Tips Memperbaiki Mesin Jahit FHSM 505
Berbagai Kerusakan Mesin Jahit dan Cara Mengatasinya
Ada banyak jenis kerusakan yang dapat terjadi pada mesin jahit, baik dari mesin jahit itu sendiri maupun yang berhubungan dengan jarum dan benang. Seperti penjelasan berikut:
1. Mesin Berisik
Biasanya hal ini terjadi mesin menjadi kotor akibat debu yang bertumpuk dan menyangkut di mesin. Termasuk juga sisa benang yang dipakai yang bisa membuat gigi mesin terganggu. Apalagi jika penggunaan minyak pelumas yang kurang berkualitas. Gesekan seperti ini bisa menimbulkan bunyi.
Cara mengatasinya cukup mudah namun memang harus dilakukan secara rutin, yaitu dengan membersihkan mesin dari bekas benang atau serat kain. Gunakan sikat gigi atau sikat kecil yang halus agar bisa mengangkat semua serpihan serat dan debu yang bersarang.
Gunakan minyak pelumas yang bermutu baik yang memang disesuaikan untuk mesin jahit. Jangan memberikan pelumas secara berlebihan agar tidak memberikan noda minyak pada kain.
2. Mesin Tidak Mau Menjahit
Jika masalah ini terjadi, solusinya adalah dengan memperhatikan “needle hook” yaitu tempat di mana jarum bekerja. Bukalah sekoci dan perhatikan apakah ada benang yang kusut. Karena biasanya masalah ini disebabkan oleh benang kusut yang menghalangi hook bekerja.
3. Pergerakan Kain Tidak Lancar
Meskipun bisa disebabkan oleh beberapa hal yang berbeda, namun umumnya masalah ini diakibatkan oleh tumpukan serat kain pada gigi penyuap. Hal lain adalah akibat gigi penyuap tidak sesuai tinggi rendahnya.
Cara mengatasi jahitan loncat sesuai dengan penyebabnya
Berikut ini adalah beberapa penyebab sekaligus solusi untuk memperbaiki mesin jahit yang kualitas jahitannya kurang bagus karena loncat-loncat:
Memilih jarum dengan ukuran yang sesuai dengan bahannya
Salah satu penyebab terjadinya loncatan jahitan adalah pemilihan ukuran jarum yang tidak sesuai dengan bahannya. Misalnya, jarumnya berukuran besar dan tebal vs kain tipis seperti sifon.
Hal tersebut sepatutnya tidak Anda lakukan. Sebaliknya, Anda harus menyelaraskan pemilihan ukuran jarum dengan tebal dan tipisnya bahan.
Pilihlah ukuran jarum kecil untuk bahan tipis. Misalnya, ukuran 9, 11, atau 13. Sementara itu, bahan tebal juga harus mendapatkan ukuran yang besar. Misalnya 14 atau 16.
Pastikan kualitas jarumnya bagus
Saat memakai jarum dengan kualitas yang kurang bagus, ada banyak hal yang mungkin akan terjadi. Mulai dari jarum yang mudah patah hingga lompatnya benang pada saat Anda menjahit.
Hindari hal ini. Beli dan gunakanlah jarum dengan kualitas terbaik seperti yang dilakukan oleh brand-brand ternama.
Dengan kualitas jarumnya yang bagus, Anda bahkan bisa membedakan produk ori dan KW dari brand tersebut. Salah satunya contohnya adalah perbedaan kaos Deus asli dan palsu yang ternyata memiliki kualitas jahitan yang rapi dan rapat.
Selain itu, pemakaian alat yang berkualitas akan memberikan keuntungan tersendiri buat Anda. Di antaranya adalah jarumnya jadi lebih kuat, awet, dan tahan lama.
Cek posisi tiang jarum, pastikan posisinya pas
Penyebab lain sangat mungkin terjadi adalah bergesernya posisi tiang jarum yang ada di bagian badan mesin. Posisinya tepat di atas jarum.
Untuk memperbaikinya, Anda harus membuka penutupnya terlebih dulu. Letaknya di bagian samping Gunakan obeng agar lebih mudah.
Bila posisinya masih agak menonjol ke atas padahal posisi jarum sudah turun, maka berarti Anda harus memperbaiki posisinya supaya rata dengan area di sekitarnya.
Cara memperbaiki mesin jahit fhsm 505
Penyebab Terjadinya Getaran Pada Mesin dan Cara PenanganannyaPada dasarnya, getaran dapat dianggap sebagai bentuk gerakan yang terjadi pada komponen mesin atau struktur. Ketika mesin beroperasi, berbagai komponen dalam mesin dapat bergerak secara ritmis atau tidak teratur, menciptakan apa yang kita kenal sebagai getaran. Getaran ini dapat muncul dalam berbagai amplitudo dan frekuensi, tergantung pada sifat komponen dan bagaimana mesin beroperasi.
Getaran bukanlah fenomena yang sepenuhnya negatif. Sebagian mesin memang dirancang untuk beroperasi dengan getaran tertentu. Sebagai contoh, mesin pembuat beton atau mesin pengayak seringkali memiliki getaran yang terkontrol untuk membantu dalam proses produksi. Namun, dalam banyak kasus, getaran yang tidak normal atau berlebihan dapat menyebabkan masalah yang sangat serius pada beberapa mesin.
Dengan getaran yang tidak normal ini kita dapat mengindikasikan adanya masalah dan jika dibiarkan dapat menyebabkan kerusakan mesin. Getaran yang tidak normal biasanya disebabkan oleh satu atau lebih faktor pada waktu tertentu, yang paling umum adalah :
- Ketidakseimbangan
- Ketidaksejajaran
- Keausan
- Kelonggaran
Efek yang disebabkan oleh getaran yang tidak normal dapat mempercepat keausan komponen mesin, mengkonsumsi daya berlebih, dan menyebabkan peralatan tidak dapat digunakan sehingga mengakibatkan waktu operasional industri terhenti dan hal ini akan sangat merugikan bagi pihak industri.
Maka dari itu, untuk dapat menangani masalah getaran tersebut Anda dapat melakukan pemantauan atau monitoring getaran.
Tags: jahit cara mesin memperbaiki fhsm