Cara Membuat Kerajinan Epoxy Resin - Panduan Cantik untuk Keterampilan Sulam DIY
Kegunaan Epoxy Resin
Cara menggunakan epoxy resin sebenarnya perlu disesuaikan dengan kegunaannya masing-masing. Hal ini juga berbeda didasarkan atas jenisnya sehingga diaplikasikan menurut fungsinya.
Banyak orang akan melihat material ini dari kerajinan tangan yang memiliki bentuk beragam.
1. Resin Epoxy
Resin epoxy merupakan jenis yang paling terkenal ketika membuat kerajinan tangan. Sementara di dunia industri, biasanya digunakan sebagai perekat serba guna,
Pengikat semen dan mortar, pelapis lantai, rigid foams hingga untuk memadatkan permukaan berpasir di dalam pengeboran minyak.
Kualitas dari resin epoxy diakui yang paling baik jika dibandingkan dengan jenis lainnya. Hal ini dikarenakan kekuatannya memang unggul, artinya hasil akhir tidak akan mudah tergores atau pecah selama penggunaan.
Tingkat kejernihannya sangat tinggi sehingga tampilan produk menjadi menawan.
2. Resin Vinyl Ester
Resin jenis ini diproduksi dengan cara proses reaksi esterifikasi antara resin epoxy dan juga asam monokarboksilat tidak jenuh.
Material ini dinilai memiliki toleransi peregangan cukup baik sehingga menyebabkan hasil akhirnya nanti akan lebih mudah tahan terhadap benturan dan resiko keretakan.
Resin vinyl ester lebih sering digunakan untuk membuat suku cadang mobil. fascia gedung, penguat jembatan sampai aplikasi militer.
Harganya cukup berkisar antara Rp 100 ribu untuk setiap 1 Kgnya sehingga banyak diaplikasikan dalam berbagai keperluan.
Ingin di SURVEY GRATIS Oleh Spesialis Epoxy Lantai Kami?3. Resin Polyester
Resin polyester memiliki sifat yang benin meskipun sedikit lebih buram jika dibandingkan dengan jenis epoxy.
Perbedaan Epoxy Resin dan Epoxy Lantai
Dalam pengerjaan epoxy untuk lantai, sebenarnya secara umum terdapat dua jenis epoxy, yaitu epoxy resin dan epoxy lantai. Namun sayangnya, hingga saat ini tidak sedikit yang menganggap bahwa kedua material ini adalah material yang sama.
Meskipun keduanya dapat diaplikasikan pada lantai bangunan, tetapi epoxy resin dan epoxy lantai memiliki beberapa perbedaan. Perbedaan ini dimulai dari material, sifat, warna, cara penggunaan, dan kegunaannya.
Epoxy resin cenderung memiliki warna yang bening kekuningan. Sedangkan epoxy lantai memiliki berbagai varian warna dan motif.
Epoxy resin dikenal karena memilki ketahanan terhadap benturan dan dapat memberi kesan mengkilap. Sedangkan epoxy lantai dapat menjadi material pelapis yang dapat menguatkan namun tidak mengkilap.
Dari segi material, epoxy resin terbuat dari bahan alami dan kimia, dan epoxy lantai terbuat dari bahan campuran antara resin dan hardener.
Efek mengkilap pada epoxy lantai muncul karena adanya kandungan resin, dan unsur kuatnya ada karena kandungan hardener dan resin.
Dalam proses pengerjaannya, epoxy resin memberi kesan bening dan dapat dikerjakan tanpa finishing karena sudah memiliki tektur yang halus.
Sedangkan dalam pengerjaan epoxy lantai cenderung berwarna dan harus memiliki proses finishing agar media yang diaplikasikan dapat bertekstur halus.
Untuk cara menggunakan, epoxy resin, material ini dapat digunakan sebagai lem, maupun pelapis dan bahan baku industri.
Epoxy lantai hanya dapat dijadikan sebagai bahan pelapis. Epoxy resin dapat digunakan sebagai perekat serbaguna karena memiliki daya rekat yang lebih kuat disbanding epoxy lantai.
Tags: kerajinan cara membuat epoxy