Cara Membuat Tas Anyaman - Panduan Lengkap
Siapkan alat dan bahan
Sebelum mulai untuk berkreasi untuk membuat tas dengan bekas bungkus kopi, tentu kita perlu untuk menyiapkan terlebih dahulu baik alat maupun bahan yang sekiranya dibutuhkan seperti berikut ini:
Alat:
Bahan:
- Air bersih: Digunakan untuk mencuci bekas bungkus kopi dari berbagai kotoran maupun sisa bubuk kopi yang masih tertinggal dan memungkinkan akan terasa lengket saat digunakan untuk membuat tas.
- Sabun: Untuk penggunaan sabun, bisa menggunakan sabun cuci piring guna memastikan bungkus kopi bersih dan tidak meninggalkan bau.
- Benang jahit: Benang jahit yang dipilih dalam proses pembuatan tas bungkus kopi bisa menggunakan jenis benang poliester maupun nilon dengan warna senda untuk mengikat antar bagian.
- Lem: Selain menggunakan benang, untuk merekatkan antar bagian bungkus kopi, bisa juga dengan menggunakan lem.
- Kain furing: Kain ini digunakan untuk melapisi bagian dalam tas, selain agar tampilan lebih menarik, sekaligus meminimalisir resiko barang jatuh dari celah anyaman yang kurang kuat.
- Resleting: Seperti fungsinya pada tas biasa, resleting dalam hal ini juga digunakan sebagai pengunci tas agar barang yang disimpan di dalam tas lebih aman.
Kumpulkan lalu bersihkan terlebih dahulu bungkus bekas kopi
Untuk pembuatan satu buah tas dengan ukuran kecil, maka anda perlu untuk mengumpulkan kurang lebih sekitar 100 sampai 150 sachet bungkus kopi bekas. Jika sudah maka segera bersihkan bungkus tersebut menggunakan air bersih dan juga sabun yang sudah disiapkan sebelumnya. Selain langsung mencucinya menggunakan sabun, anda juga bisa merendam terlebih dahulu bungkus kopi di dalam ember selama beberapa saat menggunakan air bersih guna melunturkan kotoran maupun sisi bubuk kopi yang masih menempel.
Jika bungkus kopi sudah dipastikan kering, maka langkah selanjutnya adalah dengan memotong bagian atas juga bawah bungkus sama besar. Pemotongan ini dilakukan agar sisi pada bungkus menjadi lebih simetris sehingga lebih mudah untuk disusun menjadi anyaman tas.
Cara membuat tas dari bungkus kopi
Cara membuat tas dari bungkus kopi ini cukup mudah dilakukan, akan tetapi kamu membutuhkan ketekunan dan kesabaran saat mengerjakannya. Berikut ini langkah-langkah cara membuat tas dari bungkus kopi.
1. Ambil bungkus kopi instan sachet merek apa saja kemudian gunting bagian atas dan juga bagian bawahnya.
2. Bersihkan bungkus kopi tersebut menggunakan air yang mengalir kemudian keringkan. Mengeringakn bungkus kopi ini bisa kamu lakukan dengam cara dijemur ataupun dilap menggunakan kain yang bersih.
3. Gunting bungkus kopi tersebut menjadi dua bagian sama rata. Sehingga dalam satu bungkus menjadi 2 buah potongan.
4. Kemudian lipat bungkus kopi tersebut dengan melipat 1 cm kebagian dalam pada ujung atas dan bawahnya, sehingga lebar lipatan menjadi 2 cm, kemudian anyam bungkus kopi tersebut menjadi berbentuk baling-baling.
Jika kamu memiliki 100 bungkus kopi, maka kamu nantinya kan memiliki 200 lipatan bungkus kopi. Kamu bisa membuatnya dengan tetap memperlihatkan sampul bungkus kopi tersebut. Ataupun kamu bisa membaliknya terlebih dahulu agar nantinya tas yang kamu buat berwarna perak.
6. Jika kerangka tas dari anyaman sudah jadi, kamu hanya perlu merapikannya dengan menjahit pada bagian atas tas. Selain itu, ini dilakukan agar anyaman tersebut tidak mudah terlepas.
7. Kemudian kamu bisa menambahkan kain furing ataupun kain polos pada bagian dalam tas. Usahakan kain yang digunakan tidak terlalu tipis. Satukan kain dengan tas dari bungkus kopi tersebut menggunakan jarum dan juga benang jahit. Usahakan jahitan yang kamu gunakan cukup kuat dan rapi.
Jika kamu ingin menggunakan bungkus kopi sebagai tali, kamu perlu membuat dengan lipatan yang masih tersisa sebelumnya. Kamu cukup membuatnya menjadi bentuk segitiga dan digabungan satu dengan lainnya menggunakan jahitan.
Apa itu Teknik Anyam?
Teknik anyam merupakan sebuah teknik dimana kita menyilangkan dan saling menumpuk sebuah kain, serat tumbuhan, dan yang lainnya menjadi satu kesatuan. Teknik anyam bisa digunakan untuk menciptakan berbagai kerajinan tangan. Biasanya untuk anyaman kain sendiri digunakan untuk kerajinan tangan seperti tatakan panci, keset, dan perabot rumah lainnya.
Terdapat 3 jenis teknik anyam umum untuk bahan kain yaitu anyaman dasar, anyaman turunan, dan anyaman campuran. Teknik anyaman dasar merupakan jenis yang paling umum untuk anyaman kain dan bisa Knittopreneurs pelajari. Teknik yang termasuk anyaman dasar tersebut adalah:
Anyaman Polos
Merupakan anyaman yang paling umum, dapat digunakan untuk berbagai jenis bahan utama bahkan kain sekalipun. Teknik ini menggunakan cara menyilangkan benang pakan dan lusi saling menyilang naik dan turun. Untuk menciptakan motif yang unik kamu bisa pakai 2 jenis kain dengan warna yang berbeda. Salah satu kain yang dibuat dengan teknik ini adalah kain Blacu dan Taffeta.
Anyaman Keper
Merupakan anyaman dasar kedua yang cukup banyak digunakan dalam pembuatan kain. Teknik kain ini menghasilkan motif garis horizontal 45 derajat sehingga memberikan ciri khas pada kainnya dan menghasilkan kain dengan 2 sisi berbeda. Salah satu kain yang dibuat dengan cara anyaman keper ini adalah kain Twill dan Drill.
Anyaman Satin
Merupakan anyaman dasar yang biasa digunakan dalam pembuatan kain dengan konstruksi padat. Titik persilangan antara benang lusi dan pakan tidak terlalu dekat seperti anyaman polos dan keper. Biasanya dalam dunia tekstil kata satin sendiri merujuk pada bahan kain yang memiliki kilau seperti sutra maupun alami maupun sintetis.
Tags: cara membuat