Langkah-langkah Memjahit Hijab Syar'i Sendiri - Panduan DIY untuk Pekerjaan Jahit yang Indah
Hijab Syar’i Modern Printing, Koleksi Terbaru 2023 Paling Kekinian
Hijab syari adalah salah satu jenis hijab yang sudah banyak dipakai oleh wanita Indonesia, sejak zaman dahulu. Kini, model dan design hijab syari makin berkembang dan banyak diminati.
Meskipun banyak motif design hijab yang menarik, apakah kamu mengetahui hijab printing? Perkenalkan Rumah Print Sublim, vendor jasa printing hijab modern yang sekaligus menyediakan jasa design.
Jasa printing terbaik Rumah Print Sublim, menyediakan kecepatan produksi untuk kamu yang mau memulai bisnis hijab syar’i motif printing. Di samping itu kami juga menyediakan layanan desain grafis, sehingga kamu tidak perlu repot mencari desainer untuk menyiapkan print desain jilbab.
Tertarik untuk mendapatkan jasa print untuk hijab syari modern? Hubungi Rumah Print Sublim sekarang juga!

Hijab basic dengan ikatan dalam yang rapi
Hijab segi empat model basic memang selalu menjadi andalan para perempuan berhijab. Simple dan praktis membuat hijab ini bisa diaplikasikan saat kasual maupun formal yang membuat tampilan lebih rapi. Untuk itu, kamu bisa melihat tutorial hijab segi empatnya terbaru di bawah ini, pastinya tutorial hijab segi empat ini bisa menjadi teknik memakai hijab yang everlasting.
1. Kenakan hijab dengan menggunakan bandana atau dalaman model ninja.
2. Samakan ukuran panjang hijab pada sisi kanan dan kirinya.
3. Rekatkan dengan pentul atau peniti di bagian tengahnya dan tarik ke dua sisinya ke belakang.
4. Rapikan bagian depan hijab.
5. Masukan ke dua sisi hijab ke bagian dalam dan ikatkan.
6. Seperti ini tampilannya, tutorial hijab segi empat ini tampak rapi dan cocok juga jika dipakai saat menggunakan kebaya yang tampak formal.

Sejarah Hijab Syar’i
Setiap model hijab memiliki sejarahnya tersendiri, salah satunya hijab syar’i. Dahulu, masyarakat Indonesia belum terlalu menganut pakaian hijab. Hingga abad ke 20, wanita Indonesia masih belum memakai hijab atau kain penutup kepala.
Dalam perkembangannya, kaum santri dari beberapa lingkungan mulai memperkenalkan hijab. Hijab dikenal sebagai kain berbahan tipis, panjang, dan ditutupkan ke kepala, atau disampirkan ke pundak. Kemudian, budaya memakai hijab mulai populer di Indonesia pada 1980-an.
Seiring berkembangnya zaman, wanita Indonesia mulai mengenal banyak ragam hijab. Hijab syar’i adalah salah satu hijab yang masuk di Indonesia, tergolong masuk pada kategori awal.
Kini, hijab di Indonesia sudah lebih trendi selama dua dekade belakangan ini. Sejarahnya, budaya memakai hijab muncul sejak abad ke 17. Jika kamu dapat melihat perkembangan pasar, bisnis pakaian muslim mulai meningkat dari tahun ke tahun.
Simak penjelasan artikel di bawah ini.

Tutorial Memakai Hijab Syar’i
1. Gunakan Pashmina
Untuk cara pertama, kamu dapat menggunakan pashmina pada area kepala dengan satu sisi lebih pendek dibandingkan sisi lainnya. Selain itu, pilihlah pashmina yang berbahan ringan dan mudah jatuh. Misalnya bahan sifon polos atau ceruti.
Salah satu tips yang dapat kamu ikuti saat memakai kerudung syar’i adalah kenakan ciput berbahan kaos atau bahan rajut. Hal ini bertujuan agar tidak licin. Bahan tersebut akan membuat hijab yang lebih menempel dan tidak mudah bergerak.
2. Merekatkan Hijab
Langkah selanjutnya adalah merekatkan kerudung di bawah dagu. Lipat kerudung di bagian rahang, kemudian satukan di bawah dagu dan lekatkan dengan peniti atau jarum pentul.
Selain itu, lipatan hijab dapat mempengaruhi ilusi penampilan bentuk wajah kamu. Bagi kamu yang memiliki wajah berbentuk lonjong, kamu bisa lipat hijab di tulang pipi. Jika bentuk wajah kamu bulat, lipat kerudung di bawah tulang rahang.
3. Ambil Sisi Pendek, Kemudian Letakkan ke Belakang
Selanjutnya, tarik ke belakang untuk bagian yang lebih pendek. Lalu rapikan hingga kerudung, agar tidak terkesan menggelembung di bagian leher.
4. Tarik Sisi Panjang ke Bagian Belakang
Langkah keempat yakni ambil sisi kerudung yang panjang ke arah yang berseberangan. Tarik ke belakang secara rapi, lalu sematkan jarum pentul di bagian belakang dengan rapi.
5. Rapikan Hijab
Bagian selanjutnya, adalah bagian paling penting, yakni merapikan kerudung. Uraikan hijab di bagian depan hingga menutupi dada. Kemudian rapikan bagian leher agar tidak terkesan menumpuk.
Dengan merapikan hijab syari atau pun hijab syar’i instan, merupakan satu hal yang dapat membuat kamu makin percaya diri. Kamu bisa juga memadukannya dengan gamis warna dan motif terbaru. Selain itu, kamu juga bisa mix and match dengan produk kerudung syari jenis khimar dan bergo. Brand dan harganya pun terjangkau.

Apa Itu Hijab atau Jilbab?
Hijab sendiri adalah istilah yang berasal dari Bahasa Arab dengan makna atau arti “penutup”. Bergantung pada desain dan juga tujuan pemakaiannya, hijab wanita yang ada di pasaran saat ini diproduksi dengan berbagai macam model, warna, dan juga motif yang berbeda-beda.
Nah, untuk kamu yang saat ini ingin memulai bisnis hijab sendiri namun masih bingung harus mulai dari mana, maka silakan simak ulasan lengkap di bawah ini sebagai bahan pertimbanganmu dalam berbisnis.
1. Riset Pasar Terdahulu
Cara Memulai Bisnis Jilbab Produksi Sendiri yang pertama adalah melakukan riset pasar. Riset pasar ini dilakukan untuk mengetahui seperti apa model hijab kekinian yang sedang banyak dicari oleh konsumen. Gunakan juga jenis kain yang cocok untuk hijab dan juga cara promosi hijab yang sedang populer dengan strategi bisnis masa kini.
Di pasar sendiri, pilihan model atau bentuk hijab sebenarnya tidak terlalu banyak berubah, namun yang menentukan kualitas adalah bahannya itu sendiri. Penggunaan jenis kain akan sering berubah untuk menyesuaikan zaman, jadi, kamu perlu update tentang bahan kain yang sedang trend saat ini.
Perlu diketahui, bahan hijab yang baik adalah kain yang memiliki serat kecil sehingga sangat mudah untuk diatut. Lalu bahan kain yang tidak mudah kusut juga bisa menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan saat ingin memilih bahan kain untuk hijab. Jadi, jangan sampai salah yah.
2. Pilih Nama Brand
Cara memulai bisnis jilbab produksi sendiri selanjutnya adalah dengan menyiapkan nama brand yang unik dan juga mudah diingat. Pastikan nama brand tersebut tidak pernah terdaftar sebelumnya. Lalu, untuk emningkatkan brand awareness, tampilkan nama brand hijab di media social, label produk, dan juga packagingnya.
3. Siapkan Modal Usaha
Cara Memulai Bisnis Jilbab Produksi Sendiri selanjutnya silakan siapkan modal untuk memulai bisnis hijab kekinian. Jika kamu ingin membuat brand hijab sendiri namun maih terkendala modal, maka kamu bisa memulainya dari bisnis dengan skala kecil atau meminjam modal bisa dijadikan bahan pertimbangan.

Tags: jahit cara sendiri