Bentuk Seni Kerajinan dari Clay Flour dalam Karya Jarum dan DIY - Inspirasi dan Panduan
12 Macam Kerajinan Bahan Lunak dari Alam dan Buatan
Apakah Sedulur pernah mendengar tentang kerajinan bahan lunak? Kerajinan yang satu ini termasuk dalam karya seni yang diciptakan secara tradisional. Terdapat dua jenis kerajinan bahan lunak yang perlu diketahui, yakni dari bahan alami dan bahan buatan.
Masing-masing jenis kerajinan mempunyai keunggulan serta fungsi yang berbeda. Sedulur bisa memanfaatkan kerajinan ini untuk hiasan, maupun sebagai hadiah bagi orang yang dianggap istimewa. Bahan utama untuk membuat kerajinan ini juga cukup mudah diperoleh, seperti tanah liat untuk jenis kerajinan yang alami, atau sabun untuk jenis kerajinan buatan.
Ingin mengenal lebih jauh soal kerajinan bahan lunak? Berikut rangkuman informasi selengkapnya beserta macam-macam kerajinan lunak dan cara membuatnya. Yuk, langsung disimak!
Jenis-Jenis Clay
Seperti yang sudah disampaikan bahwasanya dahulu kata clay memang lebih identik dengan adonan tanah liat. Namun untuk saat ini, bahan pembuatan clay sudah semakin berkembang sehingga kemudian dikenal beberapa jenis clay sebagai berikut:
1. Clay Malam
Malam juga sebenarnya termasuk clay karena sifatnya yang sama-sama mudah dibentuk. Jenis clay yang pertama ini dibuat dari lilin malam yang sifatnya lunak. Namun, lilin malam ini tidak mengeras entah itu diangin-anginkan maupun dioven yang membuatnya jadi mudah diolah kembali.
Dengan sifat tersebut, clay malam ini menjadi salah satu bahan yang bagus sebagai latihan untuk membuat bentuk. Clay malam bisa didapatkan dengan mudah khususnya di toko buku maupun di toko mainan anak dan harganya juga relatif terjangkau.
2. Clay Transparan
Sesuai dengan cara penyebutannya, jenis clay yang kedua ini akan tampak transparan walaupun memang tidak bening layaknya kaca. Jenis clay yang satu ini harganya lumayan mahal karena termasuk clay minyak. Dengan demikian, clay transparan ini tidak dapat dicampur dengan air.
Kalau ingin mewarnainya, Anda bisa mencampurkan cat minyak sedikit saja ketika akan membentuk clay ini. Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah ketika bentuknya sudah jadi, clay biasanya akan menyusut sekitar 20% hingga 30%. Namun nanti clay ini tidak akan keras dan lebih bersifat seperti karet.
3. Jumping Clay
Jumping clay adalah jenis clay yang akan dengan mudah mengeras khususnya jika terkena udara. Dengan alasan inilah jumping clay dikemas menggunakan aluminium foil. Sebab kalau sudah mengeras, jenis clay ini sudah tidak bisa digunakan lagi dan jumping clay cocok kalau dibuat sebagai miniatur.
Tags: kerajinan clay flour