... Panduan Lengkap: Cara Menjahit Jala Ikan Sendiri dengan Mudah

Langkah-langkah Mudah dalam Menjahit Jala Ikan untuk Pemula

Alat yang Digunakan Nelayan Tradisional untuk Menangkap Ikan

KOMPAS.com – Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki sumber daya laut melimpah. Kekayaan lautnya, membuat masyarakat Indonesia banyak yang berprofesi sebagai nelayan. Nelayan tradisional adalah nelayan yang menangkap ikan dengan peralatan tradisional yang dilakukan secara turun-temurun. Apa yang digunakan oleh nelayan tradisional untuk menangkap ikan? Nelayan tradisional menangkap ikan dengan menggunakan perahu kecil, jaring kecil, bubu, alat pancing, tombak, dan rawai. Berikut penjelasannya:

Jaring lingkar

Pukat cincin adalah alat penangkapan ikan yang termasuk dalam kelompok jaring lingkar (surrounding nets).

Penggunaan jaring lingkar sangat efektif untuk menangkap gerombolan ikan pelagis kecil di sekitar permukaan air. Karena metode penangkapannya terbilang paling agresif.

Secara umum terdapat dua tipe pukat cincin yang berkembang di Indonesia, yaitu pukat cincin tipe Amerika dan tipe Jepang.

Perbedaan kedua tipe tersebut berada pada posisi terbentuknya kantong. Untuk pukat cincin tipe Amerika posisi terbentuknya kantong di bagian pinggir. Sedangkan tipe Jepang di bagian tengah.

Pengoperasian pukat cincin seperti namanya. Nelayan akan mengepung gerombolan ikan dengan bentuk cincin atau melingkar menggunakan pukat.

Efektivitas pengoperasian pukat cincin ditentukan oleh beberapa faktor seperti:

  1. Kecepatan jaring untuk membentuk lingkarang,
  2. Kecepatan jaring untuk tenggelam dan segera membentuk dinding guna menahan gerak kelompok ikan dan,
  3. Cepat atau lambatnya menarik tali kolor (purse line) untuk menahan larinya ikan ke arah vertikal (bagian bawah jaring).

Arad

Alat tangkap jaring ikan selanjutnya yang termasuk dalam klasifikasi pukat hela dasar berpapan (bottom otterboat trawl) adalah arad.

Arad adalah alat tangkap berbentuk kerucut yang tertutup kearah ujung kantong dan melebar ke arah depan dengan adanya sayap.

Nelayan arad merasa sangat puas dengan kekuatan alat tangkap ini yang jaringnya terbuat dari polyethilene (PE).

Selain itu hasil tangkapan juga maksimal dan menguntungkan dalam satu kali pengoperasian dengan cara ditarik oleh perahu berkecepatan rendah.

Pukat payang

Jenis alat tangkap jaring lainnya untuk menangkap ikan adalah pukat payang. Pukat payang termasuk dalam pukat tarik, yaitu kelompok alat penangkapan ikan berkantong (cod-end) tanpa alat pembuka mulut jaring.

Cara Bermain dan Aturan dalam Permainan Menjala Ikan

PARBOABOA - Permainan menjala ikan adalah permainan yang dilakukan oleh dua kelompok dengan tujuan mengembangkan kemampuan gerak jasmani anak.

Dalam permainannya, salah satu kelompok berperan sebagai ikan dan kelompok satunya lagi berperan sebagai jala.

Permainan ini juga merupakan salah satu olahraga yang tidak perlu menggunakan alat, sehingga aman dilakukan oleh peserta didik Sekolah Dasar, khususnya kelas rendah.

Dengan bermain jala ikan, siswa dilatih untuk saling bekerja sama. Selain itu, kelincahan, jiwa sportivitas, dan kemampuan merancang strategi juga diasah dalam permainan ini.

Alat tangkap jaring ikan

Di bawah ini adalah macam-macam alat tangkap jaring yang terbuat dari nylon dan polyethilene yang sering beroperasi.

Jaring insang hanyut

Disebut sebagai jaring insang hanyut karena memiliki banyak pelampung untuk membuatnya mengapung di permukaan air.

Penggunaan jaring insang hanyut oleh nelayan pada umumnya berukuran panjang 32 m dan lebar 2 m.

Kemudian, nelayan akan melakukan pemeriksaan dan mengambil ikan yang terjerat pada jaring (hauling).

Jaring insang permukaan

Jenis alat tangkap ini sering beroperasi untuk menangkap kelompok ikan yang melakukan imigrasi secara horisontal dan vertikal.

Ikan dengan ukuran lebih besar dari mata jaring akan tersangkut ketika melewati lokasi perairan yang terdapat jaring.

Jaring insang dasar

Untuk menangkap ikan demersal nelayan sering mengoperasikan salah satu jaring khusus di dasar perairan, yakni jaring insang dasar.

Penggunaan jaring insang dasar terbilang cukup efektif dengan cara kerja seperti jaring insang permukaan.

Memahami Jahitan Pasca Melahirkan Normal dan Cara Merawatnya

Dokter atau bidan sering melakukan jahitan pasca melahirkan normal untuk memperbaiki luka pada vagina dan perineum (daerah antara vagina dan anus) akibat bersalin. Selama pemulihan, ibu yang baru saja melahirkan perlu merawat jahitan ini dengan baik agar tidak mengalami infeksi. Saat proses persalinan normal berlangsung, ibu akan mengejan kuat untuk membuka jalan lahir agar bayi dapat dilahirkan. Ketika ibu mengejan dan mendorong bayi keluar dari rahim, vagina dan perineumnya akan mengalami tekanan yang sangat kuat. Hal ini berisiko tinggi menyebabkan luka robekan pada vagina dan perineum yang dapat menyebabkan perdarahan pascapersalinan. Oleh karena itu, untuk memperbaiki bagian yang robek tersebut, dokter atau bidan akan melakukan penjahitan. Selain robekan alami akibat proses mengejan, jahitan pasca melahirkan normal juga dilakukan apabila ibu menjalani prosedur episiotomi, yaitu sayatan yang dibuat di perineum dan vagina ibu untuk mempermudah proses kelahiran bayi. Prosedur ini biasanya dilakukan pada ibu yang memiliki kondisi tertentu, seperti menderita penyakit serius, misalnya penyakit jantung, persalinan lama, dan bayi sungsang.

Robekan terjadi di lapisan kulit dan jaringan sekitar vagina, namun belum mencapai otot. Robekan berukuran kecil dan dapat sembuh tanpa proses penjahitan.


Tags: jahit cara

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia