... 7 Jenis Benang Rajut Terbaik untuk Membuat Tas DIY: Panduan Lengkap

Memilih Benang Rajut yang Tepat untuk Membuat Tas Cantik Anda

10 Komentar

12 November 2014 16:04 milawati

04 Desember 2014 19:46 ina

mbk, gmn cra,x bkin tas dri benang. klo bisa dkrim pkek vidio ke fb,x qw (ienha cemmoutz) BRQ : sebaiknya bisa beli buku panduan bikin tas.. spt buku casual bag dan lihat tutorial di you tube untuk jenis2 tusukannya. jadi lbh jelas dan lbh mudah di pelajari sis. =)

09 Desember 2014 10:56 erly yuliani

terimakasih banyak sister informasi dan pola gratisnya senang berbelanja di benag rajut q
BRQ : Sama2 sis. terimakasih sudah berbelanja di tempat kami sis.
ditunggu ya next ordernya. Terimakasih =)

04 April 2015 11:39 aldo

Mbak untuk membuat syal hangat saat musim dingin,jenis benang apa yang bisa digunakan?
BRQ  ,: biasa kl musim dingin pakai yang agak tebal jadi benang bulky yang cocok =) hanya krn tebal lebih pas kl di knitting. benang yang tebal jika di crochet jadinya sangat kaku

02 Pebruari 2015 18:22 Almira Oriana

Sis mau nanya dong. Saya kan masih pemula dan blm terlalu tau banyak tentang ilmu perbenangan.hehe.. Kalau misalkan benang yg elatis dan tidak kaku trus ketebalannya kurang lebih nomor 3(utk ukuran amerika kalau gak salah) itu benang apa ya namanya? Makasih sebelumnya..
BRQ : Maaf itu 3 mm atau 3/0 sis? kl benang kita blum ada yang mengandung karet sis.. jadi tergantung teknik juga. bila ingin hasil yang elastis lbh pas menggunakan teknik knitting. dengan benang yang sama, jika di crochet jadinya kurang elastis bila di bandingkan dengan teknik knitting. terimakasih

05 April 2015 07:33 Ummu Nayfah

Ci Yani. rayon viscose-nya ngangenin ^_^ Bikin versi gedenya juga dong, yg ply-nya sekitar 2x-nya. Biasanya sy double benangnya supaya project cepat selesai. Hehe.. doubling the size means I can save 50% of my time :D Ditunggu infonya ya.
BRQ : saya tampung masukkan dan sarannya sis. terimakasih =)

09 April 2015 22:34 Tiffany

Kalo benangnya berbulu gitu yang punya alergi bulu gak tambah bersin'' kah?
BRQ : saya sarankan.. bila sudah dari awal tahu kl memiliki alergi sebaiknya hindari saja.

JENIS-JENIS / MACAM BENANG RAJUT yang tersedia di www.benangrajutq.com


1. Katun (kode benang : warna polos = BCLP, warna sembur BCLS / BCLS / BCSC).
Benang katun memiliki tekstur yang padat, tingkat kehalusannya rata2.
Benang jenis ini paling umum di gunakan untuk berbagai macam jenis rajutan.
seperti bros rajut, sarung bantal, taplak, tempat tissue, topi, amigurumi / boneka rajut, dll
Menggunakan Hakpen 3/4 dan jarum knitting 3 mm

2. Soft Katun / KATUN HALUS (kode benang : SC)
Benang soft ICT katun memiliki tekstur yang lebih halus daripada katun yang biasa.
Cocok untuk project2 rajutan yang lebih wearable seperti selimut, baju2 baby, cardigan, baju, rompi, dll
Menggunakan Hakpen 4/0 dan jarum knitting 3 mm.

3. Katun BIG PLY (kode benang : warna polos = KBP, warna sembur = KBS)
Katun BIG PLY memiliki tekstur padat, diameternya lbh besar 2 kali dari pada katun yang biasa.
cocok untuk project crochet tas santai, slippers/sepatu rajut, baby boots, topi, alas tempat duduk,, amigurumi / boneka rajut, dll
Bila di knitting, bisa untuk project2 seperti baju2, rompi, sweater/cardigan.
Menggunakan Hakpen 6/0 TULIP GOLD dan jarum knitting 4 mm

4. POLYESTER (kode benang: POLY) / POLYESTER SEMBUR / POLYESTER TWIS
POLYESTER merupakan benang sintetis, teksturnya padat dan kaku. Warna lbh kilap daripada katun yang biasa.
Cocok untuk project seperti Tas dan Dompet2, Topi pantai, Tatakan gelas, bros rajut (kaku).
Menggunakan Hakpen 3/4 dan jarum knitting 3 mm

POLYESTER SEMBUR - deskripsi kurang lbh sama dengan benang polyester polos. benang sintetis, teksturnya padat dan kaku. Warna lbh kilap daripada katun yang biasa.
Cocok untuk project seperti Tas dan Dompet2, Topi pantai, Tatakan gelas, bros rajut (kaku). Diameter benang agak lbh besar daripada polyester polos. Menggunakan hakpen 4/5.

11. Perpaduan material buat tampilan lebih trendi

Tas rajut memang memiliki kesan yang lebih feminin karena bahan rajutnya. Tapi untuk tampilan yang lebih trendi dan modern, kamu bisa mencoba model tas rajut yang menampilkan perpaduan material berbeda. Bagian rajut sendiri bisa hanya menjadi aksen, meskipun begitu tak mengurangi esensi dari model tas rajut tersebut.

Biasanya tas rajut model ini dipadukan dengan material kulit. Meskipun material kulit tampak klasik, tapi ketika dipadukan dengan aksen rajut akan memberikan kesan yang lebih modern. Pilih model tas rajut selempang supaya bisa kamu pakai sebagai pelengkap tampilan kasual di akhir pekan.

Teknik-teknik Dasar dalam Merajut

Tak hanya sekedar membuat pola di dalam suatu kain, merajut memiliki teknik dasar yang penting untuk dipahami. Adapun teknik-teknik dasar dalam merajut yaitu:

1. Teknik Rantai Dasar (Chain Stitch)

Chain stitch adalah teknik mendasar dalam merajut. Seperti namanya, teknik ini mengharuskan kamu untuk membuat serangkaian rantai menggunakan jarum dan benang rajut.

Teknik ini biasanya digunakan untuk membentuk dasar untuk rajutan selanjutnya. Tak heran mengapa penguasaan dari teknik rantai sangat penting untuk mempermudah proses merajut.

2. Teknik Rajut Polos (Single Crochet)

Teknik rajut polos, juga dikenal sebagai single crochet, adalah teknik rajutan yang sederhana tetapi sering digunakan dalam berbagai proyek rajutan.

Dengan teknik ini, Anda akan menghasilkan rajutan padat dan kokoh. Teknik rajutan polos juga sering digunakan untuk membuat sisi tas dan bagian penutup (flap) pada tas rajut.

3. Teknik Rajutan Ganda (Double Crochet)

Teknik rajutan ganda, atau double crochet, merupakan teknik yang digunakan sebagai cara merajut untuk menghasilkan rajutan lebih tinggi dari teknik rajutan polos.

Rajutan ganda umumnya lebih longgar daripada rajutan polos dan digunakan untuk menciptakan tekstur yang berbeda pada tas rajutan.

Teknik rajutan ganda cocok untuk membuat pola rajutan yang lebih terbuka dan lapang.

Teknik penambahan dan pengurangan sangat penting untuk membentuk bentuk tas yang diinginkan. Hal itu dikarenakan, teknik penambahan ini digunakan untuk menambah jumlah rajutan dalam satu baris, sedangkan teknik pengurangan digunakan untuk mengurangi jumlah rajutan.

Dengan menguasai teknik ini, kamu bisa menciptakan bentuk tas yang berbeda, seperti tas kerucut atau tas berbentuk lingkaran.

Alat untuk Merajut

Untuk memulai merajut, terdapat beberapa alat dasar yang perlu disiapkan. Berikut ini adalah beberapa daftar alat yang umum digunakan dalam merajut, seperti:

Jarum Rajut

Pilih jarum rajut yang sesuai dengan proyek merajut. Terdapat berbagai ukuran jarum rajut yang cocok untuk benang dengan ketebalan yang berbeda.

Benang Rajut

Pilih benang rajut dengan warna dan ketebalan yang sesuai dengan proyek yang ingin kamu kerjakan. Pastikan benang rajut tersebut berkualitas baik dan mudah digunakan.

Gunting

Gunting berfungsi untuk memotong benang dan menghapus tambahan benang yang tidak diperlukan.

Gantungan Jumlah

Penggaris

Penggaris membantu kamu dalam mengukur ukuran dan panjang rajutan, terutama jika kamu mengikuti pola atau desain tertentu.

Jarum Pentul atau Peniti

Jarum pentul atau peniti digunakan untuk menyematkan bagian-bagian rajutan yang belum selesai agar tidak terurai selama proses merajut.

Papan Rajut atau Alas Rajut

Papan rajut berfungsi sebagai alas untuk merajut agar benang tidak melompat atau berantakan. Kamu bisa menggunakan papan rajut khusus atau bahkan cukup dengan kain yang tebal dan keras.

Kotak Penyimpanan

Kotak penyimpanan digunakan untuk menyimpan jarum, benang, dan alat merajut lainnya agar tetap terorganisir dan mudah diakses.


Tags: benang untuk

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia