Cara Membuat Tas Cantik dari Bambu - Panduan DIY Kerajinan Menjahit yang Memukau
Tempat tisu dari bambu
Kerajinan tangan dari bambu memang tidak terbatas asalkan pengrajin bisa terus berinovasi dan berkreasi. Selain itu, produk handmade ini juga bernilai jual yang cukup tinggi. Salah satunya adalah tempat tisu yang lengkap dengan lubang pada bagian tengah untuk mengambil tisu.
Kombinasikan anyaman dengan cara mengelem buluh untuk bagian kerangkanya. Memang, cara ini terbilang cukup rumit untuk dilakukan. Namun, bila terus diimbangi dengan latihan yang tidak putus, maka tempat tisu yang dihasilkan akan semakin baik dan terkonsep.
Rapikan beberapa bagian yang masih kurang tertata saat finishing, dengan cara melakukan penghalusan. Selain itu, hilangkan juga sisa serat bambu yang mungkin masih ada dan tertinggal saat pembuatan tisu.
15 Kerajinan dari Bambu yang Kreatif Beserta Cara Membuatnya
Bambu merupakan tumbuhan yang mudah ditemui dan tumbuh dengan subur di Indonesia. Tumbuhan ini memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah sebagai aneka benda keperluan rumah tangga. Tak hanya itu saja, ada pula berbagai kerajinan dari bambu yang menarik dan mudah untuk dibuat.
Satu diantaranya adalah anyaman bambu. Dengan adanya anyaman, tanaman ini bisa digunakan menjadi berbagai macam benda yang tentunya bermanfaat dalam kebutuhan sehari-hari dan bernilai jual yang tinggi. Berikut yang termasuk contoh kerajinan dari bahan bambu yang bisa dibuat dengan mudah, serta bisa dijadikan bisnis yang menguntungkan. Simak, yuk!
Pada zaman modern seperti sekarang ini, olahan tangan yang terbuat dari anyaman seperti kulit jagung dan bambu sangat populer dan diminati oleh konsumen. Hal ini didukung dengan kampanye go green yang menjadikan masyarakat sadar betapa kita harus lebih kreatif dalam mengolah limbah menjadi barang yang bermanfaat seperti pot dari botol bekas dan lain sebagainya.
Tak terkecuali anyaman yang terbuat dari tanaman yang mudah ditemui di Indonesia ini. Masyarakat bisa dengan mudah mengolah limbahnya menjadi suatu hal yang bermanfaat sekaligus menguntungkan jika bisa dijual seperti lampu hias, tas, dan topi.
Kelebihan kerajinan dari bambu
1. Perawatan yang mudah
2. Pertumbuhan yang sangat cepat
Keuntungan menggunakan bambu jika dibandingkan dengan kayu adalah proses pertumbuhannya yang cukup cepat. Pada beberapa jenis bambu, bahkan laju tumbuhnya mencapai 5 cm per jam. Karena laju tumbuhnya cepat inilah membuat masa panennya juga cukup cepat, yaitu sekitar 3 hingga 5 tahun. Bandingkan dengan kayu yang memerlukan masa tumbuh pohonnya hingga 40 tahun untuk mendapatkan kayu yang kualitas baik.
3. Kuat dan kokoh
Menurut penelitian, bambu memiliki struktur yang kuat dan kokoh jika dibandingkan dengan beton dan juga memiliki fisik dan mekanik yang menarik. Bambu juga dikenal sebagai bahan bangunan yang elastis dan mampu menahan beban tarik, geser, tekan dan juga tekuk. Hal inilah yang menyebabkan bambu mudah untuk dipotong dan dibentuk apa saja.
Alternatif besek sebagai pembungkus daging kurban
Dilansir dari Media Indonesia, besek dipilih sebagai alternatif pembungkus untuk daging kurban di beberapa daerah. Salah satunya dilakukan oleh Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser Aceh. Inisiasi ini dilakukan dengan tajuk “from Kresek to Besek”.
Hal ini sejalan dengan program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mengurangi sampah plastik dan prinsip dalam menjaga kualitas lingkungan. Imbauan ini semata-mata tidak hanya untuk mengurangi penggunaan plastik, yang notabenenya hanya sekali pakai. Selain itu, untuk kesehatan dengan memperhatikan penanganan daging yang benar agar kualitas daging tetap terjaga.
Selain lebih ramah lingkungan, besek bambu juga mampu menghambat pertumbuhan bakteri anaerob. Hal itu karena adanya pori-pori anyaman bambu yang membuat sirkulasi udara lebih baik. Pembagian daging kurban kerap menjadi kegiatan yang menimbulkan sampah plastik karena penggunaan kantong plastik.
Referensi: InfoPublik | Media Indonesia
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News
Mengenal Besek, Kemasan Tradisional Ramah Lingkungan dan Merakyat
Besek merupakan salah satu kemasan yang terbilang tradisional dan begitu merakyat di kalangan masyarakat Indonesia. Kemasan yang multifungsi dan bisa digunakan untuk berbagai wadah masakan, membuat besek akhir-akhir ini semakin dikenal. Secara bentuk dilansir dari InfoPublik, besek adalah keranjang yang terbuat dari anyaman bambu yang oleh masyarakat Jawa biasa digunakan untuk membawa makanan.
Besek menjadi tempat yang cukup higienis dan alami langsung dimanfaatkan dari tanaman sehingga tidak mengandung bahan kimia dalam proses pembuatannya. Selain itu, besek bambu ini juga memiliki sedikit celah udara sehingga membuat makanan tidak cepat basi.
Kerajinan besek banyak dijumpai di daerah pedesaan, karena masih banyak tanaman bambu sebagai bahan utamanya. Bambu yang dipilih dan biasa digunakan dalam pembuatan besek adalah jenis bambu apus karena tidak mudah pecah saat dibilah.
Besek menjadi salah satu bentuk kreativitas dan kearifan lokal budaya Indonesia yang unik. Mulai dari bentuk hingga fungsinya di masing-masing daerah, terutama daerah Jawa khususnya. Mari kita cari tahu dan mengupas kemasan besek ini lebih dalam, ya, Kawan GNFI.
Tags: dari cara membuat