Benang Rayon - Keajaiban Serat dalam Kesenian Sulam dan DIY
Pengertian Rayon (Kegunaan, Tekstur, Jenis dan Pembuatannya)
Pengertian Rayon - Kita mungkin sering mendengar busana atau pakaian berbahan rayon bahkan mungkin pernah mengenakan pakaian yang berbahan rayon. Namun tahukah kamu apa itu rayon? apa kegunaannya, apa seja jenis jenisnya? Bagi kamu tentunya ada yang sudah tahu apa yang dimaksud rayon, ada juga yang belum tahu apa yang dimaksud dengan rayon. Maka dari situlah di sini kami akan menjelaskan tentang arti rayon atau definisi rayon. Dalam penjelasan ini nantinya juga akan kami jelaskan tentang kegunaan rayon, tekstur rayon, jenis-jenis rayon, dan pembuatan rayon. Silahkan simak berikut ini penjelasannya, mohon dibaca sampai selesai biar dapat lebih memahaminya.
Jenis-Jenis Kain Rayon
Seiring waktu, rayon semakin banyak jenisnya. Setiap jenis rayon di pasaran juga direkomendasikan untuk produk fesyen yang berbeda, antara lain:
Rayon Viscose
Rayon viscose adalah jenis yang paling umum dengan tekstur yang halus, licin, dan berkilau layaknya sutra. Kemampuannya menyerap keringat juga baik.
Berdasarkan karakteristik tersebut, bahan ini cocok untuk pembuatan blus, gaun, rok, maupun pakaian sehari-hari.
Rayon Spandex
Selanjutnya rayon spandex, yaitu rayon yang dicampur dengan serat spandex. Itulah yang membuat teksturnya lebih fleksibel dan mudah direnggangkan.
Buat kamu yang sedang mencari bahan untuk pakaian olahraga, kaos, dan manset, rayon spandex sangat recommended.
Rayon Jersey
Sama seperti jenis sebelumnya, rayon jersey juga merupakan hasil percampuran antara kain rayon dengan serat jersey.
Ciri-cirinya bertekstur elastis dan harganya lebih ekonomis. Secara umum, kain ini sering dipakai untuk gamis, rok, dan pashmina.
Rayon Crinkle
Kain rayon selanjutnya memiliki permukaan kulit jeruk, namun teksturnya tetap lembut. Selain itu, kain ini juga menyerap keringat dan tidak mudah kusut.
Produk fesyen yang menggunakan rayon crinkle misalnya dress wanita.
Rayon PE
Sesuai namanya, rayon PE memiliki campuran serat poliester di dalamnya, sehingga agak lebih kasar.
Bahannya tidak seadem rayon murni. Dari segi warna juga cenderung kurang cerah.
Tidak heran kain ini termasuk rayon kualitas rendah dengan harga yang relatif murah untuk membuat produk-produk sederhana.
Rayon Janger
Kain rayon janger memiliki kerapatan tinggi, bertekstur tebal, dan padat.
Berkebalikan dengan rayon PE, permukaannya rayon janger lebih halus, lembut, dan yang jelas sangat adem. Warnanya pun cerah dan tajam.
Kekurangan Bahan Rayon
Bahan rayon juga memiliki beberapa kekurangan dalam penggunaannya. Dikutip dari House of U, adapun kekurangan bahan rayon, yaitu:
Berdasarkan macam-macam seratnya, kain rayon terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu rayon viskosa, rayon kuproamonium, rayon asetat, dan rayon triasetat. Berikut penjelasannya:
1. Rayon Viskosa
Rayon viskosa adalah jenis kain rayon semi-sintetis yang terbuat dari pulp atau bubur kayu yang digunakan sebagai pengganti sutra. Jenis rayon ini memiliki tekstur yang halus dan terkesan mewah.
Rayon viskosa banyak digunakan dalam industri tekstil rumah tangga, seperti kain tirai, kain penutup kursi, taplak meja, sprei, dan sebagainya. Rayon viskosa baik untuk kain lapis karena tahan gesekan, berkilau, dan licin.
Rayon viskosa tahan terhadap penyeterikaan, tetapi jika terkena panas yang lama warnanya akan berubah menjadi kuning. Karenanya, rayon jenis ini sebaiknya tidak disetrika terlalu lama.
2. Rayon Kupramonium
Rayon kupramonium adalah jenis kain rayon yang terbuat dari selulosa yang diregenerasi. Karenanya, rayon ini memiliki banyak kesamaan dengan rayon viskosa.
Rayon kupramonium memiliki tekstur yang sangat halus. Kehalusan filamennya memberikan sifat lemas dan jatuh ketika dipakai. Jenis rayon ini banyak digunakan untuk bahan pakaian wanita, kaos kaki, dan pakaian dalam.
3. Rayon Asetat
Rayon asetat adalah jenis kain rayon yang terdiri yang terbentuk oleh selulosa asetat. Jenis rayon ini memiliki tekstur yang halus dan lembut, daya serap tinggi, cepat kering, dan tampilan berkilau.
Rayon asetat biasa diaplikasikan terutama dalam pakaian wanita, seperti blus, gaun, jaket, pakaian dalam wanita, pelapis baju, dan sebagainya.
4. Rayon Triasetat
Rayon triasetat adalah jenis kain rayon yang terbuat dari dari selulosa triasetat, yakni serat termoplastik yang lebih kuat dari serat selulosa lainnya.
Kombinasi Bahan Rayon
Bahan rayon sering dikombinasikan dengan bahan lain untuk membuat pakaian. Dirangkum dari buku Ilmu Tekstil karya Dewi Sulyanthini (2021) dan sumber lainnnya, berikut penjelasan lengkapnya:
1. Rayon Spandex
Rayon spandex merupakan kombinasi dari bahan rayon dan spandex yang dikenal juga sebagai bahan elastane. Rayon spandex memiliki karakter yang hampir mirip dengan kain katun, yakni tidak berkilau, lembut, elastis, halus, nyaman, dan dapat menyerap keringat.
2. Rayon Poliester
Rayon poliester memiliki bahan yang lebih kasar dan kaku. Sehingga, rayon poliester pun lebih mudah sobek. Di antara jenis bahan rayon lain, rayon poliester memiliki harga lebih murah.
3. Rayon Jersey
Rayon jersey memiliki tiga bahan dalam pembuatannya, yakni meliputi wol, sintetis, dan katun. Kain ini merupakan kombinasi antara rayon dengan jersey.
Tags: dari benang