Cara Membuat Simpul Benang Jahit - Panduan Cantik untuk Seni Menjahit dan Kerajinan DIY
Istilah Tentang Anatomi Rajutan dan Cara Membuat Simpul Awal
Beberapa istilah tentang anatomi rajutan yang wajib kamu pahami antara lain:
- Slip knot: simpul awal sebelum memulai tusuk dasar.
- Front loop: tusuk atau lubang yang menghadap Anda.
- Back loop: tusuk atau lubang yang membelakangi Anda (terletak di balik front loop).
- Yard end: ujung benang pendek
- Yard ball: ujung benang lainnya yang terhubung dengan gulungan benang.
Selanjutnya, Anda bisa membuat simpul awal dengan mengikuti langkah-langkah ini:
Jika ingin menguji apakah simpul awal buatan Anda sudah benar atau belum, cobalah menarik salah satu ujung benang. Kalau Anda menarik yard ball, maka simpul akan mengencang. Sedangkan jika kamu menarik yard end, simpul akan mengendur.
Cara menjahit dengan tangan: langkah awal
Ketika Anda ingin belajar menjahit, ingatlah untuk belajar dengan pelan-pelan, satu langkah pada satu waktu. Bagi pemula, sangat mudah untuk menjadi frustrasi pada awalnya, tetapi penting untuk menguasai dasar-dasar cara dan teknik jahit sebelum Anda mulai dengan proyek yang lebih kompleks.
Mulailah dengan mengumpulkan semua peralatan yang Anda butuhkan. Biasanya ini meliputi jarum, benang, kain, pola, gunting kain, jarum pentul, dan kapur kain (pastikan kapurnya dapat dicuci dengan mesin cuci). Anda juga mungkin bisa berinvestasi pada buku-buku menjahit atau setidaknya membaca-baca katalog untuk memberi Anda sedikit gambaran dan panduan.
Berikutnya, mulai dengan proyek menjahit sederhana- seperti menjahit bantal. Proyek ini akan mengasah keterampilan dasar Anda untuk menjahit pakaian sendiri.
Masukkan benang ke jarum, buat simpul pada kedua ujungnya, dan mulai dengan jahitan jelujur untuk menyatukan dua lembar kain yang berukuran sama dan berbentuk persegi.
1 Jahitlah sepanjang tiga sisi kain dan biarkan satu sisi tetap terbuka. 2 Baliklah kain tersebut ke bagian dalam sehingga jahitan tadi berada di sisi dalam bantal.
Cara Memasukkan Benang ke Jarum dan Mengikat Simpul
Artikel ini disusun bersama Lois Wade. Lois Wade memiliki 45 tahun pengalaman dalam bidang kerajinan tangan seperti menjahit, merenda, menyulam, kruistik, menggambar, kerajinan kertas. Dia menjadi kontributor aktif untuk artikel-artikel kerajinan sejak 2007.
Memasukkan benang ke jarum dan mengamankan benang dengan simpul adalah langkah pertama untuk di dalam menjahit tangan, baik dengan jarum kecil ataupun besar. Ketahui caranya menggunakan dua metode yang berbeda.
- Pertimbangkan membeli jarum dalam berbagai ukuran, sehingga Anda dapat mencoba banyak jarum sampai menemukan ukuran yang tepat.
- Tanyakan ke penjual di toko kain atau jahit tempat Anda membeli jarum jika Anda ingin mencari tahu ukuran jarum yang digunakan.
- Jika Anda tidak yakin berapa panjang benang yang dipotong, atau benang terlalu pendek, maka Anda dapat memasukkan ulang benang nantinya, namun seutas benang kusut bisa menjadi sangat sulit untuk diluruskan.
- Potongan benang pada sudut 45 derajat dengan gunting tajam akan membuat jalur yang lebih mudah untuk memasukkan benang ke jarum.
Memasukkan Benang dan Mengikat Simpul Menggunakan Jari
- Jika Anda memiliki kesulitan melihat lubang jarum, nyalakan lampu untuk memberikan visibilitas yang lebih baik.
- Basahkan ujung benang dengan lidah, lalu ratakan dengan bibir, ini untuk membuat ujung benang kaku dan lebih mudah untuk dimasukkan ke dalam lubang.
Tarik benang melalui jarum. Tarik benang beberapa inci melalui lubang jarum sehingga Anda memiliki benang panjang yang menggantung ke bawah. Ini akan membantu menjaga jarum terlepas dari lubang saat Anda mengikat simpul.
Tags: jahit benang cara membuat