"Membuat Tas Keren dari Karung Beras - Langkah demi Langkah!"
Info Terbaru Harga Karung Beras 10 Kg, 25 Kg, 50 Kg
Beras dengan berat 10 kg, 25 kg, dan 50 kg memang biasanya dikemas dalam karung. Ada dua jenis karung beras yang kerap dipakai, yakni karung plastik dan goni atau kain. Karung seperti ini tidak hanya dapat dimanfaatkan sebagai pembungkus beras, tetapi juga untuk berbagai keperluan. Anda bisa membeli karung beras di toko plastik atau situs jual beli online dengan harga relatif terjangkau.
Seperti disinggung di atas, dari bahan yang dipakai, karung beras dibedakan menjadi dua, yakni karung beras plastik dan goni. Karung beras plastik terbuat dari serat plastik yang dianyam, tetapi ada juga yang terbuat dari plastik biasa yang dilaminasi. Karung beras plastik yang dianyam biasanya berwarna putih susu dan transparan.
perbedaan antara karung beras warna bening dan putih susu juga terletak pada ketebalannya. Untuk karung beras bening, biasanya lebih tipis dibanding karung beras putih susu. Selain itu, karung seperti ini lebih elastis dan mudah melar, sehingga membuat bentuk karung menonjol di bagian tengah ketika diisi beras.
Sementara itu, karung beras plastik laminasi memiliki permukaan karung yang lebih halus dibanding karung lainnya. Karung jenis ini juga terlihat lebih mengilap dan tebal, karena dilapisi dengan plastik khusus menggunakan metode laminasi. Bahan yang cukup kaku pada karung tidak membuat bentuk karung menonjol di bagian tengah ketika diisi.
Keunggulan karung beras plastik adalah tidak mudah berjamur ketika disimpan di tempat lembap. Selain itu, karung ini diketahui mampu menjadi bahan untuk memerangkap atau mengendapkan pupuk. Beberapa orang juga menggunakan karung beras plastik sebagai bahan untuk meningkatkan kualitas tanah yang kekurangan zat hara atau kurang gembur. [1]
4 Tips Sukses Mengubah Karung Beras Bekas ala Artisa, Founder Tiga Mata Sapi
KOMPAS.com – Siapa sangka, karung beras bekas yang biasanya tersimpan di gudang penyimpanan ternyata memiliki nilai jual yang tinggi jika dioah menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Hal ini tentunya menjadi salah satu pilihan yang menarik bagi calon pengusaha yang ingin menjalankan suatu bisnis. Cukup bermodalkan keterampilan dan kreativitas untuk mengolahnya, karung beras siap disulap menjadi produk bernilai jual. Kamu bisa mengolah karung bekas menjadi berbagai barang yang bermanfaat, seperti tas, sarung bantal, celemek, dan totebag. Baca juga: 48 Pelaku UMKM Indonesia Ikuti Merdeka Export 2023 Melaka-Malaysia Seperti yang dilakukan Artisa sejak tahun 2016 bersama ibunya membangun Tiga Mata Sapi. Ia memanfaatkan limbah karung beras sehingga memiliki nilai tambah. “Saat ini memang sudah banyak bisnis yang fokus di daur ulang dan terkadang membuat kita minder untuk menjalankan bisnis daur ulang. Padahal,seharusnya ini bisa dijadikan motivasi dan semangat untuk terlibat di daur ulang. Karenanya, kita coba bikin sarung bantal dan apron buat masak dari karung beras,”
Hal itu disampaikan Artisa saat ditemui Kompas.com pada acara SEMASAQU di The Brickhall Fatmawati City Center, Jakarta Selatan pada Jum’at (8/12/2023). Baca juga: Ketahui Peluang, Keuntungan, dan Tantangan Usaha Jamu Tradisional Bagaimana tips Artisa dalam menjalankan usaha Tiga Mata Sapi? Untuk mengetahui tipsnya, simak 4 tips berikut ini.
Tags: dari cara membuat