Cara Membuat Gantungan Kunci Rajutan - Panduan Cantik untuk Kreativitas Rajutan dan DIY
Cara Membuat Makrame Paling Simpel
Nah, sudah tahu kan jenis-jenis tali yang cocok untuk menerapkan cara membuat makrame seperti apa? Sekarang saatnya kamu mengetahui cara membuat makrame yang simple untuk hiasan deh, yuk intip di sini:
- Tali (bisa memilih jenis katun braid, ukuran 6 mm, 14 buah) Untuk menghasilkan karya dengan ukuran satu meter, biasanya membutuhkan tali kira-kira 5-7 kalinya.
- Tongkat/ranting kayu besar
- Gunting
- Meteran
(Baca Juga: Tips Menghias Kamar Kos Bergaya Estetik)
Nah, sudah tahu kan bagaimana cara membuat makrame paling simpel? Dengan mempelajari langkah-langkah ini, kamu sendiri tidak hanya bisa mendapatkan kerajinan untuk digunakan sendiri, akan tetapi juga bisa juga untuk dijual.
Ada banyak produk makrame yang sedang disukai, bahkan sedang menjadi tren di kalangan ibu-ibu rumah tangga dan para remaja, untuk menghias ruang tamu dan kamarnya.
Nah, karena banyak peminatnya, kamu pun bisa memanfaatkannya menjadi peluang usaha baru. Adapun beberapa kerajinan makrame, yang bisa kamu jadikan bisnis di antaranya adalah:
- Wall Hanging (pajangan dinding)
- Gantungan Pot
- Tas
- Gantungan kunci
- Gelang
- Sarung bantal/taplak meja/tirai dan lain-lain
Ketahui Pilihan Tali untuk Membuat Makrame
Sebelum mengetahui cara membuat makrame, ada baiknya kamu ketahui dulu jenis-jenis tali yang biasa digunakan untuk membuat makrame. Yuk intip di sini:
Biasanya, material tali yang digunakan adalah berbahan cotton, nylon, tali rami, polyester, kulit, hingga linen. Namun, jika kamu masih pemula dan ingin belajar cara membuat makrame, bisa menggunakan tali berbahan nylon.
Tali memiliki jenis lilitan, yakni lilitan kepang, tiga lilitan, dan satu lilitan. Untuk jenis lilitan tali bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan, ketika kamu ingin mengaplikasikan cara membuat makrame sendiri.
Jika dilihat dari kekuatannya, tali berbahan kulit, nylon dan rami yang dinilai paling kuat. Biasanya, untuk makrame yang digunakan untuk tali pot gantung, rak gantung, dan lain-lain.
Untuk ukuran tali, biasanya menggunakan satuan ukuran diameter, yang dipakai adalah milimeter (mm).
Jangan asal pilih, agar cara membuat makrame berhasil, pastikan kamu memilih tali yang berdiameter besar.
Selain ukuran diameter tali, panjang tali juga harus diperhatikan. Pastikan disesuaikan dengan dekorasi apa yang akan kamu buat.
Agar leluasa, lebih baik beli satu gulung, sehingga, jika kepanjangan bisa dipotong dan sisanya bisa digunakan kembali.
Jika digunakan untuk hiasan dinding biasa atau hiasan yang langsung bersentuhan dengan kulit, lebih baik gunakan tali yang bertekstur lembut, seperti nilon, sutra, rayon, satin, dan kulit.
Hook atau hakpen
Ilustrasi hakpen (pexels.com/anete-lusina)
Hook atau hakpen adalah alat utama untuk merajut. Umumnya hakpen terbuat dari bahan stainless atau aluminium, sehingga kuat dan tahan lama. Hakpen biasanya mempunyai kait di ujungnya, ini berguna untuk menarik atau mengaitkan benang saat merajut.
Hakpen memiliki variasi ukuran yang berbeda dan ditandai dengan nomor 1 hingga 8. Semakin besar ukuran, maka semakin besar lingkaran pada hakpen. Ada juga merek hakpen yang menyantumkan milimeter pada kode ukuran, misalnya 2 mm ata 2,5 mm. Baik angka atau milimeter, keduanya sama-sama bisa diaplikasikan pada benang rajut.
Ini adalah konversi hakpen dan benang:
- Hakpen 1-2 atau hakpen 2,00 mm - 2,20 mm cocok untuk benang tipis seperti wol.
- Hakpen 3-4 atau hakpen 2,20 mm - 2,50 mm cocok untuk benang katun, nilon, poliester.
- Hakpen 5-6 atau hakpen 3,00 mm - 3,50 mm cocok untuk benang dengan lapisan lebih tebal seperti polythick atau katun yang memiliki 4 ply (lapis).
- Hakpen 7-8 atau hakpen 4,00 mm – mm 5,00 cocok untuk benang tebal seperti t-yarn.
[GRATIS] Pola Rajut Tas Cantik – Crochet Terbaru
Tren tas rajut selalu berganti. Dari tas selempang mini, ransel, hingga tas tangan, selalu ada perubahan gaya. Sejak tahun 2018 saya amati tas rajut crochet yang populer adalah tas dari bahan rafia. Sebelumnya tas bergaya bohemian/ boho chic, dan tapestry. Meski begitu tas dengan tusuk rajut sederhana dengan warna solid, gradasi, atau pun aneka warna, juga masih mendapat tempat di hati crocheter.
Saat mencari pola rajut tas (crochet) baik untuk dipakai sendiri maupun untuk diberikan/ dijual ke orang lain, saya bisa memilih hingga berjam-jam. Saya terbiasa membaca setiap detail langkah-langkah pembuatannya secara utuh. Apalagi jika ada foto tutorialnya.
Benang rajut
Ilustrasi benang rajut (pexels.com/rodnae-prod)
Benang adalah bahan utama yang digunakan untuk merangkai kerajinan. Terdapat berbagai bahan dan ukuran benang yang bisa kamu sesuaikan dengan proyek rajutanmu. Jika ingin membuat baju atau selimut, kamu perlu menggunakan benang berbahan katun atau wol. Sementara, untuk sepatu atau tas minimal kamu memakai benang poliester atau nilon yang lebih kaku dan kuat.
Perhatikan juga ukuran benang dengan ukuran hakpen. Benang yang kecil dan halus biasanya memakai hakpen lebih kecil, dan sebaliknya. Jika kamu salah memasangkan hakpen dan benang, maka pola rajutanmu bisa terlalu rapat atau terlalu longgar dan berlubang. Sehingga, hasil rajutanmu terlihat tidak rapi.
Tags: cara membuat kunci