... Berapa Lama Luka Jahitan di Bibir Sembuh: Panduan Perawatan dan Kesembuhan DIY

Keajaiban Jahitan - Berapa Lama Luka Jahitan di Bibir Sembuh?

Cara mengetahui proses penyembuhan luka tidak bekerja dengan baik

Cepat atau lambatnya proses penyembuhan luka dipengaruhi oleh banyak faktor: Mulai dari jenis luka, tingkat keparahan, hingga pengobatan yang dilakukan untuk membantu menyembuhkan luka.

Dengan mengikuti anjuran dokter dan melakukan teknik pengobatan luka yang tepat, luka dapat membaik dan sembuh dengan baik. Namun, sebaliknya, jika luka diobati secara asal-asalan, hal tersebut malah bisa memperparah kondisi luka.

Selain dipengaruhi oleh luka itu sendiri, faktor usia seperti usia dan kondisi medis juga berperan terhadap penyembuhan luka. Hal ini meliputi pola gaya hidup seperti diet, olahraga, merokok, dan penggunaan alkohol.

Jika Anda mengalami salah satu dari gejala penyembuhan luka yang tidak benar, segera hubungi dokter terdekat:

Jika Anda memiliki pertanyaan atau masalah tentang luka yang Anda alami, jangan mencoba menanganinya sendiri. Hubungi dokter dan dapatkan pertolongan medis bila perlu.

Minum alkohol

Minum alkohol ketika ternyata dapat menghambat perkembangan dan perbaikan otot. Jika luka memengaruhi bagian tersebut, penyebab ini tentunya membuat lebih lama untuk sembuh.

Selain itu, seseorang yang minum alkohol biasanya mengalami dehidrasi dan kekurangan energi. Sementara untuk menyembuhkan luka, tubuh memerlukan asupan energi yang besar.

Saat minum alkohol, energi yang dihasilkan tubuh dipakai untuk merespons efek yang timbul akibat alkohol.

Sederhananya, alkohol dapat mengurangi kemampuan tubuh menghasilkan energi yang seharusnya bisa dipakai untuk menyembuhkan luka.

4. Hindari paparan sinar matahari

Saat kulit terluka, baik karena luka jahitan atau cedera, sebisa mungkin hindari area tersebut dari paparan sinar matahari. Hal ini karena paparan sinar matahari pada kulit yang terluka bisa menyebabkan luka tampak berbekas.

Jika kamu harus bepergian saat luka jahitan masih dalam masa pemulihan, kenakan pakaian yang menutupi luka dan menyerap keringat. Kamu juga perlu mengenakan tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet dari matahari.

5. Hindari menyentuh atau menggaruk luka

Luka jahitan memang akan terasa gatal di fase pemulihan. Hal ini normal, kok. Namun, jangan menyentuh, mengusapu-usap, apalagi sampai menggaruknya, ya. Menggaruk luka bekas jahitan dapat menyebabkan luka terbuka kembali dan memperlambat proses penyembuhan.

6. Terapkan gaya hidup sehat

Saat menjalani pemulihan luka jahitan, kamu juga perlu mengonsumsi makanan bergizi, termasuk sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan daging agar tubuh dapat memperbaiki jaringan yang rusak.

Selain itu, agar proses pemulihan luka bisa berjalan lancar, hindari aktivitas fisik berat, tidak merokok atau terpapar asap rokok, dan jauhi minuman beralkohol.

Untuk beberapa kondisi, bekas luka jahitan mungkin saja bisa tetap muncul walau kamu sudah melakukan langkah-langkah perawatan bekas luka jahitan. Kondisi ini dapat dialami oleh penderita keloid. Keloid umumnya diturunkan secara genetik dalam keluarga.

Jika luka jahitan membentuk keloid, kamu mungkin perlu menghilangkan bekas luka secara medis, misalnya dengan suntikan kortikosteroid dari dokter untuk menghilangkan bekas luka yang menjadi keloid.

Luka jahitan biasanya dapat pulih dan menutup dengan sempurna dalam waktu sekitar 1–2 minggu. Dengan perawatan luka jahitan yang baik, luka tersebut bisa sembuh dengan baik dan hanya meninggalkan sedikit bekas.

Kamu perlu waspada dan segera berkonsultasi dengan dokter jika muncul demam selama proses pemulihan luka, atau jika luka terlihat bengkak, bernanah, berbau, terasa nyeri, atau terus berdarah. Hal ini bisa menandakan bahwa luka jahitan mengalami infeksi.


Tags: jahit luka bibir

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia