... Cara Membuat Tas Cantik dari Bambu: Panduan DIY Terbaru!

Cara Membuat Tas Cantik dari Bambu - Panduan DIY Kerajinan Menjahit yang Memukau

Topi

Topi yang terbuat dari buluh memiliki cerita sejarah yang cukup panjang di Indonesia. Umumnya, petani sering menggunakan topi ini ketika sedang berada di sawah, atau biasa disebut dengan caping. Sekarang, topi bisa dikembangakan menjadi produk yang diminati oleh konsumen serta terlihat modis. Salah satunya adalah topi pantai.

Jenis topi yang satu ini banyak ditemukan di daerah objek wisata di sekitar pantai. Topi yang merupakan salah satu kerajinan dari bambu ini cocok dijadikan sebagai souvenir yang diminati oleh para wisatawan. Tak hanya sebagai souvenir saja, topi yang berbentuk bulat ini juga cocok untuk dijadikan properti foto. Bukan itu saja, konsumen yang menggunakannya juga terhindar dari panas yang menyengat ketika berada di bawah terik matahari karena bentuknya yang lebar dan memiliki bahan yang alami.

Alternatif besek sebagai pembungkus daging kurban

Dilansir dari Media Indonesia, besek dipilih sebagai alternatif pembungkus untuk daging kurban di beberapa daerah. Salah satunya dilakukan oleh Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser Aceh. Inisiasi ini dilakukan dengan tajuk “from Kresek to Besek”.

Hal ini sejalan dengan program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mengurangi sampah plastik dan prinsip dalam menjaga kualitas lingkungan. Imbauan ini semata-mata tidak hanya untuk mengurangi penggunaan plastik, yang notabenenya hanya sekali pakai. Selain itu, untuk kesehatan dengan memperhatikan penanganan daging yang benar agar kualitas daging tetap terjaga.

Selain lebih ramah lingkungan, besek bambu juga mampu menghambat pertumbuhan bakteri anaerob. Hal itu karena adanya pori-pori anyaman bambu yang membuat sirkulasi udara lebih baik. Pembagian daging kurban kerap menjadi kegiatan yang menimbulkan sampah plastik karena penggunaan kantong plastik.

Referensi: InfoPublik | Media Indonesia

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Penjelasan Egrang

Egrang atau jangkungan merupakan tongkat atau galah yang digunakan seseorang supaya bisa berdiri dalam jarak tertentu di atas tanah. Kalau dalam konteks pembahasan kita ialah egrang yang bisa digunakan untuk berjalan.

Pada egrang ini kita diperlengkapi dengan tangga sebagai pijakan berdiri, atau tali pengikat untuk diikatkan ke kaki. Tujuannya agar kita bisa berjalan selama naik di atas ketinggian normal.

Pada dataran tinggi, pantai atau tanah yang labil, bangunan harus dibuatkan di atas jangkungan untuk melindungi supaya air, gelombang, atau tanah yang bergeser tidak merusaknya. Jangkungan sudah dibuat selama ratusan tahun yang lalu.

Tidak hanya itu egrang bisa digunakan sebagai kerajinan dari bambu.

Kipas bambu

Selain tisu, kipas juga memiliki nilai jual yang tinggi dan laku untuk dijual di pasaran. Apalagi, jika kipas yang dihasilkan terbuat dari bahan-bahan yang ramah lingkungan. Pastinya, konsumen akan semakin tertarik untuk membelinya.

Umumnya, kipas bambu banyak digunakan oleh para penjual sate dalam mengipas sate yang dijualnya. Namun, kipas tersebut sudah berubah menjadi kipas angin yang lebih modern agar semakin praktis penggunaannya. Meskipun begitu, kipas yang terbuat dari anyaman ini masih banyak dicari oleh konsumen karena memberikan kesan unik dan tradisional, sesuai dengan kebutuhan.

Bagi Sedulur yang sudah berpengalaman, tentunya bukan perkara yang sulit lagi dalam membuat anyaman tradisional ini. Caranya adalah dengan membentuk anyaman menjadi kotak terlebih dahulu. Kemudian, berikan potongan buluh yang lebih kuat dan tebal pada bagian ujung satunya yang berfungsi sebagai pegangan kipas.


Tags: dari cara membuat

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia