... 5 Tips Ampuh Agar Sulam Alis Cepat Mengelupas | Panduan DIY

It seems like your message is blank. How can I assist you today?

Begini Cara Menghilangkan Sulam Alis Secara Alami Dan Cepat yang Bisa Anda Lakukan

BLOG OSCAS - Cara menghilangkan sulam alis secara alami dan cepat seringkali dicari oleh banyak orang lantaran hasil dari sulam alisnya tidak maksimal atau ingin melakukan perubahan lagi. Dengan sulam alis terdapat pula istilah microblading yang artinya menanam pigmen warna alis pada lapisan epidermis sampai dermis kulit. Hal inilah yang memberikan bentuk alis lebih tebal pada wajah Anda.

Seiring waktu dan pergantian kulit yang terjadi, pigmen ini akan memudar dan terkikis dengan sendirinya kurang lebih dalam waktu 1 sampai 3 tahun. Namun jika Anda ingin memudarkan warna microblading atau melakukan cara menghilangkan sulam alis secara alami dan cepat ada beberapa hal yang harus dilakukan.

Penyebab ketombe di alis

Ketombe adalah sisa-sisa kulit mati yang mengelupas dan biasanya timbul di area kepala.

Penyebab ketombe di alis pun tidak jauh berbeda dengan ketombe di rambut.

Bahkan tak jarang, kedua kondisi ini bisa terjadi secara bersamaan.

Hanya saja, ketombe di alis memang lebih menjengkelkan karena mudah terlihat dari sisi depan.

Berikut ini merupakan beberapa penyebab munculnya ketombe di alis.

1. Kondisi kulit wajah

Alis berketombe bisa jadi ini berkaitan dengan jenis kulit wajah Anda.

Sekarang, coba perhatikan apakah kulit wajah Anda tergolong normal, kering, atau berminyak?

Pasalnya, tekstur kulit yang terlalu kering atau berminyak bisa mengakibatkan masalah baru pada kulit wajah.

Kulit yang kering dapat mengakibatkan lapisan kulit luar mudah mengelupas yang selanjutnya disebut ketombe.

Sementara pada kulit kepala atau wajah yang cenderung berminyak, produksi sebum yang meningkat menyebabkan kotoran mudah menempel dan muncul ketombe.

2. Dermatitis seboroik

Dermatitis seboroik adalah penyakit kulit yang umumnya tidak berbahaya, tapi mengakibatkan kulit kering dan mengelupas.

Kondisi ini umumnya terjadi pada kulit yang punya banyak kelenjar minyak, seperti punggung, kulit kepala, wajah, hingga bagian alis Anda.

Menurut situs Cleveland Clinic, dermatitis seboroik yang mengakibatkan ketombe di alis sebenarnya sama dengan penyebab ketombe pada kulit kepala.

Tanda khasnya yakni berupa timbulnya serpihan putih seperti kerak, kulit berminyak , dan iritasi atau ruam kemerahan di sekitar alis.

3. Malassezia

Selain karena kondisi kulit yang berminyak, penyebab hadirnya ketombe juga bisa disebabkan oleh infeksi jamur yang disebut Malassezia.

Apa itu sulam alis?

Sulam alis adalah prosedur kosmetik untuk mengisi alis dengan menanamkan pigmen berwarna.

Pigmen ini memiliki tekstur menyerupai rambut asli dan dipasang mengikuti jalur pertumbuhan rambut asli, alias feathering .

Dalam teknik feathering , Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu kepada teknisi untuk mendapatkan pigmen warna yang senada dengan warna rambut alis asli Anda.

Dengan begitu, prosedur sulam akan menghasilkan bentuk alis baru yang terlihat lebih alami.

Mengutip situs The Society of Permanent Cosmetic Professionals , tidak seperti tato alis yang menembus lapisan kulit yang dalam, sulam alis hanya memengaruhi lapisan terluar kulit, yakni epidermis.

Itu sebabnya hasil sulam umumnya hanya bertahan hingga dua tahun dengan touch-up rutin.

Sulam alis akan memudahkan Anda mengganti model alis sesuai dengan keinginan Anda. P rosedur ini juga cocok bagi Anda yang ingin alis tipis atau memberikan warna yang lebih gelap agar alis terlihat lebih jelas.

Bagaimana prosedur sulam alis?

Untuk mendapatkan alis idaman, Anda mungkin akan memerlukan beberapa kali sesi sulam alis.

Pada sesi pertama, teknisi akan membersihkan rambut-rambut halus pada alis Anda untuk memetakan bentuk alis yang sesuai dengan wajah Anda.

Kemudian, teknisi akan mengoleskan krim anestesi pada kedua alis untuk meringankan rasa nyeri yang mungkin Anda alami selama proses sulam.

Krim ini akan membuat area alis Anda mati rasa, tapi Anda tidak perlu khawatir akan hal tersebut.

Lewat sayatan ini, teknisi dapat menyisipkan pigmen warna sesuai jalur alis tersebut.

Warna alis juga akan memudar dalam dua minggu pertama. Maka dari itu, Anda akan memerlukan prosedur lanjutan untuk menyempurnakan hasilnya.

Selama menunggu prosedur selanjutnya, Anda tidak boleh menggaruk ataupun menggosok alis. Anda juga tidak boleh melakukan eksfoliasi untuk mengangkat sel kulit mati di bagian alis.

Hal tersebut bertujuan untuk mempertahankan bentuk alis Anda yang baru.

Pada sesi kedua, teknisi akan mengulangi proses pengirisan untuk menambahkan beberapa pigmen baru dan menggelapkan kembali warna alis Anda.

  • Oleskan minyak kelapa ke alis dua kali sehari sampai pulih.
  • Jaga alis agar tetap bersih dan kering.
  • Jangan gunakan make-up pada alis selama seminggu.
  • Kurangi aktivitas fisik berlebih dan udara panas agar alis tak berkeringat.
  • Hindari matahari langsung.

Apa saja hal yang harus diperhatikan pada tindakan sulam alis?

Agar hasil sulam alis sesuai seperti yang Anda harapkan dan tidak menimbulkan efek samping berbahaya, perhatikan beberapa hal berikut.

1. Pilih klinik dengan reputasi baik

Seperti prosedur kosmetik pada umumnya, sulam alis aman jika dilakukan oleh teknisi yang berpengalaman dan bersertifikat khusus di bidangnya.

Pastikan klinik tersebut menyediakan sesi konsultasi sebelum menjalankan prosedur sulam.

Anda tidak hanya harus cermat memilih warna dan bentuk alis yang sesuai, tapi juga memperhatikan risiko efek samping seperti bengkak dan kemerahan.

Jangan ragu untuk meminta teknisi Anda untuk menunjukkan portofolio hasil “sebelum dan sesudah” dari klien-klien sebelumnya.

Selain itu, akan lebih baik lagi bila Anda pun melihat sendiri sertifikasi yang mereka pegang.

2. Perhatikan ruangan dan peralatan yang digunakan

Pada hari dilakukannya prosedur, pastikan bahwa peralatan yang akan digunakan steril. Pastikan mata pisau bedah dan jarum yang digunakan merupakan sekali pakai.

Mintalah teknisi untuk membuka segel di depan Anda sebelum memulai prosedur.

Mata pisau sekali pakai dan steril penting untuk menghindari infeksi dan penularan penyakit melalui darah, seperti hepatitis B dan C, serta HIV. Pasalnya, prosedur ini melibatkan pengirisan kulit terbuka.

3. Pilih teknisi berpengalaman

Masalah umum lainnya yakni bentuk alis baru Anda tidak sesuai dengan lajur otot alis asli Anda. Inilah yang membuat alis tampak aneh ketika digerakkan.

Namun, Anda bisa menghindari risiko ini dengan mengandalkan teknisi yang berpengalaman. Anda juga bisa memastikan hal tersebut dengan sebuah cara mudah.


Tags: cara sulam alis agar

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia