Seni Benang dan Jarum - Panduan Lengkap untuk Benang Sulam dan Jarum Sulam
Bagaimana Langkah Membuat Sulaman Kristik?
Sulaman kristik biasanya dimulai dari baris ke baris dari arah kiri ke kanan. Berdasarkan pola yang ingin dibuat, kalian bisa menentukan pada bagian mana sulaman akan dimulai. Sebaiknya mulailah menyulam pada titik tengah pola untuk memastikan objek pada pola nantinya tepat berada di bagian tengah kain. Biasanya terdapat tanda panah di tepian pola yang menandai titik tengah pola.
Jika sudah ditentukan, siapkan benang dan potong sepanjang 45 cm. Hindari memotong benang terlalu panjang sebab benang yang terlalu panjang akan memicu terjadinya benang kusut saat menyulam dilakukan. Hindari juga mengikat atau menyimpulkan ujung benang. Biarkan kedua ujung benang begitu saja. Sebab mengikat ujung benang akan menimbulkan tonjolan yang cukup mengganggu hasil akhir sulaman.
Bila benang sudah terpasang pada jarum, mulailah tusukkan jarum dari bagian belakang kain ke arah depan melalui satu buah lubang pada kain. Pada jarak kira-kira 1 inchi, tusukkan jarum ke arah belakang. Selanjutnya, tusukkan jarum melalui sebuah lubang dengan arah diagonal dari titik sebelumnya untuk membuat sulaman miring. Pastikan kalian menahan ujung benang di bagian belakang kain agar ujungnya tidak tertarik keluar dan lepas.
Mulailah untuk membuat sulaman kedua dengan menusukkan jarum melalui sebuah lubang yang berada tepat di bawah lubang yang terakhir digunakan. Sebelum kalian menarik benang sulaman dengan kencang, balikkan kain sulaman dan pastikan ekor benang terjepit di antara sulaman yang dibuat.
Lanjutkan menyulam sepanjang baris untuk membuat serangkaian sulaman miring. Jika sudah, ke arah sebaliknya buatlah sulaman miring sehingga terbentuk sulaman kristik berbentuk silang. Terus ulangi langkah-langkah tersebut hingga potongan benang sulaman habis atau mencapai jumlah sulaman sesuaipola. Untuk mengakhiri sulaman, di bagian belakang kain selipkan benang di antara setidaknya tiga titik sulaman untuk mengamankan ujung benang.
Pengertian Payet
Payet adalah benda dekoratif berbentuk kecil yang ditempelkan pada pakaian dengan teknik sulam tangan (Maya dan Coly, 2007). Sulam sendiri adalah teknik menjahit dengan tujuan dekoratif dengan menggunakan benang, jarum jahit tangan, dan hiasan (bisa berupa payet, manik-manik, dan sejenisnya (Delaa, 2013).
Sulam payet adalah teknik sulaman yang menggunakan bahan payet atau manik-manik kecil sebagai dekorasi pada kain atau pakaian. Teknik ini melibatkan penggunaan jarum dan benang untuk menjahit setiap payet atau manik pada kain dengan pola atau desain tertentu
Jadi, jangan heran kalau harga pakaian atau kain yang dipayet jauh lebih mahal dibandingkan harga kain atau pakaian biasa. Untuk Anda yang ingin tampil memukau dan menarik perhatian, menggunakan pakaian yang sudah disulam payet bisa jadi salah satu pilihan yang tepat.
Tags: benang sulam jarum