... Panduan Lengkap: Cara Menjahit Jala Ikan Sendiri dengan Mudah

Langkah-langkah Mudah dalam Menjahit Jala Ikan untuk Pemula

Dogol

Alat penangkap lainnya berbentuk kantong dan terdiri atas dua bagian sayap jaring adalah dogol.

Jaring dogol nelayan terbuat dari bahan nylon yang warnanya akan samar ketika masuk ke dalam perairan.

Operasi penangkapan ikan menggunakan jaring dogol sama dengan jaring lainnya. Jaring dogol diturunkan dari salah satu sisi lambung kapal bagian buritan kapal. Penurunan jaring dogol harus cepat untuk membentuk lingkaran agar ikan yang bergerombol tidak kabur.

Jala tebar

Memiliki desain dan cara pengoperasian yang cukup sederhana jala tebar termasuk alat tangkap nelayan tradisional. Jala tebar akan dapat beroperasi pada kedalaman 0,5–10 m. Agar lebih efektif dalam pengoperasiannya nelayan menentukan kawasan perairan yang terlihat gerombolan ikan.

Cantrang

Bentuknya menyerupai alat tangkap jaring ikan payang, tetapi ukuran mata jaring lebih kecil.

Jika dilihat dari fungsi dan hasil tangkapan utamanya, cantrang menyerupai trawl. Tetapi cantrang memiliki bentuk yang lebih sederhana. Selain itu pada saat pengoperasiannya tidak harus ditarik oleh kapal dan tidak menggunakan pembuka jaring

Jika macam-macam alat tangkap sebelumnya adalah jaring yang harus beroperasi dengan cara ditarik kapal. Tidak demikian pada alat tangkap yang dikenal sebagai bagan tancap.

Bagan tancap merupakan bangunan berbentuk segi empat yang terdiri dari rangkaian bambu dan terangkai secara melintang dan membujur.

Pada bagian tengah bangunan terdapat jaring yang berfungsi untuk menjaring ikan yang ada di bawah bagan.

Teknologi penangkapan ikan ini bersifat permanen dan hanya bisa digunakan pada satu lokasi penangkapan saja. Tempat pengoperasiannya pun sangat terbatas yaitu pada perairan dangkal dan saat malam hari saja.

Perahu kecil

Nelayan tradisional biasanya menggunakan perahu kecil yang mengandalkan tenaga kayuh ataupun angin laut, tanpa bantuan motor. Contohnya adalah sampan, kano, dan kapal tanpa motor lainnya. Baca juga: Akibat Buruk Mengambil Ikan Menggunakan Pukat Harimau dan Bom Ikan

ANTARA FOTO/Ekho Ardiyanto/ed/nz/15 Seorang nelayan suku Bajo menaikkan Bubu ke atas perahu di perairan Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Sabtu (23/5). Bubu atau perangkap ikan terbuat dari kawat ini adalah alat tangkap yang ramah lingkungan digunakan nelayan tradisional Bajo

Bubu adalah alat penangkap ikan tradisional yang terbuat dari rotan, bambu, maupun kayu. Bubu biasanya berbentuk seperti corong yang dapat memerangkap ikan jika masuk ke dalamnya.

Bubu disimpan di aliran sungai ataupun laut dangkal dan didiamkan selama satu hari untuk menunggu ikan terperangkap. Dilansir dari Food and Agriculture Organization of The United Nations, tangkapan yang dihasilkan bubu relatif sedikit, sehingga biasanya yang ditangkap adalah hewan dengan nilai ekonomi tinggi seperti lobster, udang, udang karang, kepiting, ikan kakap, gurita, dan sotong.

Alat tangkap jaring ikan

Di bawah ini adalah macam-macam alat tangkap jaring yang terbuat dari nylon dan polyethilene yang sering beroperasi.

Jaring insang hanyut

Disebut sebagai jaring insang hanyut karena memiliki banyak pelampung untuk membuatnya mengapung di permukaan air.

Penggunaan jaring insang hanyut oleh nelayan pada umumnya berukuran panjang 32 m dan lebar 2 m.

Kemudian, nelayan akan melakukan pemeriksaan dan mengambil ikan yang terjerat pada jaring (hauling).

Jaring insang permukaan

Jenis alat tangkap ini sering beroperasi untuk menangkap kelompok ikan yang melakukan imigrasi secara horisontal dan vertikal.

Ikan dengan ukuran lebih besar dari mata jaring akan tersangkut ketika melewati lokasi perairan yang terdapat jaring.

Jaring insang dasar

Untuk menangkap ikan demersal nelayan sering mengoperasikan salah satu jaring khusus di dasar perairan, yakni jaring insang dasar.

Penggunaan jaring insang dasar terbilang cukup efektif dengan cara kerja seperti jaring insang permukaan.


Tags: jahit cara

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia