... Cara Menjahit Bedong Instan: Panduan Langkah demi Langkah untuk Pemula

Langkah-langkah Memasang Bedong Instan - Panduan Menjahit untuk Pemula

Cara bedong bayi yang tepat

Membedong bayi dengan aman bisa dilakukan oleh siapa saja. Namun, perhatikan juga posisi tubuh si kecil agar tetap nyaman. Siapkan bedong dengan bahan hangat yang nyaman, lalu lakukan langkah-langkah berikut ini.

- Letakkan kain bedong di permukaan yang rata, lipat seperti belah ketupat

- Posisikan bayi tepat di tepi lipatan bedong

- Pastikan tangan bayi tidak menekuk, posisikan lurus di samping tubuhnya

- Lipat kain bedong mengelilingi tubuh bayi, kendurkan untuk memberi ruang gerak

- Luruskan bagian sudut bawah bedong, sisakan ruang gerak, lalu lipat ke atas untuk ‘mengunci’ bedong

Posisi alami kaki bayi di minggu pertama kelahirannya mirip seperti kaki kodok. Kakinya tidak perlu diluruskan, biarkan menekuk secara alami agar si kecil tetap bisa menggerakan kakinya. Mengendurkan bedong bisa menjaga terjadinya diskolasi pinggul, si kecil jadi tetap aman dan nyaman, deh.

Risiko bila bayi dibedong dengan posisi tidak tepat

Me makaikan bedong bayi yang tidak benar akan meningkatkan risiko sindrom kematian bayi mendadak.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika Serikat, kematian bayi mendadak disebabkan oleh cara membedong yang salah.

Pertama, orangtua membedong terlalu kencang, bayi bisa tercekik dalam tidurnya.

Kedua, karena bedongan terlalu longgar, kemungkinan kain akan terlepas dan menutupi hidung karena lengan bayi bisa bergerak bebas sehingga kain menutupi mulut dan hidung.

Risiko lain yang bisa terjadi adalah dysplasia, yaitu ketidaknormalan pertumbuhan jaringan atau organ karena kaki bayi harus diluruskan ketika dibedong.

Tulang rawan dan sendi bayi bisa rusak bila hal ini terjadi.

Selain itu, bayi lebih rentan dengan beberapa masalah kulit bayi, seperti ruam atau biang keringat karena cepat berkeringat akibat dibedong.

Kapan sebaiknya bayi tidak perlu memakai bedong lagi?

Sebab, di usia 2 bulan ke atas tampaknya manfaat membedong bayi ini sudah tidak bisa didapatkan lagi oleh bayi.

Bayi juga tidak perlu dibedong lagi ketika bayi sudah mulai bisa berguling. Biasanya, bayi sudah bisa berguling mulai usia 4—6 bulan.

Namun karena perkembangan bayi yang berbeda-beda, mungkin juga ada bayi yang sudah bisa berguling sebelum bayi berusia 4 bulan.

Selain penentuan usia bayi yang disarankan, orangtua juga bisa memperhatikan beberapa tanda ketika bayi ingin bedongan dilepaskan.

Berikut tanda-tanda bayi tidak perlu lagi memakai bedong.

  • Bayi sering terbangun pada malam hari seolah-olah mencari posisi nyaman untuk bayi tidur.
  • Bila bedongan hanya dibatasi dari bagian dada hingga kaki, dan bayi sudah mulai bergerak-gerak untuk menggulingkan badannya.
  • Bedongan yang hanya membungkus bagian dada sampai kaki mungkin bisa terlepas sebab bayi terus bergerak.

Tanda-tanda berikut adalah transisi perkembangan pergerakan bayi untuk posisi berguling juga sebagai tanda bahwa orangtua harus berhenti membedongnya.

10 Rekomendasi bedong bayi terbaik

Saatnya memilih bedong bayi terbaik untuk anak. Sekarang, sudah banyak bedong bayi yan dibuat dengan bahan, motif, dan bahkan penggunaan yang lebih praktis. Selain memilih bahan bedong bayi yang nyaman, pastikan juga tahu cara menggunakannya. Hal ini sangat penting agar si kecil tetap nyaman saat dibedong.

1. Mooimom Muslin Swaddle Blankets

Kain bedong ini bisa berfungsi sebagai selimut, burp cloth, lapisan car seat, ataupun nursing cover. Mooimom Muslin Swaddle Blankets terbuat dari bahan katun organik yang memiliki daya serap tinggi. Bahan baik katun organik yang halus dan lembut juga nyaman untuk kulit bayi. Motifnya yang sederhana cocok untuk dipakai setiap hari.

2. Bilna Muslin Swaddle

Bedong bayi ini memiliki motif hewan yang menggemaskan. Bahannya awet dan tidak akan menimbulkan iritasi di kulit bayi. Bilna Muslin Swaddle juga bisa dipakai untuk gendongan, selimut, atau alas mengganti popok.

3. Velvet Bedong Bayi

Bahan katun breathable dari bedong bayi ini membuat si kecil nyaman selama dibedong. Velvet bedong bayi biasanya dijual dalam satu paket dengan motif yang lucu. Satu paket bedong bayi Velvet terdiri dari tiga lembar kain bedong. Kain bedong berbahan adem ini bisa membuat si kecil tidur semakin lelap.

4. Touched by Nature Swaddle

Bahan katun organik muslin yang dipakai untuk kain bedong ini juga cocok untuk bayi. Dari segi harga, kain katun ini mungkin cenderung lebih mahal ketimbang kain bedong lainnya, tapi layak untuk dicoba.

Hal yang harus diperhatikan saat memakaikan bedong bayi

Membedong bayi dengan cara yang salah dapat membawa dampak yang buruk bagi si kecil, seperti merusak persendian pada kaki dan pinggul bayi yang dapat berkembang menjadi hip dysplasia .

Beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat membedong bayi adalah sebagai berikut.

1. Hindari bedong bayi terlalu ketat

Jangan membedong bayi terlalu ketat, terutama pada bagian kaki. Banyak ibu yang menarik dan menekan kaki bayinya sebelum melilitkan selimut bedongan.

Hal ini dapat membuat kaki dan pinggul bayi tidak bebas untuk bergerak. Selain itu, kaki bayi yang diluruskan dengan paksa juga dapat menyebabkan persendian pada kaki dan pinggul bayi melonggar.

Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko bayi terkena hip dysplasia (gangguan pembentukan sendi pinggul di mana bagian atas tulang paha tidak berada tepat di rongga pinggul).

2. Eratkan bedongan bagian atas

Biasanya, para ibu membedong bayinya dengan memberikan kelonggaran pada bagian atas bedongan dan lebih erat pada bedongan bagian bawah.

Namun sebenarnya, yang harus dilakukan adalah sebaliknya. Beri kelonggaran pada bagian bawah bedongan, dan bedong lebih erat bagian atas.

Pergerakan bayi akan membuat bedongan sedikit terlepas, sehingga pastikan lengan bayi sudah dibedong dengan erat dan bedongan sudah terlilit dengan rapi.

Selimut bedongan bagian atas yang terlepas dapat menjadi faktor risiko SIDS (sudden infant death syndrome) atau kematian bayi secara mendadak.

Membedong bayi merupakan salah satu cara untuk menurunkan risiko SIDS karena memberikan kenyamanan pada bayi saat tertidur.

3. Awasi saat bayi sedang tidur

Selain itu, usahakan agar tidak ada benda-benda apapun di sekitar bayi saat ia tidur, seperti selimut atau bantal.


Tags: jahit cara

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia