Cara Membuat Tas Cantik dari Tali Packing - Panduan DIY Rajutan yang Kreatif
Ketahui Pilihan Tali untuk Membuat Makrame
Sebelum mengetahui cara membuat makrame, ada baiknya kamu ketahui dulu jenis-jenis tali yang biasa digunakan untuk membuat makrame. Yuk intip di sini:
Biasanya, material tali yang digunakan adalah berbahan cotton, nylon, tali rami, polyester, kulit, hingga linen. Namun, jika kamu masih pemula dan ingin belajar cara membuat makrame, bisa menggunakan tali berbahan nylon.
Tali memiliki jenis lilitan, yakni lilitan kepang, tiga lilitan, dan satu lilitan. Untuk jenis lilitan tali bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan, ketika kamu ingin mengaplikasikan cara membuat makrame sendiri.
Jika dilihat dari kekuatannya, tali berbahan kulit, nylon dan rami yang dinilai paling kuat. Biasanya, untuk makrame yang digunakan untuk tali pot gantung, rak gantung, dan lain-lain.
Untuk ukuran tali, biasanya menggunakan satuan ukuran diameter, yang dipakai adalah milimeter (mm).
Jangan asal pilih, agar cara membuat makrame berhasil, pastikan kamu memilih tali yang berdiameter besar.
Selain ukuran diameter tali, panjang tali juga harus diperhatikan. Pastikan disesuaikan dengan dekorasi apa yang akan kamu buat.
Agar leluasa, lebih baik beli satu gulung, sehingga, jika kepanjangan bisa dipotong dan sisanya bisa digunakan kembali.
Jika digunakan untuk hiasan dinding biasa atau hiasan yang langsung bersentuhan dengan kulit, lebih baik gunakan tali yang bertekstur lembut, seperti nilon, sutra, rayon, satin, dan kulit.
Poin Penting yang Harus Diperhatikan
Rangkaian cara pembuatan tas benar yang sudah dibahas tadi umumnya diterapkan di semua pabrik atau produsen tas. Tentunya ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan agar proses produksi tas ini bisa berjalan baik dan lancar.
Berikut ini adalah beberapa poin penting yang perlu diperhatikan saat akan memproduksi tas:
1. Bahan yang Digunakan
Pertama, jelas sekali bahwa produksi tas ini harus mempertimbangkan bahan yang akan digunakan. Jenis bahan yang bisa dipakai untuk membuat tas sangat beragam. Mulai dari yang paling sederhana adalah bahan kanvas yang biasa digunakan untuk membuat tote bag.
Namun bahan ini juga mulai banyak digunakan untuk membuat ransel dan pouch. Kemudian ada juga bahan dolby, denim, polyester, cordura, dan masih banyak lagi jenis bahan lainnya.
Dalam proses pemilihan jenis bahan ini, produsen harus benar-benar mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan setiap bahan. Tentu harus dipilih bahan yang tepat sesuai dengan jenis model tas yang akan dibuat.
Faktor estetika dan kekuatan juga sangat penting untuk dipertimbangkan saat memilih bahan tas. Pastikan bahwa bahan tersebut cukup kuat dan memang cocok dibuat sebagai tas.
Jika ada kekurangan dari bahan tertentu maka bisa ditutupi dengan proses pembuatan atau penjahitan yang tepat. Selain itu kelemahan bahan tas juga bisa diimbangi dengan desain tas yang sesuai agar produk tetap punya harga jual
2. Model Tas
Poin berikutnya yang harus dipertimbangkan adalah model tas yang akan dibuat. Tentunya produsen ingin menghasilkan tas-tas yang modelnya bervariasi dan disukai oleh masyarakat. Singkatnya, semakin rumit model tas maka akan semakin sulit juga proses pembuatannya.
Jadi memang perlu dipikirkan secara matang model tas seperti apa yang ingin dibuat. Bagi pelaku bisnis maupun produsen tas, riset mengenai model ini sangat penting untuk dilakukan.
Mengenal Produk Tas
Tas menjadi salah satu benda penting yang akan selalu dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Jenis dan desain tas yang digunakan oleh masyarakat saat ini sangat beragam.
Sebelum membahas proses pembuatannya, terlebih dahulu penting untuk mengetahui lebih dekat tentang produk ini. Tas merupakan salah satu jenis barang yang digunakan sehari-hari ketika beraktivitas.
Jenis tas sangat beragam mulai dari ransel, handbag, tote bag, sling bag, dan masih banyak lagi lainnya. Ukurannya pun sangat beragam mulai dari yang kecil sampai besar.
Tas memiliki fungsi penting yaitu untuk menampung dan membawa berbagai jenis barang. Tentunya ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan sekaligus kegiatan yang dilakukan.
Dengan adanya tas maka akan lebih mudah bagi seseorang untuk membawa semua kebutuhannya. Barang-barang yang dibawa juga bisa tersimpan rapi di dalam tas dan terlindung dari panas maupun hujan.
Tidak hanya memiliki fungsi penting membawa berbagai jenis barang, tas juga punya fungsi estetika. Banyak orang menggunakan tas untuk meningkatkan penampilannya saat beraktivitas.
Tas yang tepat akan membuat seseorang merasa semakin percaya diri dengan penampilannya. Demi memenuhi fungsi estetika dalam berpenampilan ini banyak orang rela untuk mengoleksi berbagai jenis tas.
Melihat fungsi tas yang sangat mendukung aktivitas sehari-hari, maka produk ini sangat cocok dijadikan sebagai komoditas bisnis. Produk tas selalu mudah dimodifikasi dari waktu ke waktu dan target pasarnya akan selalu ada.
Tas juga dibutuhkan oleh laki-laki, perempuan, tua, maupun muda. Jadi prospek keuntungan bisnis produk ini dipastikan sangat menjanjikan.
Menambahkan Dekorasi
Bagi yang ingin membuat tampilan tote bag plastik lebih menarik, dekorasi berupa resleting dan ornamen lainnya bisa ditambahkan. Anda bisa menjahit atau menempelkan ornamen dekoratif dengan lem.
Kombinasikan berbagai desain dan warna yang serasi dengan tote bag plastik buatan Anda. Bentuk dan dekorasinya yang unik membuatnya menjadi pilihan aksesoris untuk berbagai kebutuhan.
Itulah cara membuat tote bag dari plastik yang dapat menginspirasi upaya daur ulang dalam kehidupan sehari-hari. Mengubah kemasan plastik menjadi tote bag merupakan salah satu bentuk upaya 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Jadi, upayakan untuk selalu memanfaatkan plastik di sekitar Anda ya.
Bijak berplastik juga berlaku untuk setiap pembelian AQUA 1,1 l yang terbuat dari 100% botol plastik daur ulang. Dikemas dengan proses higienis, AQUA yang berasal dari 19 sumber pegunungan terpilih di Indonesia mengandung mineral alami. Selain itu, AQUA terasa dingin alami dan diambil dari sumber terdalam dengan lapisan pelindung sehingga membuatnya bebas dari pencemaran.
Untuk itu, pilih AQUA DULU karena AQUA merupakan produk asli Indonesia bersertifikat Halal, BPOM, dan SNI yang aman dikonsumsi. AQUA 100% Indonesia, 100% Halal, dan 100% Murni. Yuk, #AQUADULU untuk mengawali hari-hari Anda!
Apa itu Makrame?
Sebelum mencari tahu terkait cara membuat makrame, yang simple dan estetik, yuk kita kenalan dulu sama hiasan rajut yang satu ini.
Makrame sendiri merupakan sebuah kerajinan tangan, yang dibuat menggunakan teknik rajutan, atau keahlian dalam merangkai tali. Adapun simpul utama pada makrame adalah kuadrat atau simpul karang.
Tidak hanya sebagai kerajinan semata, makrame juga digunakan untuk membuat pakaian, syal, handuk, lukisan, lentera, dan hiasan dinding, karena memiliki nilai seni dan manfaat yang menarik.
(Baca Juga: 15 Tanaman Gantung yang Bikin Rumah jadi Cantik)
Kerajinan makrame berasal dari tradisi ikat simpul, para penenun Arab sekitar abad ke-13. Namun, makrame mulai populer di Amerika pada 1970-an.
Hingga kini, akhirnya makrame pun sangat digemari, khususnya bagi masyarakat Indonesia, sebagai hiasan dinding kamar dan ruang tamu.
Biasanya, hiasan makrame digunakan untuk hiasan rumah yang bertemakan gaya bohemian, vintage, rustik, hingga minimalis.
Untuk mendapatkan makrame yang bagus, setidaknya kamu harus membeli dengan harga yang cukup mahal. Yakni sekitar Rp50.000 bahkan hingga juta-an.
Namun, buat kamu yang lagi mencari hiasan makrame dengan harga yang murah, kamu bisa menerapkan sendiri cara membuat makrame simpel di rumah.
Tags: dari cara membuat