Cara Mudah Menggunakan Mesin Jahit Mini Staples untuk Kerajinan Tangan Anda
Kelebihan dari Staples
Dari berbagai bahan untuk merekatkan media, staples adalah salah satu yang terbaik. Pertama, staples tidak meninggalkan noda seperti lem saat digunakan, menjadikannya pilihan yang bersih dan praktis.
Kelebihan lainnya adalah permukaan crown staples yang lebih luas dan besar dibandingkan dengan bahan pengencang lain seperti benang, sehingga cocok untuk media yang tipis.
Crown staples juga berperan sebagai penghubung antara leg sisi kanan dan kiri, yang membuatnya mudah dalam menyatukan media. Selain itu, produksi staples lebih sederhana dibandingkan dengan sekrup dan paku.
Harganya yang terjangkau, terutama untuk penggunaan pribadi dengan ukuran staples standar, juga menjadi nilai tambah. Pembelian satu wadah umumnya berisi minimal 50-100 staples, sehingga ekonomis dalam penggunaan jangka panjang.
Staples dan stapler memiliki peran yang krusial dalam proses percetakan yang efisien dan berkualitas. Perbedaan stapler dan staples adalah stapler sebagai alat yang berfungsi untuk menyatukan berbagai media seperti kertas dengan menggunakan staples sebagai pengikatnya.
Staples sendiri adalah bahan pengikat yang ada di dalam stapler. Kelebihannya termasuk kemampuan dalam menyatukan media dengan baik, tidak meninggalkan noda, dan relatif ekonomis.
Keunggulan dan Kekurangan Mesin Jahit Mini
Adapun keunggulan dari mesin jahit ini adalah sebagai berikut:
1. Kemampuan Menjahit Pakaian Robek dengan Mudah dan Praktis
Mesin Jahit Mini memungkinkan Kalian untuk dengan mudah dan praktis menjahit pakaian yang robek. Tidak perlu lagi pergi ke tukang jahit yang memakan waktu dan biaya. Mesin jahit mini dirancang dengan cara kerja yang sederhana dan mudah digunakan. Selain itu, penggunaan mesin jahit mini akan membantu Kalian menghemat waktu dan uang dalam proses menjahit pakaian yang robek.
2. Dapat Digunakan untuk Membuat Bordir pada Pakaian
Beberapa tipe mesin jahit mini juga memiliki kemampuan untuk membuat bordir sederhana pada pakaian. Jika Kalian memiliki kreativitas dan ingin memberi sentuhan menarik pada pakaian, mesin jahit mini dapat digunakan untuk membuat bordir dengan mudah.
3. Ringan dan Mudah Dibawa
Sesuai dengan namanya, mesin jahit mini memiliki ukuran yang kecil dan bobot yang ringan sehingga memudahkan Kalian untuk membawanya ke mana saja. Ukurannya yang kecil juga tidak membutuhkan ruang penyimpanan yang luas. Kalian dapat menyimpan mesin jahit mini ini di meja atau lemari tanpa memakan banyak tempat.
4. Harga Terjangkau
Harga mesin jahit mini sangat terjangkau, mengingat segala kelebihan yang ditawarkan. Kalian bisa mendapatkan mesin jahit mini ini dengan harga mulai dari puluhan ribu saja.
Spesifikasi Singkat Mesin Jahit Mini
Mesin jahit mini adalah alternatif praktis bagi mereka yang membutuhkan alat jahit sederhana untuk keperluan sehari-hari. Berikut adalah ulasan spesifikasinya:
1. Ukuran dan Desain
Seperti namanya, mesin jahit mini memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan mesin jahit konvensional. Desainnya pun simpel, memudahkan pengguna untuk membawanya ke mana-mana.
2. Kegunaan
Mesin ini cocok untuk memperbaiki robekan sederhana pada pakaian. Ini memberikan keuntungan bagi pemiliknya untuk segera memperbaiki pakaian yang robek tanpa perlu pergi ke tukang jahit.
3. Tipe Mesin
- Mesin Jahit Mini Manual:
Mesin jenis ini berfungsi tanpa sumber daya listrik. Cara kerjanya mirip dengan stapler, dimana bahan ditekan dan jarum akan menjahitnya. - Mesin Jahit Mini Elektrik:
Untuk jenis ini, sumber daya listrik diperlukan. Mesin jahit elektrik biasanya menawarkan lebih banyak fitur dan pengaturan jahitan dibandingkan yang manual.
4. Komponen Utama
- Benang:
Mesin jahit mini dilengkapi dengan tempat untuk memasukkan benang, yang nantinya akan digunakan untuk menjahit. - Jarum:
Jarum pada mesin jahit mini biasanya lebih kecil dan lebih tajam, cocok untuk pekerjaan jahitan sederhana. - Tombol Tertentu:
Beberapa mesin mungkin dilengkapi dengan tombol-tombol untuk fungsi tertentu, seperti mengatur jenis jahitan atau kecepatan jahit. - Body Mesin Jahit:
Dibuat dari bahan yang kuat namun ringan, memudahkan untuk dibawa-bawa.
Bagian 2: Mempersiapkan Mesin Jahit
Letakkan mesin di meja, lemari, atau alas lain yang kokoh di depan Anda. Duduklah di kursi yang tingginya sesuai dengan tinggi meja. Atur mesin agar jarumnya di sebelah kiri Anda dan badan mesin di sebelah kanan. Anda harus memeriksa beberapa hal terlebih dahulu dan mengenali mesin sedikit, jadi jangan pasang steker terlebih dahulu.
Pasang jarum dengan hati-hati. Jarum memiliki sisi yang datar, jadi hanya bisa dipasang dengan satu cara, biasanya dengan sisi datar ke arah belakang. Ada lubang di salah satu sisi jarum, biasanya berlawanan dengan sisi datar tangkai – lubang ini harus mengarah ke arah masuknya benang saat memasang jarum (benang akan terpasang pada jarum saat keluar masuk kain.) Masukkan jarum sepenuhnya ke dalam tempatnya dan kencangkan sekrup.
- Saat bobbin sudah tergulung, letakkan di bobbin cage di bawah jarum dan pada bagian bawah mesin jahit. Tinggalkan sedikit benang di bagian luar untuk dimasukkan ke jarum.
- Kunjungi tautan di atas untuk petunjuk lebih rinci mengenai melilit dan memasukkan bobbin.
- Anda juga bisa mengikuti petunjuk yang dicetak pada mesin.
- Biasanya, benang dipasang mengikuti pola standar: "kiri, bawah, atas, bawah, masuk ke sekoci, melewati jarum." Cara lain untuk mengetahui cara memasang benang ke mesin jahit adalah: "tiang benang, tension, take up lever, jarum, mengikuti jalur benang di antaranya."
- Benang bisa dipasang ke jarum dari kiri, kanan, atau depan ke belakang. Jika benang sudah terpasang, Anda bisa mengikutinya. Namun, jika benang belum terpasang, bagian terakhir yang dilewati benang sebelum jarum terletak searah dengan arah pemasangan benang.
Bagian 3: Menjahit Menggunakan Mesin
- Jahitan lurus biasanya digunakan untuk sebagian besar keliman. Jahitan yang sering digunakan juga adalan jahitan liku-liku untuk mencegah ujung kain berjumbai.
Berlatih menggunakan kain sisa. Pilih bahan tenunan yang sederhana, bukan bahan rajutan, untuk pengalaman pertama Anda menjahit. Jangan gunakan bahan yang berat saat pertama kali menjahit. Denim dan flanel sulit dijahit karena bahannya tebal jika ditumpuk beberapa lapis bersamaan.
Letakkan kain di bawah jarum. Jahit bahan kain di sebelah kiri, menjahit dari sebelah kanan bisa mengakibatkan jahitan yang berantakan.
- Jika Anda menarik kain dengan perlahan sambil menekan presser foot ke bawah, Anda akan merasakan mesin menggenggam kain dengan sangat kuat. Saat menjahit, mesin menggunakan feed dog di bawah presser foot untuk menggerakkan kain dengan kecepatan yang sesuai. Anda tidak perlu menarik kain melalui mesin, menarik kain bisa menekuk jarum dan merusak jahitan. Anda bisa menyesuaikan kecepatan dan panjang jahitan di mesin.
- Mesin Anda mungkin memiliki knee bar sebagai pengganti pedal kaki. Jika memang begitu, gunakan lutut Anda untuk mendorongnya ke kanan.
- Anda bisa menggunakan balance wheel di sebelah kanan atas mesin untuk memutar mesin, atau menggerakkan jarum dengan tangan.
- Sebelumnya, mesin akan secara otomatis menarik kain menjauhi Anda. Anda bisa menggerakkan kain mengikuti garis lurus atau membelok melalui mesin menggunakan tangan. Berlatihlah menjahit lurus atau melengkung. Perbedaannya hanyalah bagaimana Anda menarik kain.
- Jangan tarik kain secara paksa saat tertusuk jarum. Ini bisa mengakibatkan kain meregang atau jarum patah, atau menyumbat bobbin. Jika Anda merasa kain tidak bergerak cukup cepat, tekan pedal kaki lebih kuat, atau (jika harus) beli mesin yang lebih cepat.
Tags: jahit cara mesin