5 Tutorial Mudah Membuat Tas Kertas Cantik - Kreativitas dalam Kerajinan Jarum dan DIY
10+ Cara Membuat Tas Dari Bungkus Kopi Step By Step
Sampah plastik agaknya menjadi topik hangat yang tidak berkesudahan untuk selalu dibahas dibelahan bumi mana pun, terutama di Indonesia sendiri sebagai salah satu negara penyumbang sampah plastik terbesar di dunia. Menjadi salah satu negara tersebut, tentu membuktikan jika memang masih ada sistem pengolahan sampah yang kurang tepat di Indonesia, selain itu banyaknya kemasan yang beredar dengan bahan plastik dan juga kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan lingkungan hidup di sekitar pun turut memperparah keadaan tersebut.
Merupakan jenis sampah anorganik yang seperti dapat kita ketahui bila sampah dari golongan tersebut merupakan jenis sampah yang sulit untuk terurai dan pastinya akan membutuhkan waktu lama bahkan hingga bertahun tahun agar dapat hancur secara sendirinya. Ketika hancur pun sebetulnya sampah plastik tersebut juga tidak murni terurai, melainkan berubah menjadi bagian lebih kecil atau biasa disebut sebagai mikroplastik dengan tingkat polusi yang masih tinggi.
Plastik sendiri sebetulnya baru mulai dikembangkan pada awal abad ke 20, namun siapa sangka bila ternyata pertumbuhan serta penggunaannya sangatlah luar biasa cepat, mulai dari yang awalnya hanya ratusan ton berkembang menjadi ratusan juta ton tanpa bisa dikendalikan. Namun tingginya penggunaan plastik tentu juga bukan tanpa alasan, mulai dari harganya yang terbilang murah, dirasa lebih praktis untuk digunakan juga mudah ditemukan adalah beberapa alasan yang menjadikan plastik sulit terlepas dari kehidupan manusia.
Sebetulnya tidak bisa disangkal juga bila penggunaan plastik bagi kehidupan sehari hari memang membawa beberapa manfaat, namun bila tidak bisa menangani serta mengolahnya dengan benar tentu dampak buruk yang fatal terhadap lingkungan juga tidak akan terhindarkan. Sebut saja seperti tersumbatnya saluran air bahkan yang paling parah adalah pencemaran lingkungan baik itu pada tanah maupun air.
Siapkan alat dan bahan
Sebelum mulai untuk berkreasi untuk membuat tas dengan bekas bungkus kopi, tentu kita perlu untuk menyiapkan terlebih dahulu baik alat maupun bahan yang sekiranya dibutuhkan seperti berikut ini:
Alat:
Bahan:
- Air bersih: Digunakan untuk mencuci bekas bungkus kopi dari berbagai kotoran maupun sisa bubuk kopi yang masih tertinggal dan memungkinkan akan terasa lengket saat digunakan untuk membuat tas.
- Sabun: Untuk penggunaan sabun, bisa menggunakan sabun cuci piring guna memastikan bungkus kopi bersih dan tidak meninggalkan bau.
- Benang jahit: Benang jahit yang dipilih dalam proses pembuatan tas bungkus kopi bisa menggunakan jenis benang poliester maupun nilon dengan warna senda untuk mengikat antar bagian.
- Lem: Selain menggunakan benang, untuk merekatkan antar bagian bungkus kopi, bisa juga dengan menggunakan lem.
- Kain furing: Kain ini digunakan untuk melapisi bagian dalam tas, selain agar tampilan lebih menarik, sekaligus meminimalisir resiko barang jatuh dari celah anyaman yang kurang kuat.
- Resleting: Seperti fungsinya pada tas biasa, resleting dalam hal ini juga digunakan sebagai pengunci tas agar barang yang disimpan di dalam tas lebih aman.
Beberapa Jenis Kardus
- Kardus Bekas dari Kemasan Produk: Ini adalah jenis kardus yang sering kita temui dalam kemasan produk sehari-hari, seperti kotak sepatu, kardus berisi elektronik, dan lainnya.
- Kardus Kotak Pindahan: Kardus ini dirancang khusus untuk membantu dalam proses pindahan. Mereka biasanya digunakan untuk mengemas dan melindungi barang-barang saat berpindah rumah.
- Kardus Kemasan Pos: Digunakan oleh perusahaan kurir dan ekspedisi untuk mengirim paket dan surat. Kardus kemasan pos sering digunakan oleh pengusaha online dan juga dalam pengiriman barang-barang pribadi.
- Kardus Makanan: Kardus ini digunakan untuk mengemas makanan dan minuman, seperti kotak pizza, kotak makanan cepat saji, dan kemasan makanan lainnya.
- Kardus untuk Penyimpanan: Kardus digunakan sebagai kotak penyimpanan untuk barang-barang di rumah, seperti kardus arsip, kotak penyimpanan pakaian, dan lainnya.
- Kardus untuk Barang Perhiasan dan Pakaian: Kardus ini sering digunakan dalam toko perhiasan atau toko pakaian untuk membungkus produk dan memberikan pengalaman unik saat membeli.
- Kardus untuk Kemasan Hadiah: Kardus ini digunakan untuk mengemas hadiah. Mereka sering dihias dengan desain yang menarik.
- Kardus Daur Ulang: Banyak program daur ulang menerima kardus bekas untuk diproses ulang menjadi kardus baru atau bahan lainnya.
Kardus adalah bahan yang serbaguna, yang banyak digunakan dalam berbagai industri dan untuk berbagai tujuan. Selain itu, upaya daur ulang dan penggunaan kembali kardus bekas sangat penting dalam menjaga lingkungan dan mengurangi limbah.
Cara Membungkus Kado Simple Dengan Hiasan Kipas di Atasnya
Mau bungkus kado unik seperti pada gambar di atas? Berikut ini bahan-bahan yang dibutuhkan dalam cara membungkus kado simple ini:
- 1 buah gunting
- 1 buah selotip
- 1 lembar bungkus kado (motif bebas sesuai selera)
- 1 buah doubletip
- Isi kado yang akan dibungkus menarik
Berikut ini adalah cara membungkus kado terebut:
- Persiapkan terlebih dahulu bungkus kado. Bukalah lebar-lebar dan letakkan kado di bagian pinggir. Langkah berikutnya yaitu dengan merekatkan terlebih dahulu bungkus kado pada kado yang sudah disiapkan dengan menggunakan selotip supaya terlihat lebih rapi.
- Selanjutnya, lipatlah hingga bagian ujung kado tertutupi oleh bungkus kado unik ini. Jangan lupa berikan selotip untuk merekatkannya.
- Pada bagian ujung kiri dan kanan, kamu bisa menutupnya hingga kado ini tertutup dengan bungkusnya. Cara menutupnya yaitu bisa kamu lakukan dengan melipat ke dalam pada bagian sisi sebelah kanan dan sisi sebelah kiri sehingga kedua sisi tersebut bertemu. Lalu kemudian bagian bawahnya tarik ke atas, dan selanjutnya yaitu tinggal merekatkan menggunakan selotip kembali.
- Untuk bagian ujung atas, lipat pipih dan ratakan semua bagian sisinya. Kemudian, kamu bisa melipat dari atas hingga ke bawah dengan pola menumpuk atau bergelombang layaknya kipas yang dipegang di tangan. Lipatlah bagian yang satu ini sampai kebawah.
- Terakhir, tinggal menekan bagian tengah serta uraikan bagian pinggirnya agar membentuk seperti kipas. Untuk merekatkan pada bagian tengahnya, kamu bisa menggunakan selotip.
Tags: cara membuat