... Berapa Lama Jahitan Sunat Lepas: Panduan Lengkap dan Praktis untuk Pemula DIY

Berapa Lama Jahitan Sunat Lepas - Panduan Lengkap untuk Jahitan Sunat DIY

Amalan Tips Sunat Cepat Sembuh Di Rumah

Jika anda tidak pasti dengan keadaan sunat anak, bawalah dirinya berjumpa dengan doktor untuk pemeriksaan dan kepastian. Jadi, ibu ayah sekalian, mari amalkan tips sunat cepat sembuh di atas ya.

Ada isu keibubapaan yang buat anda risau? Jom baca artikel atau tanya dan dapat terus jawapan dalam app theAsianparent kami! Download theAsianparent Community di iOS dan Android sekarang!

Siti Nur Zuraikha Yaacob

Petua Sembuhkan Luka Berkhatan Dengan Cepat, Doktor Kongsi 7 Tips Yang Boleh Ibu Ayah Ikut

Musim cuti sekolah sememangnya jadi pilihan ibu ayah menghantar anak mereka ke klinik atau program bersunat. Jika anda salah seorang daripada ibu bapa berkenaan dan ingin mengetahui cara cepat sembuh luka berkhatan untuk kanak-kanak lelaki, jom ikuti perkongsian seorang doktor ini, Khairul Faizie Mohammad Kamar.

Di dalam posting FB, Dr. Khairul ada memberikan beberapa tips sunat cepat sembuh yang ibu ayah boleh amalkan di rumah.

Beliau berkongsi pandangannya selepas menerima beberapa kunjungan ibu ayah di kliniknya untuk memeriksa luka sunat anak mereka.

Perhatikan 3 Tahap Penyembuhan Luka Sunat ini untuk Menghindari Infeksi

Sunat sering dilakukan pada anak laki-laki yang sehat karena alasan budaya atau agama. Di Amerika Serikat, bayi laki-laki yang baru lahir sering disunat sebelum meninggalkan rumah sakit. Anak laki-laki Islam sering disunat saat kecil sebelub balig atau sebelum usia 17 tahun.

Para peneliti meninjau penelitian terkini dan menemukan bahwa manfaat kesehatan dari sunat pada laaki-laki yang baru lahir lebih besar daripada risikonya. Salah satunya adalah kebersihan penis yang lebih terjaga daripada penis yang memiliki kulup yang utuh.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bayi laki-laki yang tidak disunat memiliki peningkatan risiko kondisi tertentu, seperti:

  • Kanker penis
  • Penyakit menular seksual tertentu, termasuk HIV
  • Infeksi pada penis
  • Phimosis (kekencangan pada kulup yang mencegahnya menarik kembali)
  • Infeksi saluran kemih
  • Peningkatan risiko secara keseluruhan untuk kondisi ini dianggap relatif kecil.

Kebersihan penis yang tepat dan praktik seksual yang aman dapat membantu mencegah kondisi ini. Simak artikel ini terkait beberapa hal tentang sunat yang harus Moms tahu, misalnya tentang manfaat, prosedur dan tahap penyembukan luka sunat.

Prosedur Sunat

Foto: Myhealthyclick.com

Penyedia perawatan kesehatan paling sering digunakan adalah membuat penis mati rasa dengan anestesi lokal sebelum prosedur sunat dimulai. Obat mati rasa bisa disuntikkan di pangkal penis, di batang, atau dioleskan sebagai krim, dikutip Medline Plus.

Pada anak laki-laki yang lebih tua dan remaja, sunat paling sering dilakukan dengan anestesi umum sehingga anak laki-laki tersebut tertidur dan bebas rasa sakit. Kulup dilepas dan dijahit ke sisa kulit penis. Jahitan yang larut digunakan untuk menutup luka.

Ini akan diserap oleh tubuh dalam 7 hingga 10 hari. Seperti operasi lainnya, sunat dapat meninggalkan bekas luka. Teknik sunat yang dipilih sering kali menentukan jenis jaringan parut yang mungkin terbentuk.

Jaringan parut jarang terjadi saat prosedur dilakukan selama masa bayi, menurut Pediatrics Child and Health . Namun, ada cara untuk mengurangi risiko jaringan parut pada anak yang lebih tua dan orang dewasa.

Teknik yang berbeda juga akan meninggalkan bekas luka yang berbeda. Menurut Journal of Surgical Technique and Case Report penempatan bekas luka dapat bervariasi berdasarkan teknik.

Ada tiga prosedur utama yang digunakan untuk sunat bayi, yakni:

  • Metode Penjepit Gomco. Untuk prosedur ini, dokter akan menggunakan alat untuk menarik kulup dari kepala penis. Dokter akan menempatkan penutup berbentuk lonceng di atas kepala penis dan di bawah kulup. Kemudian, dokter akan menarik kulup ke atas penutup dan memasang penjepit di sekitar kulup. Penjepit akan memutus aliran darah ke kulit. Mereka akan menggunakan pisau bedah untuk menghilangkan kulup. Mereka mungkin membiarkan penjepit di tempatnya selama beberapa menit untuk meminimalkan pendarahan.
  • Penjepit Mogen. Dokter akan menggunakan probe untuk memisahkan kulup dari kelenjar. Kulup akan ditarik ke atas, menjauhi kepala penis. Kemudian memasukkan kulup ke dalam penjepit logam, yang memotong aliran darah ke kulit. Dokter akan menghilangkan kulup dengan pisau bedah.
  • Perangkat Plastibell. Seperti metode penjepit Gomco, perangkat seperti lonceng plastik akan ditempatkan di antara kulup dan di atas kelenjar. Dokter akan mengikat jahitan atau cincin plastik di sekitar kulup untuk memutus suplai darah. Kemdian menggunakan pisau bedah untuk mengangkat kulup, tetapi cincin plastik akan tetap terpasang untuk membantu kulit menempel kembali ke batang. Cincin itu akan lepas dengan sendirinya dalam satu atau dua minggu.

Kenapa Luka Berkhatan Lambat Sembuh

Penyembuhan perlahan parut sunat boleh disebabkan oleh beberapa faktor, dan berikut adalah beberapa punca yang mungkin:

  • Jangkitan: Jangkitan pada luka berkhatan merupakan antara faktor utama yang boleh melambatkan proses penyembuhan. Jika kawasan berkhatan tidak dijaga dengan bersih atau terdapat jangkitan kuman, luka boleh meradang lebih lama.
  • Ketidakserasian Rawatan: Rawatan yang tidak betul atau tidak konsisten juga boleh melambatkan penyembuhan. Ini termasuk penggunaan salap atau ubat yang tidak sesuai, kekurangan pembersihan luka mencukupi, atau tidak mematuhi arahan penjagaan diberikan oleh profesional perubatan.
  • Kerengsaan atau Geseran: Pakaian terlalu ketat atau geseran berulang pada bahagian berkhatan boleh merengsakan luka dan lambat sembuh.
  • Pilihan Kaedah Berkhatan: Kaedah berkhatan tertentu mungkin memerlukan masa penyembuhan yang lebih lama. Contohnya, teknik tertentu yang melibatkan jahitan atau luka lebih rumit mungkin mengambil masa yang lebih lama untuk sembuh.
  • Keadaan Kesihatan Diri: Faktor seperti keadaan kesihatan umum, kehadiran penyakit kronik, atau masalah peredaran darah boleh menjejaskan keupayaan tubuh untuk menyembuhkan luka.
  • Faktor Pemakanan: Pemakanan tidak mencukupi, terutamanya zat besi, vitamin C, dan protein boleh menjejaskan keupayaan tubuh untuk menjana semula sel dan melambatkan penyembuhan luka.
  • Penyakit Autoimun: Sesetengah keadaan penyakit autoimun boleh menjejaskan proses penyembuhan dan menyebabkan keradangan kronik.

Tags: jahit lepas sunat

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia