... 10 Jenis Benang Terbaik untuk Mencocok Mutiara: Panduan DIY Terperinci

Pilihan Benang yang Ideal untuk Mencocok Mutiara dalam Kerajinan Rajut dan DIY

Jenis-jenis Lekapan

Berdasarkan material dan teknik yang digunakan dalam pembuatan hiasannya, teknik lekapan terbagi menjadi beberapa jenis. Berikut penjelasannya.

1. Lekapan Kain

Lekapan kain (aplikasi) awalnya berasal dari benua Amerika tepatnya adalah di negara Amerika bagian utara dan mulai berkembang pada abad ke-17 dan 18.

Aplikasi ini umumnya menggunakan jahitan yang sederhana sesuai dengan pola dan menggunakan kain katun yang bertekstur halus.

Lekapan kain selanjutnya selalu mengalami perkembangan, baik dalam penggunaan bahannya maupun cara pengerjaannya.

Teknik lekapan kain pada umumnya dikenal dengan cara menggunting kain sesuai motif, dan pada umumnya lekapan kain sering digunakan untuk membuat bed cover.

Kain yang dapat digunakan untuk lekapan kain adalah kain organdi, mooslin, lawon (kain katun perca), linen, kapas, satin, wol, velvet, corduroy, kulit, dan georgette.

Cara melekapkan kain pada busana dapat dibuat dengan beberapa cara, yaitu dijahit menggunakan tangan, menggunakan mesin jahit dan menggunakan lem.

2. Lekapan Benang

Lekapan benang yaitu lekapan yang menggunakan bahan benang, dibuat di atas permukaan kain dengan balutan benang yang memanjang tidak terputus pada penerapannya dan menggunakan teknik tikam jejak.

Kain yang dihias dengan lekapan benang dapat berupa kain polos maupun kain bercorak dengan tujuan untuk menonjolkan motif kain busana. Kain bisa dihias secara manual maupun menggunakan alat.

Tidak hanya benang yang dapat menjadi lekapan, tetapi tali dan akar rotan pun dapat dijadikan sebagai teknik lekapan pada lenan rumah tangga ataupun mebel.

3. Lekapan Pita

Lekapan pita merupakan jenis teknik lekapan yang menggunakan material pita sebagai bahan utamanya. Teknik lekapan pita konon pertama kali dikenal di Perancis pada pertengahan abad 18, kemudian menyebar ke Inggris, Australia, New Zeland, Amerika Serikat, Kanada, Jepang bahkan Indonesia.

Cara Merawat Pakaian Berbahan Wol

Kedua selanjutnya adalah salah satu bahan yang sering kita gunakan juga, cara merawat pakaian berbahan wol memiliki perbedaan dengan cara merawat pakaian berbahan katun. Apa saja perbedaannya?

Proses mencuci pakaian

  1. Cuci pakaian dengan cara dikucek menggunakan tangan atau manual.
  2. Gunakan deterjen yang mengandung pelembut untuk menjaga seratnya agar tetap halus.
  3. Jika terpaksa menggunakan mesin cuci, pastikan untuk mengatur putarannya selembut mungkin.

Cara menjemur pakaian

  1. Agar pakaian tetap awet dan tahan lama sebaiknya jemur pakaian dengan cara membaringkannya di atas rak handuk maupun mengangin-anginkannya saja.
  2. Jika kalian jemur dengan digantung secara vertikal malah bisa membuatnya kehilangan bentuk aslinya. Ini karena bahannya yang tebal sehingga membuatnya rawan untuk digantung.

Proses menyimpan pakaian

  1. Simpan pakaian dengan cara melipatnya, terutama pakaian yang wolnya cenderung tebal.
  2. Sebaiknya jangan simpan pakaian dengan cara digantung karena nanti bentuknya malah akan rusak.

Nah itu tadi penjelasan tentang bahan kain wol. Kain ini memang sangat menarik digunakan. Hanya saja bahan yang asli memiliki harga yang lumayan.

Kain yang murni pun kurang cocok digunakan di Indonesia. Sebagai solusi, kalian bisa membeli dan menggunakan kain semi wol dengan cara klik toko di bawah ini:

Sekian pembahasan dari kami. Jangan lupa untuk terus mengikuti bosmeal.com agar kalian tidak ketinggalan informasi-informasi menarik lainnya.

20. Tas rajut mutiara

Seperti pada salah satu poin di atas, beberapa tas rajut Jogja ada yang dihadirkan dengan dekorasi mutiara yang cantik dan menawan. Mutiara memang menjadi ornamen bergaya klasik yang terus dipalikasikan di berbagai aksesori hingga busana, termasuk tas rajut.

Jika kamu menyukai gaya femini yang kental, kamu bisa tampil menarik dengan tas rajut Jogja yang satu ini. Meskipun memiliki warna hitam yang lebih tegas, tapi ornamen mutiara akan tetap memberikan kesan elegan yang cocok untuk perempuan feminin. Model ini juga tampak lebih formal dibandingkan model tas rajut Jogja lainnya.


Tags: benang yang untuk cocok

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia