... 7 Jenis Benang Terbaik untuk Membuat Makrame - Panduan DIY Terperinci

"Panduan Memilih Benang Untuk Kreativitas Makrame Anda!"

Apa itu Makrame?

Sebelum mencari tahu terkait cara membuat makrame, yang simple dan estetik, yuk kita kenalan dulu sama hiasan rajut yang satu ini.

Makrame sendiri merupakan sebuah kerajinan tangan, yang dibuat menggunakan teknik rajutan, atau keahlian dalam merangkai tali. Adapun simpul utama pada makrame adalah kuadrat atau simpul karang.

Tidak hanya sebagai kerajinan semata, makrame juga digunakan untuk membuat pakaian, syal, handuk, lukisan, lentera, dan hiasan dinding, karena memiliki nilai seni dan manfaat yang menarik.

(Baca Juga: 15 Tanaman Gantung yang Bikin Rumah jadi Cantik)

Kerajinan makrame berasal dari tradisi ikat simpul, para penenun Arab sekitar abad ke-13. Namun, makrame mulai populer di Amerika pada 1970-an.

Hingga kini, akhirnya makrame pun sangat digemari, khususnya bagi masyarakat Indonesia, sebagai hiasan dinding kamar dan ruang tamu.

Biasanya, hiasan makrame digunakan untuk hiasan rumah yang bertemakan gaya bohemian, vintage, rustik, hingga minimalis.

Untuk mendapatkan makrame yang bagus, setidaknya kamu harus membeli dengan harga yang cukup mahal. Yakni sekitar Rp50.000 bahkan hingga juta-an.

Namun, buat kamu yang lagi mencari hiasan makrame dengan harga yang murah, kamu bisa menerapkan sendiri cara membuat makrame simpel di rumah.

Cara Merawat Produk dari Kerajinan Makrame

Jika sudah memiliki produk makrame di rumah, atau berencana membuatnya, Minto sudah mengumpulkan berbagai tips untuk merawatnya:

Debu dan kotoran bisa menumpuk pada makrame, terutama pada karya yang digantung seperti hiasan dinding atau gantungan tanaman. Gunakan sikat lembut atau penyedot debu dengan ujung yang lebih kecil untuk menghilangkan debu secara rutin.

Jika makrame perlu dicuci, cuci dengan tangan menggunakan air dingin dan sabun lembut. Hindari menggunakan pemutih atau detergen keras yang dapat merusak serat tali. Untuk kerajinan makrame yang lebih kecil, bisa juga dimasukkan ke dalam sarung bantal atau tas jaring untuk dicuci di mesin cuci dengan setting paling rendah.

Saat tidak digunakan atau ingin disimpan, lipat makrame dengan hati-hati untuk menghindari kemungkinan simpul dan tali kusut. Simpan di tempat yang kering dan bebas dari serangga atau hama yang bisa merusak serat tali.

Untuk simpul atau fringe yang terlihat kusut, gunakan sisir dengan gigi yang jarang untuk merapikannya. Ini akan membantu Knittopreneurs dalam menjaga tampilan makrame tetap rapi.

Hindari menempatkan makrame di area yang lembab atau terkena sinar matahari langsung untuk waktu yang lama. Kelembaban bisa menyebabkan tumbuhnya jamur, sementara paparan matahari bisa memudarkan warna.

Untuk makrame yang terbuat dari benang atau tali berwarna (selain putih), pastikan untuk tes kestabilan warna sebelum mencuci. Pertimbangkan juga untuk menggunakan spray pelindung warna yang aman untuk tekstil.

Jadi bagaimana, Knittopreneurs? Sudah tertarik untuk membeli kerajinan makrame, atau bahkan membuatnya sendiri di rumah? Nantikan pembahasan lebih lanjut mengenai makrame di artikel selanjutnya ya!

Jl. Kebon Jukut No. 15, Bandung, Jawa Barat, Indonesia

Jl. Holis No. 35, Bandung, Jawa Barat, Indonesia

Jl. HOS Cokroaminoto 162A, Yogyakarta

Jl. Jenderal Sudirman No. 300 – 302, Semarang

Apa Itu Kerajinan Makrame? Mengenal Seni dan 7 Contoh Pemanfaatannya

Apa Itu Kerajinan Makrame? Mengenal Seni dan 7 Contoh Pemanfaatannya – Halo Knittopreneurs! Ada yang suka dengan produk-produk handmade ? Bagi yang menggemarinya, mungkin familiar dengan seni kerajinan tangan yang menggunakan bahan benang atau tali ini.

Produk akhir dari kerajinan makrame memiliki banyak kegunaan pada kehidupan sehari-hari, dan cara membuatnya pun bisa dipelajari. Yuk, kita ketahui serba-serbi mengenai makrame!

  • Apa Itu Makrame?
  • Bagaimana Asal-Usul Makrame?
  • Apa Saja Fungsi Kerajinan Makrame?
  • Mengenal Teknik Dasar dalam Membuat Makrame
  • Memahami Berbagai Jenis Simpul Kerajinan Makrame
  • 7 Contoh Produk Kerajinan Makrame untuk Sehari-Hari
  • Cara Merawat Produk dari Kerajinan Makrame

Teknik membuat makrame

Ilustrasi membuat makrame (pexels.com/ROMAN ODINTSOV)

Dalam membuat makrame biasanya menerapkan beberapa teknik dasar. Itulah kenapa hanya orang yang punya keahlian khusus yang bisa membuat karya ini. Tapi bukan berarti kamu tak bisa mempelajarinya. Berikut teknik dasar yang sering dipakai saat membuat makrame.

  • Teknik anyaman: Dengan cara menumpang tindihkan atau menyilangkan tali. Bahan anyamnya biasanya berupa lungsi dan pakan, yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan kering.
  • Teknik simpul: Teknik simpul sering digunakan untuk membuat makrame, yang biasanya dijadikan hiasan.
  • Teknik rajut: Teknik membuat kain dan perlengkapan busana dari benang rajut. Teknik dasarnya, yaitu tusuk atas dan tusuk bawah.
  • Teknik menempel: Merancang karya seni rupa dengan melekatkan suatu bahan pada tempat tertentu. Bahan ini bisa menggunakan bahan yang sama ataupun berbeda.
  • Teknik menjahit: Dengan cara menyambungkan kain dan bahan lain yang bisa dilalui jarum jahit dan benang. Menjahit bisa dengan tangan (manual) atau mesin jahit.

Jadi sekarang kamu sudah tahu apa yang dimaksud dengan makrame kan? Apakah kamu tertarik untuk membuat kerajinan makrame? Selamat mencoba!

Peralatan Dan Bahan Yang Digunakan Untuk Membuat Kerajinan Makrame :

Untuk kamu yang ingin memulai membuat kerajinan tai simpul ini, kamu tidak perlu ragu dan bingung untuk memluai. Sebelum memulai, alangkah lebih baik mengetahui terlebih dahulu peralatan apa saja yang dibutuhkan untuk membuatnya.

Sebenarnya, peralatan untuk membuat macramé tidaklah susah dicari, bahkan beberapa sudah tersedia di rumah. Berikut peralatan dan bahan yang digunakan untuk membuat makramé :

  • Peralatan yang digunakan untuk membuat kerajinan makrame
Gunting

Gunting dibutuhkan untuk memotong benang sesuai panjang yang diinginkan

Tang lancip,

Tang digunakan untuk membengkokkan kawat.

Penggaris atau meteran

Fungsi Meteran atau penggaris digunakan untuk mengukur panjang benang yang diinginkan.

Penjepit atau clipboard dan isolasi

Penjepit atau clipboard digunakan untuk menjepitkan helaian benang agar tidak mudah kendur saat dibuat ikatan simpul. Isolasi dapat digunakan sebagai alat bantu agar warna atau helaian benang tidak tercampur saat disimpul.

Tongkat kecil atau media penyangga

Tongkat ini berfungsi sebagai tempat benang macramé dililit, sehingga benang tersebut tersimpul dengan erat atau tidak kendor.

  • Bahan yang digunakan untuk membuat makrame

Sejauh ini bahan utama yang digunakan untuk menghasilkan kerajinan tali simpul makrame adalah tali atau benang. Yang mana bahan tersebut disimpul dengan teknik tertentu hingga menjadi benda yang diinginkan. Untuk memilih benang makrame sendiri tidak boleh asal-asalan, harus disesuaikan dengan karakteristik benang sesuai dengan benda yang diinginkan.


Tags: benang membuat untuk

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia