... Cara Menghilangkan Sulam Alis dengan Melanox: Tips DIY yang Mudah

Cara Menghilangkan Sulam Alis dengan Melanox

Efek Samping dan Bahaya Melanox

Efek samping ringan yang bisa terjadi akibat penggunaan Melanox adalah kulit kemerahan, kering, gatal, atau rasa seperti terbakar. Kondisi ini umumnya terjadi pada pasien yang memiliki jenis kulit sensitif.

Penggunaan hydroquinone dalam jangka waktu lama juga bisa meningkatkan risiko terjadinya ochronosis, yaitu perubahan warna kulit menjadi biru kehitaman. Selalu ikuti saran dan lama penggunaan obat yang diberikan dokter.

Anda juga harus segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping yang lebih serius, seperti:

  • Kulit sangat kering hingga pecah-pecah atau berdarah
  • Kulit kemerahan atau rasa panas seperti terbakar
  • Kulit melepuh atau mengeluarkan cairan

Prosedur Perawatan Sulam Alis

Sulam alis memiliki berbagai jenis dan tipe, mulai dari yang 1D, lalu 3D, hingga disebut juga jenis 4D dan 6D. Sulam alis juga memiliki teknik yang beragam.

Misalnya teknik microblading, yaitu teknik sulam dengan membentuk alis per helainya.

Inti dari jenis, tipe maupun teknik dalam sulam alis adalah adalah sama-sama memasukkan tinta ke dalam tubuh, khususnya di bagian alis meskipun hanya mencapai permukaan kulit dan tidak sampai ke dalam.

Karena tinta hanya sampai pada lapisan kulit luar atau epidermis, teknik sulam alis ini bersifat semi permanen.

Artinya sulam alis tersebut akan bertahan maksimal selama 2–3 tahun saja, sebelum nantinya harus dilakukan kembali prosedurnya.

Salah satu di antara proses yang dilakukan dalam sulam alis adalah alis dibersihkan terlebih dulu kemudian dibentuk. Alis dirapikan dengan alat cukur alis atau pinset.

Terutama bulu-bulu yang tumbuh di luar garis ideal agar ditemukan bentuk terbaik dari alis.

Ini menggunakan alat khusus untuk mengaplikasikan tinta dan menghasilkan salur-salur yang mirip bulu alis.

Perbedaan proses sulam alis dengan tato adalah saat ditaro kulit akan terasa sakit karena jarum pada alat tato menusuk-nusuk kulit.

Akan tetapi slat untuk sulam alis lebih mirip seperti pena dan jarumnya berbentuk seperti sisir yang dirancang agar tidak terlalu menyakitkan seperti saat ditato.

Cara menghilangkan sulam alis

William Rassman, MD, seorang Hair Restoration Surgeon dalam laman realself.com menyarankan agar kamu mencari dermatologist yang memiliki jenis laser yang dapat menghilangkan pigmen yang tertanam di alis. Salah satu alatnya adalah Q switch laser.

Selain itu, ada juga beberapa cara menghilangkan sulam alis yang bisa kamu lakukan sendiri di rumah sebagai berikut:

  • Mandi air hangat: Lakukan dua kali sehari dalam 5 hari berturut-turut. Panas dari air hangat ini akan membuka luka di alis dan menghapus pigmen yang tertanam di sana
  • Rosehip seed oil: Aplikasikan Rosehip Oil murni ke alis 3 kali dalam sehari selama 2 minggu. 1-2 tetes per alis dan pijat dalam gerakan memutar
  • Garam laut: Larutkan garam laut murni ke dalam air hangat. Pakai kapas untuk mencuci alis selama 10 hari dengan gerakan yang lembut, jangan gunakan cara ini jika terjadi iritasi di alis

Demikianlah segala sesuatu tentang efek samping sula alis yang perlu kamu ketahui. Jangan lupa untuk selalu melakukan riset sebelum kamu menjalani prosedur kecantikan apapun, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Apa itu sulam alis?

Tidak seperti tato alis permanen tradisional, ‘sulam alis’ (eyebrow embroidery) dirancang sebagai metode mempercantik alis dengan tampilan atau rambut semi-permanen seperti guratan, yang bisa dibilang terlihat lebih alami dan realistis.

Pada intinya sulam alis atau kerap disebut juga dalam istilah ‘microblading’, biasanya dilakukan dengan alat genggam untuk membuat sayatan kecil pada alis, yang kemudian akan diisi dengan pigmen untuk membuat guratan seperti rambut kecil.

Jenis sulam alis

Perbedaan utama antara metode semi permanen microblading alis dengan tato alis permanen adalah seberapa dalam tinta disuntikkan ke dalam kulit. Tato alis tradisional dimaksudkan untuk bertahan, sedangkan sulam alis akan memudar pada periode waktunya, yang biasanya perlu di-retouch.

Sementara ‘microfeathering’ adalah variasi microblading, yang mana biasanya mengoptimalkan rambut atau bentuk alis yang ada sebagai alas dan mengisinya sesuai kebutuhan, untuk menambah tekstur dan dimensi pada alis.

Sedangkan ‘microshading’ adalah variasi lain dari microblading, dengan hasil akhirnya tidak terlihat sekeras microblading. Biasanya digunakan untuk membuat tampilan lembut dan alami, yang terlihat seperti bedak alis (eyebrow powder).

Cara Menghilangkan Sulam Alis dengan Alami

Kata siapa sulam alis tidak bisa dihilangkan? Pasalnya, Anda bisa menghilangkan warna pada sulam alis secara alami. Meski begitu, cara ini harus dilakukan dengan konsisten agar hasilnya maksimal. Berikut beberapa cara menghilangkan sulam alis secara alami dan cepat yang bisa Anda lakukan, yaitu:

Warna penyulaman alis memang tidak langsung hilang ketika Anda mencuci atau membasuhnya. Namun semakin sering mencuci area alis maka warna sulam alis akan memudar lebih cepat. Hal ini dikarenakan mencuci area kulit tertentu bisa mempercepat proses pergantian kulit.

Meski begitu, jangan lakukan ini secara berlebihan karena dapat menyebabkan kulit menjadi gatal, kering bahkan teriritasi.

Anda bisa mencuci muka seperti biasa menggunakan air mengalir untuk membasuh wajah serta menggosokkan dengan lembut di area alis selama beberapa menit. Anda bisa melakukan cara ini secepat mungkin sekitar dua sampai tiga kali dalam 1 hari.

Secara perlahan, air akan membantu mengikis tinta yang sudah membentuk alis, agar terlihat lebih natural dan tidak terlalu mencolok. Ketika menggosok alis dengan air, pastikan tidak terlalu keras supaya bulu alis yang asli tidak terangkat.


Tags: cara sulam alis

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia