... Cara Membuat Tas Cantik dari Bambu: Panduan DIY Terbaru!

Cara Membuat Tas Cantik dari Bambu - Panduan DIY Kerajinan Menjahit yang Memukau

Fungsi besek bagi masyarakat Jawa

Besek | Foto: Lintas Mojo

Besek terbuat dari anyaman bambu yang dipakai bagian dalam atau sering disebut bagian hati. Besek yang masih alami berwarna putih kekuningan. Besek tradisional alami masih banyak dijumpai di pasar atau warung-warung tradisional harga terjangkau tergantung ukuran.

Hingga saat ini, besek masih sering dipakai oleh masyarakat Jawa, yang salah satunya difungsikan sebagai tempat bumbu dapur. Namun, sering pula besek dipakai dalam partai besar untuk keperluan kenduri yang difungsikan sebagai wadah untuk nasi dan lauk atau bingkisan sembako.

Fungsi lain, kadang-kadang juga dipakai untuk menyimpan bahan makanan. Pada perkembangannya besek digunakan untuk bungkus oleh-oleh khas daerah, seperti tape bondowoso, tempe mendoan banyumas, geplak, tiwul, gethuk goreng, dan lainnya.

Besek yang ada didapur bisa awet apabila sering digunakan umurnya bisa dua tahun lebih. Namun, apabila tidak sering digunakan biasanya akan dimakan serangga sehingga gampang rusak. Besek yang sudah rusak terkadang tidak bisa digunakan kembali biasanya dibuang atau dibakar.

Cara Membuat Sedotan dari Bambu untuk Membantu Melestarikan Laut

Dikutip dari laporan Forum Ekonomi Dunia yang berjudul White Paper on Plastics Circular Economy and Global Trade pada Juli tahun 2020, Sebanyak 400 juta ton plastik dihasilkan dunia setiap tahunnya. Plastik ini digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk sebagai bahan pembungkus karena sifatnya ringan dan fungsional. Sedangkan dari 400 juta ton sampah plastic di dunia, 150 juta ton diantaranya terdapat di perairan dunia.

Sampah plastik juga menjadi masalah bagi kelautan di Indonesia. H asil perhitungan sementara dari Tim Koordinasi Sekretariat Nasional Penanganan Sampah Laut menyebutkan , perkiraan sampah yang masuk yang terdapat di laut Indonesia pada tahun 2020 diperkirakan mencapai 521.540 ton. Sebagian besar sampah-sampah yang terdapat di laut adalah sampah plastic. Sampah-sampah plastik tadi di antaranya sedotan, tali rapia, gelas plastik bekas air minum dalam kemasan (AMDK, dan kantung plastik.

Masih ingatkah kamu dengan penemuan bangkai paus sperma ( Physeter macrocephalus ) di perairan Pulau Kapota, Taman Nasional Wakatobi, Sulawesi Tenggara, pada 18 November 2018? Bangkai ikan paus kepala kotak itu kemudian dinekropsi (membedah bangkai hewan). Hasilnya ditemukan ratusan sampah plastik berbagai jenis seberat total 5,9 kilogram dari dalam perutnya. Selain itu, juga ditemukan tas plastik, sedotan, tali, jaring, dan potongan plastik lainnya di dalam perut bangkai paus sperma. Hal itu menunjukkan bahaya dampak sampah plastik, hingga menyebabkan kematian seekor paus sperma.

Sedangkan, di Kosta Rika sekelompok ahli biologi kelautan menemukan seekor penyu dengan sedotan plastik bersarang di lubang hidungnya pada tahun 2015. Oleh karena itu, kita jadi mengetahui bagaimana bahaya sampah plastik bagi kehidupan latu Kejadian itu menjadi pengingat bagaimana sedotan plastik bisa membahayakan kehidupan laut. Namun, bagaimana solusi yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi sampah plastic tersebut? Langkah kecil seperti penggunaan sedotan dari bambu dapat mengatasi masalah sampah plastik.

Lonceng angin dari bambu

Hiasan yang digantung akan menambah kesan rumah lebih indah sekaligus estetik. Salah satu hiasan yang cocok digunakan adalah lonceng angin. Kerajinan dari bambu yang satu ini bisa menjadi rekomendasi yang menarik dan memberikan kesan sejuk pada hunian. Apalagi, ketika lonceng angin menimbulkan suara ketika ada hembusan angin ataupun bila digerakkan dengan menggunakan tangan. Adapun langkah pembuatan lonceng angin adalah sebagai berikut:

  • Cari dan pilih lima potong buluh yang masih berbentuk bulat. Lalu, runcingkan bagian bawahnya sampai membentuk setengah lingkaran.
  • Selanjutnya, kaitkan bagian atasnya pada satu media, contohnya adalah batok kelapa sebagai atasannya atau kepala dari lonceng angin tersebut.
  • Berikan tali yang memanjang kebawah pada bagian bawahnya, serta gunakan pula bulatan kayu agar bisa membunyikan lonceng angin secara manual.

Alat dan Bahan :

  1. Bambu
  2. Gergaji pipa
  3. Cuka dapur
  4. Sikat sedotan
  5. Air
  6. Panci
  7. Amplas ukuran halus
  1. Siapkan alat dan bahan untuk membuat sedotan dari bambu. Pastikan bambu yang kamu gunakan memiliki diameter lubang yang kecil.
  2. Potong bambu mengikuti ruas-ruasnya, biasanya sedotan memiliki panjang 10-12 cm. Gunakan gergaji pipa untuk memotong bambu.
  3. Bersihkan bagian dalam bambu menggunakan sikat sedotan. Bersihkan bagian dalam bambu menggunakan air mengalir.

Itulah tadi cara pembuatan sedotan dari bambu yang sederhana. Kamu dapat membuat sedotan ini bersama teman maupun keluarga. Pastinya akan menjadi kegiatan yang menyenangkan. Terlebih lagi kita dapat membantu melestarikan lingkungan. Karena sedotan dibuat dari bahan ramah lingkungan.

10 Contoh Kerajinan Bambu

Ada beberapa contoh kerajinan dari bambu yang ada di pasaran saat ini. Harganya terjangkau dan memiliki visual yang estetik sehingga mampu mempercantik interior ruangan. Yuk cek dulu contoh kerajinan bambunya di bawah ini!

1. Keranjang Belanja

Source : Pxhere

2. Kalo

Source : Wikimedia Commons

3. Tempat Baju Kotor

Source : Pxhere

4. Gelas

Source : Pxhere

5. Tas

Source : Pxfuel

6. Lampu Gantung

Source : Pxfuel

7. Topi

Source : Pexels

8. Angklung

Source : Wallpaper Flare

9. Kursi Bambu

Source : Gazebo Bambu Malang

10. Lemari Baju

Source : bambu.kontraktorkonstruksi


Tags: dari cara membuat

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia