... Panduan Lengkap: Cara Memasang Benang Obras untuk Pemula (2024) - Tutorial DIY Jahit-menyulam

"Panduan Memasang Benang Obras dengan Mudah dan Cepat"

Cara Pemasangan Payet dengan Mudah dan Lengkap

Penggunaan payet pada produk tekstil saat ini sedang tren. Penggunaan payet tidak hanya pada pakaian, namun payet juga bisa digunakan pada tas, dompet, taplak meja, sepatu, atau sarung bantal.

Bagi pemula tentu masih belum paham apa yang dibutuhkan untuk membuat sulam payet. Alat dan bahan untuk menunjang kreasi sulam payet perlu dipersiapkan agar pembuatan sulam payet dapat anda lakukan dengan mudah dan lancar. Berikut ini alat dan bahan yang diperlukan dalam pembuatan sulam payet.

  1. Jarum, merupakan alat untuk menyulam bahan yang akan dipasang payet. Jenis jarum yang biasa digunakan adalah jarum jahit (tangan) nomor 11, atau maksimal nomor 9.
  2. Gunting, digunakan untuk memotong kain dan benang.
  3. Karbon, digunakan untuk menjiplak desain atau rancangan motif yang akan disulam.
  4. Kertas Minyak, digunakan sebagai media untuk menggambar motif dan memindahkan desain motif ke kain.
  5. Pensil atau bolpoin, digunakan untuk membuat rancangan desain dan menjiplak rancangan gambar desain menggunakan karbon ke kain.
  6. Jarum Pentul, digunakan untuk menahan kertas minyak agar tidak bergerak saat dijiplak.
  7. Pensil Jahit, digunakan untuk menandai desain motif yang digambar langsung pada kain.
  8. Mata Nenek, digunakan sebagai alat bantu untuk memasukkan benang ke jarum.
  1. Kain, gunakan kain yang dapat dipakai untuk kreasi sulam payet seperti kain katun, linen, sutra, wol, dan lainnya.
  2. Benang, benang yang dipakai adalah benang jahit atau benang nilon.
  3. Payet, berbagai macam bentuk, silahkan anda tentukan sendiri sesuai keinginan. Anda juga dapat menggunakan manik-manik berbagai macam bentuk yang memiliki lobang seperti payet.

Jenis-Jenis Mesin Obras

Ada beberapa jenis mesin untuk obras yang tersedia di pasaran. Sebagai bahan pertimbangan Knittopreneurs, terutama bagi yang sedang mencari untuk usahanya, Minto akan coba menjelaskan dengan informasi berupa kelebihan dan kekurangannya:

  1. Mesin Obras 3 Benang, adalah jenis mesin untuk obras yang paling dasar. Mesin ini menggunakan 3 benang untuk membuat jahitan obras standar. Hasil jahitan mesin obras 3 benang cukup kuat dan elastis untuk kain tipis dan sedang, seperti katun, linen, dan rayon.
    • Harga terjangkau: Umumnya lebih murah dibandingkan dengan jenis mesin untuk obras lainnya.
    • Mudah digunakan: Hampir semuanya memiliki fitur yang lebih sederhana dan mudah dioperasikan.
      • Jahitan tidak sekuat dan seelastis mesin obras 4 dan 5 benang. Sehingga, mesin ini tidak cocok untuk kain yang tebal dan elastis.
      • Jenis jahitan terbatas, mesinnya hanya dapat membuat jahitan obras standar.

      Mesin ini cocok untuk:

        • Pemula yang ingin belajar menggunakan mesin untuk obras
        • Penjahit yang mengerjakan kain tipis dan sedang
        • Penjahit yang memiliki anggaran terbatas
        1. Mesin Obras 4 Benang, adalah jenis mesin obras yang lebih serbaguna dan dapat digunakan untuk berbagai jenis kain. Mesin ini menggunakan 4 benang untuk membuat jahitan obras yang lebih kuat dan elastis. Hasil jahitannya ideal untuk kain tebal dan elastis, seperti denim, fleece, dan jersey.
          • Jahitan lebih kuat dan elastis. Hasil jahitan lebih kuat dan elastis dibandingkan dengan jahitan obras 3 benang.
          • Lebih serbaguna. Mesin obras 4 benang dapat digunakan untuk berbagai jenis kain.
            • Harga lebih mahal: Mesin ini umumnya lebih mahal dibandingkan dengan mesin dengan 3 benang.
            • Lebih kompleks: Umumnya memiliki fitur yang lebih kompleks dan membutuhkan waktu lebih lama untuk mempelajarinya.

            Komponen / Kerangka Mesin Obras

            Mesin obras terdiri dari beberapa komponen utama, mulai dari rangka hingga mesin yang cukup kompleks di dalamnya. Beberapa bagian perlu untuk Knittopreneurs ketahui, dengan masing-masing fungsinya:

            1. Rangkaian Mesin:
              • Rangka mesin: Merupakan struktur utama mesin yang menopang semua komponen lainnya.
              • Motor: Menghasilkan tenaga untuk menggerakkan mesin obras.
              • Roda gigi: Mentransmisikan daya dari motor ke berbagai bagian mesin.
              • Poros: Mendukung dan memutar berbagai bagian mesin.
            1. Mekanisme Jahitan:
              • Jarum obras: Memiliki bentuk melingkar dan berfungsi untuk menusuk kain dan mengaitkan benang.
              • Loopers: Bekerja dengan jarum untuk membentuk jahitan obras.
              • Pisau obras: Memotong kain secara presisi saat proses obras.
              • Pengatur tegangan benang: Mengatur tegangan benang untuk menghasilkan jahitan yang rapi.
              • Penjepit kain: Menahan kain agar tidak bergerak saat proses obras.
            1. Sistem Penggerak:
              • Pedal: Mengontrol kecepatan dari mesin obras.
              • Tuas penggerak: Mengatur arah dan posisi jarum obras.
              • Tombol pengaturan: Mengatur jenis jahitan, lebar obras, dan parameter lainnya.
            1. Bagian Lainnya:
              • Lengan mesin: Tempat meletakkan kain saat proses obras.
              • Lampu jahit: Memberikan pencahayaan yang optimal saat proses obras.
              • Tempat penyimpanan aksesoris: Menyimpan kaki presser, jarum, dan aksesoris lainnya.

              Bagaimana Asal-Usul Mesin Obras?

              Alat ini pertama kali diperkenalkan pada akhir abad ke-19 sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas dalam produksi pakaian. Awalnya, mesinnya dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan industri garmen yang berkembang pesat, dimana kebutuhan akan produksi pakaian yang lebih cepat dan hasil jahitan yang lebih kuat menjadi sangat penting.

              Sebelum penemuan alat ini, proses menjahit tepi kain dilakukan secara manual, yang tidak hanya memakan waktu lebih lama tetapi juga kurang konsisten dalam kualitasnya. Dengan kemajuan teknologi, alat ini kemudian dilengkapi dengan berbagai fitur yang memungkinkan penggunaan berbagai jenis benang dan teknik jahitan, menjadikannya alat yang sangat serbaguna dalam industri tekstil.

              Update Harga Mesin Obras Benang 4 (Baru dan Bekas)

              Selain mesin jahit, salah satu alat yang dibutuhkan mereka yang ingin menekuni bisnis menjahit adalah mesin obras. Ini adalah mesin jahit berkecepatan tinggi, yang punya fungsi utama untuk merapikan tepi busana dengan cara mengobras atau overlock dalam satu operasi. Sudah hadir dalam berbagai varian, termasuk mesin obras benang 4, harga peralatan ini berkisar jutaan rupiah untuk produk baru.

              Berbeda dengan menyulam yang dapat menggunakan tangan untuk menusukkan jarum dan benang pada kain, maka dalam proses menjahit, kita tentu saja memerlukan bantuan mesin jahit. Konon sudah ditemukan sejak abad ke-19 silam, mesin jahit ini dapat terbagi dalam beberapa jenis, antara lain manual atau tradisional, portable, hingga mesin jahit obras dan mesin jahit overdeck.


              Tags: benang cara obras

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia