Pilihan Benang Terbaik untuk Memasukkan Mutiara dalam Karya Rajutan dan DIY Anda
Gelang Rasta Bali
Selain gelang Tridatu, gelang Rasta juga merupakan gelang khas Bali. Rasta sendiri merupakan sebutan bagi penganut Rastafari, yaitu nama pada sebuah gerakan yang mulai berkembang pada tahun 1930 di Jamaika.
Mereka juga memiliki beberapa ajaran yang tentu harus diikuti bagi para pengikutnya yang terdiri dari para petani dan penduduk miskin. Nah, kaum Rasta sendiri merasa tertindas karena perlakuan masyarakat pada masa itu.
Justru pada keadaan berbalik sejak masa kepemimpinan Perdana Menteri Manley yang mulai membela kaum Rasta. Gerakan Rastafari ini kembali tersebar salah satunya melalui perkembangan musik reggae. Dalam hal ini musisi Bob Marley merupakan tokoh yang berperan penting dalam penyebarannya.
Rastafari sendiri memiliki simbol berupa warna yang terdiri dari merah, emas, dan hijau, yang tercermin dalam pakaian dan aksesorisnya. Merah berarti darah para martir, hijau melambangkan tumbuhan Afrika, dan emas berarti kekayaan dan kemakmuran dari Afrika.
Tentunya kamu sudah tidak asing lagi kan dengan aksesoris kaum Rasta ini? Kamu dengan mudah akan menemukan gelang dan aksesoris lainnya. Kamu bisa menggunakan gelang Rasta yang memberikan kesan yang modis pada setiap rajutannya karena memiliki seni tersendiri.

Apa Manfaat Tanam Benang?
Tanam benang adalah perawatan peremajaan kulit yang dilakukan dengan serangkaian jarum dan benang kecil yang dimasukkan ke dalam kulit untuk menginduksi produksi kolagen. Oleh karena itu, manfaat dari tanam benang ini cukup banyak diantaranya:
1. Memperbaiki Tekstur Kulit
Tanam benang menawarkan berbagai manfaat anti-penuaan, seperti mengurangi munculnya kerutan, memperbaiki kelemahan kulit, dan menambah volume pada pipi dan rahang yang kendur. Dibandingkan dengan perawatan kecantikan lainnya, tanam benang dapat memberi Anda hasil yang tahan lama.
Peningkatan produksi kolagen yang disebabkan oleh tanam benang membantu meningkatkan rasa dan tekstur kulit Anda. Kolagen dapat meningkatkan kepadatan kulit Anda dan meningkatkan hidrasi kulit untuk menghaluskan garis-garis halus dan kerutan serta mengurangi kekeringan dan tekstur kasar.
2. Menginduksi Produksi Kolagen
Kolagen membantu kulit tetap kenyal dan awet muda, serta dapat membantu menangkal tanda-tanda penuaan seperti keriput dan kulit kendur dan kendur.
3. Mengurangi Keriput
Bagi sebagian orang garis-garis halus dan kerutan adalah salah satu masalah besar. Ini adalah tanda penuaan yang paling umum terjadi oleh orang-orang melalui serangkaian perawatan anti-penuaan.
Produksi kolagen yang dipicu oleh tanam benang dapat membantu memperbaiki dan melembabkan kulit untuk meminimalkan munculnya garis-garis halus dan kerutan. Manfaat dari tanam benang adalah salah satunya adalah mengurangi keriput.
4. Meningkatkan Kekenyalan Kulit
Tanam benang akan menghasilkan kolagen yang akan membuat kulit lebih kencang dan kenyal. Penguraian kolagen dan elastin pada kulit sering kali menyebabkan berkurangnya kekenduran kulit, tetapi tanam benang berfungsi sebagai perawatan pengencangan kulit untuk mengembalikan kekenyalan dan membuat wajah Anda terlihat lebih berisi dan awet muda.
Apa itu Thread Lift (Tanam Benang)?
Thread Lift atau Tanam benang adalah prosedur invasif yang bertujuan untuk mengangkat dan mengencangkan kulit wajah dan leher. Tanam benang ini menggunakan benang khusus yang dapat larut dan menyatu dengan kulit untuk mengencangkan dan mengangkat kulit seseorang.
Perawatan ini kurang invasif dibandingkan operasi pengencangan wajah. Seringkali dilakukan 45 menit tanpa rasa nyaman di bawah pisau bedah. Prosedur ini bekerja paling baik untuk peremajaan kulit, sementara beberapa jenis tanam benang yang lebih baru lebih baik untuk mengangkat kulit kendur.
Jika Anda ingin memiliki kulit kencang dan awet muda, tanam benang dapat membantu mewujudkannya. Prosedur ini mengangkat kulit kendur, memposisikan ulang, dan mengamankan kulit kendur yang tidak diinginkan. Tanam benang memungkinkan dokter menciptakan tampilan terpahat dan terangkat tanpa bahan filler dan tanpa sayatan atau bekas luka yang khas dari pengencangan wajah.
Benang ditempatkan secara strategis pada posisi yang tepat di bawah kulit, di mana pengencangan ini diinginkan. Tujuannya untuk mengencangkan kulit dan membuatnya halus dan lembut. Benang dibuat untuk mengangkat jaringan dan memberikan dukungan untuk kulit.
Seutas benang ditempatkan di lapisan kulit yang lebih dalam, kemudian lapisan atas kulit dikencangkan. Benang-benang tersebut kemudian dipangkas dan dibiarkan menempel di kulit Anda. Mereka dibuat untuk menyatu dari waktu ke waktu dan akan diserap oleh tubuh.
Mengenal Gelang Khas Bali: Jenis, Model, dan Filosofinya!
Gelang menjadi salah satu aksesoris favorite, baik laki-laki maupun perempuan. Gelang sendiri memiliki beragam bentuk unik dan warnanya yang cantik. Terdapat pula gelang Bali yang sudah familiar bagi kalangan masyarakat. Meskipun kamu bukan orang Bali atau umat Hindu juga dapat memakai gelang ini, lho! Pada artikel kali ini akan membahas mengenai gelang Bali, yaitu:
Gelang khas Bali atau dikenal dengan Gelang Tridatu menjadi penanda bagi orang Bali. Nah, jika kamu melihat seseorang memakai gelang ini, maka dapat dipastikan jika orang tersebut adalah warga Bali. Tetapi, seiring perkembangan zaman, gelang Tridatu dikenal oleh orang luar Bali dan dapat dibeli dengan mudah, bahkan sebagai oleh-oleh.
Filosofi Gelang Tridatu
Gelang tridatu bukan hanya gelang biasa, terdapat arti secara spiritual dibalik gelang Tridatu terutama bagi masyarakat Bali. Jika kamu belum memahami lebih dalam mengenai gelang Tridatu, berikut filosofinya:
Awal mula dari penggunaan gelang Tridatu sebagai suatu anugerah bagi orang yang mendekatkan dirinya kepada Tuhan. Gelang Tridatu juga dipercaya bisa menjauhkan serta melindungi diri dari hal-hal negatif.
Benang Tridatu pertama kali diberikan kepada orang yang datang ke Pura Dalem Ped Nusa Penida. Hingga kini, gelang Tridatu dibagikan kepada setiap umat yang datang ke seluruh Pura di Bali.
Kata Tridatu asalnya dari kata Tri yang memiliki arti tiga, sedangkan Datu memiliki arti elemen atau warna. Sehingga, kata Tridatu memiliki arti tiga elemen yang berasal dari tiga benang dengan tiga warna yaitu merah, putih, dan hitam.
Nah, manifestasi dari ketiga warna benang tersebut merupakan lambang dari kesucian Tuhan. Pada benang warna merah menjadi lambang kekuatan Dewa Brahma sebagai Pencipta, Dewa Wisnu sebagai Pemelihara yang dilambangkan dengan warna hitam, serta warna putih yang melambangkan kekuatan Dewa Siwa sebagai Pelebur.
Tags: benang yang untuk cocok