Menghias dengan Jaitan - Kreatifitas Jarum Menyulam Keindahan Bunga
Apa saja jenis-jenis bunga?
Tipe bunga berdasarkan komponen penyusunnya
Adapun jenis bunga berdasarkan komponen penyusunnya, yaitu sebagai berikut.
Supaya memudahkan dalam mengingat tipe bunga berdasarkan komponen penyusunnya ini. Quipperian bisa melihat tabel berikut.
Tipe bunga berdasarkan jumlah bunga pada tanaman
Jenis bunga berdasarkan jumlah bunga pada tanaman, antara lain sebagai berikut.
- Bunga tunggal (Planta uniflora), yaitu tanaman yang hanya menghasilkan satu bunga saja dalam tangkainya. Contohnya, bunga mawar dan bunga bawang sebrang. Berikut tabel bunga yang termasuk dalam bunga tunggal.
| Spesies | Nama Lokal |
|---|---|
| Zephyranthes candida | Bawang sebrang |
| Impatiens platypetala | Pacar liar |
| Hibiscus rosa-sinensis | Kana, Tasbih |
| Arachis pintoi | Kacang hias |
| Rosa chinensis | Mawar |
| Catharanthus roseus | Tapak dara |
- Bunga banyak (Planta multiflora), yaitu tanaman yang menghasilkan banyak bunga. Contohnya, bunga Eophorbia dan bunga Stefanot Ungu. Berikut tabel bunga yang termasuk dalam bunga banyak.
| Spesies | Nama Lokal |
|---|---|
| Ixora coccinea | Soka |
| Ruellia malacosperma | Pletekan |
| Gardenia jasminoides | Pecah piring |
| Lavandula angustifolia | Lavender |
| Begonia rex | Begonia |
| Euphorbia milii | Eophorbia |
| Pseudocalymma alliaceum | Stefanot ungu |
Pembentukan dan perkembangan bunga [ sunting | sunting sumber ]
Nisbah C-N yang tinggi biasanya cukup sebagai pendorong terbentuknya bunga. Namun, banyak ditemukan jenis-jenis tumbuhan yang memerlukan pemicu agar bunga muncul. Pemicu ini dapat berupa suhu rendah selama beberapa waktu (vernalisasi), panjang (durasi) penyinaran (fotoperiodisme), dan kekurangan air (kekeringan). Gandum roti tipe winter (musim dingin, karena ditanam menjelang musim dingin) tidak akan berbunga jika tidak mengalami musim dingin dalam tahap pertumbuhan dan perkembangannya. Anggrek merpati memunculkan bunga apabila mengalami malam yang dingin. Berbagai kultivar yute bersifat fotoperiodik sehingga waktu tanam sangat vital dalam menentukan hasil panen. Tanaman kopi dikenal memerlukan periode kering sekitar dua bulan dan diikuti oleh hujan secukupnya untuk memicu terbentuknya bunga.
Kajian yang dilakukan pada Arabidopsis thaliana, suatu tumbuhan model, menunjukkan bekerjanya Teori ABC dalam pembentukan bunga. Substansi A diperlukan untuk membentuk daun kelopak (sepal) dan daun mahkota (petal). Substansi B diperlukan dalam pembentukan daun mahkota dan benang sari (stamen). Substansi C diperlukan untuk terbentuknya benang sari dan daun buah (carpellum, sebagai penyusun putik).
Apa fungsi dari kepala putik?
Setiap organ pada bunga memiliki fungsi masing-masing, begitu lupa kepala putik. Secara umum, kepala putik berfungsi sebagai alat reproduksi bunga. Untuk lebih lengkapnya tentang fungsi kepala putik, simak penjelasan di bawah ini.
Fungsi Kepala Putik untuk Reproduksi
Kepala putik berfungsi untuk reproduksi, di mana akan terjadi peristiwa jatuhnya serbuk sari ke kepala putik yang disebut dengan penyerbukan. Penyerbukan pada bunga ada tiga jenis berdasarkan asal serbuk sari, yaitu penyerbukan sendiri, silang, dan tetangga.
Fungsi Kepala Putik untuk Perkembangan Embrio
Ovum dan inti sperma akan membentuk zigot (lembaga), peristiwa ini disebut dengan pembuahan pertama. Kemudian, zigot akan tumbuh menjadi embrio.
Fungsi Kepala Putik untuk Produksi Biji
Kepala putik berperan dalam produksi biji. Pada bagian fungsi kepala putik untuk perkembangan embrio yang dijelaskan sebelumnya. Ovum dan inti sperma yang berasal dari serbuk sari menempel di kepala putik dan menuju ke bakal biji akan tumbuh menjadi embrio.
Pengertian bunga beserta fungsinya
Bunga adalah suatu tunas yang termodifikasi pada tubuh tumbuhan dan berfungsi sebagai alat reproduksi tumbuhan (spermatophyta). Kita dapat mengetahui sebuah bunga dari empat lingkaran daun yang menjadi bagian utama bunga, yaitu kelopak (sepal), mahkota (petal), benang sari (stamen), dan putik (karpel).
Mengapa bunga menjadi organ perkembangbiakan pada tumbuhan Angiospermae? Sebab, terdapat alat-alat reproduksi generatif pada tubuh bunga, seperti benang sari, putik, dan kandung lembaga.
Oleh karena itu, jenis-jenis bunga pun sangat bervariasi, memiliki beragam bentuk, dan juga warna-warna yang sangat indah. Tak heran jika banyak orang yang sangat antusias memiliki bermacam bunga untuk menghiasi ruangan di rumah.
Selain itu, adapun fungsi lain bunga, yaitu:
- Sebagai bentuk pertahanan bagi kondisi tumbuhan di saat keberadaan lingkungannya kurang menguntungkan, misalnya saat kondisi kekurangan air.
- Sebagai calon tanaman baru dari kandung lembaga yang dihasilkan usai proses perkembangbiakan.
- Sebagai penarik Pollinator atau hewan-hewan yang makanan utamanya adalah nektar, sehingga terjadi simbiosis mutualisme, yakni nektar yang ada pada bunga akan diambil sebagai makanan, dan saat itu juga bunga akan mengalami penyerbukan.
- Sebagai penghasil nektar atau sari bunga yang sangat kaya akan gula, sehingga nektar disebut sebagai cairan manis pada bunga. Biasanya, bunga akan memproduksi nektar saat tumbuhan sedang mekar.
Tags: benang yang bunga