... Panduan Lengkap: Cara Menjahit Kebaya Kutu Baru untuk Pemula - Tips DIY Jahit!

"Menguasai Seni Jahit Kebaya Kutu Baru - Panduan Praktis!"

Diskripsi kebaya Kutubaru

Kebaya kutubaru adalahalah Salah satu jenis kebaya yang lumayan klasik dengan bef atau kutubaru.Kutubaru adalah secarik kain yang menghubungkan lipatan kebaya di bagian dada.Kebaya Kutu baru cukup dikenal oleh karena merupakan salah satu pakaian adat Jawa tengah bahkan sebagian besar ibu negara kita sebagai pengguna kebaya berkutubaru. Mulai dari Ibu Tien Soeharto, Ibu Ani Yudhoyono, juga Megawati Sukarnoputri.

Sebelum membuat Kebaya dengan Kutubaru atau Bef terlebih dahulu siapkan ukuran yang di perlukan!

Ukuran yang diperlukan untuk membuat kebaya kutubaru

b.Lebar punggung atas

c. Lingkar leher

d. Lebar bahu dasar

e. Lingkar badan

f. Lingkar pinggang

g. Lingkar pinggul

j. Tinggi puncak

k. Jarak payudara

m. Panjang punggung

n. Lebar punggung

o. Panjang lengan

p. Lingkar kerung lengan

q. Lingkar lengan

r. Lingkar pergelangan

Kursus Jahit Bordir Jogja Kursus Jahit Bordir Yogya

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang pola kebaya kutu baru

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga

anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.
buka mesin jahit : http://myhobbi-hobbi.blogspot.co.id/2014/08/membuat-pola-dasar-kebaya-kutu-baru.html

2 comments:

LH : Lingkar Hip = ukuran lingkar panggul
LP : Lingkar pinggang = ukuran lingkar pinggang
BP : Bush point = Bagian tertinggi dari buah dada

lengkapnya :
Islilah-istilah dalam menjahit. Berikut adalah kumpulan istilah dan singkatan yang sering kita temui dalam dunia busana

Lingkar badan : Ukuran diambil dengan cara mengukur lingkaran badan terbesar melalui ketiak dan dada
Lingkar pinggang : Ukuran diambil dengan cara mengukur pinggang, diukur pas
Lingkar pinggul : Ukuran diambil dengan mengukur lingkar pinggul yang terbesar
Lingkar lengan : Ukuran diambil dengan mengukur lingkar pangkal lengann diukur melewati ketiak dan kedudukan meteran mendatar
Lingkar leher : Ukuran diambil dengan mengukur lingkar leher paling bawah dan meteran tidak boleh kendur
Dada A (atas) : Ukuran diambil dengan cara mengukur dada bagian atas, dari ujung bahu kanan sampai ujung bahu kiri
Dada B (bawah) : Ukuran diambil dengan cara mengukur jarak dari ujung bawah ketiak kanan sampai ujung bawah ketiak kiri, posisi meteran di tengah-tengah dada
Lebar Muka : Ukuran diambil dengan cara mengukur sisi kanan dada sampai sisi kiri dada pada jarak 5 - 6 cm dari bawah lekuk leher
Turun BH : Ukuran diambil dari lekuk leher sampai tengah-tengah kedudukan dada
Jarak payudara : Ukuran diambil dengan cara mengukur puncak payudara sebelah kiri pampai puncak payudara sebelah kanan
Tinggi dada : ukuran diambil dengan cara mengukur jarak dari pinggang sampai puncak payudara
Tinggi puncak : Ukuran diambil dengan cara mengukur jarak dari pangkal lengan sampai ujung bahu
Panjang dada : Ukuran diambil dengan cara mengukur jarak dari lekuk leher bawah sampai pinggang
Punggung atas : Diukur dari ujung bahu kanan sampai ujun bahu kiri
Punggung bawah : Diukur dari ujung bawah ketiak kanan sampai ujung bawah ketiak kiri
Lebar bahu : Diukur dari leher bagian bawah sampai ujung bahu
Tinggi panggul/pinggul : Diukur dari pinggang ke bagian pinggul yang terbesar
Tinggi duduk : Diukur dari pinggang orang yang sedang duduk sampai permukaan tempat duduk
Pesak : Ukuran diambil dengan cara mengukur jarakdari tengah pinggang bagian depan sampai pinggang bagian belakang, melalui selangkangan
Lingkar lutut : Ukuran diambil dengan cara mengukur lingkaran lutut
Tinggi lutut : Diukur dari pinggang sampai lutut
Panjang celana : Diukur dari pinggang sampai mata kaki atau sesuai keinginan
Panjang baju : Diukur dari tengkuk sampai panjang yang diinginkan
Lengan atas = lengan pendek : Diukur dari ujung bahu sampai diatas siku
Lengan bawah = lengan panjang : Diukur dari ujung bahu sampai pergelangan
Lebar kaki : Mengukur lebar kaki celana yang dipakai atau sesuai model pesanan
Lingkar siku : Ukuran diambil dengan cara menekuk lengan terlebih dahulu lalu dukur pada bagian yang menekuk (siku)
Lingkar kepala : Ukuran diambil dengan cara mengukur lingkar bagian kepala yang terbesar
Pola dasar : Pola yang dibuat berdasarkan ukuran yang sebenarnya dan belum diubah
LH : Lingkar Hip = ukuran lingkar panggul
LP : Lingkar pinggang = ukuran lingkar pinggang
BP : Bush point = Bagian tertinggi dari buah dada
Kerung lengan : Ukuran lingkar lengan pada pola
Kerung leher : Ukuran lingkar leher pada pola
Tinggi Hip : Jarak antara pinggang dengan pinggul, biasanya 18
Panjang rok : Panjang rok yang di ukur dari pinggang sampai mata kaki
Kupnat : Bagian dari pola yang nantinya akan di jahit, berbentuk segitiga
Kampuh : Bagian pinggiran kain yang merupakan tempat untuk menggabungkan kain yang satu dengan kain yang lain, lalu di jahit sesuai garis pola/rader.
Sepatu reseleting : Sepatu mesin yang tapaknya hanya sebelah, hingga dapat menjahit bagian yang pinggir sekali.
Sepatu reseleting jepang : Sepatu mesin yang digunakan untuk menjahit reseleting jepang
Delete

