"Biaya Pemeliharaan Jahitan Caesar - Tips & Panduan"
Resiko Melahirkan Caesar
Infeksi
Operasi caesar dilakukan dengan cara memberi sayatan pada rahim dan perut. Jika kita tidak merawatnya dengan baik, besar kemungkinan bekas sayatan yang ada akan terpapar bakteri yang beresiko terjadinya infeksi.
Infeksi yang umumnya terjadi yaitu nyeri pada bekas operasi, kemerahan, bengkak, bernanah, demam, bahkan pendarahan hebat. Bila hal ini terjadi segera lakukan pemeriksaan dengan ahlinya.
Pendarahan
Bekas operasi yang ada dapat beresiko terjadinya pendarahan. Hal ini cukup mengkhawatirkan sebab pendarahan yang ada bisa berdampak pada defisiensi darah sehingga membutuhkan transfusi darah yang tidak sedikit.
Pembekuan darah
Cirinya yaitu terdapat kemerahan pada kulit kaki, kaki terasa nyeri, dan hangat. Hal ini terjadi karena pembekuan darah yang akhirnya menghambat pembuluh darah vena.
Efek Samping Obat Bius (Anestesi)
Cedera
Apa saja yang harus diperhatikan?
Perban luka jahitan berfungsi untuk menghindarkan bekas operasi dari debu yang bisa menyebabkan infeksi. Itu sebabnya, Anda juga memiliki kewajiban untuk menjaga kebersihan area bekas operasi.
Apabila bakteri atau kuman berhasil masuk ke bekas jahitan, besar kemungkinan Anda terkena infeksi. Anda pun jadi harus kembali ke dokter untuk menyelesaikan permasalahan infeksi itu.
Agar terhindar dari infeksi, berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan saat mengganti perban luka jahitan .
1. Cuci tangan
Tangan yang habis memegang berbagai benda memungkinkan kuman untuk berkumpul. Itu sebabnya mencuci tangan sebelum mengganti perban luka jahitan adalah hal yang wajib Anda lakukan.
Proses ini bisa dilakukan berulang-ulang. Saat Anda mulai proses mengganti perban luka jahitan, memeriksa bekas jahitan, mengoleskan salep, hingga membuka perban baru untuk menutupnya kembali.
Intinya, pastikan bahwa tangan Anda benar-benar steril. Dengan begitu, Anda dapat mencegah penyebaran bakteri yang menyebabkan infeksi.
Lakukan hal yang sama ketika Anda membantu seseorang mengganti perban bekas jahitan.
2. Melepaskan perban dari bekas jahitan
Pada saat melepaskan perban, usahakan untuk tidak menarik perban dari kulit, melainkan menarik kulit menjauhi perban. Hal ini bertujuan untuk mengurangi rasa sakit pada area bekas jahitan.
Plester kertas memang tidak menempel dengan erat pada kulit Anda, tetapi setidaknya mengurangi risiko iritasi pada kulit.
3. Membersihkan bekas jahitan dengan sabun
Bekas jahitan juga perlu Anda bersihkan. Tidak perlu dengan sabun antibakteri, Anda cukup membersihkan bekas jahitan dengan sabun dan air.
Tips Memperoleh Dana Operasi Caesar
Menabung Sedini Mungkin
Mengingat biaya keperluan operasi caesar yang cukup memakan dana. Ada baiknya Anda menabung sedini mungkin. Salah satu caranya yaitu dengan membuat rekening khusus dan membuat target menabung bulanan.
Memiliki Asuransi Kesehatan
Asuransi Kesehatan sangatlah penting karena dengan adanya asuransi, setidaknya dapat menekan biaya yang perlu dikeluarkan. Pilihlah asuransi yang di dalamnya sudah termasuk biaya persalinan atau operasi.
Memiliki BPJS
Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya, BPJS Kesehatan mampu menanggung biaya persalinan dengan syarat-syarat tertentu. Jika biaya operasi caesar Anda ingin ditanggung oleh BPJS Kesehatan, pastikan untuk mengikuti ketentuan yang berlaku.
Terapkan Sistem Menabung Rutin
Tidak ada hal yang instan, termasuk dengan menabung. Buatlah kebiasaan menabung yang baik dimulai dari sistem menabung rutin. Anda dapat menerapkan perbulan maupun harian. Perlahan namun pasti.
Mengajukan Pinjaman Dana
Tidak semua orang cukup beruntung untuk dapat menyisihkan sebagian dari pendapatannya. Ada kalanya uang yang ada dipakai untuk keperluan mendesak. Bila Anda mengalami kejadian ini, tidak perlu khawatir karena banyak perusahaan pembiayaan yang menawarkan pinjaman dana dengan mudah. Salah satunya yaitu BFI Finance. Kami siap membantu Anda dalam memperoleh dana untuk beragam kebutuhan.
Menentukan Rumah Sakit yang Dipilih
Ada banyak rumah sakit yang menawarkan fasilitas mumpuni dengan pelayanan yang bagus. Pilihlah rumah sakit yang sesuai dengan budget Anda.
Demikian ulasan kami mengenai operasi caesar. Dana yang perlu disiapkan memang cukup menguras kantong, oleh karenanya penting bagi kita untuk mempersiapakan dana dari jauh-jauh hari, BFI Finance siap membantu Anda dalam memperoleh dana operasi caesar dengan beragam pilihan jaminan yang dapat disesuaikan. Informasi selengkapnya dapat Anda peroleh di bawah ini.
Kisaran Biaya Operasi Caesar
Biaya yang diperlukan untuk operasi caesar terbagi ke dalam 2 jenis yaitu BPJS dan Non-BPJS.
BPJS
BPJS Kesehatan menanggung biaya operasi caesar dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Kehamilan termasuk beresiko tinggi
Ini berarti ibu hamil memiliki masalah kesehatan tertentu yang dapat mengancam nyawa sang ibu maupun janin bila mana proses persalinan dilakukan secara normal.
2. Membawa rujukan dari dokter faskes tingkat I
3. Tidak berlaku klaim perorangan
Operasi caesar yang di-cover oleh BPJS Kesehatan hanya berlaku bagi pasien yang sudah memiki rekomendasi atau rujukan dari Faskes I. Tidak dapat diperoleh secara mendadak atau atas dasar permintaan pribadi.
4. Kartu BPJS Kesehatan masih aktif
Agar biaya operasi dapat ditanggung oleh BPJS, pasien wajib merupakan anggota aktif BPJS Kesehatan.
Adapun biaya operasi caesar yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan sebagai berikut.
Operasi Caesar Besar
Kelas 3: Rp7.915.300,00
Kelas 2: Rp9.498.300,00
Kelas 1: Rp11.081.400,00
Operasi Caesar Sedang
Kelas 3: Rp5.780.000,00
Kelas 2: Rp6.936.000,00
Kelas 1: Rp8.092.000,00
Operasi Caesar Ringan
Kelas 3: Rp5.257.900,00
Kelas 2: Rp6.285.500,00
Kelas 1: Rp7.733.000,00
Itulah rincian biaya yang ditanggung BPJS Kesehatan tentunya bergantung pada kelas, rumah sakit, serta fasilitas yang ditawarkan.
Non-BPJS
Berdasarkan tipe rumah sakit
Rumah Sakit Swasta
Biaya yang diperlukan untuk caesar di rumah sakit swasta umumnya cukup mahal. Untuk wilayah Jakarta berkisar antara Rp30 juta - Rp50 juta. Sesuai dengan fasilitas yang ditawarkan.
Rumah Sakit Tipe A
Rumah sakit umum dengan tipe A memiliki harga operasi caesar berkisar Rp4 juta – Rp15 juta. Tentunya tergantung dari fasilitas serta kebutuhan lain yang ditawarkan.
Bagaimana cara merawat bekas jahitan operasi caesar?
Terdapat beberapa hal yang harus Anda perhatikan selama merawat bekas luka operasi caesar untuk mempercepat penyembuhannya. Berikut adalah beberapa di antaranya.
1. Istirahat yang cukup
Namun, sebisa mungkin usahakan mencukupi waktu tidur untuk mempercepat serta mencegah infeksi pada bekas jahitan caesar. Solusinya, cobalah tidur saat bayi Anda sedang tidur.
2. Hindari aktivitas berat terlebih dahulu
Melakukan aktivitas berat bisa memperburuk kondisi luka bekas jahitan operasi caesar. Hindari mengangkat beban atau melakukan pekerjaan berat sampai luka SC benar-benar sembuh.
Letakkan segala sesuatu yang dibutuhkan di dekat Anda sehingga Anda jadi lebih mudah untuk menjangkaunya, seperti air minum dan obat-obatan.
3. Banyak minum
Dikutip dari laman American Pregnancy Association , tubuh Anda membutuhkan banyak cairan selama proses penyembuhan bekas jahitan caesar dan menyusui.
Selain mendukung proses pemulihan, minum banyak air juga bisa membantu Anda terhindar dari sembelit pascamelahirkan.
4. Penuhi kebutuhan zat gizi harian
Terpenuhinya asupan gizi akan mendorong pertumbuhan jaringan yang sehat. Hal ini tentunya dapat membantu luka bekas jahitan caesar Anda sembuh lebih cepat.
Untuk membantu penyembuhan luka dalam operasi caesar, penuhi asupan vitamin A, vitamin C, dan zinc , baik dari makanan sehari-hari atau suplemen sesuai anjuran dokter.
5. Bersihkan luka secara teratur
Meskipun luka jahitan caesar tampak sudah kering dan akan sembuh, penting untuk menjaga kebersihannya.
Untuk itu, pastikan Anda selalu membersihkan luka dan mengganti perbannya. Pastikan daerah di sekitar luka jahitan tidak lembap untuk mencegah infeksi bakteri.
Tags: jahit caesar