Panduan Memilih Benang yang Tepat untuk Amigurumi
Cara Agar Belajar Amigurumi Jadi Mudah
Dalam hal ini, kamu sudah mengetahui cara melakukan single crochet.
1. Membaca Pola
Masalah yang sering dihadapi saat belajar amigurumi adalah kesulitan membaca pola. Pola rajut terdiri dari 2 macam, yaitu pola gambar dan pola tulisan. Kita bisa menggunakan pola mana saja yang menurut kita mudah untuk dipahami. Tapi menurut saya sendiri, untuk amigurumi pola gambar lebih mudah untuk diikuti, dan kita tinggal mengikuti nomor urutan langkah yang tertera di gambar dengan mudah.
Agar membuat amigurumi lebih mudah, coba copy pola yang akan kamu buat. Lalu saat mengikuti langkah demi langkah, tandai pola yang sudah dibuat (coret dengan pensil). Misalnya pola melingkar, biasanya sudah tertera nomor putaran 1. 2. 3. dan seterusnya . Nah, sambil mengerjakan, tandai dengan mencoret pola langkah demi langkah, supaya tidak salah putaran.
3. Hitung setiap tusukan (stitch) pada setiap baris
Untuk pemula, sebaiknya selalu menghitung jumlah stitch (tusukan) pada s etiap baris langkah atau putaran dari tusukan pertama sampai tusukan terakhir pada baris/putaran. Jika jumlah hitungan salah, berarti ada yang salah pada baris/putaran sebelumnya. Ulangi dan hitung lagi dengan benar sesuai pola.
4. Mengawali dan Mengakhiri Baris Rajutan
Membuat Amigurumi sebenarnya sangat mudah. Tapi ada yang harus selalu diingat, saat mengawali baris/putaran, awali dengan ch (chain = rantai). Dan untuk men gakhiri baris /putaran, lakukan sl st (slip stitch = tusuk selip) . Langkah ini dilakukan supaya hasil Amigurumi jadi lebih rapi dan mudah dalam me mbedakan baris awal (tidak kebablasan).
5. Gunakan Alat Penanda (peniti rajut)
Ini juga penting dilakukan supaya merajut amigurumi menjadi lebih mudah. Tandai tusukan awal dengan peniti rajut, terutama saat membuat pola melingkar supaya tidak keb ablasan langkah.
Contoh Membuat Amigurumi
Read More About Amigurumi
Here are some related articles you might like:
Pin this post: Save this tutorial to your Pinterest boards so that you can come back to it later.
Sarah Stearns has helped millions of makers find their next craft project with free patterns and step-by-step tutorials on her blog, sarahmaker.com. Read more.
With over a decade of experience in knitting and crochet, she has been featured in prominent publications like The New York Times, Scientific American, Good Housekeeping, Vox, Apartment Therapy, and Lifehacker.
Benang yang Cocok untuk Merajut Baju, Topi, dan Sepatu Bayi Crochet
Beberapa waktu lalu ada yang komen dan bertanya, ” benang rajut yang cocok untuk bayi apa, ya? ”
Sekalian aja untuk menjawab pertanyaan itu saya bikin postingan ringkas untuk menjawabnya.
Secara diplomatis, jawabannya adalah tergantung. Tergantung selera, budget, keinginan klien, bla bla bla..ini-itu banyak sekali…
Tapi secara pribadi dan berdasarkan pengalamanku selama ini. Saya biasanya akan melihat dari karakteristik material benangnya. Bukan dari merk.
Jadi karakteristik yang sekiranya cocok untuk bayi itu apa? Jelas pilih yang:
- Nyaman di kulit bayi yang sensitif
- Halus, nggak kasar.
- Adem, nggak panas (yah, sesuai dengan kondisi kita di negara tropis).
- Nggak bikin alergi (kembali ke sensitivitas kulit masing-masing).
Saya sendiri biasanya bikin apparel dengan bahan benang yang terbuat dari katun. Kadang soft cotton kadang kasmilon. Walaupun pernah juga pakai akrilik halus (bukan siet loh, catet) atau wol merino (halus bangeet).
Dan sekarang lagi ngetren benang katun susu. Ada yang bilang milk cotton, dan ada yang bilang silk cotton. Nggak tahu kenapa namanya katun susu. Belum pernah nyobain. Apa saking halusnya gitu? Atau beneran mengandung susu? Or it’s just another marketing strategy? Hehe… Nggak tau ah. Kayaknya next project deh, pengen nyoba..insya Allah.
Setiap benang punya ciri khas masing-masing, dan masalah mau pakai yang mana tergantung selera dan ukuran budget yang kamu miliki.
Untuk benang rajut yang cocok untuk bayi, saya suka pakai jenis soft cotton karena empuk dan kokoh saat dirajut. Terutama kalau bikin booties. Bentuknya bisa terstruktur dengan apik, well-shaped. Meski lama-lama warnanya gampang pudar.
Tags: benang untuk guru