baju2, rompi, sweater/cardigan.
Menggunakan Hakpen 6/0 TULIP GOLD dan jarum knitting 4 mm

4. POLYESTER (kode benang: POLY) / POLYESTER SEMBUR / POLYESTER TWIS
POLYESTER merupakan benang sintetis, teksturnya padat dan kaku. Warna lbh kilap daripada katun yang biasa.
Cocok untuk project seperti Tas dan Dompet2, Topi pantai, Tatakan gelas, bros rajut (kaku).
Menggunakan Hakpen 3/4 dan jarum knitting 3 mm

POLYESTER SEMBUR - deskripsi kurang lbh sama dengan benang polyester polos. benang sintetis, teksturnya padat dan kaku. Warna lbh kilap daripada katun yang biasa.
Cocok untuk project seperti Tas dan Dompet2, Topi pantai, Tatakan gelas, bros rajut (kaku). Diameter benang agak lbh besar daripada polyester polos. Menggunakan hakpen 4/5.

25. Tas rajut pom-pom

Selain fringe, ornamen pom-pom juga sedang naik daun sejak tahun lalu. Dari anting, hingga sepatu, ornamen pom-pom selalu berhasil memberikan kesan ceria dengan berbagai warna yang dihadirkan.

Pom-pom memang sudah memiliki trademark selalu dihadirkan dengan warna yang cerah. Tas rajut pom-pom juga hadir untuk memberikan pilihan baru untuk para perempuan feminin. Seperti salah satunya adalah tas rajut satu ini, memiliki model bucket yang dijinjing, kehadiran pom-pom menambah kesan seru pada tampilan tas. Mau coba?

Dari 25 pilihan di atas menurutmu, tas rajut mana yang paling stylish?

Cara Merajut Tas untuk Pemula

Cara Merajut Tas untuk Pemula (Foto: istockpotos.com)

Bahan-bahan yang dibutuhkan:

  • Benang rajut (pilih warna dan ketebalan sesuai selera)
  • Jarum rajut yang sesuai dengan ketebalan benang
  • Hook rajut yang sesuai dengan benang
  • Penggaris
  • Tali pengukur atau pita pengukur
  • Gunting
  • Kancing atau kait (opsional)

Cara merajut tas:

1. Tentukan Ukuran Tas

Untuk memahami bagaimana cara merajut tas untuk pemula, hal mendasar yang perlu dipersiapkan adalah, menentukan ukuran tas.

Hal ini dikarenakan dengan mengukur kamu dapat mengetahui ukuran panjang, lebar, dan kedalaman tas yang kamu inginkan.

Kemudian, jangan lupa menambahkan beberapa sentimeter pada setiap sisi, jika kamu ingin tas lebih besar dan dapat menampung lebih banyak barang.

2. Membuat Rantai Lurus

Pastikan untuk tidak terlalu kencang saat membuat rantai, sehingga rajutan kamu tidak akan terlalu kencang dan sulit untuk diteruskan.

3. Rajutan Tunggal di Setiap Rantai

Kemudian, buatlah rajutan tunggal di setiap mata rantai, karena ini adalah langkah penting dalam cara merajut tas HP, tas kota, dan tas lainnya.

Caranya adalah dengan memasukkan hook melalui lubang pada mata rantai, lalu tarik benang melalui lubang tersebut, dan terakhir tarik benang melalui kedua lingkaran benang di hook.

Ulangi proses ini hingga akhir rantai, namun pastikan untuk tidak menarik benang terlalu kencang saat membuat rajutan tunggal. Hal ini akan membuat tas tetap longgar dan memudahkan dalam menyelesaikan proyek.

4. Buat Rajutan Ganda di Setiap Rajutan Tunggal

Langkah selanjutnya dalam cara merajut tas dan dompet adalah membuat rajutan ganda di setiap rajutan tunggal. Caranya adalah dengan merajut ke dalam rajutan tunggal dan menarik benang melalui lubang tersebut, lalu tarik benang melalui dua lingkaran benang di hook.


Tags: benang untuk

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia