Cara Membuat dan Menjahit Kerah Kemeja - Panduan DIY untuk Pekerjaan Jahitan yang Indah
Apa itu lapel?
Ilustrasi lapel (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Dalam KBBI, lapel dapat disebut juga dengan kelepak. Di dunia tekstil dan mode, lapel merupakan sebutan bagi kerah pada jas, blazer, maupun tuxedo. Sebagian mengartikan lapel sebagai bagian dada baju yang dilipat ke samping atau merupakan lanjutan dari kerah.
Lapel menjadi fitur yang menarik perhatian bagi orang yang memakai, maupun yang melihatnya. Ada banyak variasi lapel, dan masing-masing bekerja dengan cara yang berbeda. Terdapat tiga jenis lapel secara umum, yang wajib diketahui. Mulai dari, notch lapel, peak lapel, dan shawl lapel.
Kapan waktu yang tepat untuk memakainya?
Ilustrasi lapel (unsplash.com/Shamim Nakhaei)
Ilustrasi lapel (pexels.com/Nahashon Diaz)
Reader and then writer
IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.
Shawl lapel
Ilustrasi shawl lapel (pexels.com/Min An)
Kerah selendang (shawl lapel), menjadi jenis lapel yang paling formal. Sejak abad ke-19, shawl lapel dikenakan untuk melindungi jaket dari percikan abu rokok. Pada masa itu, kerah ini mirip dengan jubah atau gaun tidur, jadi, dianggap tidak formal.
Namun, saat ini, shawl lapel hampir secara eksklusif digunakan untuk pakaian malam (evening wear) formal pria. Umumnya, seperti digunakan pada tuxedo untuk acara wedding.
Sesuai dengan namanya, shawl lapel berbentuk seperti selendang atau shawl. Dengan lekukan lembut yang melingkar di leher tanpa celah atau titik, shawl lapel melambangkan keanggunan tradisional.
Cara Mengukur Badan untuk Membuat Pola Dasar Kemeja Pria
Mengukur badan menjadi langkah penting untuk membuat pola dasar kemeja pria yang benar. Ada beberapa bagian tubuh yang perlu diukur dengan cermat agar nantinya menghasilkan ukuran kemeja pria yang nyaman digunakan.
Selain mengukur langsung pada tubuh orang yang hendak mengenakannya, Anda juga bisa mengambil kemeja yang paling nyaman dipakai untuk digunakan sebagai panduan ukuran. Berikut ini beberapa ukuran yang dibutuhkan.
1. Panjang kemeja pria
Panjang kemeja pria diukur dari pangkal leher samping ke bawah hingga panjang kemeja yang dikehendaki.
2. Lingkar badan
Lingkar badan diukur melingkar pada badan yang terbesar dengan melewati bagian bawah ketiak.
3. Lebar Pundak
Untuk lebar pundak, lakukan pengukuran dari batas bahu belakang kiri hingga bahu belakang kanan dengan menurunkan kurang lebih 8 cm dari pangkal leher belakang.
4. Lebar Bahu
Sedangkan untuk mengukur lebar bahu, ukurlah dari batas leher samping hingga batas bahu.
5. Panjang Lengan
Jika ingin membuat pola kemeja lengan pendek, ukurlah dari batas bahu hingga panjang yang diinginkan umumnya kurang lebih 45cm di atas siku. Sementara itu bila ingin membuat pola kemeja lengan panjang, ukurlah dari batas bahu hingga panjang yang diinginkan.
6. Lingkar ujung lengan
Ukurlah melingkar pada batas ujung lengan kemeja kurang lebih 2cm sampai 4cm.
7. Lingkar leher
Untuk lingkar leher, ukurlah melingkar pada leher dengan menurunkan kurang lebih 6cm pada lekuk leher depan.
Tags: jahit cara membuat kemeja