Cara Mengeringkan Daun Pisang dengan Indah untuk Kerajinan Tangan DIY
Inovasi dari Bahan Pelepah Pisang
Untuk inovasi dari bahan pelepah pohon pisang yang bisa kita ciptakan adalah dengan membuat peralatan untuk anak-anak maupun orang dewasa.
Ada berbagai kerajinan dari pelepah pisang yang bisa kita buat dengan mudah.
Contohnya kotak pensil, kotak tisu, kipas dan kotak obat.
Dalam pembuatan dari berbagai macam peralatan ini pun cenderung terbilang sama.
Hanya saja yang membedakan adalah cara dalam membentuk dan membuat model dari berbagai jenis peralatan.
Kemudian masih ada banyak lagi benda kerajinan dari pelepah pisang lainnya yang dapat dibuat seperti:
- Pigura
- Sandal
- Keranjang
- Kotak tissue
- Kap lampu
- Tas
- Karpet
- Tikar
- Hiasan dinding.
Dan masih banyak lagi lainnya yang dapat dibuat sebagai kerajinan dari pelepah pisang.
Semakin unik produk yang dibuat maka tentunya akan semakin bagus nilai harga jualnya.
5 Cara Mengeringkan Daun
Untuk mendapatkan daun kering sebagai bahan pembuatan kerajinan tentu diperlukan proses. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mewujudkannya.
Berikut adalah 5 cara mengeringkan daun yang bisa dilakukan:
a. Dipress dalam Buku
Cara ini bisa dibilang adalah cara yang paling dimengerti masyarakat awam. Caranya sangat mudah, Anda tinggal memasukkan daun pada buku tebal.
Biarkan daun tersebut disimpan dalam buku untuk kemudian ditunggu hingga mengering. Namun tentu saja cara ini mempunyai kelebihan dan kekurangan.
Kelebihan dari cara ini adalah tekniknya yang cukup mudah dan murah untuk dilakukan. Bahkan siapa saja bisa melakukan hal ini dengan cepat karena sangat sederhana.
Selain itu, cara ini juga dapat menghasilkan daun yang benar-benar rata. Sehingga hasilnya akan bagus dan lebih mudah untuk diolah.
Sementara kekurangannya di antaranya adalah, dapat mengubah warna daun. Perubahan warna daun dapat terjadi apalagi untuk warna merah.
Cara ini kadang menyebabkan daun yang terlalu lembut rentan mengalami kerusakan. Selain itu, kondisi lembab di dalam buku juga membuatnya rentan terkena jamur.
b. Digantung
Sebagaimana namanya, Anda bisa menggantung daun-daun yang akan dikeringkan. Namun, sebaiknya lakukan cara ini di tempat dengan sistem ventilasi baik.
Sebab ventilasi yang buruk bisa menyebabkan daun ditumbuhi jamur. Cara ini juga relatif mudah untuk dilakukan sehingga tak jarang banyak yang memilih untuk melakukannya.
Murah menjadi poin unggulan atau kelebihan dari cara ini. Namun cara ini juga tak lepas dari kesulitan saat pelaksanaannya.
Kadangkala, cukup sulit untuk mencari ruangan yang benar-benar gelap. Dalam pelaksanaannya, daun juga bisa menjadi rontok dan rusak.
Men-decoupage Dedaunan
- Sering kali, Anda harus melapisinya dengan decoupage di hari yang sama Anda mengumpulkannya. Jika Anda menunggu terlalu lama, dedaunan akan mengering, berubah menjadi berwarna cokelat dan rapuh.
- Jika dedaunan sangat lembap, atau jika Anda memetiknya langsung dari pohon dan bukan menunggunya hingga gugur, Anda dapat mengeringkannya sedikit dengan menekannya di antara halaman-halaman di buku-buku tebal selama beberapa hari.
Sekilas Mengenai Kerajinan Daun Kering
Handmade craft atau kerajinan tangan dapat dibuat dari berbagai macam material. Daun kering adalah salah satu di antaranya.
Material yang sering dianggap sampah ini rupanya bisa diolah sehingga menghasilkan benda seni bernilai jual tinggi.
Kita bisa menghasilkan produk-produk seperti Decoupage, hiasan dekorasi seperti lukisan, dan lainnya. Pembuatan benda-benda fungsional seperti wadah dan tas juga bisa dilakukan dengan daun kering.
Salah satu tahapan penting dalam membuat kerajinan ini adalah tahap pengeringan. Jangan salah! Pada tahap ini, bukan hanya masalah kering dan tidak kering yang dibicarakan.
Faktor lainnya yang harus diperhatikan adalah seperti efek pengeringan pada warna daun. Karena seperti yang kita ketahui, dengan melakukan pengeringan maka warna daun akan berubah.
Hal tersebut juga harus jadi pertimbangan. Karena produk kerajinan yang berkualitas akan diperoleh dan disukai bukan hanya dari keawetannya tetapi dari tampilan dan warnanya yang menarik.
Menggunakan Rendaman Gliserol
- Jika Anda hanya mengawetkan dedaunan satu-satu, Anda dapat melewati langkah ini.
- Gliserol adalah produk alami yang didapat dari tumbuh-tumbuhan, membuatnya menjadi pilihan yang cukup organik untuk mengawetkan dedaunan Anda.
- Jika Anda mengawetkan batangan kayu yang besar, campurkan juga empat hingga lima tetes cairan sabun cuci piring yang ringan. Sabun cuci piring ini akan bekerja sebagai surfaktan, yang memisahkan molekul gliserol supaya dapat diserap lebih baik oleh batang kayu. Untuk hasil terbaik, gunakan sabun cuci piring ringan yang tidak diberi pewarna atau pewangi. Anda juga dapat menggunakan cairan surfaktan, yang dapat Anda temukan di toko-toko pertamanan.
Angkat batang dan daun dari larutan. Warnanya akan terlihat lebih cerah, dan dedaunan akan terasa kenyal. Anda dapat menggunakan seluruh batang untuk kegiatan hasta karya Anda atau Anda dapat memetik dedaunannya dan menggunakannya secara terpisah.
Tags: kerajinan cara untuk daun