Cara Membuat Tas Ransel Cantik dari Kain Kanvas - Panduan DIY untuk Seni Sulaman dan Jahitan
Cara Membuat Tote Bag Batik
Ada 5 langkah yang harus kamu lakukan jika ingin embuat tote bag dari kain batik. Dari mulai menyaipkan kain batik, buat pola tote bag, potong kain, dan seterusnya.
1. Siapkan Kain Batik
Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah menyiapkan kain batik. Kain batik yang mau dibuat tote bag tidak harus baru. Kain batik yang bekas juga tidak ada masalah.
Hanya saja, tetap gunakan kain batik bekas yang masih layak pakai. Seperti misalnya tidak jamuran, tidak bolong-bolong, kait juga masih cukup kuat, dan sebagainya.
2. Buat Pola Tote Bag
Jika kain yang akan kamu buat tote bag sudah ada, maka langkah yang harus kamu lakukan selanjutnya adalah membuat pola tote bag. Bisa dengan pola yang sederhanan dulu.
Seperti misalnya berbentuk kotak atau kotak dengan agak sedikit memanjang ke atas. Ada cukup banyak contoh pola tote bag yang bisa kamu tiru di Google image atau freepik.
3. Potong Kain Batik
Jika tidak, apalagi jika kekecilan, maka ukuran tas akan lebih kecil. Namun, jika masih agak kebesaran, maka kamu bisa rapikan lagi sedikit demi sedikit dengan hati-hati.
4. Jahit Tas Batik
Langkah yang keempat ini cukup krusial. Sebisa mungkin, jahit potongan kain batik tadi dengan rapi agar hasilnya bagus. Meski tanpa mesin jahit, hasilnya tetap bisa rapi kok.
Gunakan saja jarum yang ukuran kecil. Selain itu, jahit tas secara terbalik. Untuk benangnya sendiri gunakan benang yang waranya sama atau mirip dengan kain yang dipakai.
5. Beri Kompartement
Meski tote bag buatan kamu sendiri, jangan ragu untuk memakainya ketika misalnya jalan-jalan, nongkrong di cafe, atau bertamu ke rumah teman SMA yang satu angkatan.
Jenis-Jenis Bahan Baku Pembuatan Tas Ransel
Di dalam pembuatannya, terdapat beberapa jenis bahan tas ransel yang cukup populer di kalangan masyarakat. Di bawah ini beberapa jenis bahan yang sering digunakan dalam pembuatan tas ransel:
Bahan Dinier
Sesuai dengan komposisi penyusunannya, tas ransel yang terbuat dari kain dinier memiliki karakteristik lembut serta lebih fleksibel.
Bahan tas ransel satu ini memiliki beragam keunggulan, diantaranya sangat kuat dan memiliki lapisan anti air yang mampu menahan air supaya tidak masuk ke dalam tas.
Bahan Cordora
Salah satu jenis bahan dalam pembuatan tas ransel ini sering dipilih oleh para pengrajin tas ransel sebagai bahan utama.
Bahan cordora memiliki struktur kain yang kuat serta tahan terhadap air maupun goresan. Maka anda tidak perlu khawatir tas ransel anda akan kusut serta rusak pada saat anda harus berdesak-desakan dengan orang banyak.
Bahan Dolby
Pembuatan tas ransel dengan menggunakan jenis bahan dolby memang terbilang cukup kuat serta memiliki kualitas terbaik. Dimana pilihan warna terang menjadi ciri khas dari jenis bahan ini.
Tas ransel yang terbuat dari bahan dolby tampil dengan spesifikasi kain yang lebih tebal serta tahan terhadap air. Sehingga menjadikan tas berbahan dolby dibanderol dengan harga yang tinggi dibandingkan tas ransel berbahan lain.
Meskipun termasuk dalam kategori bahan premium, akan tetapi masih jarang pabrik tas yang menggunakan bahan jenis ini sebagai bahan dasar pembuatan tas.
Kain Parasut
Jenis kain ini dikenal lebih lentur serta fleksibel sebagai bahan dasar produk apapun. Salah satunya adalah sebagai bahan dasar pembuatan tas ransel.
Dalam hal ini, tas ransel yang terbuat dari bahan parasut akan lebih mudah disimpan serta dirawat, terutama pada saat terkena noda. Namun kelemahan dari bahan tas satu ini adalah kurang kuat untuk membawa barang yang berat.
Bahan Suede
Suede adalah salah satu jenis bahan tas yang hampir mirip bahan beludru dengan ciri memiliki bulu-bulu halus pada permukaannya.
Tags: dari cara membuat kanvas