Cara Membuat Gelang dari Benang Jahit - Panduan Lengkap DIY
Tips Dalam Menggunakan Benang Jahit
Dalam menggunakan jenis benang ini mungkin ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan agar tidak salah ketika nanti memulai proses menjahit
- Sebelum menjahit periksa dan pastikan terlebih dahulu jenis kain apa yang akan dijahit. Jika sejenis kain katun maka sesuaikan juga benangnya menggunakan benang katun. Begitupun jika Anda menggunakan jenis bahan dengan bahan sintetis seperti polyester, gunakan benang yang sesuai juga ya
- Pada saat memilih benang jahit untuk menjahit bahan kain polos sebenarnya tidak akan ada kesulitan yang terlalu besar, Anda hanya perlu memilih benang yang warnanya sama dengan warna bahan kainnya
- Jika Anda akan menjahit jenis bahan yang mempunyai corak warna atau corak motif seperti batik atau jenis kain lainnya, coba untuk pilih warna benang jahit yang sesuai dengan warna dari kainnya dan pastikan warna yang Anda pilih adalah warna yang paling dominan dari kainnya
- Untuk menjahit kain dengan motif kontras seperti motif kotak-kotak yang mempunyai banyak warna, Anda harus memilih warna yang hampir mirip dengan warna kotak-kotak atau warna motif pada bahan kainnya
Saat memilih benang jahit untuk menjahit pakaian Anda pastikan juga benangnya mempunyai kualitas yang baik. berikut ini beberapa karakteristik benang yang dikategorikan mempunyai kualitas baik
- Tidak mudah putus ketika hanya ditarik dengan kedua tangan, sehingga nantinya jahitan yang dihasilkan pada pakaian Anda akan tahan lama tidak mudah putus
- Benang tidak mempunyai banyak serat-serat halus yang keluar dari benang. Serat halus tersebut akan menghambat proses memasukan benang ke jarum pada saat menjahit
- Pastikan benang mempunyai ketahanan yang baik terutama pada saat proses menjahit
- Pilih benang jahit yang mempunyai warna yang cerah, tidak kusam sehingga ketika digunakan untuk menjahit tidak merusak penampilan pakaian Anda
Langkah-langkah penting
Bekerja dengan melibatkan lem dalam prosesnya akan sangat rumit. Pastikan Anda selalu menggunakan alas, seperti koras atau kain bekas, agar ubin lantai atau meja Anda tidak terkena lem yang tumpah.
Untuk menghemat waktu, langsung buang barang-barang yang sudah tidak dipakai lagi agar tidak menumpuk kerjaan Anda di akhir proses pembuatan lampion benang.
Perlu diingat, tingkat kepadatan lilitan benang akan mempengaruhi intensitas cahaya nantinya. Oleh sebab itu, sebelum memulai proses pelilitan benang wol atau jahit, tentukan terlebih dahulu konsep lampion benang yang Anda ingini.
Bagi kebanyakan dari Anda melihat lampu lampion di malam hari dapat memberikan keasyikan tersendiri. Apalagi sekarang, terdapat banyak sekali jenis-jenis lampion yang sangat unik dan dapat dijadikan hiasan rumah. Salah satunya adalah lampion dari benang. Sangat cocok untuk dijadikan sumber pencahayaan di kamar pada malam hari, terutama bagi Anda yang tidak bisa tidur dalam keadaan gelap gulita.
Lampion benang wol yang diberikan lampu membuat pencahayaan kamar menjadi lebih nyaman, tidak terlalu terang dan juga tidak terlalu gelap. Cara membuat lampion dari benang wol pun tidak sulit. Hanya membutuhkan waktu kira-kira 10-15 menit untuk menghasilkan satu buah lampion benang wol.
Agar lampion benang Anda menjadi lebih cantik dan unik, gunakanlah lebih dari satu warna benang. Tetapi, tetap dalam perpaduan warna yang sesuai agar gradasi warna tidak saling bertabrakan. Selain warna benang, Anda juga bisa menambahkan ornamen tambalan-tambalan sesuai selera dan kreativitas.
Ide dan Bahan-bahan
- Toko kerajinan tangan. Anda dapat menemukan bahan-bahan yang sangat lengkap di toko kerajinan tangan terdekat. Toko manik-manik contohnya, jika Anda dekat dengan toko ini, akan memiliki bahan-bahan untuk membuat gelang. Sejumlah pilihan juga tersedia, dengan pramuniaga yang dapat memberikan saran mengenai bahan-bahan atau teknik-teknik yang Anda butuhkan. Toko kerajinan tangan juga seringkali menyediakan kursus-kursus dan sumber lainnya untuk belajar, jadi pastikan Anda tanyakan mengenai apa yang tersedia untuk Anda atau bergabunglah dengan milis mereka untuk mendapatkan pengumuman dan informasi terbaru.
- Toko barang bekas dan toko barang antik. Anda dapat membeli barang-barang lama untuk Anda ciptakan ulang menjadi sebuah gelang baru dengan sentuhan antik. Cobalah pada toko-toko seperti "Goodwill" atau toko barang antik terdekat atau toko jual-beli barang bekas. Anda dapat menggunakan anting lama untuk membuat hiasan atau menggunakan manik-manik dari kalung dan gelang lama. Mendaur ulang seperti ini sangat ramah bagi lingkungan, dengan mengurangi limbah, juga sangat efektif meredam biaya.
- Pasar tradisional dan seniman lokal. Cobalah kunjungi pasar tradisional untuk melihat apa yang dibuat oleh seniman lokal. Anda bisa saja menemukan pembuat manik-manik dengan karya yang indah, cocok untuk karya Anda yang berikutnya. Anda juga dapat menemukan seniman-seniman lokal dari toko-toko seni terdekat atau internet. Dengan membelinya dari seniman-seniman seperti ini, Anda mendukung kemajuan ekonomi lokal, demikian juga dengan mendukung kesenian lokal dan budaya kerajinan tangan.
Kriteria Jahitan Kaos Yang Bagus
Menghasilkan kaos yang baik tidak hanya dilihat dari kualitas bahan kaosnya saja, tetapi kualitas dari produksi nya pun perlu diperhatikan salah satunya adalah kualitas jahitan. Lalu apa saja ya kriteria jahitan yang bagus itu?
Pada saat membuat kaos, ada beberapa bahan baku yang harus Anda siapkan, seperti bahan kain sudah yang pasti harus yang berkualitas baik, aksesoris kainnya mungkin seperti Rib atau aksesoris tambahan lainnya dan juga benang jahit, terutama jika Anda ingin membuat kaos benar-benar sendiri tanpa bantuan jasa dari konveksi.
Benang yang perlu digunakan untuk membuat kaos adalah benang jahit. Selain benang jahit, masih ada juga beberapa jenis benang lainnya yang mungkin perlu Anda ketahui seperti benang Obras, Benang Sulam, Benang Bordir, Benang Nilon dan Benang Sutera.
Masing-masing dari jenis benang tersebut tentu mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Dalam proses pembuatan sebuah pakaian terutama kaos, benang adalah salah satu pelengkap dan bagian yang penting, lebih tepatnya kualitas benang dan kualitas jahitannya juga.
Jenis jahitan dan kualitas jahitan pun perlu untuk Anda perhatikan ketika proses produksi kaos. Dalam pembuatan kaos ada beberapa jenis jahitan yang digunakan yaitu jahitan Overdeck, Jahitan Rantai dan Jahitan Obras.
Setiap jahitan mempunyai fungsinya masing-masing dan sangat penting untuk proses produksi kaos. Jahitan Overdeck, jahitan jenis ini biasanya digunakan pada bagian lengan dan bawah kaos, pada lipatan kecil di bawah dan lengan kaos, jahitan tersebut dibuat menggunakan jahitan overdeck.
Jahit Obras adalah salah satu jenis jahitan yang fungsinya untuk menggabungkan potongan-potongan pada bagian kaos menjadi satu. Jahit rantai juga biasa digunakan untuk menjahit dari pundak kiri, pundak kanan, dan belakang leher
Itulah beberapa jenis benang juga fungsi dari benangnya dan juga jenis jahitan yang mungkin perlu untuk Anda ketahui untuk menambah wawasan Anda seputar proses produksi kaos. Semoga informasi yang kami bagikan ini bermanfaat untuk Anda
Tags: dari jahit benang cara membuat