Keajaiban Jahitan - Berapa Lama Luka Jahitan di Bibir Sembuh?
Kekurangan nutrisi
Minimnya asupan nutrisi dapat membuat proses penyembuhan luka memakan waktu yang lama.
Pada orang yang mengalami luka serius, seperti luka bakar derajat tinggi, kebutuhan energinya dalam sehari bisa bertambah sekitar 15-50% dari kebutuhan normalnya.
Ini karena untuk memperbaiki jaringan yang rusak akibat luka, tubuh membutuhkan energi ekstra.
Oleh karena itu, kurang asupan makanan bergizi bisa menyebabkan luka susah sembuh.
Selama merawat luka, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi lebih banyak sumber protein, vitamin C, dan mineral.
Nutrisi tersebut berperan penting dalam proses penyembuhan luka.
Secara spesifiknya, protein berguna untuk memperbaiki jaringan dan sel yang rusak serta membangun jaringan yang baru di dalam tubuh.
Sementara vitamin C dan mineral, seperti seng dan zat besi, berfungsi untuk membantu regenerasi sel, meredakan peradangan pada luka, serta menguatkan jaringan yang baru diperbaiki.
6 Tips Merawat Luka Jahitan agar Tidak Berbekas
Sebagian besar luka sayatan atau goresan kecil pada kulit akan sembuh dan hilang dengan sendirinya. Namun, lain halnya pada luka sayatan besar seperti jahitan pascaoperasi, misalnya operasi caesar, dan luka luas dan dalam yang menimbulkan banyak perdarahan. Luka tersebut biasanya perlu ditangani dengan cara dijahit.
Nggak sedikit orang yang merasa tidak nyaman dengan luka jahitannya karena luka tersebut sering kali menimbulkan bekas luka. Agar luka jahitan bisa sembuh dengan baik dan tidak tampak terlalu berbekas, kamu perlu merawat luka jahitan tersebut dengan baik dan benar.
Cara mengetahui proses penyembuhan luka tidak bekerja dengan baik
Cepat atau lambatnya proses penyembuhan luka dipengaruhi oleh banyak faktor: Mulai dari jenis luka, tingkat keparahan, hingga pengobatan yang dilakukan untuk membantu menyembuhkan luka.
Dengan mengikuti anjuran dokter dan melakukan teknik pengobatan luka yang tepat, luka dapat membaik dan sembuh dengan baik. Namun, sebaliknya, jika luka diobati secara asal-asalan, hal tersebut malah bisa memperparah kondisi luka.
Selain dipengaruhi oleh luka itu sendiri, faktor usia seperti usia dan kondisi medis juga berperan terhadap penyembuhan luka. Hal ini meliputi pola gaya hidup seperti diet, olahraga, merokok, dan penggunaan alkohol.
Jika Anda mengalami salah satu dari gejala penyembuhan luka yang tidak benar, segera hubungi dokter terdekat:
Jika Anda memiliki pertanyaan atau masalah tentang luka yang Anda alami, jangan mencoba menanganinya sendiri. Hubungi dokter dan dapatkan pertolongan medis bila perlu.
Cara membersihkan luka yang benar
- Bersihkan dengan air. Basuh luka dengan air mengalir untuk membasuh debu, kerikil, atau partikel asing lainnya yang bisa menginfeksi luka,
- Oleskan cairanantiseptik. Oleskan cairan secara perlahan agar kandungan obat tetap berada di atas permukaan kulit,
- Langsung tutup luka dengan plester. Jangan lupa untuk mengganti plester paling tidak 2 hari sekali. Setiap kali akan mengganti plester, bersihkan lukanya terlebih dahulu dengan cairan antiseptik.
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Infected wound: Recognition, treatment, and when to see a doctor. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/325040.php)
Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.
Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda? (1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Terima kasih atas saran dan masukannya! Kami akan meningkatkan kualitas layanan kami agar lebih bermanfaat.
6. Terapkan gaya hidup sehat
Saat menjalani pemulihan luka jahitan, kamu juga perlu mengonsumsi makanan bergizi, termasuk sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan daging agar tubuh dapat memperbaiki jaringan yang rusak.
Selain itu, agar proses pemulihan luka bisa berjalan lancar, hindari aktivitas fisik berat, tidak merokok atau terpapar asap rokok, dan jauhi minuman beralkohol.
Untuk beberapa kondisi, bekas luka jahitan mungkin saja bisa tetap muncul walau kamu sudah melakukan langkah-langkah perawatan bekas luka jahitan. Kondisi ini dapat dialami oleh penderita keloid. Keloid umumnya diturunkan secara genetik dalam keluarga.
Jika luka jahitan membentuk keloid, kamu mungkin perlu menghilangkan bekas luka secara medis, misalnya dengan suntikan kortikosteroid dari dokter untuk menghilangkan bekas luka yang menjadi keloid.
Luka jahitan biasanya dapat pulih dan menutup dengan sempurna dalam waktu sekitar 1–2 minggu. Dengan perawatan luka jahitan yang baik, luka tersebut bisa sembuh dengan baik dan hanya meninggalkan sedikit bekas.
Kamu perlu waspada dan segera berkonsultasi dengan dokter jika muncul demam selama proses pemulihan luka, atau jika luka terlihat bengkak, bernanah, berbau, terasa nyeri, atau terus berdarah. Hal ini bisa menandakan bahwa luka jahitan mengalami infeksi.
Tags: jahit luka bibir