Cara Membuat Meja Mesin Jahit Sendiri - Panduan DIY untuk Penggemar Sulaman
Tutorial Menjahit Sprei, Lengkap Dengan Pola Sprei!
Langkah pertama yang dilakukan adalah memilih bahan sprei. Sebaiknya jangan memilih bahan sprei berdasarkan corak atau warnanya saja. Perhatikan pula jenis kain bahan sprei.
Bahan katun menjadi pilihan terbaik karena memberikan kenyamanan. Bahan katun mampu menyerap keringat, lembut, sejuk, daya tahan yang lama, tampilannya mengkilap, dan mudah dirawat.
Sedangkan bahan sprei dari polyester memiliki harga yang lebih murah namun tidak menyerap keringat. Sementara bahan sprei dari kain rayon lebih mengkilap tapi tidak tahan lama.
Setidaknya ada 3 bahan sprei katun yang populer di pasaran, yakni:
1. Katun Panca
2. Katun Catra
3. Katun Jepang
Kain katun Jepang memiliki kandungan katun hingga 95%. Karena itulah, sprei dari bahan katun Jepang sangat lembut, dingin, mempunyai daya serap yang baik dan tekstur yang lembut.
Bagian 1: Mempelajari Bagian-Bagian Mesin Jahit
Temukan “power switch” (saklar). Ini memang terlihat mudah, namun menemukan saklar adalah langkah yang paling penting! Benda terletak di tempat yang berbeda-beda tergantung pada jenis mesin jahit yang Anda miliki, tetapi biasanya terletak di sebelah kanan mesin.
Temukan “spool pin”. Ini berbentuk pin plastik atau besi kecil yang menancap di bagian atas mesin, dan menahan gulungan benang.
Cari “thread guide”. Thread guide mengarahkan benang dari gulungan di atas mesin ke “bobbin winder”. Bagian ini berbentuk potongan logam geometris kecil yang menancap di atas mesin sebelah kiri.
Cari “bobbin winder” Di sebelah kanan spool pin di atas mesin terdapat pin plastik atau logam yang lebih kecil, di sebelah roda horizontal kecil. Ini adalah bobbin winder dan bobbin winder stopper. Kedua bagian ini bekerja sama (dengan gulungan benang) untuk meliltkan benang pada bobbin sebelum menjahit.
Kamu bisa mempelajari beragam jenis jahitan
unsplash.com/tatatoto26
Mulailah mempelajari jenis-jenis jahitan yang diperlukan untuk menjahit sebuah baju, seperti jahit obras yang biasanya digunakan untuk menggabung badan depan dan belakang, lengan, dan leher.
Jahit overdeck biasanya digunakan untuk menjahit ujung lengan, ujung bagian bawah kaos, dan kerah kaos bagian dalam. Jahit rantai biasanya digunakan untuk menjahit bagian atas kaos.
Ada pula jahit lurus yang biasanya digunakan untuk menjahit lurus. Pada umumnya, jahitan ini jarang digunakan pada kaos standar, tetapi digunakan untuk menumpuk jahitan obras dan menjahit kemeja.
Persiapan Sebelum Menjahit Baju Sendiri
Langkah-langkah untuk mulai menjahit baju sendiri sebenarnya cukup mudah, termasuk bagi pemula.
Apa pun yang ingin Moms jahit, baik gamis, baju dewasa dan anak, atau dress, langkah-langkahnya hampis sama.
Berikut perlengkapan yang Moms perlukan.
1. Kain
Namanya juga ingin menjahit, bahan utamanya, yakni kain, adalah hal pokok yang perlu disiapkan.
Moms bisa memilih banyak sekali jenis kain, misalnya katun, satin, linen, organza, hingga material kulit (leather).
Pastikan juga kalau kain yang Moms siapkan memang pas dan cocok dengan model baju juga diinginkan.
2. Perlengkapan Jahit
Perlengkapan jahit dasar terdiri jarum jahit, jarum pentul, benang, gunting kain, dan pengurai jahitan.
Moms juga bisa menjahit menggunakan mesin jahit. Tentunya hasil jahitan akan lebih cepat jika kamu menggunakan mesin.
3. Cutting Mat dan Pen Cutter
Selanjutnya, Moms juga memerlukan pen cutter dan juga cutting mat. Pen cutter digunakan untuk memotong kain. Adapun cutting mat berfungsi sebagai alasnya.
Memotong kain menggunakan pen cutter akan lebih akurat hasilnya dibandingkan memakai gunting biasa.
4. Meteran Jahit
Pasti Moms sering melihat tukang jahit menggunakan meteran jahit, kan?
Alat ini memang dirancang khusus untuk mengukur badan dan menekuk fleksibel mengikuti lekuk tubuh.
5. Peralatan Membuat Pola Jahitan
Sebelum menjahit dimulai, Moms perlu membuat pola baju.
Moms antara lain membutuhkan kertas pola, pensil, gunting kertas, penggaris, kertas karbon, dan rader atau pemotong untuk mendapatkan pola baju.
Bagian 3: Menjahit Menggunakan Mesin
- Jahitan lurus biasanya digunakan untuk sebagian besar keliman. Jahitan yang sering digunakan juga adalan jahitan liku-liku untuk mencegah ujung kain berjumbai.
Berlatih menggunakan kain sisa. Pilih bahan tenunan yang sederhana, bukan bahan rajutan, untuk pengalaman pertama Anda menjahit. Jangan gunakan bahan yang berat saat pertama kali menjahit. Denim dan flanel sulit dijahit karena bahannya tebal jika ditumpuk beberapa lapis bersamaan.
Letakkan kain di bawah jarum. Jahit bahan kain di sebelah kiri, menjahit dari sebelah kanan bisa mengakibatkan jahitan yang berantakan.
- Jika Anda menarik kain dengan perlahan sambil menekan presser foot ke bawah, Anda akan merasakan mesin menggenggam kain dengan sangat kuat. Saat menjahit, mesin menggunakan feed dog di bawah presser foot untuk menggerakkan kain dengan kecepatan yang sesuai. Anda tidak perlu menarik kain melalui mesin, menarik kain bisa menekuk jarum dan merusak jahitan. Anda bisa menyesuaikan kecepatan dan panjang jahitan di mesin.
- Mesin Anda mungkin memiliki knee bar sebagai pengganti pedal kaki. Jika memang begitu, gunakan lutut Anda untuk mendorongnya ke kanan.
- Anda bisa menggunakan balance wheel di sebelah kanan atas mesin untuk memutar mesin, atau menggerakkan jarum dengan tangan.
- Sebelumnya, mesin akan secara otomatis menarik kain menjauhi Anda. Anda bisa menggerakkan kain mengikuti garis lurus atau membelok melalui mesin menggunakan tangan. Berlatihlah menjahit lurus atau melengkung. Perbedaannya hanyalah bagaimana Anda menarik kain.
- Jangan tarik kain secara paksa saat tertusuk jarum. Ini bisa mengakibatkan kain meregang atau jarum patah, atau menyumbat bobbin. Jika Anda merasa kain tidak bergerak cukup cepat, tekan pedal kaki lebih kuat, atau (jika harus) beli mesin yang lebih cepat.
Tags: jahit cara mesin membuat sendiri