... Panduan Menjahit: Bunga yang Memiliki Benang Sari dan Putik disebut – Kiat DIY

Menghias dengan Jaitan - Kreatifitas Jarum Menyulam Keindahan Bunga

Apa saja jenis-jenis bunga?

Tipe bunga berdasarkan komponen penyusunnya

Adapun jenis bunga berdasarkan komponen penyusunnya, yaitu sebagai berikut.

Supaya memudahkan dalam mengingat tipe bunga berdasarkan komponen penyusunnya ini. Quipperian bisa melihat tabel berikut.

Tipe bunga berdasarkan jumlah bunga pada tanaman

Jenis bunga berdasarkan jumlah bunga pada tanaman, antara lain sebagai berikut.

  1. Bunga tunggal (Planta uniflora), yaitu tanaman yang hanya menghasilkan satu bunga saja dalam tangkainya. Contohnya, bunga mawar dan bunga bawang sebrang. Berikut tabel bunga yang termasuk dalam bunga tunggal.
SpesiesNama Lokal
Zephyranthes candidaBawang sebrang
Impatiens platypetalaPacar liar
Hibiscus rosa-sinensisKana, Tasbih
Arachis pintoiKacang hias
Rosa chinensisMawar
Catharanthus roseusTapak dara
  1. Bunga banyak (Planta multiflora), yaitu tanaman yang menghasilkan banyak bunga. Contohnya, bunga Eophorbia dan bunga Stefanot Ungu. Berikut tabel bunga yang termasuk dalam bunga banyak.
SpesiesNama Lokal
Ixora coccineaSoka
Ruellia malacospermaPletekan
Gardenia jasminoidesPecah piring
Lavandula angustifoliaLavender
Begonia rexBegonia
Euphorbia miliiEophorbia
Pseudocalymma alliaceumStefanot ungu

Bagian-bagian Bunga Beserta Fungsinya

Berikut bagian-bagian bunga lengkap dengan fungsinya.

1. Kelopak Bunga

Kelopak bunga atau calyx merupakan bagian terluar berwarna hijau seperti daun atau kecoklatan. Bagian ini berfungsi melindungi mahkota pada saat kuncup. Kelopak bunga akan membuka pada saat mahkota bunga mekar sempurna. Pada dasarnya, kelopak bunga merupakan modifikasi dari daun.

2. Mahkota Bunga

Mahkota bunga merupakan bagian paling mudah dikenal. Fungsi bagian ini adalah membantu penyerbukan dengan menarik perhatian para serangga agar hinggap. Tugas lainnya melindungi alat reproduksi bunga (putik dan benang sari). Petal atau kelopak pada mahkota bunga umumnya berjumlah 5 helai dan terletak pada lingkar dalam kelopak bunga.

3. Kepala Putik

4. Tangkai Putik

Tangkai putik adalah saluran penghubung antara kepala putik dan ovarium. Fungsinya adalah menyangga kepala putik agar bisa berdiri tegak dan tetap pada posisinya. Bagian ini memiliki tabung serbuk sari yang digunakan untuk membantu proses pembuahan dengan mengantarkan

polen ke bagian bakal buah.

5. Benang Sari

Selain putik, bagian bunga yang berfungsi sebagai organ reproduksi adalah benang sari. Jika putik adalah betina, benang sari adalah si jantan.

Bagian ini memiliki anter atau kepala sari untuk menyimpan serbuk sari, polen atau serbuk sari untuk penyerbukan, dan filamen atau tangkai sari untuk membantu proses reproduksi.

6. Bakal Biji

7. Bakal Buah

Sebenarnya bakal buah masih satu bagian dengan putik. Akan tetapi, organ ini memiliki fungsi penting sehingga diklasifikasikan menjadi komponen tersendiri.

8. Dasar Bunga

9. Tangkai Bunga

Sama seperti dasar bunga, tangkai berfungsi sebagai penyokong dan penghubung antara bunga dengan ranting. Tangkai bunga memiliki diameter berbeda-beda sesuai dengan jenisnya.

Fungsi dari 11 Bagian-Bagain Bunga

Tangkai bunga adalah bagian bawah bunga yang menghubungkan bagian-bagian bunga dengan bagian tumbuhan lainnya. Tangkai bunga akan terhubung ke bagian dasar bunga: yang menjadi tempat melekatnya mahkota bunga.

Fungsi tangkai bunga adalah menopang bunga dan menghubungkannya dengan bagian tumbuhan lainnya yaitu batang tumbuhan.

Kelopak bunga merupakan bagian bunga paling luar yang memiliki fungsi sebagia pelindung mahkota ketika masih kuncup dan akan akan ikut terbuka ketika bunga mekar.

Mahkota bunga yang mekar akan menjadi bagian bunga dengan bentuk paling indah dan memiliki warna yang menarik bagi serangga. Di mana keberadaan serangga di sekitar bunga akan membantu berlangsungnya proses penyerbukan.

Putik dan benang sari menjadi alat perkembangbiakan tumbuhan secara generatif. Putik menjadi bagian bunga yang menjadi alat perkembangbiakan betina. Sedangkan benang sari menjadi bagian bunga yang berperan sebagai alat kelamin jantan.

Secara ringkas, fungsi dari sebelas bagian-bagian bunga terdapat pada keterangan dalam tabel berikut.

Bagian BungaFungsi
PutikAlat perkembangbiakan betina
Kepala putikTempat serbuk sari menempel saat terjadi peristiwa penyerbukan
Tangkai putikMenghubungkan kepala putik dengan bakal buah
Benang sariMerupakan alat perkembangbiakan jantan
Tangkai sariPenghubung kepala sari dengan dasar bunga.
Kepala sariTempat pembentukan serbuk sari (sel jantan)
Bakal biji (ovarium)Tempat terbentuknya ovum (sel betina) yang akan menghasilkan biji baru
Bakal buahCalon terbentuknya daging buah
Kelopak bungaMelindungi mahkota bunga ketika masih kuncup
Mahkota bungaMemberikan tampilan yang indah sehingga dapat menarik serangga untuk membantuk proses penyerbukan
Tangkai bungaMenopang bunga dan menghubungkannya dengan bagian batang tumbuhan

Pembentukan dan perkembangan bunga [ sunting | sunting sumber ]

Nisbah C-N yang tinggi biasanya cukup sebagai pendorong terbentuknya bunga. Namun, banyak ditemukan jenis-jenis tumbuhan yang memerlukan pemicu agar bunga muncul. Pemicu ini dapat berupa suhu rendah selama beberapa waktu (vernalisasi), panjang (durasi) penyinaran (fotoperiodisme), dan kekurangan air (kekeringan). Gandum roti tipe winter (musim dingin, karena ditanam menjelang musim dingin) tidak akan berbunga jika tidak mengalami musim dingin dalam tahap pertumbuhan dan perkembangannya. Anggrek merpati memunculkan bunga apabila mengalami malam yang dingin. Berbagai kultivar yute bersifat fotoperiodik sehingga waktu tanam sangat vital dalam menentukan hasil panen. Tanaman kopi dikenal memerlukan periode kering sekitar dua bulan dan diikuti oleh hujan secukupnya untuk memicu terbentuknya bunga.

Kajian yang dilakukan pada Arabidopsis thaliana, suatu tumbuhan model, menunjukkan bekerjanya Teori ABC dalam pembentukan bunga. Substansi A diperlukan untuk membentuk daun kelopak (sepal) dan daun mahkota (petal). Substansi B diperlukan dalam pembentukan daun mahkota dan benang sari (stamen). Substansi C diperlukan untuk terbentuknya benang sari dan daun buah (carpellum, sebagai penyusun putik).

Apa fungsi dari kepala putik?

Setiap organ pada bunga memiliki fungsi masing-masing, begitu lupa kepala putik. Secara umum, kepala putik berfungsi sebagai alat reproduksi bunga. Untuk lebih lengkapnya tentang fungsi kepala putik, simak penjelasan di bawah ini.

Fungsi Kepala Putik untuk Reproduksi

Kepala putik berfungsi untuk reproduksi, di mana akan terjadi peristiwa jatuhnya serbuk sari ke kepala putik yang disebut dengan penyerbukan. Penyerbukan pada bunga ada tiga jenis berdasarkan asal serbuk sari, yaitu penyerbukan sendiri, silang, dan tetangga.

Fungsi Kepala Putik untuk Perkembangan Embrio

Ovum dan inti sperma akan membentuk zigot (lembaga), peristiwa ini disebut dengan pembuahan pertama. Kemudian, zigot akan tumbuh menjadi embrio.

Fungsi Kepala Putik untuk Produksi Biji

Kepala putik berperan dalam produksi biji. Pada bagian fungsi kepala putik untuk perkembangan embrio yang dijelaskan sebelumnya. Ovum dan inti sperma yang berasal dari serbuk sari menempel di kepala putik dan menuju ke bakal biji akan tumbuh menjadi embrio.


Tags: benang yang bunga

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia