Cara Membuat Tas Cantik dari Plastik - Panduan DIY untuk Kerajinan Tangan yang Kreatif
Cara Mengolah Sampah Plastik dan Sampah Organik
1. Kurangi Sampah Plastik Sekali Pakai Dengan Cara Membuat Tas Dari Plastik Yang Unik
Benda yang satu ini memang nggak bisa lepas dari kehidupan kita. Beli gorengan pakai bungkus plastik, beli air minum dengan kemasan plastik bahkan bungkus permen pun plastik.
Penggunaan plastik sekali pakai terus meningkat apalagi dengan alasan lebih praktis daripada membawa wadah ataupun tempat minum sendiri. Jadi kalau sudah nggak dipakai bisa langsung dibuang deh!
Meski praktis dan sangat nyaman, penggunaan plastik sekali pakai punya dampak buruk untuk kesehatan dan lingkungan lho! Banyak literatur menunjukan bahwa plastik bisa merusak kesehatan manusia apalagi jika digunakannya nggak sesuai standar dan dalam jangka waktu lama.
Begitu pula dengan sampah plastik, memerlukan durasi dekomposisi yang sangat panjang dan memberi dampak buruk terhadap lingkungan. Anda bisa melakukan penanganan sampah plastik dengan cara mencacahnya dengan mesin pencacah plastik.
2. Mengolah Sampah Organik Menjadi Kompos
Cara mengolah sampah organik ini sebenarnya sudah dikenal sejak lama, namun belum banyak orang yang mau melakukannya. Pengomposan adalah cara alami daur ulang nutrisi lewat proses pembusukan bahan organik oleh mikroorganisme dalam kondisi yang terkendali.
Selain membantu tanaman tumbuh, ternyata pengomposan bisa membantu mencegah polusi tanah, air, dan udara. Kompos mencegah polusi tanah dan air dengan berbagai cara. Penyebaran kompos di lahan pertanian meminimalkan kebutuhan pupuk kimia, yang berarti mengurangi masalah lingkungan yang disebabkan oleh pupuk ini.
Pupuk kimia memiliki tingkat konsentrasi nitrogen yang tinggi, selain itu pupuk kimia juga larut ke dalam air tanah dan mencemari sumur air minum. Kompos mendukung pengendalian polusi tanah dengan melumpuhkan logam berat di dalam tanah, dan mencegahnya mencapai sumber daya air dan akibatnya melindungi kualitas air tanah.
Keuntungan Tas Dari Plastik Bekas
Indonesia merupakan negara penyumbang sampah plastik yang terbesar kedua di lautan ( Menurut hasil riset tanggal 13 Februari 2015 di Jurnal Science ).
Zat – zat berbahaya yang terkandung dalam plastik sangat merusak lingkungan, mengingat plastik membutuhkan waktu yang sangat lama untuk dapat terurai.
Namun pada dasarnya bukan hanya sampah plastik saja yang dapat merusak lingkungan, sampah jenis lain juga bisa mengakibatkan hal tersebut.
Untuk mengurangi dampak kerusakan lingkungan, kita bisa melakukan hal – kecil seperti memanfaatkan barang bekas supaya bisa dipergunakan kembali, misalnya sebagai tas.
Memanfaatkan barang bekas supaya bisa dipergunakan kembali biasa kita kenal dengan istilah daur ulang. Memangnya barang bekas yang sudah tidak layak pakai bisa digunakan kembali?, memangnya ada keuntungannya?.
Barang / benda bekas bukan berarti sudah tidak layak pakai. Benda yang tidak layak pakai pun jika kita berpikir kreatif maka dapat dirubah menjadi sesuatu yang lebih bermangfaat.
Apa keuntungan tas daur ulang ini?, yang paling jelas adalah bisa mengurangi jumlah sampah sekalipun hanya dalam skala yang sangat kecil.
Meskipun hanya mempunyai efek kecil, tetapi aksi ini sebenarnya adalah aksi yang sangat besar supaya bumi tidak terlalu kotor.
Beberapa Keuntungan Tas Dari Plastik Bekas
1. Tidak Perlu Membeli Tas Baru
Keuntungan yang lainnya adalah bisa berhemat, karena tidak perlu untuk membeli tas yang baru. Cukup menyulap barang bekas ada di rumah Anda menjadi tas.
Selain bisa membuat berhemat, koleksi tas Anda juga akan bertambah, meskipun hanya digunakan untuk berbelanja ke pasar saja.
2. Menjadi Pusat Perhatian
Memungkinkan Anda untuk menjadi pusat perhatian. Meskipun terbuat dari barang bekas, tas daur ulang Anda munkin tidak dimiliki orang lain.
Jika orang lain tidak memilikinya, pastinya akan menarik perhatian jika digunakan dipakai bukan?. Cukup menambahkan beberapa hiasan cantik, maka akan membuat tas anda makin menarik.
Cara Membuat Tas Dari Plastik Yang Lucu Dan Imut
Assalamu’alaikum gaes.. Kembali lagi kita mengulas tentang kerajinan tangan, karena coba kita fikirkan apa yang bakalan terjadi jika teramat banyak benda-benda yang tak ternilai, menjadi sesuatu yang sangat berguna. Tidak usah terlalu jauh mencari contoh, mari kita berkreasi dengan cara membuat tas dari plastik.
Dari kemarin ngebahas tentang cara memanfaatkan plastik bekas. Sudah tau belum siapa penemu plastik? Sekedar nambah ilmu saja ya bagi yang belum tau. Plastik adalah temuan kreatif seorang ahli kimia bernama Leo Hendrik Baekeland di tahun 1910.
Temuan ini memang memberikan hal positif bagi masyarakat karena plastik dapat memberikan nilai praktis dalam penyajian sesuatu, terutama pabrik-pabrik makanan dan minuman kemasan.
Bagi sebagian besar masyarakat, sampah plastik ini akan menjadi barang yang tidak berguna yang hanya mengotori lingkungan.
Akan tetapi bagi mereka yang tahu dan peduli terhadap lingkungan, sampah ini akan menjadi sesuatu yang berguna dengan didaur ulang menjadi tas, dompet, gelang, pakaian dan lainnya. Sekalian mengurangi jumlah sampah juga menanamkan program Go Green dimulai dari sejak dini.
Cara membuat tas dari bungkus kopi
Cara membuat tas dari bungkus kopi ini cukup mudah dilakukan, akan tetapi kamu membutuhkan ketekunan dan kesabaran saat mengerjakannya. Berikut ini langkah-langkah cara membuat tas dari bungkus kopi.
1. Ambil bungkus kopi instan sachet merek apa saja kemudian gunting bagian atas dan juga bagian bawahnya.
2. Bersihkan bungkus kopi tersebut menggunakan air yang mengalir kemudian keringkan. Mengeringakn bungkus kopi ini bisa kamu lakukan dengam cara dijemur ataupun dilap menggunakan kain yang bersih.
3. Gunting bungkus kopi tersebut menjadi dua bagian sama rata. Sehingga dalam satu bungkus menjadi 2 buah potongan.
4. Kemudian lipat bungkus kopi tersebut dengan melipat 1 cm kebagian dalam pada ujung atas dan bawahnya, sehingga lebar lipatan menjadi 2 cm, kemudian anyam bungkus kopi tersebut menjadi berbentuk baling-baling.
Jika kamu memiliki 100 bungkus kopi, maka kamu nantinya kan memiliki 200 lipatan bungkus kopi. Kamu bisa membuatnya dengan tetap memperlihatkan sampul bungkus kopi tersebut. Ataupun kamu bisa membaliknya terlebih dahulu agar nantinya tas yang kamu buat berwarna perak.
6. Jika kerangka tas dari anyaman sudah jadi, kamu hanya perlu merapikannya dengan menjahit pada bagian atas tas. Selain itu, ini dilakukan agar anyaman tersebut tidak mudah terlepas.
7. Kemudian kamu bisa menambahkan kain furing ataupun kain polos pada bagian dalam tas. Usahakan kain yang digunakan tidak terlalu tipis. Satukan kain dengan tas dari bungkus kopi tersebut menggunakan jarum dan juga benang jahit. Usahakan jahitan yang kamu gunakan cukup kuat dan rapi.
Jika kamu ingin menggunakan bungkus kopi sebagai tali, kamu perlu membuat dengan lipatan yang masih tersisa sebelumnya. Kamu cukup membuatnya menjadi bentuk segitiga dan digabungan satu dengan lainnya menggunakan jahitan.
Potensi Menggiurkan Dengan Membuat Tas Dari Plastik
Ada ragam manfaat dari limbah plastik yang kini sedang naik daun. Selain bisa menjadi bahan baku plastik lewat bijih plastik serta kantong plastik daur ulang, limbah ini ternyata juga bisa dimanfaatkan sebagai salah satu sumber pembuatan bahan bakar minyak.
Langkah ini coba dilakukan Dimas Bagus Wijanarko bersama komunitasnya yakni Gerakan Tarik Plastik atau Get Plastik. Di komunitas ini, ia menciptakan alat untuk mengolah limbah plastik menjadi bahan bakar minyak dengan nilai investasi sekitar Rp 20 juta.
Mesin tersebut punya kapasitas bisa mengolah lima kilogram limbah plastik. Dan ia klaim bisa menghasilkan sekitar 10 liter bahan bakar minyak jenis solar. “Mesin ini selain praktis, murah juga menghasilkan profit yang lumayan,” katanya kepada KONTAN.
Dari proses tersebut, ia hanya butuh biaya sekitar Rp 20.000 saja, yakni untuk membeli gas. Sedangkan hasil menjual 10 liter solar sebesar Rp 50.000.
Dalam pengolahan limbah plastik, ia memakai metode pirolisis, yakni sebuah teknik dekomposisi termokimia bahan organik tanpa menggunakan oksigen. Bahan baku yang digunakan adalah plastik jenis HDPE, LDPE, PP dan PS. Plastik jenis itu jarang didaur ulang, dan acapkali langsung dibakar begitu saja.
Tags: dari cara membuat plastik