Cara Membuat Tas Cantik dari Plastik - Panduan DIY untuk Kerajinan Tangan yang Kreatif
Tas Dari Plastik Bekas
Tak hanya plastik bekas kopi yang hanya bisa dibuat menjadi tas. Plastik bekas detergent, pembersih lantai, minyak goreng dan sejenisnya dapat kita olah juga menjadi sebuah tas.
Alat Dan Bahan Membuat Tas Dari Plastik Bekas
1. Kemasan Plastik Bekas
Bahan baku utama adalah 4 kemasan plastik bekas dengan corak dan warna yang senada ( 2 buah untuk sisi depan dan belakang, sedangkan 2 buah lagi untuk sisi kiri dan kanan ).
2. Bisban
Diperlukan bisban sekitar 1m dengan lebar 2cm. Bisban atau kain serong, adalahnsebuah kain kecil panjang atau biasa disebut juga pita yang biasa digunakan sebagai penutup pinggiran kain agar tampak manis dan rapi.
Tak hanya digunakan untuk menjahit, bisban seringkali dipakai di leher, lengan, dompet, tas, dan lain sebagainya. Ada tiga tipe bisban yaitu bisban tunggal, dobel, dan komersial (siap pasang).
Tunggal = Biasanya dijahitkan satu sisi dengan pinggiran bisbannya pada garis jahit pakaian, dengan bagian yang baik secara bersamaan. Selain itu bisban ini juga bisa dijahitkan pertama pada bagian yang buruk, kemudian dijahit soom pada bagian baik atau dijahit tindas atas.
Dobel = Biasa dijahitkan bagian tiras bisban pada bagian tiras pakaian. Jenis bisban dobel sering dipergunakan pada bahan tipis.
Bisban komersial = bisa juga disebut siap pasang, seperti namanya “ sudah siap pasang” pemasangannya yang paling mudah dikerjakan.
3. Perekat
Untuk memudahkan menutup tas maka menggunakan perekat, dibutuhkan sekitar 4cm perekat untuk membuat tas dari plastik bekas minyak goreng.
4. Renda katun
Sebagai pemanis tas bisa menggunakan renda katun sekitar 30cm, namun bisa juga menggunkan renda jenis lain. Pilihlah sesuai selera anda.
5. Jarum Dan Benang Jahit
Pastinya menjahit memerlukan jarum bukan, untuk menjahit tas ini kita gunakan jarum ukuran 16cm. Untuk Benangnya usahakan warnannya selaras dengan bahan plastik tadi.
Potensi Menggiurkan Dengan Membuat Tas Dari Plastik
Ada ragam manfaat dari limbah plastik yang kini sedang naik daun. Selain bisa menjadi bahan baku plastik lewat bijih plastik serta kantong plastik daur ulang, limbah ini ternyata juga bisa dimanfaatkan sebagai salah satu sumber pembuatan bahan bakar minyak.
Langkah ini coba dilakukan Dimas Bagus Wijanarko bersama komunitasnya yakni Gerakan Tarik Plastik atau Get Plastik. Di komunitas ini, ia menciptakan alat untuk mengolah limbah plastik menjadi bahan bakar minyak dengan nilai investasi sekitar Rp 20 juta.
Mesin tersebut punya kapasitas bisa mengolah lima kilogram limbah plastik. Dan ia klaim bisa menghasilkan sekitar 10 liter bahan bakar minyak jenis solar. “Mesin ini selain praktis, murah juga menghasilkan profit yang lumayan,” katanya kepada KONTAN.
Dari proses tersebut, ia hanya butuh biaya sekitar Rp 20.000 saja, yakni untuk membeli gas. Sedangkan hasil menjual 10 liter solar sebesar Rp 50.000.
Dalam pengolahan limbah plastik, ia memakai metode pirolisis, yakni sebuah teknik dekomposisi termokimia bahan organik tanpa menggunakan oksigen. Bahan baku yang digunakan adalah plastik jenis HDPE, LDPE, PP dan PS. Plastik jenis itu jarang didaur ulang, dan acapkali langsung dibakar begitu saja.
Dampak Sampah Plastik Terhadap Bumi Dan Kehidupan
PLASTIK adalah beberapa material yang terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari kita. Di mana pun kita berada kita pasti selalu menemukan atau menggunakan seuatu yang terbuat dari plastik.
Mulai dari alat rumah tangga, perlengkapan kegiatan yang menunjang aktifitas keseharian kita, hingga kendaraan yang setiap saat kita gunakan, sebagian bahan bakunya pasti ada yang terbuat dari plastik.
Plastik sudah menjadi sebuah kebutuhan yang harus tersedia setiap saat untuk menunjang berbagai kegiatan kita sehari-hari. Namun, plastik juga menjadi salah satu material benda yang sangat berpengaruh buruk bagi kelangsungan bumi yang kita pijak ini, karena berhaya bagi kesehatan kita.
Plastik mengakibatkan hal buruk untuk keberlangsungan bumi jika plastik yang kita pakai sudah menjadi sampah dan dibuang di sembarang tempat. Bekas plastik ini biasanya disebut dengan sebutan ‘sampah plastik.
Sampah plastik berdampak buruk bagi lingkungan karena sifat plastik yang memang susah diuraikan oleh tanah secara alamaiah, meskipun sudah tertimbun beratus tahun lamanya.
Proses lamanya terurai inilah yang kemudian mengakibatkan dampak buruk bagi lingkungan, seperti munculnya zat kimia yang dapat mencemari tanah sehingga berkurang tingkat manfaat dan kesuburannya.
Dengan proses yang susah diuraikan, sampah plastik juga dapat membunuh hewan pengurai tanah seperti cacing. Sehingga wajar saja apabila tingkat kesuburan tanah tanah bisa berkurang.
Alasan Dan Cara Membuat Tas Dari Plastik, Kenapa Plastik Berbahaya?
Cara Membuat Tali Tas dari Bungkus Kopi
Kalau tas sudah jadi, sekarang cara membuat tali tas dari bungkus kopi. Tenang saja, caranya gampang banget kok. Kamu tinggal membuat lipatan yang masih tersisa jadi bentuk segita. Terus digabungkan dan dijahit. Jadi deh, tali tasnya.
Eits.. kalau nggak pakai bungkus kopi juga bisa loh! Jany bisa memanfaatkan tali kur yang tinggal dijahit pada tas sebagai tali. Simple banget kan?
Jadi itulah langkah-langkah membuat tas dari bungkus kopi yang ramah lingkungan, mudah pastinya tetap cantik dipandang buat jadi salah satu item fashionmu. Tas ini juga bisa kamu pakai buat belanja loh!
Baca Juga:
- Cara Merajut Tas Cantik yang Mudah Diikutin Buat Pemula, Cobain yuk!
- Cara Membuat Tas Rajut Sederhana, yang Membuat Penampilanmu Semakin Catchy!
- Cara Membuat Tas Rajut Terbaru dari Nylon yang Sederhana dan Cantik untuk Pemula
- Cara Membuat Tas dari Tali Kur Sederhana yang Cantik Untuk Item Fashionmu
- Intip Trik Fashion ala Marsha Aruan, Pake Outfit Oversize tapi Tetep Keliatan Stylish!
- Intip Ritual Kecantikan ala Member Blackpink, Bisa Banget nih Buat Dicobain!
- Cara Menghilangkan Bau Sepatu dengan Teh dan Kopi Tanpa Dicuci
Jangan Lewatkan
Keuntungan Tas Dari Plastik Bekas
Indonesia merupakan negara penyumbang sampah plastik yang terbesar kedua di lautan ( Menurut hasil riset tanggal 13 Februari 2015 di Jurnal Science ).
Zat – zat berbahaya yang terkandung dalam plastik sangat merusak lingkungan, mengingat plastik membutuhkan waktu yang sangat lama untuk dapat terurai.
Namun pada dasarnya bukan hanya sampah plastik saja yang dapat merusak lingkungan, sampah jenis lain juga bisa mengakibatkan hal tersebut.
Untuk mengurangi dampak kerusakan lingkungan, kita bisa melakukan hal – kecil seperti memanfaatkan barang bekas supaya bisa dipergunakan kembali, misalnya sebagai tas.
Memanfaatkan barang bekas supaya bisa dipergunakan kembali biasa kita kenal dengan istilah daur ulang. Memangnya barang bekas yang sudah tidak layak pakai bisa digunakan kembali?, memangnya ada keuntungannya?.
Barang / benda bekas bukan berarti sudah tidak layak pakai. Benda yang tidak layak pakai pun jika kita berpikir kreatif maka dapat dirubah menjadi sesuatu yang lebih bermangfaat.
Apa keuntungan tas daur ulang ini?, yang paling jelas adalah bisa mengurangi jumlah sampah sekalipun hanya dalam skala yang sangat kecil.
Meskipun hanya mempunyai efek kecil, tetapi aksi ini sebenarnya adalah aksi yang sangat besar supaya bumi tidak terlalu kotor.
Beberapa Keuntungan Tas Dari Plastik Bekas
1. Tidak Perlu Membeli Tas Baru
Keuntungan yang lainnya adalah bisa berhemat, karena tidak perlu untuk membeli tas yang baru. Cukup menyulap barang bekas ada di rumah Anda menjadi tas.
Selain bisa membuat berhemat, koleksi tas Anda juga akan bertambah, meskipun hanya digunakan untuk berbelanja ke pasar saja.
2. Menjadi Pusat Perhatian
Memungkinkan Anda untuk menjadi pusat perhatian. Meskipun terbuat dari barang bekas, tas daur ulang Anda munkin tidak dimiliki orang lain.
Jika orang lain tidak memilikinya, pastinya akan menarik perhatian jika digunakan dipakai bukan?. Cukup menambahkan beberapa hiasan cantik, maka akan membuat tas anda makin menarik.
Tags: dari cara membuat plastik