Membuat Kerajinan Elektronik Sederhana - Sentuhan Kreatif dalam Dunia Sulaman dan DIY
Cara Kerja Bel Listrik
Lalu arus dilanjutkan menuju ke lempengan baja dan selanjutnya menuju ke kumparan atau paku yang dililitkan kawat tembaga.
Adanya arus listrik yang mengalir lewat kumparan mengakibatkan paku berubah menjadi magnet dan menarik lempengan logam atau besi tipis yang dilekatkan pada lempengan baja.
Di lempengan logam atau besi ini lalu dilekatkan dengan lempengan besi yang berfungsi sebagai pemukul bel.
Tertariknya lempengan logam beserta lempengan baja mengakibatkan kawat pemukul bergetar dan memukul bel atau lonceng hingga berbunyi.
Di saat yang sama hubungan lempengan baja dengan interuptor terputus sehingga arus listrik berhenti mengalir.
Dengan berhentinya arus listrik menyebabkan paku kumparan kehilangan sifat magnetnya. Hasilnya, lempengan baja kembali ke posisi awal.
Lempengan baja akan kembali terhubung dengan interuptor dan arus listrik juga akan mengalir, sifat magnet pada kumparan muncul kembali.
Demikian seterusnya sampai saklar dimatikan atau dalam kondisi off.
Kumparan Elektromagnetik yang tidak dialiri oleh arus listrik akan kehilangan medan magnetnya sehingga tidak mampu untuk menarik Armature.
Armature yang lepas tersebut akan mengayun kembali pada posisi semula dan Interuptor menjadi terhubung kembali sehingga arus listrik bisa mengalir lagi pada Kumparan Elektromagnet untuk menarik Armature.
Itulah siklus proses yang berulang-ulang kembali dengan cepat dalam hitungan detik sehingga akan menghasilkan suara yang berkesinambungan atau secara terus menerus.
Dan suara atau bunyi Bel Listrik ini akan terhenti apabila Switch (S1) dimatikan.
Jenis-jenis Rangkaian Elektronika
Secara umum, rangkaian elektronika terdiri dari 3 jenis yaitu rangkaian elektronik digital, analog dan rangkaian elektronik kombinasi. Masing-masing rangkaian elektronik memiliki keunggulan dan juga kekurangan seperti dijelaskan di bawah ini.
1. Rangkaian Elektronik Digital
Rangkaian elektronik digital adalah pengembangan dari rangkaian elektronik versi analog atau konvensional, skema yang digunakan pada rangkaian digital lebih canggih yang mempunyai dua kondisi untuk bekerja yakni High dan Low.
Jika kondisi High maka nilainya 1 sementara jika kondisi Low maka nilainya 0. Perangkat elektronik modern seperti laptop, smartphone, komputer hingga jam digital sudah menerapkan rangkaian elektronika digital.
2. Rangkaian Elektronik Analog
Rangkaian elektronika analog adalah rangkaian elektronika konvensional yang lebih dulu berkembang sebelum adanya rangkaian elektronik digital, nilai input pada rangkaian analog sangat dinamis karena terus berubah-ubah yang mana perubahan terjadi secara perlahan.
3. Rangkaian Elektronik Kombinasi
Rangkaian elektronik kombinasi adalah rangkaian yang merupakan hasil penggabungan antara rangkaian elektronik analog dan rangkaian digital. Saat ini, ada banyak perangkat elektronik yang menerapkan rangkaian elektronik kombinasi seperti DAC (digital analog converter) dan ADC (analog digital converter)
15+ Contoh Rangkaian Elektronika Sederhana, Arti, Jenis & Cara Membuatnya
Memahami contoh rangkaian elektronika sangat penting bagi para pembelajar elektro ataupun ahli elektro, hal ini karena rangkaian elektronika menjadi dasar di dalam dunia elektronika yang dibutuhkan pada kehidupan sehari-hari.
Jenis-jenis rangkaian elektronika yang banyak diterapkan pada peralatan elektronik saat ini ada yang berbentuk sederhana dan ada yang rumit. Setiap peralatan elektronik mempunyai bentuk rangkaian elektronika yang berbeda-beda.
Agar dapat membuat rangkaian elektronika yang tepat, maka ada beberapa hal yang harus dikuasai oleh pembuat rangkaian elektronika. Di dalam artikel ini dibahas beberapa contoh rangkaian elektronika sederhana, unik, dan kreatif untuk memudahkan para pemula yang ingin merancang rangkaian elektronika.
Apa itu Rangkaian Elektronika?
Rangkaian elektronika adalah sebuah rangkaian yang tersusun atas komponen-komponen elektronika aktif dan pasif yang membentuk satu kesatuan dan menghasilkan fungsi tertentu baik secara kompleks dan sederhana. Pada rangkaian elektronika sederhana, beberapa bisa dibuat tanpa arus listrik dan dari sumber arus listrik.
Dalam Bahasa Inggris, istilah rangkaian elektronika dikenal sebagai electronic circuit. Hal yang harus dipahami oleh pembuat rangkaian elektronika saat ingin membuat suatu perangkat elektronika adalah bentuk desain serta pembuatan sirkuit elektroniknya.
Beberapa faktor yang menentukan pembuatan rangkaian elektronika seperti durasi waktu pembuatan, kompleksitasnya, hingga fungsi alat tersebut akan menentukan apakah rangkaian tersebut sederhana atau rumit.
Model Kerajinan Tangan 3 Dimensi yang Banyak Dicari
Bunga Kertas 3D
Kalau sedang iseng Anda bisa mengajak anak untuk membuat kerajinan tangan 3 dimensi yang satu ini. Model bunga kertas 3 dimensi ini unik dan pastinya bisa untuk menghias ruangan juga. Cara membuatnya mudah saja. Anda tinggal menyediakan kertas origami dan gunting, lalu memulai langkah-langkahnya!
Ingat saat menggunting usahakan potongannya melengkung pada kertas yang menghubungkan 2 segitiga. Gabungkan kelopak bunga sakura dengan menekannya bersamaan. Beri segitiga kecil di awal tadi dan jadi deh bunga sakuranya.
Angsa
Bersama si kecil buatlah kerajinan tangan 3 dimensi yang mudah. Anak akan belajar cara menjadi kreatif dengan melihat apa yang dicontohkan orang tua. Yuk, bikin angsa dari kertas origami. Siapkan kertas origami dan spidol serta pengggaris dan cutter.
Buat kepala angsanya dengan melipat ke atas. Lalu jangan lupa buat mulut angsanya juga ya, tinggal melipatnya saja kok. Buat juga ekornya dengan melipatnya. Gunakan pensil dan spidol untuk membuat mata angsa.
Bunga Kertas 3D
Yuk, coba membuat bunga kertas 3 dimensi yang utuh dari bunga hingga daun dan kelopaknya. Anda dan buah hati bisa memajang hasilnya pada ruang tamu dan diletakkan dalam vas bunga. Untuk itu yuk siapkan kertas warna merah 20 x 20 cm. Lalu butuh juga kertas hijau ukuran 4 x 4 cm dan ukuran 4 x 16 cm.
- Ambil kertas warna merah dan lipat dua satukan atas dan bawah.
- Lalu Anda bisa lipat sisi atas dan bawah kertas menuju ke tengah kertas.
- Kemudian lipat kembali bagian kertas diantara lipatan yang sudah dibuat sama besar.
- Ulangi langkah di atas untuk sisi vertikalnya.
- Anda harus melipat bagian atas kertas menuju ke lipatan pertama dari bawah.
- Baliklah kertasnya dan lipat ke atas.
- Dari samping kiri lipat kertasnya ke lipatan pertama yang ada di bagian kanan.
- Balik lagi kertasnya dan lipat pada bekas lipatan kertas yang sudah ada dari bagian kanan.
- Balik lalu pertemukan ujung kertas bagian kiri atas pada garis pertemuan pertama yang dekat dengan ujung kanan bawah kertas.
- Tekan lipatan kertas pada bagian kiri sampai ke tengah kertas.
- Buka kertas dari lipatan yang baru dibuat putar 90 derajat berlawanan arah jarum jam.
- Ulangi langkah hingga 4 sudutnya sama.
- Lipatlah kertas dengan pola yang sudah ada dan lipat bagian atasnya lalu pertemukan dengan sisi bawah.
- Rapikan keempat sisinya lalu sisihkan sementara kita membuat daunnya.
Tags: kerajinan cara membuat sederhana