Langkah-langkah Cantik untuk Mengunci Jahitan Tangan dalam Kerajinan dan DIY
Menjahit Bagi Pemula: Membuat Sarung Bantal
Sarung bantal adalah latihan yang sempurna untuk belajar menjahit dengan mesin karena mengajarkan Anda semua dasar-dasarnya: menjahit lurus. Anda dapat menemukan tutorial membuat sarung bantal di YouTube.
Bahan:
- Kain katun:
- Kain selebar 60 cm dari tepi ke tepi
- Kain selebar 25cm untuk manset
- Kain selebar 5 cm strip kain padat untuk membuat aksen ditengah yang nantinya akan dilipat ke tengah
- Benang yang cocok.
Cara membuat:
- Letakkan kain untuk sarung bantal Anda: letakkan kain dengan lebar 25 cm dengan sisi kanan menghadap ke atas. Di atas kain tersebuat, letakkan letakkan kain yang selebar 60 cm, sejajarkan tepian kain. Di bagian paling atas, letakkan kain aksen yang dilipat, sehingga tepi yang kain lainnua sejajar dengan tepi lain dari bagian atas dari potongan lainnya.
- Gulung panel kain 60cm menjadi tabung kecil atau "burrito." Berhentilah menggulung ketika Anda sampai di tengah kain selebar 25cm..
- Ambil bagian bawah kain 25cm dan bawa ke bagian atas tabungnya. Sejajarkan tepi kain dengan tepian kain lainnya. Sematkan di sepanjang tepian, pastikan untuk menyebatr aksennya juga.
- Jahit dengan jahitan lurus dengan memberikan jarak 0,5 cm dengan tepiannya, atau Anda bisa menggunakan serger.
- Buka gulungan tabungnya dan tekan.
- rapikan sarung bantal hingga 65 cm dari aksen ke ujung yang berlawanan.
- Lepaskan tepiannya sehingga sarung bantal selebar 1 meter.
- Potong kainnya (yang berarti dipotong selebar 50 cm ketika dilipat menjadi dua)
- Selesaikan dengan serger atau mesin jahit.
Lihatlah tips kami untuk menggunakan mesin jahit atau mencari "kursus menjahit Jakarta Timur" di browser Anda untuk menemukan bengkel menjahit di dekat Anda.

Prinsip Dasar Cara Kerja Mesin Jahit
Untuk memahami cara kerja mesin jahit dengan baik, kita perlu memahami prinsip dasar di balik operasinya. Prinsip-prinsip ini membantu kita mengerti mengapa mesin jahit mampu menjahit dengan cepat dan rapi.
Prinsip-prinsip dasar kerja mesin jahit melibatkan beberapa konsep kunci:
- Penembusan Melalui Kain: Prinsip utama mesin jahit adalah menembus benang atas dan benang bawah melalui kain yang akan dijahit. Ini dilakukan oleh jarum yang bergerak naik-turun. Jarum menarik benang atas dan benang bawah ke dalam kain dan membentuk jahitan.
- Pengunci Jahitan: Jahitan yang kuat dan rapi tercapai dengan mengunci benang atas dan benang bawah bersama-sama. Ini dilakukan oleh mekanisme pengunci yang ada di mesin jahit. Pengunci ini seringkali berbentuk gesper atau cengkeraman yang menggenggam kedua benang dan menjadikannya jahitan yang erat.
- Feed Dogs: Komponen Feed Dogs, yang bergerak naik-turun di bawah kain, membantu mendorong kain maju saat menjahit. Ini memastikan bahwa jahitan tetap lurus dan teratur.
- Kontrol Kecepatan: Kecepatan mesin jahit dapat diatur dengan menggunakan pedal atau pengatur kecepatan. Ini memungkinkan penjahit mengatur seberapa cepat atau lambat mesin beroperasi sesuai dengan kebutuhan proyek.
- Pemilihan Jenis Jahitan: Mesin jahit modern seringkali dilengkapi dengan berbagai jenis jahitan yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan. Pemilihan jenis jahitan ini memengaruhi cara kerja mesin jahit dalam membentuk jahitan yang berbeda.
- Ketegangan Benang: Pengaturan ketegangan benang atas dan benang bawah adalah aspek penting dalam cara kerja mesin jahit. Ketegangan yang tepat memastikan bahwa benang tidak terlalu kendur atau terlalu kencang selama menjahit.
Dengan memahami prinsip-prinsip dasar ini, Anda dapat mengoptimalkan penggunaan mesin jahit dan menciptakan jahitan yang berkualitas tinggi.

Tags: jahit cara tangan