"Belajar Jahit Gorden - Tips dan Trik untuk Pemula!"
Jenis Kain Untuk Menjahit Gorden
Kain Blackout adalah tipe kain yang bermanfaat untuk mencegah masuknya sinar matahari ke dalam ruangan. Kain ini memiliki karakteristik mudah dibersihkan, lembut dan halus. Kain ini juga bisa dibentuk menjadi beberapa macam gorden yang berfungsi untuk dekorasi ruang tamu dan juga kamar.
Jenis gorden ini adalah pilihan yang tepat untuk diaplikasikan di ruangan kerja, ruang keluarga atau ruang baca. Terbuat dari kain semi blackout, gorden ini memiliki fungsi untuk mencegah cahaya matahari masuk ke dalam ruangan hingga 80%. Pada umumnya kain ini memiliki beragam pola menarik dan unik walaupun biasanya terdiri dari warna polos.
Jenis kain tekstil ini memiliki manfaat untuk mencegah cahaya matahari untuk masuk ke dalam ruangan hingga 90%. Dengan itu, benda-benda yang sangat dekat dengan kain ini hanya akan tampak bayangan.
Kain yang tampak elegan ini biasanya diaplikasikan untuk menciptakan gorden tipe roller blind yang bisa melebar ke bawah atau bisa digulung ke atas.
Kain satin akan menghadirkan sebuah tampilan yang mewah di dalam ruangan. Kain yang mengkilap apabila dilihat dari kejauhan dan terdiri dari permukaan yang lembut memiliki pilihan motif dan warna yang beragam. Ketika diaplikasikan sebagai penutup jendela pun terlihat sangat elegan karena jalinan benang yang cukup rapat.
Kain lace bermanfaat untuk membuat tampilan gorden atau vitrase menjadi cantik dan indah ketika dipasang di kamar atau ruang tamu. Kain lace yang biasanya diaplikasikan untuk membuat pakaian, biasanya juga digunakan pada bagian tengah atau vitrase gorden agar cahaya matahari bisa masuk ke dalam sebuah ruangan ketika dibutuhkan.
Kain ini memiliki tekstur yang halus dan lembut. Jenis bahan gorden ini tidak gampang robek dan lebih kuat karena adanya serat kain yang tersusun rapat.
Kain sutra memiliki tekstur yang lembut dan mulus. Namun kain ini tidak licin dan menjadi pilihan tepat untuk bahan gorden yang memiliki konsep khusus untuk menghadirkan kesan mewah dan lembut pada sebuah ruangan.
Ukuran Stkalianr Kain Gorden
Ketika kalian ingin memahami cara menghitung kebutuhan gorden, tentu penting untuk memahami ukuran stkalianr yang berlaku. Memang, di pasar Indonesia, gorden dan tirai tersedia dalam beragam ukuran, disesuaikan dengan berbagai keperluan penggunaannya.
Ukuran gorden yang umumnya tersedia di pasar Indonesia berkisar dari 1.2 meter, 1.4 meter, hingga 1.5 meter lebar. Lebar kain terbesar biasanya mencapai 2.4 meter, walaupun sering kali ukuran tersebut lebih umum digunakan untuk bahan seprei.
Sementara itu, untuk ukuran pemasangan gorden yang ideal, biasanya setiap setiap 1 meter lebar jendela memerlukan 2 meter kain, atau dapat dianggap sebagai perbandingan 1:2. Namun, jika jendela rumah kalian sangat besar, perbandingan ini dapat berubah menjadi 1:2.5 atau bahkan 1:3. Hal ini disesuaikan dengan kebutuhan untuk menutupi jendela yang lebih lebar.
Cara Jahit Gorden Jendela
Cara Jahit Gorden Jendela – Sebelum menjahit gorden, hal yang paling penting adalah memilih jenis kain itu sendiri. Pemilihan jenis bahan gorden yang tepat akan mempengaruhi desain ruangan. Tak hanya bahannya saja, motif dan jenis lainnya pun juga harus Anda perhatikan dengan tepat. Jika Anda belum paham tentang jenis-jenis kain gorden, berikut adalah penjelasannya.
Kain katun
Gorden dengan bahan kain katun ternyata paling banyak diminati masyarakat. Bagaimana tidak, karena katun bersifat ringan dan semi transparan itulah sebabnya gorden dengan bahan kain katun banyak digunakan.
Anda juga tidak perlu khawatir karena kain katun sangat cocok untuk dipakai dengan model ala saja. Bahkan kain ini bisa masuk ke dalam konsep modern dan konsep tradisional sekalipun. Tetapi, karena bersifat semi transparan, Anda harus menambahkan lapisan putih gorden agar sinar matahari tidak terlalu terik masuk ke rumah.
Kain linen
Terbuat dari serat alami sehingga tampilan terlihat elegan dan menggembung. Serta tampak lebih mewah dibandingkan dengan jenis kain lain. Kain linen sendiri bersifat sangat ringan serta mudah sekali jatuh terurai dengan sempurna.
Itulah sebabnya gorden dengan bahan kain linen sangat cocok untuk Anda yang memiliki jendela tinggi. Tak hanya itu saja, pada konsep ruangan minimalis kain linen juga akan sangat cocok.
Kain sutra
Cara menjahit gorden jendela sebenarnya cukuplah mudah. Bahkan bisa dilakukan di rumah tanpa mesin jahit. Hanya saja, kita cenderung bingung saat memilih jenis kain yang tepat. Untuk itu, Anda bisa memilih jenis kain sutra. Terlebih lagi jika Anda menginginkan hasil dengan kesan mewah dan megah untuk sebuah ruangan.
Kain beludru
Terbuat dari serat alami dan serat sintetis, kain tirai ini akan memberikan kesan mewah pada ruangan Anda. Memiliki sifat yang tebal dan anggun, sehingga gorden ini dapat dengan mudah menghalau angin yang masuk. Jika Anda tidak menyukai angin, maka kain beludru dapat menjadi pilihan yang tepat.
Bagaimana Cara Jahit Gorden Jendela yang Benar?
Pilih jenis kain gorden
Tak hanya itu saja, jenis kain yang tepat juga akan membuat ruangan menjadi lebih cantik. Jadi, pilihlah dengan tepat jenis kain gorden agar hasilnya maksimal.
Siapkan bahan-bahan yang diperlukan
Jika ingin membuat sebuah gorden, maka hal yang harus Anda lakukan adalah menyiapkan segala bahannya. Misalnya:
- Kain gorden
- Benang jahit untuk gorden
- Jarum pentol
- Meteran
- Gunting
- Setrika
- Jarum jahit
Jika bahan-bahan tersebut sudah lengkap, maka Anda sudah bisa melakukan langkah selanjutnya untuk membuat gorden.
Ukur panjang dan lebar jendela
Lakukan pengukuran dengan menggunakan meteran panjang. Jika Anda menginginkan gorden jatuh, maka ukur juga seberapa panjang jatuhnya. Yang terpenting, tambahkan sekitar 20 cm untuk panjang dan lebarnya. Hal ini bertujuan agar hasil akhir gorden tidak menyusut.
Mulai menjahit
Cara jahit gorden jendela tanpa mesin jahit cukuplah mudah. Langkah pertama adalah melipat setiap tepi kain ke arah dalam, dan lipatan ini harus dilakukan dua kali. Hal ini bertujuan agar benang tidak mudah lepas. Jika sudah dilipat, langsung setrika dengan suhu tinggi.
Apabila sudah disetrika, pasangkan jarum pentol di setiap lipatan dan mulailah menjahit. Menariknya adalah cara menjahit gorden ini adalah secara manual, yakni menggunakan jahit tangan. Lakukanlah jahitan sederhana di bagian lipatan. Jika sudah terjahit, lepaskan jarum pentol.
Agar benang semakin kuat, Anda perlu mengulangi penjahitan ini sebanyak 3 sampai 5 kali. Dengan ini maka gorden Anda akan semakin awet nantinya.
Rapikan
Jika semua bagian sudah dijahit, maka rapikan dengan cara memotong sisa kain dan benang yang ada. Apabila ada bagian yang tidak terjahit, maka segera jahit kembali agar gorden bisa dipakai.
Tags: jahit cara gorden