Cara Memasang Benang Obras Pegasus 3 Benang - Panduan Lengkap untuk Penjahit DIY
Mengenal Apa Itu Mesin Obras, Komponen dan Cara Penggunaannya
Mengenal Apa Itu Mesin Obras, Komponen dan Cara Penggunaannya – Kain merupakan material yang dapat digunakan untuk membuat berbagai macam produk. Seperti pakaian, tas, celana dan barang rumah tangga lainnya, misalnya selimut. Pada saat proses penjahitan, biasanya beberapa bagian ujung jenis kain mudah terurai benangnya. Di sinilah peran mesin obras menjadi penting.
Mesin obras adalah alat jahit khusus yang dirancang secara spesifik untuk merapikan dan mengunci tepi kain agar tidak “brudul.” Mesin ini bekerja dengan cara memotong kelebihan kain dan menjahitnya secara bersamaan, sehingga menghasilkan jahitan yang rapi dan kuat.
- Mengenal Apa Itu Mesin Obras, Komponen dan Cara Penggunaannya
- Apa Itu Mesin Obras?
- Bagaimana Asal-Usul Mesin Obras?
- Jenis-Jenis Mesin Obras
- Komponen / Kerangka Mesin Obras
- Cara Mengoperasikan Mesin Obras
- Tips Menjaga Hasil Obras
- Tips Merawat Mesin Obras
- Kesimpulan
Alat yang Diperlukan untuk Menjahit
Berikut ini adalah alat-alat yang diperlukan untuk menjahit. Alat-alat ini dapat membantu Knittopreneurs untuk mempermudah proses menjahit.
Bobbin / Spul
Bobbin atau spul adalah alat tempat gulungan benang untuk jahitan bagian bawah. Cara mengisi bobbin atau spul adalah dengan menancapkan pada bagian mesin jahit kemudian menginjak pedal.
Sebelum menginjak pedal mesin, pastikan ujung benang tergulung dengan benar agar benang dapat tergulung dengan baik.
Bobbin House / Rumah Sekoci
Bobbin House atau rumah sekoci adalah pasangan dari bobbin atau spul. Sesuai namanya, bobbin house atau rumah sekoci merupakan rumah bagi bobbin atau spul.
Cara menggunakannya adalah masukan bobbin ke dalam bobbin house dan masukan benang ke sela-sela bobbin house.
Pastikan ketika benang ditarik, bobbin berputar searah jarum jam. Lalu letakkan bobbin house yang sudah berisi bobbin di mesin jahit (biasanya di bagian bawah mesin).
Gunting Benang
Gunting benang merupakan salah satu benda yang dapat mempermudah pengerjaan proses jahit.
Bentuknya berbeda dari bentuk gunting pada umumnya, dan cara kerjanya hanya perlu ditekan.
Memang gunting benang tidak diwajibkan, tapi Minto rasa minimal Knittopreneurs harus punya karena harganya juga murah dan mudah didapat.
Gunting Kain
Gunting kain berfungsi juga dalam proses penjahitan. Untuk memotong kain, tidak bisa menggunakan sembarang gunting.
Gunakan gunting kain khusus, dan pastikan jangan pernah menjatuhkan gunting kain karena dapat membuat kain kurang efektif menggunting (engselnya bergoyang sehingga jadi kurang tajam).
Jangan juga gunakan gunting kain untuk menggunting hal lain selain kain karena dapat membuat gunting mudah tumpul.
Tips Perawatan dan Pemanfaatan Optimal dari Mesing Obras Anda
Nah, buat kamu yang punya mesin obras, pastinya ingin dong mesinnya awet dan tetap berfungsi dengan baik? Ada beberapa tips perawatan yang bisa kamu lakukan agar mesin obrasmu tetap prima.
Pertama-tama, penting banget untuk membersihkan mesin obras secara teratur. Usahakan untuk membersihkan debu dan kotoran yang menempel pada mesin. Kamu bisa menggunakan kuas kecil atau alat pembersih lainnya yang sesuai.
Selain itu, jangan lupa juga untuk merawat jarum khusus pada jenis-jenis bahan tertentu. Misalnya, jika kamu akan menjahit bahan tipis seperti satin atau sutra, gunakanlah jarum dengan ukuran yang lebih halus agar tidak merusak kainnya.
Sedangkan jika kamu akan menjahit bahan tebal seperti denim atau kulit sintetis, pakailah jarum dengan ukuran yang lebih besar dan kuat supaya bisa menembus bahan tersebut tanpa masalah.
Terakhir nih, selalu gunakan oli khusus untuk melumasi bagian-bagian dalam mesin obrasmu. Ini sangat penting agar gerakan mesin tetap lancar dan tidak terjadi gesekan berlebihan.
Jadi ingat ya, dengan melakukan perawatan rutin dan menggunakan jarum serta teknik jahit yang sesuai dengan jenis bahan, mesin obrasmu akan awet dan selalu siap digunakan.
Bagaimana Asal-Usul Mesin Obras?
Alat ini pertama kali diperkenalkan pada akhir abad ke-19 sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas dalam produksi pakaian. Awalnya, mesinnya dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan industri garmen yang berkembang pesat, dimana kebutuhan akan produksi pakaian yang lebih cepat dan hasil jahitan yang lebih kuat menjadi sangat penting.
Sebelum penemuan alat ini, proses menjahit tepi kain dilakukan secara manual, yang tidak hanya memakan waktu lebih lama tetapi juga kurang konsisten dalam kualitasnya. Dengan kemajuan teknologi, alat ini kemudian dilengkapi dengan berbagai fitur yang memungkinkan penggunaan berbagai jenis benang dan teknik jahitan, menjadikannya alat yang sangat serbaguna dalam industri tekstil.
Tags: benang cara obras pegasus