... 7 Jenis Benang Terbaik untuk Membuat Makrame - Panduan DIY Terperinci

"Panduan Memilih Benang Untuk Kreativitas Makrame Anda!"

Mengenal Kerajinan Makrame

kerajinan Makrame – Makrame berasal dari bahasa Spanyol. Namun, istilah ini dipercaya merupakan kata serapan dari bahasa Arab, migramah (مقرمة), diyakini berarti “handuk bergaris-garis”, “hias pinggiran” atau “selubung bersulam.”

Baca Lainnya

Kerajinan Tangan Khas Mojokerto Cocok untuk Souvenir dan Oleh-oleh

Membuat Kerajinan Dari Kertas HVS

Macrem atau biasa disebut the beauty of knots adalah kreasi menjalin simpul ini semula diaplikasikan untuk membuat kain penutup tubuh unta, kemudian untuk pertama kalinya di Amerika latin kerjaninan makrame diperkenalkan sebagai seni kerajinan tangan. Dan sekarang ini, kerajinan makrame menjadi salah satu dekorasi rumah yang sangat diminati, menyaingin kerajinan rajut dan anyaman rotan.

Sejarah Awal Mula Munculnya Kerajinan Makrame

Awal mula kerajinan makrame berasal dari tradisi ikat sampul para penenun dari Arab. Kira-kira pada abad ke -13. Perajin tenun tersebut memiliki kelebihan benang atau tali pada tepian kain yang dijahit tangan. Seperti handuk, kerudung dan syal. Munculah deretan simpul indah tesebut dan kebiasaan tersebut semakin berkembang.

Hingga pada masanya, bangsa arab memberi pengaruh tradisi mengikat simpul ini di belahan bumi yang ia singgahi. Mulai di berbagai benua, Eropa, Asia, dan afrika Afrika. Tradisi mengikat sampul atau macramé mulai berkembang.

Pada abad kesembilan belas pelaut Inggris dan Amerika membuat tempat tidur gantung, bell fringe, dan ikat pinggang dan disebut rajutan kotak, karena banyak menggunakan simpul berbentuk kotak-kotak.

Kebiasaan ini dilakukan seorang saudagar dan pelaut yang didapuk paling berjasa atas popularitas kerajinan Makrame di hampir seluruh belahan bumi. Merekalah orang-orang “pertama” yang memulai kebiasaan membuat Makrame pada waktu senggang di lautan

Bahan pembuatan makrame

Ilustrasi bahan makrame (pexels.com/Arina Krasnikova)

Editor’s picks

Bahan yang digunakan untuk membuat makrame tak bisa sembarangan. Mengutip buku Sukses Semua Ulangan SD/MI Kelas 5, bahan yang sering digunakan makrame ada dua. Berikut di antaranya:

Serat alam

Serat alam ini biasanya dari tumbuh-tumbuhan. Ciri-cirinya bertekstur sedikit kasar dan serat talinya terlihat jelas. Contoh serat alam, seperti serat kulit kelapa, serat pohon waru, dan serat rotan.

Serat buatan

Serat buatan berasal dari bahan sintetis. Biasanya serat ini diproduksi oleh pabrik benang dengan skala besar. Ciri-cirinya, seratnya halus, tahan lama, dan lebih kuat dari serat alami. Contohnya, serat dari nilon dan rafia.

Cara Membuat Makrame Paling Simpel

Nah, sudah tahu kan jenis-jenis tali yang cocok untuk menerapkan cara membuat makrame seperti apa? Sekarang saatnya kamu mengetahui cara membuat makrame yang simple untuk hiasan deh, yuk intip di sini:

  • Tali (bisa memilih jenis katun braid, ukuran 6 mm, 14 buah) Untuk menghasilkan karya dengan ukuran satu meter, biasanya membutuhkan tali kira-kira 5-7 kalinya.
  • Tongkat/ranting kayu besar
  • Gunting
  • Meteran
(Baca Juga: Tips Menghias Kamar Kos Bergaya Estetik)

Nah, sudah tahu kan bagaimana cara membuat makrame paling simpel? Dengan mempelajari langkah-langkah ini, kamu sendiri tidak hanya bisa mendapatkan kerajinan untuk digunakan sendiri, akan tetapi juga bisa juga untuk dijual.

Ada banyak produk makrame yang sedang disukai, bahkan sedang menjadi tren di kalangan ibu-ibu rumah tangga dan para remaja, untuk menghias ruang tamu dan kamarnya.

Nah, karena banyak peminatnya, kamu pun bisa memanfaatkannya menjadi peluang usaha baru. Adapun beberapa kerajinan makrame, yang bisa kamu jadikan bisnis di antaranya adalah:

  • Wall Hanging (pajangan dinding)
  • Gantungan Pot
  • Tas
  • Gantungan kunci
  • Gelang
  • Sarung bantal/taplak meja/tirai dan lain-lain

Tags: benang membuat untuk

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia