"Prinsip Kecantikan dalam Pembuatan Kerajinan - Pengecualian yang Perlu Diketahui!"
Unsur Ergonomis Karya Kerajinan
Unsur ergonomis karya kerajinan selalu dikaitkan dengan aspek fungsi atau kegunaan. Adapun unsur ergonomis karya kerajinan adalah seperti berikut:
- Keamanan (security) yaitu jaminan tentang keamanan orang menggunakan produk kerajinan tersebut.
- Kenyamanan (comfortable), yaitu kenyamanan apabila produk kerajinan tersebut digunakan. Barang yang enak digunakan disebut barang terap. Produk kerajinan terapan
adalah produk kerajinan yang memiliki nilai praktis yang tinggi. - Keluwesan (flexibility), yaitu keluwesan penggunaan. Produk kerajinan adalah produk terap/pakai, yaitu produk kerajinan yang wujudnya sesuai dengan kegunaan atau terapannya. Produk terap/pakai dipersyaratkan memberi kemudahan dan keluwesan penggunaan agar pemakai tidak mengalami kesulitan dalam penggunaannya.

Coba Anda jelaskan apa yang dimaksud dengan nilai keindahan?
Nilai keindahan merujuk pada konsep subjektif tentang kecantikan dan estetika dalam suatu karya seni atau produk. Nilai keindahan adalah tentang bagaimana kita menilai dan mengapresiasi suatu karya berdasarkan aspek-aspek seperti keindahan visual, estetika, harmoni, dan keselarasan.
Secara umum, nilai keindahan adalah tentang bagaimana kita merespons suatu karya dengan rasa kagum dan kekaguman karena keindahannya. Konsep nilai keindahan dapat berbeda-beda di antara masyarakat, budaya, dan individu yang berbeda. Namun, sebagian besar dari nilai keindahan meliputi beberapa elemen umum seperti keselarasan, proporsi, harmoni, dan detail.
Dalam seni dan desain, nilai keindahan dapat mencakup faktor-faktor seperti warna, bentuk, tekstur, dan komposisi. Produk yang dihasilkan dengan menggunakan prinsip nilai keindahan dapat menarik perhatian, menggugah emosi, dan menyampaikan pesan yang kuat.
Dalam konteks kerajinan tangan, nilai keindahan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan produk yang menarik dan bernilai estetika tinggi. Produk kerajinan yang indah dan menarik perhatian dapat meningkatkan nilai jualnya, serta memberikan kepuasan estetika dan emosional bagi penggunanya.

Teknik Pembuatan Produk Kerajinan dari Bahan Keras
Dalam proses pembuatan sebaiknya menggunakan berbagai jenis pahat ukir agar hasil ukiran maksimal. Kemudian tetap memperhatikan keselamatan kerja sehingga tercipta produk yang unggul dan berkualitas.
Teknik Kerja Bangku
Teknik Kerja Bangku adalah teknik dasar yang harus dikuasai oleh seseorang dalam mengerjakan produk kriya kayu. Pekerjaan kerjabangku penekanan pada pembuatan benda kontruksi dengan alattangan,dan dilakukan di bangku kerja. pekerjaan kerja bangku meliputi berbagai jenis kontruksi geometris, membuat geometris secara terukur,membuat sambungan, dan merakit beberapa komponen dengan bahan papan maupun balok kayu.
Persyaratan kualitas terletak kepada pemahaman seseorang dalam praktek kerja bangku dan pelaksanaannya di tempat kerja yang meliputi : tingkat ketrampilan dasar penguasaaan alat tangan , tingkat kesulitan produk yang dibuat, tingkat keapresisian hasil karya.
Untuk memperoleh hasil yang presisi pekerjaan kerja bangku biasanya dibantu dengan menggunakan alat-alat semi masinal,disamping untuk mempercepat proses kerja. Tingkat kejelasan gambar yang dipergunakan, kualitas peralatan baik alat potong, serut, pahat alat penghalus sangat menentukan hasil produk.
Teknik Bubut
Dalam pekerjaan membubut diperlukan alat pemotong yang berfungsi untuk mengiris, menyayat/menggaruk dan membentuk benda. Proses Kerja Teknik Bubut:
- Potonglah kayu sesuai dengan ukuran pada gambar kerja ditambah 2 cm pada setiap ujungnya.
- Buatlah garis diagonal pada setiap ujung kayu dengan menggunakan penggaris dan pensil untuk menentukan titik senter. Tandailah titik senter dengan menggunakan drip atau palu besi.
- Ketamlah sudut-sudut kayu menjadi segi delapan dengan menggunakan ketam baja.
- Pasanglah benda kerja pada senter mesin bubut . Kemudian aturlah ketinggian penyangga pahat sesuai dengan senter mesin bubut 6 Mulailah pembubutan dari bentuk segi delapan menjadi silinder dengan menggunakan pahat kuku besar.
- Ratakan bentuk silinder dengan menggunakan pahat lurus atau pahat miring/sero.

Tags: kerajinan berikut prinsip nilai