... 10 Cara Membuat Kerajinan Cantik dari Sabun Mandi Nuvo: Panduan DIY & Inspirasi Kreatif!

Kreasi Kerajinan dari Sabun Mandi Nuvo

Membuat kerajinan dari sabun mandi dengan cara diukir

Mengukir sabun | Credit by adev.co.id

Kerajinan dari sabun menggunakan teknik ukir ini bisa kamu gunakan untuk membuat pajangan sekaligus pengharum ruangan. Kamu bisa membuat kerajinan dari sabun dengan teknik ini menggunakan sabun Giv, Lux, atau sabun lain yang memiliki warna pain atau warna-warna yang lembut. Tujuannya, supaya serpihan bekas ukiran nggak terlalu terlihat.

Bahan yang harus kamu siapkan hanya sabun batangan saja. Sementara alatnya, kamu bisa menggunakan cutter, silet, gunting, pemotong kuku, gunting, jarum, paku, sikat, dan tusuk gigi. Alat-alat ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan pola, ya.

Cara membuat:

  1. Gambar pola yang ingin kamu buat dia atas kertas, lalu gunting dan tempel di atas sabun batang.
  2. Bentuk pola pada sabun mengikuti pola gambar pada kertas mengunakan cutter. Untuk mengukir bagian detail pola, kamu bisa menggunakan jarum, paku dan tusuk gigi untuk menyesuaikan detailnya.
  3. Supaya hasil ukiranmu nggak tertutup serpihan bekas ukir, gunakan sikat untuk membersihkannya.

Berikut contoh motif ukiran sabun yang simpel:

Contoh motif ukiran yang simpel | Credit by adev.co.id

Membuat kerajinan dari sabun menggunakan teknik ukir mungkin terlihat rumit bagi sebagian orang. Namun, kamu bisa mencobanya dengan beberapa pola yang sederhana. Misalnya, bentuk bunga dengan mahkota yang simpel, atau bentuk hewan seperti ikan dan kura-kura. Supaya lebih mudah, kamu cari gambar pola yang sudah jadi tanpa menggambarnya sendiri.

Nah, itulah beberapa contoh kerajinan dari sabun yang bisa kamu coba. Selain bisa digunakan sendiri di rumah sebagai pajangan dan pengharum ruangan, kerajinan dari sabun ini juga bisa kamu jadikan ide bisnis lo. Tinggal kemas dengan cantik, bisa juga jadi suvenir dan kado. Selamat mencoba!

Siapkan bahan-bahan dasarnya terlebih dulu. Boleh berkreasi dengan bahan atau wewangian tambahan, tapi komposisinya harus pas

Siapkan bahan-bahan dasar dengan ukuran yang pas | Credit: Anna Shvets via Pexels

Sabun merupakan campuran larutan asam seperti minyak atau lemak (nabati, seperti minyak zaitun atau hewani, seperti lemak kambing) dengan alkali atau basa (seperti natrium atau kalium hidroksida), melalui suatu proses yang disebut dengan saponifikasi. Terdengar sulit memang, namun pada kenyataannya membuat sabun tidak sesulit itu kok. Ini bahan-bahan dasar yang perlu SoHip siapkan:

  • Minyak kelapa
  • Alkali sebanyak ¼ gelas
  • Air dingin ¾ gelas
  • Minyak zaitun
  • Minyak alami lainnya atau bahan lain yang sesuai dengan selera kamu.

Kandungan dalam sabun masih bisa dikreasikan lagi sesuai dengan kreatifitas maupun kebutuhanmu. Seperti contohnya, untuk cara membuat sabun kelor, maka cukup tambahkan bubuk daun kelor. Begitu pula cara membuat sabun mandi dari lidah buaya, cukup tambahkan ekstrak lidah buaya.

Alat Untuk Membuat Sabun Mandi

1. Wadah atau Panci

Selalu gunakan panci yang terbuat dari stainless steel. Kenapa harus stainless steel? Karena panci berbahan aluminium, besi, timah akan menyebabkan reaksi berbahaya jika bersinggungan dengan larutan alkali. Jangan dicoba! Reaksinya bisa sangat beracun. Bisa juga menggunakan gelas ukur pyrex atau sejenisnya dan wadah dari plastik yang agak tebal. Kamu membutuhkan dua wadah/panci, satu untuk tempat larutan alkali dan satunya lagi untuk tempat minyak sekaligus meraksikan sabun.

2. Stick Blender atau Hand Whisker

Jika pengadukan dilakukan dengan hand whisker maka bisa memakan waktu hingga satu jam. Untuk mempersingkat waktu pengadukan gunakan stick blender, hanya memakan waktu kurang lebih 5 – 10 menit. Selalu gunakan yang terbuat dari stainless steel!

3. Spatula Karet atau Plastik

Untuk memastikan semua sabun masuk ke dalam cetakan.

4. Timbangan Digital

Cara paling baik untuk mengukur bahan untuk membuat sabun adalah dengan mengukur beratnya (g, kg, ons, pound, dll).

Mengukur dengan volume (ml, liter, cc, dll) sering tidak akurat. Ketidak akuratan dalam mengukur bahan dapat membuat komposisi sabun menjadi tidak baik, seperti terlalu banyak minyak, terlalu banyak alkali (over alkalized).

Maka kamu membutuhkan sebuah timbangan yang baik. Usahakan menggunakan timbangan digital, karena kamu membutuhkan akurasi dan operasi yang mudah.

5. Cetakan

Kamu bisa membuat cetakan dasar dari kardus dilapisi dengan plastik. Bisa menggunakan cetakan kayu jika ingin membuat sabun dalam jumlah yang besar. Jangan menggunakan cetakan dengan alas aluminium, seperti wadah bekas susu cair atau pringles.

Bahan Untuk Membuat Sabun Mandi

Bahan utama pembuatan sabun mandi antara lain minyak, alkali, dan air.

Ada berbagai macam minyak yang tersedia untuk pembuatan sabun. Mengetahui karakteristik setiap minyak kamu bisa menentukan kombinasi mana yang paling baik untuk kulitmu. Penggunaan minyak disini kami berikan hanya sebagai panduan awal saja.

Untuk lebih detail kamu bisa membaca artikel kami tentang berbagai macam bahan pembuat sabun yang bisa digunakan.

1. Minyak

  • Kelapa (Coconut Oil), memberikan busa yang melimpah pada sabun mandi dan juga berkontribusi terhadap kekerasan sabun batang.
  • Kelapa Sawit (Palm Oil), merupakan minyak utama dalam pembuatan sabun, mayoritas sabun konvensional menggunakan minyak kelapa sawit. Minyak kelapa sawit memberikan kekerasan pada sabun mandi dan mempercepat proses saponifikasi.
  • Zaitun (Olive Oil), merupakan minyak yang penting dalam sabun karena memberikan kelembutan pada kulit dan memberikan efek kemewahan.

2. Alkali (NaOH)

Natrium Hidroksida (NaOH) digunakan untuk membuat sabun batang. Gunakan NaOH murni, bukan yang sudah dalam larutan, berbentuk flakes atau pellet.

3. Air

Air digunakan untuk melarutkan NaOH. Sebaiknya gunakan air yang benar-benar murni H2O tanpa ada tambahan mineral yang lainnya. Jangan gunakan air sumur atau air PAM, cari Air Distilasi (Distilled Water) / Air, Demineralisasi (Demineralized Water) / Deionized Water.

3 Metode Dasar Untuk Membuat Sabun Mandi

Metode membuat sabun mandi sebenarnya bermacam-macam. Kita akan membahas beberapa teknik sederhana yang mudah dilakukan di rumah. Perbedaan teknik tersebut hanya masalah suhu yang digunakan saja.

1. Metode Cold Process (CP)

Metode ini merupakan yang cukup sederhana dan mudah. Kenapa dinamakan cold process? Karena cold dalam bahasa indonesia berarti dingin sehingga tidak membutuhkan suhu yang tinggi.

Pencampuran minyak dengan alkali dilakukan saat temperatur keduanya berada pada suhu 32 – 35 derajat celsius. Kemudian dilakukan pengadukan hingga tercampur sempurna (trace) dan mengental.

Sabun yang dihasilkan oleh metode cold process hanya berupa sabun batang.

2. Metode Hot Process (HP)

Metode hot process merupakan variasi dari metode cold process. Pada saat campuran sudah sempurna dan mengental, campuran tidak langsung dimasukkan ke cetakan. Tetapi dipanaskan terlebih dahulu untuk memaksa proses saponifikasi. Biasanya memakan waktu 1-3 jam untuk memanaskan.

Kelebihan dari metode ini yaitu sabun sudah aman untuk langsung digunakan. Fase curing tidak berlangsung lama hanya sekitar 1 – 2 minggu. Menghasilkan sabun yang memiliki tekstur agak kasar.

Untuk menghasilkan sabun cair, sabun padat transparan dan sabun cream biasanya menggunakan metode hot process.

3. Metode Melt & Pour (MP)

Melt and pour merupakan metode yang paling mudah.


Tags: kerajinan dari cara membuat mandi nuvo

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia