... 7 Langkah Mudah: Cara Membuat Tas Cantik dari Karung Beras Sendiri! - Panduan DIY & Kerajinan Jarum

"Membuat Tas Keren dari Karung Beras - Langkah demi Langkah!"

4 Tips Sukses Mengubah Karung Beras Bekas ala Artisa, Founder Tiga Mata Sapi


KOMPAS.com – Siapa sangka, karung beras bekas yang biasanya tersimpan di gudang penyimpanan ternyata memiliki nilai jual yang tinggi jika dioah menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Hal ini tentunya menjadi salah satu pilihan yang menarik bagi calon pengusaha yang ingin menjalankan suatu bisnis. Cukup bermodalkan keterampilan dan kreativitas untuk mengolahnya, karung beras siap disulap menjadi produk bernilai jual. Kamu bisa mengolah karung bekas menjadi berbagai barang yang bermanfaat, seperti tas, sarung bantal, celemek, dan totebag. Baca juga: 48 Pelaku UMKM Indonesia Ikuti Merdeka Export 2023 Melaka-Malaysia Seperti yang dilakukan Artisa sejak tahun 2016 bersama ibunya membangun Tiga Mata Sapi. Ia memanfaatkan limbah karung beras sehingga memiliki nilai tambah. “Saat ini memang sudah banyak bisnis yang fokus di daur ulang dan terkadang membuat kita minder untuk menjalankan bisnis daur ulang. Padahal,seharusnya ini bisa dijadikan motivasi dan semangat untuk terlibat di daur ulang. Karenanya, kita coba bikin sarung bantal dan apron buat masak dari karung beras,”

Hal itu disampaikan Artisa saat ditemui Kompas.com pada acara SEMASAQU di The Brickhall Fatmawati City Center, Jakarta Selatan pada Jum’at (8/12/2023). Baca juga: Ketahui Peluang, Keuntungan, dan Tantangan Usaha Jamu Tradisional Bagaimana tips Artisa dalam menjalankan usaha Tiga Mata Sapi? Untuk mengetahui tipsnya, simak 4 tips berikut ini.

Fokus Terhadap Lingkungan

Bisnis membuat produk dari limbah karung beras tidak hanya berbicara keuntungan, ada hal lain yang lebih menjadi fokus kamu dalam menjalankan usaha ini, yaitu keberlanjutan lingkungan dan bumi. Artisa mengatakan, brand Tiga Mata Sapi yang dirintis oleh dirinya memang memiliki fokus terhadap lingkungan.

Sebagai upaya menyadarkan masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan keberlanjutan bumi, kamu harus memasukan pesan atau cerita dalam setiap produk yang kamu buat. Baca juga: Bantu Buka Peluang Usaha untuk Masyarakat, Dreg’s Barbershop Buka Kursus Potong Rambut Gratis “Saya membuat produk selalu memasukan pesan atau cerita, baik dalam bentuk gambar atau tulisan. Saya ingin pesannya tersampaikan, misalnya ada isu polusi, saya ingin mereka paham dan tercerahkan melalui gambar yang saya buat,” kata Artisa.

Nur Wahyu Pratama Produk Tiga Mata Sapi dari Karung Beras

Oleh karena itu, bisnismu tidak hanya mendaur ulang limbah karung bekas menjadi barang yang bisa dijual, akan tetapi kamu harus bisa mengangkat isu-isu di dalamnya.

Tingkatkan Penjualan Online dan Ikuti Bazar

Tips yang ketiga yaitu, kamu harus manfaatkan semaksimal mungkin penjualan melalui online dan mengikuti bazar yang ada. “Awalnya kita hanya word of mouth saja, tapi saat ini kita melalui online dan minta teman untuk membantu promosikan produk kita. Kalau ada bazar pasti penjualannya cepat dan meningkat, tapi kalau online tidak bisa ditebak penjualannya,” tutur Artisa. Baca juga: Scale Up Bisnis, Networking Salah Satu Cara Tanpa Modal yang Bisa Dicoba

Sebagai bentuk memperluas dampak terhadap bumi dan sosial, kamu harus mengulurkan tangan untuk melibatkan lebih banyak orang di dalam bisnismu. “Saat ini banyak pihak yang terlibat dalam produksi kita, seperti teman saya yang di Yogyakarta untuk membantu kita untuk menjahit produk yang membutuhkan mesin jahit khusus. Oleh karena itu, semoga bisa memberikan dampak yang baik untuk bumi,” tutup Artisa.

Kisah Artisa Merintis Tiga Mata Sapi, Buat Tas dari Karung Beras untuk Kurangi Sampah

Pada tahun 2016, wanita berusia 28 tahun tersebut meluncurkan produk pertamanya, yaitu tas dari karung beras.

Nur Wahyu Pratama Produk Tiga Mata Sapi dari Karung Beras

“Kami melihat adanya potensi terhadap limbah karung beras untuk dijadikan suatu produk yang sesuai dengan visi kita dan bisa diolah menjadi fashion juga. Selanjutnya kita coba bikin sarung bantal dan apron buat masak dari karung beras,” tutur Artisa. Selain dari karung beras, Artisa sebagai seorang ilustrator juga mengembangkan usahanya dengan membuat produk postcard, poster, kaos, dan totebag sebagai media penyampaian cerita dan pesan Artisa kepada konsumen terhadap isu lingkungan. Baca juga: 5 Ide Usaha Sustainable, Berpeluang Cuan dan Bantu Daur Ulang Sampah

Nur Wahyu Pratama Produk Tiga Mata Sapi dari Karung Beras

Proses yang Memakan Waktu Lama Produk Tiga Mata Sapi dibuat secara handmade, sehingga Artisa membutuhkan waktu yang dalam pembuatan produk, demi memberikan produk yang berkualitas kepada konsumen. Baca juga: UMKM Harus Buat NIB, Gratis dan Cuma 5-10 Menit Lewat OSS Indonesia “Prosesnya lama, karena kita harus mencari bahan dahulu, membuat pola, dan menjahitnya satu per satu. Semua hal harus dirancang sebelum proses pembuatan,” ujar Artisa. Namun demikian, Artisa mengaku bersyukur karena dibantu oleh teman-temannya yang di Yogyakarta dalam menjahit produk yang membutuhkan mesin jahit khusus.

Harga Karung Beras 10 Kg

Varian Karung Beras 10 Kg Harga
Karung Beras Strip Biru 35×53 cm Rp900
Karung Beras Putih Susu 35×55 cm Rp950
Karung Beras Sablon Rp1.500
Karung Beras Plastik Transparan Putih Cap Bunga List Merah Rp1.500
Karung Beras Plastik Laminasi Cap Putri Rp1.650
Karung Beras Plastik Laminasi Rp2.950
Karung Beras Transparan isi 50 Rp65.000
Karung Beras Putih Susu Doff 1 pack isi 100 Rp86.000

Jika dibandingkan penawaran sebelumnya, harga karung beras 10 kg di pasaran saat ini cenderung naik. Misalnya, karung beras 10 kg sablon yang semula dijual dengan harga mulai Rp1.400, sekarang menjadi Rp1.500. Sama halnya dengan harga karung beras plastik laminasi yang naik dari Rp2.300 menjadi Rp2.950.


Tags: dari cara membuat

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia