Cara Membuat Gelang dari Benang Jahit - Panduan Lengkap DIY
Gelang Tali Fishtail
Gelang berbentuk fishtail adalah salah satu model gelang yang lumayan populer dan digemari. Cara membuat gelag model ini pun tidak kalah mudahnya. Meski gelang model fishtail memiliki banyak macam, berikut adalah contoh satu jenisnya yang paling mudah dipraktikkan. Berikut bahan yang diperlukan dan cara membuat gelangnya,
Bahan yang dibutuhkan:
Cara membuat gelang:
- Siapkan 6 helai benang dengan 2 benang dari masing-masing warna. Dalam contoh kali ini kita menggunakan benang berwarna Biru (B), Hitam (H), dan Putih (P).
- Ikat bagian ujungnya lalu susun keenam benang tersebut menjadi dua bagian dengan susunan BHP-PHB.
- Pindahkan benang berwarna biru yang ada di ujung kanan ke sebelah kiri sehingga susunannya menjadi BHP-BPH.
- Selanjutnya pindahkan juga benang biru yang ada di ujung kiri ke sebelah kanan sehingga susunannya kini menjadi HMB-BMH.
- Pindahkan benang hitam di ujung kanan ke ujung kiri agar susunannya berubah menjadi HPB-HBP.
- Pindahkan juga benang hitam di ujung kiri ke ujung kanan sehingga susunannya menjadi PBH-HBP.
- Lakukan terus langkah di atas dengan memindahkan benang yang ada di ujung kiri ke ujung kanan dan sebaliknya.
- Jika sudah mencapai ukuran gelang yang diinginkan, silahkan ikan dan gabungkan keduanya.
- Silahkan tambahkan berbagai aksesoris dan pernak-pernik agar tampilannya menjadi lebih cantik lagi.
Jenis – Jenis Benang Dan Fungsinya
Mempersiapkan produksi untuk pakaian Anda tidak bisa sembarangan, harus disiapkan secara matang. Baik dari segi kualitas, bahan kain sampai ke peralatan pendukungnya juga, salah satunya adalah benang.
Begitu banyak jenis benang yang tersedia di pasaran, tapi tahukah Anda apa saja jenis benang dan bagaimana dengan fungsinya? Apakah satu jenis benang bisa digunakan untuk proses produksi yang berbeda? Di bawah ini merupakan penjelasan tentang berbagai jenis benang serta fungsinya, yang mungkin perlu Anda ketahui
Benang Jahit
Benang jahit merupakan jenis benang yang sengaja diciptakan secara khusus untuk menjahit pakaian.
Benang yang digunakan untuk menjahit juga dibedakan menjadi beberapa jenis yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda.
Jika akan menjahit kain katun yang cukup tebal contohnya, tidak mungkin Anda menggunakan jenis benang yang sama dengan benang yang digunakan untuk menjahit kain katun yang tipis.
Pilihlah benang jahit yang tidak mempunyai serat yang pendek, karena ada beberapa kekurangan yang bisa Anda temui seperti ujung benangnya yang mudah terbuka, kekuatan benang yang kurang dan mudah terputus.
Maka dari itu Anda perlu memilih benang yang mempunyai diameter benang yang rata, tahan gesekan, tidak mudah putus meskipun sudah dicuci berulang kali, lentur bisa mengikuti jalur jahitan.
Benang Obras
Benang ini merupakan jenis benang yang biasa dipakai untuk merapikan tepi kain supaya menjadi lebih rapi dan benangnya tidak terurai berantakan.
Jika dibandingkan dengan benang jahit ukuran dari benang obras ini biasanya lebih halus lagi. Melihat dari jenis benang yang biasa digunakan untuk mengobras pakaian adalah benang Polyester.
Benang Sulam
Selain dua jenis benang di atas masih ada beberapa jenis benang lainnya yang mungkin perlu juga untuk Anda ketahui. Benang Sulam adalah benang yang digunakan untuk menyulam dan menghiasi kain supaya tampak lebih cantik.
Apa itu Benang?
Benang adalah sebuah serat yang panjang, digunakan untuk pemroduksian tekstil, penjahitan, dll. Benang dapat dibuat dari berbagai jenis bahan baku seperti bahan sintetik atau bahan alami. Jika dibuat dari bahan alami benang bisa dibuat menggunakan bahan katun, sutra, bambu, wol, alpaca, dll.
Dalam dunia jahit-menjahit, benang merupakan salah satu bahan baku produksi yang sangat penting, jika tidak menggunakan bagaimana bisa Anda menyambungkan atau merekatkan bagian-bagian pakaian yang akan Anda produksi? Maka dari itu perlu sekali untuk mengetahui jenis-jenis benang beserta fungsinya.
Untuk mendapatkan hasil jahitan yang baik, selain menggunakan bahan yang baik juga perlu untuk menggunakan benang yang berkualitas dan kuat, agar hasil jahitannya pun menjadi kuat dan tidak mudah lepas dan robek.
Benang Serat Alami
5. Anggora
Serat hewani lainnya, wol Anggora adalah jenis benang halus yang dihasilkan dari bulu kelinci Angora. Hal ini mirip dengan kasmir dalam kelembutan dan sama-sama mahal, tetapi sampai tujuh kali lebih hangat dari wol domba normal.
Benang Anggora halus dan berkilau seperti mohair, yang dapat menyulitkan pemula atau perajut yang mencoba membuat jahitan rumit dengan definisi yang baik.
6. Ilama
Benang llama sangat mirip dengan benang alpaka. Bagus untuk sweater chunky, seratnya juga berlubang dan bebas dari bahan kimia lanolin yang menyebabkan alergi. Ini berarti pakaian yang dirajut dengan benang llama memiliki bobot yang ringan namun tetap hangat.
7. Kapas
Kapas adalah serat benang nabati yang kuat, ringan, dan murah. Karena kualitas penyerap dan daya serapnya, kapas sering digunakan untuk merajut pakaian musim panas yang ringan atau serbet, serta proyek yang membutuhkan jahitan yang jelas. Ini juga merupakan pilihan yang bagus jika kamu alergi atau teriritasi oleh benang hewani.
8. Sutra
Bisa dibilang jenis benang paling mahal dari semuanya, benang sutra kuat, berkilau, dan halus saat disentuh. Biasanya bekerja dalam bobot halus atau prima, serat sutra memberikan definisi jahitan yang sangat baik dan kilau khas pada pakaian rajutan. Benang sutra ringan dan bernapas, tetapi juga dapat memberikan insulasi jika dicampur dengan jenis serat lainnya.
Tags: dari jahit benang cara membuat