"Menguasai Jahit dengan Mesin Jahit Juki"
Harga Mesin Jahit Otomatis Juki
| Tipe Mesin Jahit Juki | Harga |
| Mesin Jahit Juki HZL-12Z | Rp1.579.500 |
| Mesin Jahit Juki HZL-27Z | Rp2.000.000 |
| Mesin Jahit Juki HZL-29Z | Rp2.453.000 |
| Mesin Jahit Juki POR-4136 | Rp3.123.000 |
| Mesin Jahit Juki DDL-8100E | Rp4.799.000 |
| Mesin Jahit Juki HZL-K85 | Rp4.927.500 |
Harga mesin jahit otomatis buatan Juki di atas kami rangkum dari berbagai sumber. Dibandingkan tahun sebelumnya, ada yang harganya naik, ada pula yang turun. Juki HZL-29Z misalnya, semula dijual Rp2,29 juta, sekarang naik menjadi Rp2,45 jutaan. Sementara itu, varian Juki HZL-K85 yang awalnya dilepas Rp5,29 jutaan, saat ini turun menjadi Rp4,9 jutaan per unit.
Bagian 1: Mempelajari Bagian-Bagian Mesin Jahit
Temukan “power switch” (saklar). Ini memang terlihat mudah, namun menemukan saklar adalah langkah yang paling penting! Benda terletak di tempat yang berbeda-beda tergantung pada jenis mesin jahit yang Anda miliki, tetapi biasanya terletak di sebelah kanan mesin.
Temukan “spool pin”. Ini berbentuk pin plastik atau besi kecil yang menancap di bagian atas mesin, dan menahan gulungan benang.
Cari “thread guide”. Thread guide mengarahkan benang dari gulungan di atas mesin ke “bobbin winder”. Bagian ini berbentuk potongan logam geometris kecil yang menancap di atas mesin sebelah kiri.
Cari “bobbin winder” Di sebelah kanan spool pin di atas mesin terdapat pin plastik atau logam yang lebih kecil, di sebelah roda horizontal kecil. Ini adalah bobbin winder dan bobbin winder stopper. Kedua bagian ini bekerja sama (dengan gulungan benang) untuk meliltkan benang pada bobbin sebelum menjahit.
Kelebihan Mesin Jahit Otomatis
Sementara itu, mesin jahit lainnya seperti mesin jahit listrik atau otomatis pada dasarnya juga mempunyai manfaat yang sama dengan mesin jahit manual, yaitu menjahit, mengobras, mengesum, dan membordir bahan kain sehingga bahan kain mempunyai nilai guna yang lebih tinggi daripada sebelumnya.
Perbedaan mesin jahit listrik, komputer, dan manual hanya pada bentuk atau desain mesin, beberapa komponen, tenaga penggerak, dan hasil jahitan. Karena mesin jahit listrik tidak menggunakan tenaga manusia yang harus dikerjakan secara manual, mesin jahit ini mampu memproduksi lebih banyak hasil jahitan jika dibandingkan dengan mesin jahit manual.
Salah satu contoh mesin jahit otomatis yakni mesin jahit high speed, yang kerap digunakan pada usaha konveksi pakaian jadi. Mesin jahit yang digunakan pada konveksi pakaian jadi berbeda dengan mesin jahit yang digunakan di rumah tangga. Perbedaan tersebut terletak pada besarnya dinamo yang digunakan dan kecepatan menjahitnya. Mesin jahit konveksi menggunakan dinamo besar dengan kecepatan jahitan mencapai 5.000 jahitan per menit.
Tags: jahit cara mesin juki