Cara Membuat Gelang dari Benang Jahit Ala Korea
Cara Membuat Gelang Tangan dari Bahan Tali, Mudah dan Cantik
Merdeka.com - Gelang adalah salah satu aksesoris tangan yang disukai oleh banyak orang. Hingga saat ini, jenis dan model gelang yang beredar di pasaran sudah terdiri dari beragam bentuk. Harga yang ditawarkan pun bervariasi, dari murah hingga mahal tergantung kualitas yang dicari.
Tren membuat gelang dengan cara DIY atau Do It Yourself alias membuat gelang sendiri cukup populer belakangan ini. Gelang yang dibuat sendiri tentunya akan memiliki nilai dan makna yang lebih mendalam ketimbang gelang yang dibeli jadi. Terlebih jika Anda ingin membuatnya dan memberikannya sebagai hadiah kepada orang terdekat seperti sahabat. Akan lebih spesial jika Anda membuatnya sendiri.
Dalam artikel kali ini, akan diberikan beberapa cara membuat gelang DIY yang bisa Anda praktikkan sendiri di rumah. Anda bisa memberikannya kepada sahabat, teman, adik atau kakak sebagai hadiah. Bahan-bahan yang digunakan pun sebagian besar adalah bahan-bahan ramah lingkungan dan bahan daur ulang. Sehingga Anda juga bisa ikut andil dalam membantu mengurangi dan mendaur ulang barang bekas layak pakai. Selamat mencoba.
Benang Serat Alami
5. Anggora
Serat hewani lainnya, wol Anggora adalah jenis benang halus yang dihasilkan dari bulu kelinci Angora. Hal ini mirip dengan kasmir dalam kelembutan dan sama-sama mahal, tetapi sampai tujuh kali lebih hangat dari wol domba normal.
Benang Anggora halus dan berkilau seperti mohair, yang dapat menyulitkan pemula atau perajut yang mencoba membuat jahitan rumit dengan definisi yang baik.
6. Ilama
Benang llama sangat mirip dengan benang alpaka. Bagus untuk sweater chunky, seratnya juga berlubang dan bebas dari bahan kimia lanolin yang menyebabkan alergi. Ini berarti pakaian yang dirajut dengan benang llama memiliki bobot yang ringan namun tetap hangat.
7. Kapas
Kapas adalah serat benang nabati yang kuat, ringan, dan murah. Karena kualitas penyerap dan daya serapnya, kapas sering digunakan untuk merajut pakaian musim panas yang ringan atau serbet, serta proyek yang membutuhkan jahitan yang jelas. Ini juga merupakan pilihan yang bagus jika kamu alergi atau teriritasi oleh benang hewani.
8. Sutra
Bisa dibilang jenis benang paling mahal dari semuanya, benang sutra kuat, berkilau, dan halus saat disentuh. Biasanya bekerja dalam bobot halus atau prima, serat sutra memberikan definisi jahitan yang sangat baik dan kilau khas pada pakaian rajutan. Benang sutra ringan dan bernapas, tetapi juga dapat memberikan insulasi jika dicampur dengan jenis serat lainnya.
Langkah-langkah penting
Bekerja dengan melibatkan lem dalam prosesnya akan sangat rumit. Pastikan Anda selalu menggunakan alas, seperti koras atau kain bekas, agar ubin lantai atau meja Anda tidak terkena lem yang tumpah.
Untuk menghemat waktu, langsung buang barang-barang yang sudah tidak dipakai lagi agar tidak menumpuk kerjaan Anda di akhir proses pembuatan lampion benang.
Perlu diingat, tingkat kepadatan lilitan benang akan mempengaruhi intensitas cahaya nantinya. Oleh sebab itu, sebelum memulai proses pelilitan benang wol atau jahit, tentukan terlebih dahulu konsep lampion benang yang Anda ingini.
Bagi kebanyakan dari Anda melihat lampu lampion di malam hari dapat memberikan keasyikan tersendiri. Apalagi sekarang, terdapat banyak sekali jenis-jenis lampion yang sangat unik dan dapat dijadikan hiasan rumah. Salah satunya adalah lampion dari benang. Sangat cocok untuk dijadikan sumber pencahayaan di kamar pada malam hari, terutama bagi Anda yang tidak bisa tidur dalam keadaan gelap gulita.
Lampion benang wol yang diberikan lampu membuat pencahayaan kamar menjadi lebih nyaman, tidak terlalu terang dan juga tidak terlalu gelap. Cara membuat lampion dari benang wol pun tidak sulit. Hanya membutuhkan waktu kira-kira 10-15 menit untuk menghasilkan satu buah lampion benang wol.
Agar lampion benang Anda menjadi lebih cantik dan unik, gunakanlah lebih dari satu warna benang. Tetapi, tetap dalam perpaduan warna yang sesuai agar gradasi warna tidak saling bertabrakan. Selain warna benang, Anda juga bisa menambahkan ornamen tambalan-tambalan sesuai selera dan kreativitas.
Cara Memasukkan Benang ke Jarum dan Mengikat Simpul
Artikel ini disusun bersama Lois Wade. Lois Wade memiliki 45 tahun pengalaman dalam bidang kerajinan tangan seperti menjahit, merenda, menyulam, kruistik, menggambar, kerajinan kertas. Dia menjadi kontributor aktif untuk artikel-artikel kerajinan sejak 2007.
Memasukkan benang ke jarum dan mengamankan benang dengan simpul adalah langkah pertama untuk di dalam menjahit tangan, baik dengan jarum kecil ataupun besar. Ketahui caranya menggunakan dua metode yang berbeda.
- Pertimbangkan membeli jarum dalam berbagai ukuran, sehingga Anda dapat mencoba banyak jarum sampai menemukan ukuran yang tepat.
- Tanyakan ke penjual di toko kain atau jahit tempat Anda membeli jarum jika Anda ingin mencari tahu ukuran jarum yang digunakan.
- Jika Anda tidak yakin berapa panjang benang yang dipotong, atau benang terlalu pendek, maka Anda dapat memasukkan ulang benang nantinya, namun seutas benang kusut bisa menjadi sangat sulit untuk diluruskan.
- Potongan benang pada sudut 45 derajat dengan gunting tajam akan membuat jalur yang lebih mudah untuk memasukkan benang ke jarum.
Memasukkan Benang dan Mengikat Simpul Menggunakan Jari
- Jika Anda memiliki kesulitan melihat lubang jarum, nyalakan lampu untuk memberikan visibilitas yang lebih baik.
- Basahkan ujung benang dengan lidah, lalu ratakan dengan bibir, ini untuk membuat ujung benang kaku dan lebih mudah untuk dimasukkan ke dalam lubang.
Tarik benang melalui jarum. Tarik benang beberapa inci melalui lubang jarum sehingga Anda memiliki benang panjang yang menggantung ke bawah. Ini akan membantu menjaga jarum terlepas dari lubang saat Anda mengikat simpul.
Tags: dari jahit benang cara membuat