Membuat Tas Cantik dari Kertas Lipat - Panduan DIY untuk Pengrajin Rajutan
Membuat Tas dari Kertas
Hari ini saya mengajak anak-anak untuk membuat kerajinan tangan berupa tas kantong dari kertas. Kegiatan ini sesuai dengan materi pelajaran SBDP tema 3 subtema 4, tentang keterampilan melipat untuk siswa kelas 3 SD.
Anak-anak saya minta untuk membawa alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat tas dari kertas. Selain itu, agar kegiatan di sekolah berjalan lancar, ada baiknya bila anak-anak berlatih dulu di rumah bagaimana cara membuat tas dari kertas.
Saya teringat beberapa waktu yang lalu, ketika kami praktik membuat anyaman berbentuk ikan dari bahan kertas. Waktu itu ada siswa yang menangis karena dia emosi, jengkel, merasa kesulitan bagaimana cara membuatnya. Padahal saya sudah membimbing anak-anak dengan perlahan, tahap demi tahap. Hehehe.
"Besok Kamis, untuk membuat tas dari kertas, jangan lupa membawa apa saja, anak-anak?" kata saya dua hari yang lalu, mengingatkan.
"Membawa kertas asturo, gunting, lem atau dobel tip, Pak!"
"Bagus! Selain itu, apa yang harus kalian lakukan?"
"Berlatih dulu di rumah, Pak!" jawab anak-anak.
Saya mengacungkan jempol. "Bagusss! Agar nanti kalian tidak ada yang menangis lagi, kayak waktu membuat anyaman bentuk ikan!"
Anak-anak bersorak-sorai. Termasuk siswa waktu itu menangis, dia ikut tertawa! Hahaha.
Cara Mengatasi Gula yang Sudah Terlanjur Menggumpal Saat Disimpan
Perubahan suhu jadi salah satu alasan gula menggumpal. Namun, gula menggumpal bukan berarti tidak bisa digunakan.
Diperbarui 11 Jul 2024, 05:00 WIB Diterbitkan 11 Jul 2024, 05:00 WIB
Liputan6.com, Jakarta - Gula menggumpal saat disimpan acap kali didapati, namun tenang saja, karena ada cara-cara sederhana mengatasinya. Gula, terutama gula putih, menggumpal karena proses yang disebut "caking."
Ada beberapa alasan hal ini terjadi, menurut laman Insanely Good Recipes, dikutip Rabu, 10 Juli 2024. Pertama, penyerapan kelembapan. Bahan ini bersifat higroskopis yang membuatnya bisa menyerap kelembapan dari lingkungan sekitar.
Cara Sederhana Usir Semut dari Toples Gula, Tidak Perlu Dijemur
Sepenggal Cerita Gula Aren Sukabumi, dari Lokal Go Internasional
5 Trik Ini Bantu Gula yang Menggumpal Saat Disimpan Kembali Masir dan Bisa Digunakan
Saat terpapar kondisi lembap, kristal gula menarik molekul air. Hal ini menyebabkan terbentuknya "sirup lengket" yang saat kering menyebabkan buiran gula saling menempel dan membentuk gumpalan.
Selain itu, perubahan suhu juga dapat menyebabkan gula menggumpal. Kemudian, kondisi penyimpanan yang buruk disebut dapat dapat mempercepat penggumpalan gula. Maka itu, jangan simpan gula di wadah terbuka atau di tempat yang suhunya sering berubah, seperti di dekat oven atau kompor.
Metode tisu dapur basah bisa jadi salah satu cara mengarasi gula menggumpal. Ambil tisu dan basahi sedikit, lalu masukkan ke dalam wadah gula, tutup rapat, dan diamkan semalaman. Tisu akan melunakkan bongkahan gula yang membandel secara bertahap.
Melunakkan Gula yang Menggumpal
Mengatasi gula yang menggumpal juga bisa menggunakan microwave. Siapkan wadah kaca yang aman dimasukkan ke microwave dan tuang gumpalan gula ke dalamnya dengan sedikit air. Nyalakan microwave dengan daya tinggi selama lima menit.
Penggiling biji kopi juga bisa digunakkan untuk memecah bongkahan gula yang membandel. Nyalakan dan tuangkan gula yang menggumpal. Sebagai catatan, jangan menggilingnya terlalu lama, karena Anda akan mendapatkan gula bubuk.
Sementara itu, mengukus gula juga bisa jadi cara mudah lain untuk melunakkannya. Pertama, ambil panci besar dan isi dengan dua gelas air. Lalu, tempatkan gula yang menggumpal ke dalam mangkuk tahan panas dan letakkan di tengah panci. Pastikan air menutupi kurang dari setengah tinggi mangkuk.
Berapa Lama Gula Pasir Bisa Disimpan?
Gula komersial, termasuk dalam butiran, sirup, dan madu, menurut Utah State University, memiliki umur simpan yang tidak terbatas karena ketahanannya terhadap pertumbuhan mikroba. Namun, gula memiliki umur terbaik jika digunakan sekitar dua tahun karena masalah kualitas.
Hal ini disebabkan adanya gumpalan atau pengerasan pada gula pasir dan kristalisasi gula pada madu maupun sirup. Bahan ini dipastikan masih aman digunakan meskip ada gumpalan atau kristal. Warna dan rasa gula cair dapat berubah seiring waktu.
Wadah penyimpanan gula harus buram, kedap udara, dan tahan lembap maupun bau. Kemasan kertas eceran khusus untuk gula kristal tidak cocok untuk penyimpanan jangka panjang. Kantong polietilen, kantong jenis Mylar, stoples plastik food grade, dan stoples kaca cocok untuk penyimpanan gula kering.
Namun, stoples kaca paling cocok dipakai untuk menyimpan sirup cair dan madu. Menghilangkan oksigen untuk penyimpanan gula jangka panjang tidak diperlukan dan tidak dianjurkan.
Tags: dari cara membuat