Contoh ukuran untuk membuat kebaya kutubaru

Anda bisa langsung menggunakan ukuran badan anda sendiri atau bisa menggunakan Contoh ukuran di bawah ini:

a. Panjang kebaya: 66 cm

b. Lebar punggung atas: 35 cm

c. Lingkar leher: 36 cm

d. Lebar bahu dasar: 12 cm

e. Lingkar badan: 86 + 2 = 88 cm

f. Lingkar pinggang: 70 + 2 = 72 cm

g. Lingkar pinggul : 92 + 4 = 96 cm

h. Panjang dada: 32 cm

i. Lebar dada: 32 cm

j. Tinggi puncak: 13 cm

k. Jarak payudara: 18 cm

l. Panjang sisi: 17 cm

m. Panjang punggung: 37 cm

n. Lebar punggung: 34 cm

o. Panjang lengan: 55 cm

p. Lingkar kerung lengan: 42 cm

q. Lingkar lengan: 31 cm

r. Lingkar pergelangan: 22 cm

Diskripsi model pola kebaya kutubaru

Kebaya kutubaru umumnya memiliki model kerah selendang atau setali dan menggunakanodel pola lengan licin

Pola badan depan kebaya kutubaru

Langkah pertama sebelum membuat pola badan depan kebaya kutubaru adalah membuat pola dasar badan depan,kemudian ada perubahan pada Titik-titik tertentu . Ikuti langkah Langkah di bawah ini,

G-G' =H'–P = turun 1 cm

Q-P = ½ lebar punggung atas =35 cm : 2 = 17½ cm

Tutup kupnat kerung lengan dan gunting dari Z ke kupnat depan,ke atas sampai N

Titik T naik ± 2 cm.

G'-X = 66 cm (panjang kebaya)

Hubungkan F – B - A' teruskan ke atas ke O.

Ukur P- G'-L, hasil ukurannya harus lebih ½ cm dari K'-G'-P(di pola belakang)

V - F = turun + 5 cm

Tempat pemasangan kutubaru/bef:

S-K= ±25 cm (sesuai selera)

Pola badan belakang kebaya kutubaru

Untuk membuat pola badan belakang Kebaya kutubaru,gambarlah pola dasar badan belakangdan kemudian ikuti perubahannya seperti di bawah ini:

K-P = ½ lebar punggung atas = 35 cm : 2 = 17½ cm

Hubungkan K'-G' - P.

T'-Z-Y=T'-Z-Y (sisi depan)

Kupnat belakang dapat diperpanjang dan diperbesar sesuai dengan bentuk tubuh.

Memahami Lebih Jauh Kebaya Kutu Baru, Warisan Budaya yang Unik

Memahami Lebih Jauh Kebaya Kutu Baru, Warisan Budaya yang Unik – Halo Knittopreneurs! Kembali lagi dengan Minto dan artikel tentang kebaya, yang kali ini akan membahas mengenai kebaya kutu baru, atau sering disebut sebagai “kebaya bef.”

Sebagai salah satu kebaya klasik, kutu baru memiliki sejarah yang panjang, dan bisa dikategorikan sebagai warisan budaya yang masih relevan hingga zaman sekarang. Penggunaannya pun beragam, tidak hanya untuk acara-acara khusus, namun juga pada keseharian.

Artikel ini akan membahas semua yang perlu kamu ketahui mengenai kebaya kutu baru, termasuk tips memilih dan memakainya. Simak yuk!


Tags: jahit cara

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia