Cara Membuat Tas Cantik dari Karung Beras Bekas - Panduan DIY Kerajinan Jarum dan Benang
Fokus Terhadap Lingkungan
Bisnis membuat produk dari limbah karung beras tidak hanya berbicara keuntungan, ada hal lain yang lebih menjadi fokus kamu dalam menjalankan usaha ini, yaitu keberlanjutan lingkungan dan bumi. Artisa mengatakan, brand Tiga Mata Sapi yang dirintis oleh dirinya memang memiliki fokus terhadap lingkungan.
Sebagai upaya menyadarkan masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan keberlanjutan bumi, kamu harus memasukan pesan atau cerita dalam setiap produk yang kamu buat. Baca juga: Bantu Buka Peluang Usaha untuk Masyarakat, Dreg’s Barbershop Buka Kursus Potong Rambut Gratis “Saya membuat produk selalu memasukan pesan atau cerita, baik dalam bentuk gambar atau tulisan. Saya ingin pesannya tersampaikan, misalnya ada isu polusi, saya ingin mereka paham dan tercerahkan melalui gambar yang saya buat,” kata Artisa.
Nur Wahyu Pratama Produk Tiga Mata Sapi dari Karung Beras
Oleh karena itu, bisnismu tidak hanya mendaur ulang limbah karung bekas menjadi barang yang bisa dijual, akan tetapi kamu harus bisa mengangkat isu-isu di dalamnya.
Cara Pembuatan Tas Daur Ulang
Tingginya penggunaan barang-barang di era sekarang menjadikan timbunan sampah seakan tidak terkontrol lagi. Oleh karena itu, alternatif untuk menyiasatinya termasuk dengan membuat tas yang berasal dari bahan bekas. Di bawah ini akan dibahas cara pembuatannya:
1. Buat Desain Tas yang Ingin Diciptakan
Bagi seorang pencipta karya, tentu mempersiapkan desain merupakan suatu kewajiban yang tidak boleh sampai dilewatkan. Pasalnya tanpa adanya rancangan, pengerjaan karya ataupun produk tidak bisa berjalan sesuai dengan rencana yang sudah ditargetkan.
Disini si pembuat tas harus lebih dulu memikirkan tema dan bentuk yang ingin dikerjakan agar hasilnya lebih maksimal dan tidak mengecewakan. Alasannya karena tema secara tak langsung akan berpengaruh pada warna bahan, sementara bentuk memberikan pengaruh pada keperluan alat-alat.
2. Siapkan Alat dan Bahan Bekas yang Ingin Digunakan
Berlanjut ke persiapan lainnya, pembuat tas juga perlu menyediakan alat dan bahan yang ingin digunakan dalam proses pengerjaan. Untuk alat dan bahan umumnya masing-masing terdiri dari gunting, resleting, penggaris, jarum, benang, tali atau kawat, lem, dan kain polos.
Sementara untuk bahan bekas, semua tergantung dari ketertarikan pembuat tas bisa kardus, kemasan minuman, kertas koran hingga kaos yang sudah tidak dipakai. Namun di pembahasan kali ini, akan dimanfaatkan bahan bekas milik kemasan minuman plastik dengan alasan mengurangi sampah plastik.
3. Bersihkan Kemasan Minuman Plastik
Lalu keringkan kemasan minuman yang sudah dibersihkan dengan memanfaatkan sinar matahari di luar ruangan. Namun, apabila cuaca sedang mendung maka bisa menggunakan kain bersih yang kering.
4. Kustomisasi Kemasan Minuman Plastik
5. Lakukan Sentuhan Terakhir pada Kemasan Minuman
Cara membuat tas dari bahan bekas dengan tema kemasan minuman plastik yang terakhir adalah menambahkan kain polos dan resleting. Pasang kain dalam tas (gunakan bahan yang lumayan tebal agar tidak mudah robek) lalu jahit dengan rapi.
Kisah Artisa Merintis Tiga Mata Sapi, Buat Tas dari Karung Beras untuk Kurangi Sampah
Pada tahun 2016, wanita berusia 28 tahun tersebut meluncurkan produk pertamanya, yaitu tas dari karung beras.
Nur Wahyu Pratama Produk Tiga Mata Sapi dari Karung Beras
“Kami melihat adanya potensi terhadap limbah karung beras untuk dijadikan suatu produk yang sesuai dengan visi kita dan bisa diolah menjadi fashion juga. Selanjutnya kita coba bikin sarung bantal dan apron buat masak dari karung beras,” tutur Artisa. Selain dari karung beras, Artisa sebagai seorang ilustrator juga mengembangkan usahanya dengan membuat produk postcard, poster, kaos, dan totebag sebagai media penyampaian cerita dan pesan Artisa kepada konsumen terhadap isu lingkungan. Baca juga: 5 Ide Usaha Sustainable, Berpeluang Cuan dan Bantu Daur Ulang Sampah
Nur Wahyu Pratama Produk Tiga Mata Sapi dari Karung Beras
Proses yang Memakan Waktu Lama Produk Tiga Mata Sapi dibuat secara handmade, sehingga Artisa membutuhkan waktu yang dalam pembuatan produk, demi memberikan produk yang berkualitas kepada konsumen. Baca juga: UMKM Harus Buat NIB, Gratis dan Cuma 5-10 Menit Lewat OSS Indonesia “Prosesnya lama, karena kita harus mencari bahan dahulu, membuat pola, dan menjahitnya satu per satu. Semua hal harus dirancang sebelum proses pembuatan,” ujar Artisa. Namun demikian, Artisa mengaku bersyukur karena dibantu oleh teman-temannya yang di Yogyakarta dalam menjahit produk yang membutuhkan mesin jahit khusus.
1. Botol Bekas Sabun Cair
Sumber: One Crazy House
Kamu pun bisa memanfaatkan botol bekas sabun cair untuk berbagai keperluan dengan sistem isi ulang.
Untuk diketahui, botol bekas sabun cair saat ini sudah bisa digunakan sekalipun berulang kali, bahkan kamu pun cukup membeli paket isi ulangnya saja.
Cara yang bisa kamu lakukan adalah membersihkan botol bekas sabun cair tersebut, dan rendam kembali dengan air hangat untuk menghilangkan bakteri.
2. Hiasan Lampu dari Kardus Bekas
Hal kreatif yang bisa kamu lakukan adalah merancang hiasan lampu dari kardus bekas sebagai aksen dekoratif dinding rumah.
Proses rancangan hiasan lampu dari kardus bekas pun juga sangat mudah, sehingga bisa menjadi solusi dalam memanfaatkan barang bekas di rumah untuk digunakan kembali.
Kamu pun bisa manfaatkan kertas karton tersebut untuk menempatkan donat, bakso, dan keju, sekalipun dimanfaatkan sebagai mainan.
4. Tempat Tisu dari Kaleng Bekas
Apabila kamu memiliki kaleng permen atau susu yang masih layak guna, rasanya tak salah untuk merancang tempat tisu dari kaleng bekas.
Bermodalkan kaleng sebesar 400 ml, kamu pun bisa memanfaatkan barang bekas di rumah tersebut dengan sangat mudah, sekalipun bisa dikreasikan secara unik dengan tema kontemporer.
5. Pecahan Ubin Lantai
Kerap menjadi hal yang sensitif, namun pecahan ubin lantai ternyata bisa menjadi inspirasi menarik yang bisa kamu kreasikan.
Tags: dari cara membuat bekas