... Panduan Lengkap: Cara Membuat Gantungan Kunci Rajutan DIY Terbaik!

Cara Membuat Gantungan Kunci Rajutan - Panduan Cantik untuk Kreativitas Rajutan dan DIY

7 Jenis Benang Rajut yang Bisa Disesuaikan dengan Proyekmu

Merajut tidak selalu identik dengan aktivitas nenek-nenek untuk mengisi waktu luang. Generasi muda dan milenial juga banyak menggandrungi hobi ini. Merajut punya banyak manfaat seperti melatih skill dan meredakan stres. Bukan hanya itu, merajut juga bisa dijadikan ladang uang dengan menjual hasil rajutan kamu.

Untuk membuat rajutan, kamu membutuhkan benang. Ada banyak jenis benang di luar sana yang harus kamu sesuaikan dengan ukuran hook dan proyek rajutanmu. Setiap jenis benang punya karakteristik masing-masing. Untuk membuat barang wearable seperti sweater, kamu butuh benang yang halus dan tidak terlalu tipis. Jika tebal dan kasar, sweater tidak akan nyaman digunakan.

Kamu harus bisa memilih dengan tepat benang rajut sesuai dengan proyekmu. Berikut beberapa benang yang bisa kamu jadikan referensi.

3. MATILDA TOTE BAG

By Megan Saimes

Suka yang simpel tapi juga berkelas? Pola rajut tas Matilda tote bag bisa menjadi pilihan. Saya suka tekstur cable meski cable crochet itu agak boros benang dan terlihat kurang halus (nggak sehalus cable knit, imho).

Senangnya pola crochet Matilda Tote ini gratis dan tutorialnya sangat lengkap hingga sekedar melihat foto-fotonya pun bisa dengan mudah diikuti.

Struktur untuk membuat tas ini, setidaknya ada tiga bagian. Satu bagian depan, satu untuk belakang, dan bagian samping kanan-alas-samping kiri yang menjadi satu bagian. Dan tips agar tas bisa berdiri tegak, kamu bisa tambahkan lining dari bahan yang kokoh, kanvas misalnya (saya pribadi biasanya pakai alas tas yang dijahit tindas dengan busa).

Ketahui Pilihan Tali untuk Membuat Makrame

Sebelum mengetahui cara membuat makrame, ada baiknya kamu ketahui dulu jenis-jenis tali yang biasa digunakan untuk membuat makrame. Yuk intip di sini:

Biasanya, material tali yang digunakan adalah berbahan cotton, nylon, tali rami, polyester, kulit, hingga linen. Namun, jika kamu masih pemula dan ingin belajar cara membuat makrame, bisa menggunakan tali berbahan nylon.

Tali memiliki jenis lilitan, yakni lilitan kepang, tiga lilitan, dan satu lilitan. Untuk jenis lilitan tali bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan, ketika kamu ingin mengaplikasikan cara membuat makrame sendiri.

Jika dilihat dari kekuatannya, tali berbahan kulit, nylon dan rami yang dinilai paling kuat. Biasanya, untuk makrame yang digunakan untuk tali pot gantung, rak gantung, dan lain-lain.

Untuk ukuran tali, biasanya menggunakan satuan ukuran diameter, yang dipakai adalah milimeter (mm).

Jangan asal pilih, agar cara membuat makrame berhasil, pastikan kamu memilih tali yang berdiameter besar.

Selain ukuran diameter tali, panjang tali juga harus diperhatikan. Pastikan disesuaikan dengan dekorasi apa yang akan kamu buat.

Agar leluasa, lebih baik beli satu gulung, sehingga, jika kepanjangan bisa dipotong dan sisanya bisa digunakan kembali.

Jika digunakan untuk hiasan dinding biasa atau hiasan yang langsung bersentuhan dengan kulit, lebih baik gunakan tali yang bertekstur lembut, seperti nilon, sutra, rayon, satin, dan kulit.

6. FLORENCE BACKPACK

By Olivia

Beberapa tahun lalu susah sekali mencari pola tas rajut gratis untuk membuat ransel/ backpack. Mungkin karena lagi demam Korean style, di mana pemakaian tas backpack ini (setahu saya tas ransel model ini pernah populer di tahun 1995-1998, saya juga punya waktu itu) kembali hit banget.

Simpel dan klasik, kini kamu pun bisa membuat tas Florence backpack ini dengan pola gratis yang dibuat Olivia.

Pilihan benangnya sih, sesuai selera aja. Lebih baik kalau benangnya yang kuat. Bisa dengan cara memakai dua benang yang dirajut bersamaan atau pakai 1 benang yang dirajut dengan hakpen yang agak kecil biar hasil rajutannya rapat.

Benang rajut

Ilustrasi benang rajut (pexels.com/rodnae-prod)

Benang adalah bahan utama yang digunakan untuk merangkai kerajinan. Terdapat berbagai bahan dan ukuran benang yang bisa kamu sesuaikan dengan proyek rajutanmu. Jika ingin membuat baju atau selimut, kamu perlu menggunakan benang berbahan katun atau wol. Sementara, untuk sepatu atau tas minimal kamu memakai benang poliester atau nilon yang lebih kaku dan kuat.

Perhatikan juga ukuran benang dengan ukuran hakpen. Benang yang kecil dan halus biasanya memakai hakpen lebih kecil, dan sebaliknya. Jika kamu salah memasangkan hakpen dan benang, maka pola rajutanmu bisa terlalu rapat atau terlalu longgar dan berlubang. Sehingga, hasil rajutanmu terlihat tidak rapi.


Tags: cara membuat kunci

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia