Cara Membuat Tas Cantik dari Plastik - Panduan DIY untuk Kerajinan Tangan yang Kreatif
Cara Membuat Tas Dari Plastik Yang Unik Dari Plastik Kopi
Bahan Dasar Cara membuat Tas Dari Plastik Kopi:
Selain bungkus kopi yang menjadi bahan dasar, tentu kita perlu seperti bahan dan alat pendukung untuk membuat bungkus kopi menjadi tas plastik. Mari kita siapkan bahan & alatnya terlebih dahulu:
- Bungkus Kopi saset sebanyak-banyaknya.
- Gunting.
- Jarum.
- Benang jahit.
- Furing (kain polos).
- Penggaris.
- Risleting/kancing baju.
Langkah-langkah Membuat Tas Dari Plastik:
1.(cara ini anda bisa berinisiatif dengan cara melakukan dari langkah kedua terlebih dahulu atau sesuai dengan kreatif anda mencuci bekas kopi ):)lalu Buang kedua bagian bawah & atasnya sehingga kedua sisi terbuka.
3. Mulailah melipat bungkus kopi yang sudah terpotong, satu demi satu dapat menggunakan apapun sampai terlihat bagian dalam bungkus kopi yang berwarna perak. Bisa juga dengan membiarkan sampul bungkus terlihat jelas.
4. Selanjutnya lipat bagian ujung sisi dengan diameter 1 cm ke dalam. Jadi bungkus kopi kapal apai yang tadinya 10 bungkus akan menjadi 20 bungkus.
5. Selanjutnya mulailah menganyam bungkus kopi satu demi satu hingga terlihat bentuk anyaman mirip ketupat seperti yang terlihat dibawah ini.
6. Perlu diperhatikan untuk membentuk sudut vertikal kebagian atas supaya dapat dibuat menjadi anyaman mengarah keatas. Langka ini harus dilakukan karena jika tidak maka hanya berwujud tidak datar saja dan hasil tas juga tidak akan cantik.
7. Ketika anyaman sudah dikira cukup dengan panjang dan lebarnya ukuran tas anda, maka langkah selajutnya ialah untuk mencukupi membuat anyaman.
8. Lalu anda lapisi bagian dalamnya menggunakan kain furing yang sudah kita sediakan tadi, karena tas yang terbuat dari bungkus kopi itu tidak akan terlalu kuat untuk memuat atau mengangkat beban yang agak berat.
Tas Dari Plastik Bekas
Tak hanya plastik bekas kopi yang hanya bisa dibuat menjadi tas. Plastik bekas detergent, pembersih lantai, minyak goreng dan sejenisnya dapat kita olah juga menjadi sebuah tas.
Alat Dan Bahan Membuat Tas Dari Plastik Bekas
1. Kemasan Plastik Bekas
Bahan baku utama adalah 4 kemasan plastik bekas dengan corak dan warna yang senada ( 2 buah untuk sisi depan dan belakang, sedangkan 2 buah lagi untuk sisi kiri dan kanan ).
2. Bisban
Diperlukan bisban sekitar 1m dengan lebar 2cm. Bisban atau kain serong, adalahnsebuah kain kecil panjang atau biasa disebut juga pita yang biasa digunakan sebagai penutup pinggiran kain agar tampak manis dan rapi.
Tak hanya digunakan untuk menjahit, bisban seringkali dipakai di leher, lengan, dompet, tas, dan lain sebagainya. Ada tiga tipe bisban yaitu bisban tunggal, dobel, dan komersial (siap pasang).
Tunggal = Biasanya dijahitkan satu sisi dengan pinggiran bisbannya pada garis jahit pakaian, dengan bagian yang baik secara bersamaan. Selain itu bisban ini juga bisa dijahitkan pertama pada bagian yang buruk, kemudian dijahit soom pada bagian baik atau dijahit tindas atas.
Dobel = Biasa dijahitkan bagian tiras bisban pada bagian tiras pakaian. Jenis bisban dobel sering dipergunakan pada bahan tipis.
Bisban komersial = bisa juga disebut siap pasang, seperti namanya “ sudah siap pasang” pemasangannya yang paling mudah dikerjakan.
3. Perekat
Untuk memudahkan menutup tas maka menggunakan perekat, dibutuhkan sekitar 4cm perekat untuk membuat tas dari plastik bekas minyak goreng.
4. Renda katun
Sebagai pemanis tas bisa menggunakan renda katun sekitar 30cm, namun bisa juga menggunkan renda jenis lain. Pilihlah sesuai selera anda.
5. Jarum Dan Benang Jahit
Pastinya menjahit memerlukan jarum bukan, untuk menjahit tas ini kita gunakan jarum ukuran 16cm. Untuk Benangnya usahakan warnannya selaras dengan bahan plastik tadi.
Keuntungan Tas Dari Plastik Bekas
Indonesia merupakan negara penyumbang sampah plastik yang terbesar kedua di lautan ( Menurut hasil riset tanggal 13 Februari 2015 di Jurnal Science ).
Zat – zat berbahaya yang terkandung dalam plastik sangat merusak lingkungan, mengingat plastik membutuhkan waktu yang sangat lama untuk dapat terurai.
Namun pada dasarnya bukan hanya sampah plastik saja yang dapat merusak lingkungan, sampah jenis lain juga bisa mengakibatkan hal tersebut.
Untuk mengurangi dampak kerusakan lingkungan, kita bisa melakukan hal – kecil seperti memanfaatkan barang bekas supaya bisa dipergunakan kembali, misalnya sebagai tas.
Memanfaatkan barang bekas supaya bisa dipergunakan kembali biasa kita kenal dengan istilah daur ulang. Memangnya barang bekas yang sudah tidak layak pakai bisa digunakan kembali?, memangnya ada keuntungannya?.
Barang / benda bekas bukan berarti sudah tidak layak pakai. Benda yang tidak layak pakai pun jika kita berpikir kreatif maka dapat dirubah menjadi sesuatu yang lebih bermangfaat.
Apa keuntungan tas daur ulang ini?, yang paling jelas adalah bisa mengurangi jumlah sampah sekalipun hanya dalam skala yang sangat kecil.
Meskipun hanya mempunyai efek kecil, tetapi aksi ini sebenarnya adalah aksi yang sangat besar supaya bumi tidak terlalu kotor.
Beberapa Keuntungan Tas Dari Plastik Bekas
1. Tidak Perlu Membeli Tas Baru
Keuntungan yang lainnya adalah bisa berhemat, karena tidak perlu untuk membeli tas yang baru. Cukup menyulap barang bekas ada di rumah Anda menjadi tas.
Selain bisa membuat berhemat, koleksi tas Anda juga akan bertambah, meskipun hanya digunakan untuk berbelanja ke pasar saja.
2. Menjadi Pusat Perhatian
Memungkinkan Anda untuk menjadi pusat perhatian. Meskipun terbuat dari barang bekas, tas daur ulang Anda munkin tidak dimiliki orang lain.
Jika orang lain tidak memilikinya, pastinya akan menarik perhatian jika digunakan dipakai bukan?. Cukup menambahkan beberapa hiasan cantik, maka akan membuat tas anda makin menarik.
Potensi Menggiurkan Dengan Membuat Tas Dari Plastik
Ada ragam manfaat dari limbah plastik yang kini sedang naik daun. Selain bisa menjadi bahan baku plastik lewat bijih plastik serta kantong plastik daur ulang, limbah ini ternyata juga bisa dimanfaatkan sebagai salah satu sumber pembuatan bahan bakar minyak.
Langkah ini coba dilakukan Dimas Bagus Wijanarko bersama komunitasnya yakni Gerakan Tarik Plastik atau Get Plastik. Di komunitas ini, ia menciptakan alat untuk mengolah limbah plastik menjadi bahan bakar minyak dengan nilai investasi sekitar Rp 20 juta.
Mesin tersebut punya kapasitas bisa mengolah lima kilogram limbah plastik. Dan ia klaim bisa menghasilkan sekitar 10 liter bahan bakar minyak jenis solar. “Mesin ini selain praktis, murah juga menghasilkan profit yang lumayan,” katanya kepada KONTAN.
Dari proses tersebut, ia hanya butuh biaya sekitar Rp 20.000 saja, yakni untuk membeli gas. Sedangkan hasil menjual 10 liter solar sebesar Rp 50.000.
Dalam pengolahan limbah plastik, ia memakai metode pirolisis, yakni sebuah teknik dekomposisi termokimia bahan organik tanpa menggunakan oksigen. Bahan baku yang digunakan adalah plastik jenis HDPE, LDPE, PP dan PS. Plastik jenis itu jarang didaur ulang, dan acapkali langsung dibakar begitu saja.
Tags: dari cara membuat plastik