... Benang Rayon: Asal Usul Serat dan Panduan Penggunaan untuk Kerajinan Tangan DIY

Benang Rayon - Keajaiban Serat dalam Kesenian Sulam dan DIY

Karakteristik Kain Rayon pada Pakaian

Sebelum membelinya, pahami dulu karakteristik bahan rayon supaya kamu tahu bahan ini cocok untuk pakaian yang seperti apa. Berikut karakteristik utamanya:

  • Tekstur: Halus, licin, dan lembut mirip sutra.
  • Permukaan: Berkilau dengan tingkatan yang beragam.
  • Daya serap: Tinggi, mampu menyerap dengan baik.
  • Ketebalan: Tersedia dalam berbagai ketebalan.
  • Drape: Jatuhnya kain bagus, mengikuti bentuk tubuh.
  • Breathability: Mengalirkan udara secara lancar, sehingga terasa sejuk.
  • Keterikatan warna: Mudah diwarnai untuk menghasilkan warna yang cerah dan tajam.
  • Kekuatan: Cenderung mudah robek, terutama saat dalam kondisi basah.
  • Elastisitas: Rendah dan perlu disetrika dengan hati-hati.

Dari karakteristik-karakteristik di atas, akhirnya kamu tahu potensi bahan rayon untuk membuat pakaian.

Pengertian Rayon (Kegunaan, Tekstur, Jenis dan Pembuatannya)

Pengertian Rayon - Kita mungkin sering mendengar busana atau pakaian berbahan rayon bahkan mungkin pernah mengenakan pakaian yang berbahan rayon. Namun tahukah kamu apa itu rayon? apa kegunaannya, apa seja jenis jenisnya? Bagi kamu tentunya ada yang sudah tahu apa yang dimaksud rayon, ada juga yang belum tahu apa yang dimaksud dengan rayon. Maka dari situlah di sini kami akan menjelaskan tentang arti rayon atau definisi rayon. Dalam penjelasan ini nantinya juga akan kami jelaskan tentang kegunaan rayon, tekstur rayon, jenis-jenis rayon, dan pembuatan rayon. Silahkan simak berikut ini penjelasannya, mohon dibaca sampai selesai biar dapat lebih memahaminya.

Kekurangan Bahan Rayon

Bahan rayon juga memiliki beberapa kekurangan dalam penggunaannya. Dikutip dari House of U, adapun kekurangan bahan rayon, yaitu:

Berdasarkan macam-macam seratnya, kain rayon terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu rayon viskosa, rayon kuproamonium, rayon asetat, dan rayon triasetat. Berikut penjelasannya:

1. Rayon Viskosa

Rayon viskosa adalah jenis kain rayon semi-sintetis yang terbuat dari pulp atau bubur kayu yang digunakan sebagai pengganti sutra. Jenis rayon ini memiliki tekstur yang halus dan terkesan mewah.

Rayon viskosa banyak digunakan dalam industri tekstil rumah tangga, seperti kain tirai, kain penutup kursi, taplak meja, sprei, dan sebagainya. Rayon viskosa baik untuk kain lapis karena tahan gesekan, berkilau, dan licin.

Rayon viskosa tahan terhadap penyeterikaan, tetapi jika terkena panas yang lama warnanya akan berubah menjadi kuning. Karenanya, rayon jenis ini sebaiknya tidak disetrika terlalu lama.

2. Rayon Kupramonium

Rayon kupramonium adalah jenis kain rayon yang terbuat dari selulosa yang diregenerasi. Karenanya, rayon ini memiliki banyak kesamaan dengan rayon viskosa.

Rayon kupramonium memiliki tekstur yang sangat halus. Kehalusan filamennya memberikan sifat lemas dan jatuh ketika dipakai. Jenis rayon ini banyak digunakan untuk bahan pakaian wanita, kaos kaki, dan pakaian dalam.

3. Rayon Asetat

Rayon asetat adalah jenis kain rayon yang terdiri yang terbentuk oleh selulosa asetat. Jenis rayon ini memiliki tekstur yang halus dan lembut, daya serap tinggi, cepat kering, dan tampilan berkilau.

Rayon asetat biasa diaplikasikan terutama dalam pakaian wanita, seperti blus, gaun, jaket, pakaian dalam wanita, pelapis baju, dan sebagainya.

4. Rayon Triasetat

Rayon triasetat adalah jenis kain rayon yang terbuat dari dari selulosa triasetat, yakni serat termoplastik yang lebih kuat dari serat selulosa lainnya.

Jenis-Jenis Kain Rayon

Seiring waktu, rayon semakin banyak jenisnya. Setiap jenis rayon di pasaran juga direkomendasikan untuk produk fesyen yang berbeda, antara lain:

Rayon Viscose

Rayon viscose adalah jenis yang paling umum dengan tekstur yang halus, licin, dan berkilau layaknya sutra. Kemampuannya menyerap keringat juga baik.

Berdasarkan karakteristik tersebut, bahan ini cocok untuk pembuatan blus, gaun, rok, maupun pakaian sehari-hari.

Rayon Spandex

Selanjutnya rayon spandex, yaitu rayon yang dicampur dengan serat spandex. Itulah yang membuat teksturnya lebih fleksibel dan mudah direnggangkan.

Buat kamu yang sedang mencari bahan untuk pakaian olahraga, kaos, dan manset, rayon spandex sangat recommended.

Rayon Jersey

Sama seperti jenis sebelumnya, rayon jersey juga merupakan hasil percampuran antara kain rayon dengan serat jersey.

Ciri-cirinya bertekstur elastis dan harganya lebih ekonomis. Secara umum, kain ini sering dipakai untuk gamis, rok, dan pashmina.

Rayon Crinkle

Kain rayon selanjutnya memiliki permukaan kulit jeruk, namun teksturnya tetap lembut. Selain itu, kain ini juga menyerap keringat dan tidak mudah kusut.

Produk fesyen yang menggunakan rayon crinkle misalnya dress wanita.

Rayon PE

Sesuai namanya, rayon PE memiliki campuran serat poliester di dalamnya, sehingga agak lebih kasar.

Bahannya tidak seadem rayon murni. Dari segi warna juga cenderung kurang cerah.

Tidak heran kain ini termasuk rayon kualitas rendah dengan harga yang relatif murah untuk membuat produk-produk sederhana.

Rayon Janger

Kain rayon janger memiliki kerapatan tinggi, bertekstur tebal, dan padat.

Berkebalikan dengan rayon PE, permukaannya rayon janger lebih halus, lembut, dan yang jelas sangat adem. Warnanya pun cerah dan tajam.

Jenis-Jenis Bahan Rayon

Sebenarnya, ada beberapa tipe bahan kaos rayon yang perlu kalian kenali. Ini dia variasi-variasi serat kain rayon yang harus kalian pahami. Dengan mengetahui ini, kalian bisa lebih mudah memilih kain yang benar-benar cocok dengan kebutuhan kalian :

1. Campuran Rayon Polyester (PE)

Bahan ini merupakan hasil dari perpaduan antara polyester dan rayon. Semakin tinggi kandungan polyester-nya, umumnya harga jual rayon PE akan lebih terjangkau. Kandungan polyester yang lebih tinggi akan menghasilkan sifat kain yang sedikit kasar, kaku, dan rentan sobek saat digunakan.

2. Rayon Jersey

Rayon jersey dibuat dari kombinasi benang serat rayon dan benang serat jersey. Benang jersey sendiri terdiri dari campuran bahan sintetis, wol, dan katun. Kain rayon jersey yang dijual dalam bentuk gulungan besar biasanya disertai informasi mengenai persentase benang jersey yang digunakan.

3. Rayon Spandeks

Jenis rayon ini memiliki keunggulan dibandingkan dengan jenis rayon lainnya. Keistimewaannya terletak pada kelenturannya yang lebih tinggi, serta rasa lembut dan nyaman saat dipakai. Salah satu ciri khas dari rayon spandeks adalah pilihan warnanya yang beragam dan cerah. Tidak heran jika jenis rayon ini sering digunakan sebagai bahan utama untuk membuat kaos, jilbab, dan pakaian olahraga.

4. Rayon Crinkle

Seperti namanya, rayon crinkle memiliki keunikan dengan tekstur yang tidak merata dan berkerut-kerut seperti kulit jeruk. Meskipun begitu, teksturnya tetap lembut, halus, dan tidak terlalu tebal. Gaun yang terbuat dari rayon crinkle akan tetap nyaman dipakai, terutama saat cuaca sedang panas.

Baca Juga : Cara Pakai Jilbab Pashmina Remaja : Perhatikan Agar Tampil Percaya Diri
Tags: dari benang

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia