... Panduan Praktis: Cara Menjahit Kantong Rok dengan Mudah

Langkah-langkah Mudah Menjahit Kantong Rok - Panduan Praktis untuk Pemula

Sejarah Saku

Saku pada pakaian sudah ada sejak zaman dahulu kala. Menurut sejarah, saku pertama kali dikenal oleh manusia pada zaman kuno di Mesir dan Yunani. Pada zaman itu, saku digunakan sebagai tempat penyimpanan uang atau barang berharga lainnya.

Pada abad ke-13, saku pada pakaian menjadi lebih umum digunakan di Eropa. Namun, pada awalnya, saku ini tidak terdapat pada pakaian melainkan sebagai tas terpisah yang diikatkan pada pinggang. Barulah pada abad ke-17, saku mulai ditanamkan secara langsung pada pakaian.

Saat itu, saku pada pakaian hanya terdapat pada pakaian pria dan digunakan untuk menyimpan uang atau tembakau. Wanita pada saat itu tidak menggunakan saku pada pakaian mereka, karena pakaian wanita pada masa itu umumnya tidak memiliki saku. Hal ini karena dianggap tidak etis bagi wanita untuk menaruh barang-barang di dalam saku yang tersembunyi di balik pakaian mereka.

Namun, pada abad ke-18, wanita mulai menggunakan saku pada pakaian mereka. Saku pada pakaian wanita pada masa itu biasanya berupa kantong kecil yang diletakkan di dalam pakaian, seperti di dalam lapisan rok atau korset.

Pada abad ke-19, saku pada pakaian semakin berkembang dan mulai digunakan pada berbagai jenis pakaian, seperti jas, blazer, dan celana. Pada masa itu, saku pada pakaian juga mulai memiliki berbagai macam model dan ukuran.

Hingga saat ini, saku pada pakaian masih digunakan sebagai tempat penyimpanan barang-barang penting seperti uang, ponsel, dan kunci. Selain itu, saku pada pakaian juga menjadi bagian penting dari segi estetika pada pakaian.

Cara Menjahit Baju dengan Tangan dan Mesin

Secara umum, ada dua cara menjahit baju, yaitu menggunakan tangan dan mesin jahit.

Masing-masingnya punya keunggulan dan kekurangannya sendiri.

  1. Masukkan benang ke dalam jarum. Potong seperlunya saja. Jangan terlalu panjang, karena benang akan mudah kusut.
  2. Atur agar salah satu sisi benang agar lebih panjang dari sisi lainnya. Buat simpul pada sisi benang yang lebih panjang. Simpul tak perlu besar, yang penting cukup untuk menahan agar benang tidak lolos saat ditusukkan ke kain.
  3. Tusukkan jarum dari bagian bawah kain. Mulai buat tusuk jahitan sesuai keperluan atau ikuti pola baju yang sudah dibuat. Bila baru pertama kalinya menjahit, coba dengan membuat tusuk jelujur terlebih dahulu.
  4. Untuk mengakhiri jahitan, buat tusuk simpul di bagian belakang kain. Tusuk simpul bisa diulang sampai dua kali.
  5. Potong benang, tapi jangan terlalu mepet.

Untuk pemula, disarankan untuk menggunakan teknik jahit tusuk jelujur terlebih dahulu. Tusuk jelujur lebih sederhana dan mudah dibuat.

Kalau sudah mulai mahir, Moms bisa menggunakan jenis tusuk lainnya.

Sementara itu, berikut ini cara menjahit baju dan teknik dasar menggunakan mesin jahit yang bisa Moms pelajari dan coba lakukan di rumah.

  1. Pasang jarum pada tempat jarum.
  2. Lalu, siapkan kertas. Untuk mengawali belajar menjahit dengan mesin, jangan gunakan benang terlebih dulu.
  3. Buat jahitan lurus pada kertas, lalu mulai menjahit membelok atau membentuk sudut. Ulangi sampai lancar.
  4. Bila sudah lancar, mulai pasang benang pada jarum, dan masukkan sekoci berisi palet pada tempat sekoci.
  5. Siapkan potongan kain atau kain yang sudah berpola. Ikuti garis pola yang tersedia. kalau belum mahir, Moms bisa berlatih menjahit lurus, lalu menjahit belok, atau membentuk sudut.

Persiapan Sebelum Menjahit Baju Sendiri

Langkah-langkah untuk mulai menjahit baju sendiri sebenarnya cukup mudah, termasuk bagi pemula.

Apa pun yang ingin Moms jahit, baik gamis, baju dewasa dan anak, atau dress, langkah-langkahnya hampis sama.

Berikut perlengkapan yang Moms perlukan.

1. Kain

Namanya juga ingin menjahit, bahan utamanya, yakni kain, adalah hal pokok yang perlu disiapkan.

Moms bisa memilih banyak sekali jenis kain, misalnya katun, satin, linen, organza, hingga material kulit (leather).

Pastikan juga kalau kain yang Moms siapkan memang pas dan cocok dengan model baju juga diinginkan.

2. Perlengkapan Jahit

Perlengkapan jahit dasar terdiri jarum jahit, jarum pentul, benang, gunting kain, dan pengurai jahitan.

Moms juga bisa menjahit menggunakan mesin jahit. Tentunya hasil jahitan akan lebih cepat jika kamu menggunakan mesin.

3. Cutting Mat dan Pen Cutter

Selanjutnya, Moms juga memerlukan pen cutter dan juga cutting mat. Pen cutter digunakan untuk memotong kain. Adapun cutting mat berfungsi sebagai alasnya.

Memotong kain menggunakan pen cutter akan lebih akurat hasilnya dibandingkan memakai gunting biasa.

4. Meteran Jahit

Pasti Moms sering melihat tukang jahit menggunakan meteran jahit, kan?

Alat ini memang dirancang khusus untuk mengukur badan dan menekuk fleksibel mengikuti lekuk tubuh.

5. Peralatan Membuat Pola Jahitan

Sebelum menjahit dimulai, Moms perlu membuat pola baju.

Moms antara lain membutuhkan kertas pola, pensil, gunting kertas, penggaris, kertas karbon, dan rader atau pemotong untuk mendapatkan pola baju.


Tags: jahit cara

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia