Cara Membuat dan Menjahit Kerah Kemeja - Panduan DIY untuk Pekerjaan Jahitan yang Indah
cara membuat dan memasang kerah shanghai
Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan tutorial membuat dan memasang kerah shanghai, kerah jenis ini banyak di pakai pada pakaian pria maupun wanita, contoh pakaian yang menggunakan kerah shanghai seperti baju muslim, blus, gamis, kemeja batik, koko dan lain-lainnya, karena banyak jenis pakaian yang menggunakan kerah jenis ini maka wajib lah bagi penjahit untuk mengetahui tekhnik pembuatan dan pemasangannya.
jika pada pakaian produksi konveksi kerah ini pemasangannya dengan memasangkan dari dalam kerung kerah lalu di balik dan di jahit tindas sekelilingnya, cara pemasangan seperti ini memang lebih cepat tapi dalam segi kerapian kurang.
dalam tutorial ini saya akan memberikan cara membuat kerah shanghai yang biasa di pakai di tailor atau butik, cara pembuatannya memang sedikit lebih lama namun hasil akhirnya akan lebih rapi dan lebih memuaskan
Tidak perlu panjang lebar lagi, berikut ini adalah langkah-langkah pengerjaannya:- Siapkan peralatan kerah shanghai yang akan kita buat yaitu kain untuk kerah, staplek dan pislin bentuk sesuai pola kerah shanghai kemudian gunting
- Gosok dengan setrika kain staplek pada kain kerah sampai benar-benar menempel rata, lalu Jahit sekeliling bagian atas kain staplek, untuk bagian bawah yang akan menjadi kaki kerah jahit jarang
- Gunting-gunting jahitan jarang pada bagian kain yang tidak ada stapleknya, maksud dari pengguntingan ini agar memudahkan pada saat di lepas
Rumus dan Pola Lengan Kemeja Pria
Jika garis bantu sudah dibuat, barulah lanjutkan dengan membuat pola lengan kemeja pria dengan berpedoman pada rumus pola lengan kemeja berikut ini:
- Titik A adalah titik puncak lengan
- A – B adalah titik puncak = ¼ lebar bahu – 1,5cm
- B – C = ½ lebar bahu – 1cm
- Lantas buatlah garis lurus A – C
- Garis A – C dibagi menjadi 3 bagian yakni A –F, F – G, dan G – E
- Lalu garis G – E dibagi menjadi 2 untuk mendapat titik H
- A – C = panjang lengan pendek
- C – J = ½ lingkaran lengan pendek atau (B – E) – 5cm
- A – D = panjang lengan – lebar manset
- D – K = lebar lengan
- Lebar manset 5cm hingga 6cm atau sesuai keinginan. Sedangkan belahan manset 10cm hingga 12cm.
Apa itu lapel?
Ilustrasi lapel (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Dalam KBBI, lapel dapat disebut juga dengan kelepak. Di dunia tekstil dan mode, lapel merupakan sebutan bagi kerah pada jas, blazer, maupun tuxedo. Sebagian mengartikan lapel sebagai bagian dada baju yang dilipat ke samping atau merupakan lanjutan dari kerah.
Lapel menjadi fitur yang menarik perhatian bagi orang yang memakai, maupun yang melihatnya. Ada banyak variasi lapel, dan masing-masing bekerja dengan cara yang berbeda. Terdapat tiga jenis lapel secara umum, yang wajib diketahui. Mulai dari, notch lapel, peak lapel, dan shawl lapel.
Tags: jahit cara membuat kemeja