Membuat Keset dari Kain Perca Tanpa Mesin Jahit
Cara Mudah Membuat Keset dari Kain Perca
Kain perca adalah limbah tekstil yang dapat dimanfaatkan untuk membuat aneka produk daur ulang yang bermanfaat, salah satunya yaitu keset kaki.
Diperbarui 7 Agustus 2023
Kepedulian terhadap sampah adalah awal yang baik untuk mewujudkan kelestarian lingkungan hidup. Hal tersebut bahkan sudah mulai dilakukan berbagai brand besar untuk mengedukasi khalayak ramai, salah satu yang paling populer adalah kampanye Yuk Mulai Bijak Plastik dari Rinso. Upaya pelestarian lingkungan sebenarnya tidak hanya bisa dimulai dari hal-hal besar. Anda bisa ikut melestarikan lingkungan melalui hal sederhana, salah satunya memanfaatkan kain perca agar nilai ekonomisnya meningkat.
Komunitas Zero Waste Indonesia menyatakan bahwa sampah tekstil mendominasi lautan di Pantai Ancol Jakarta dan Pulau Saparua Maluku pada tahun 2018. Kemungkinan besar jenis sampah serupa juga mudah ditemukan pada bagian perairan lainnya di tanah air. Fenomena sampah tekstil yang menggunung merupakan ancaman besar yang harus diwaspadai semua orang. Oleh sebab itu, upaya memanfaatkan kain perca mesti dilakukan semaksimal mungkin mulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga.
Kapan Keset Kaki Harus Diganti?
Tak ada patokan yang jelas mengenai intensitas mengganti keset kaki di rumah. Idealnya, keset kaki diganti setiap 6 bulan sekali. Namun, Anda bisa menggantinya lebih cepat jika kepangan keset kaki kain perca mulai lepas atau warnanya sudah kusam meskipun sudah dicuci.
Apakah artikel ini berguna?
Bagaimana gaya hidup Anda saat pandemi mempengaruhi variasi noda kotor di baju Anda?
Baca Selanjutnya
Cara menghilangkan noda di kerah baju
Cara Membuat:
● Guntinglah kain kanvas yang akan dijadikan alas keset dengan ukuran sesuai kebutuhan Anda. Ukuran standar keset biasanya berkisar di angka 40 cm x 60 cm. Namun, Anda bisa membuat alas dengan ukuran lebih besar agar keset yang dihasilkan jadi lebih besar.
● Siapkan kain perca kemudian sobeklah dengan mengikuti alur seratnya sehingga bentuknya jadi kecil dan memanjang. Ukuran kain perca harus 10 cm lebih panjang daripada ukuran alas keset.
● Jika semua kain perca sudah siap, buatlah kepangan dari tiga helai kain perca yang dipilin secara rapi. Tahapan ini membutuhkan waktu cukup lama. Jadi, sebaiknya Anda melakukannya ketika memiliki waktu senggang. Rekatkan kedua ujung kepangan menggunakan selotip hitam sehingga kepangan tidak terbuka kembali.
● Tempelkan hasil kepangan kain perca satu per satu pada permukaan kain kanvas. Lakukan secara perlahan-lahan agar hasilnya rapi. Tekan-tekan permukaan kain perca agar kepangan menempel sempurna pada kain kanvas.
● Masukkan benang sulam hitam ke jarum lalu gunakan untuk menjahit kedua ujung keset. Biarkan sisa-sisa kepangan melebihi alas keset. Lakukan proses menjahit perlahan-lahan agar hasilnya rapi.
● Lepaskan selotip hitam yang masih menempel di ujung kepangan.
● Tunggu selama kurang lebih 30 menit sehingga lem mengering.
● Keset kain perca yang sudah selesai dibuat siap Anda gunakan.
Contoh Kerajinan Kain Perca tanpa Mesin Jahit
Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparanKerajinan kain perca tanpa mesin jahit merupakan salah satu bentuk kreativitas yang cukup menantang. Terutama untuk orang-orang yang suka mengotak-atik kerajinan tangan.
Menurut Zaenal Abidin dan Mei Hidayat dalam buku berjudul Ornamen Unik dan Menarik dari Kain Perca, kain perca adalah potongan-potongan bahan kain yang sudah tidak terpakai.
Tags: dari jahit cara mesin membuat