Cara Menjahit Kerut - Panduan Praktis untuk Merajut dengan Indah
Cara Menjahit Baju Tanpa Mesin Jahit, Pakai Jarum & Benang
Merasa boros karena membeli baju terus-terusan? Atau kamu kesulitan memperoleh baju yang sesuai keinginanmu? Untuk mengatasinya, yuk coba menjahit baju sendiri. Kamu nggak perlu punya mesin jahit, ikuti aja cara menjahit baju dengan hanya bermodalkan jarum dan benang. Terdengar mustahil tapi masih bisa diwujudkan. Hitung-hitung latihan~
Langkah-langkahnya cukup gampang dan bisa diterapkan pemula. Sebetulnya, cara menjahit baju untuk anak, orang dewasa atau baju gamis nggak terlalu berbeda. Begitu pula jika kamu ingin menjahit seragam sekolah. Penasaran bagaimana caranya? Yuk ikuti tips cara menjahit baju dasar berikut.

Sebelum menjahit, siapkan alat-alat yang dibutuhkan
1. Kain
Jenis kain / Credit: Berezko via www.housebeautiful.com
Ada banyak sekali jenis kain yang bisa dipilih, mulai dari katun sampai beludru. Karena masih pemula, lebih baik beli aja kain lokal yang harganya Rp20 ribuan per meternya.
2. Perlengkapan jahit esensial
Alat dasar / Credit: Insider via www.peakpx.com
Perlengkapan ini terdiri jarum jahit, jarum pentul, benang, gunting kain, dan pengurai jahitan. Penting banget!
3. Cutting mat dan pen cutter
Saling melengkapi / Credit: Ali Express
Pen cutter digunakan untuk memotong kain, sedangkan cutting mat berfungsi sebagai alasnya. Hasilnya lebih akurat dibandingkan memakai gunting biasa.
4. Peralatan untuk membuat pola jahitan
Pola jahitan / Credit: University of the Fraser Valley
Pola pakaian sangat dibutuhkan sebelum menjahit. Kamu bisa membuatnya dengan kertas pola, pensil, gunting kertas, penggaris, kertas karbon, dan rader atau pemotong.
5. Meteran jahit

Cara Keempat
* Tension Tinggi *
Cara yang satu ini juga hanya dilakukan satu langkah saja tanpa menarik benang. Cukup naikkan tension atau tegangan benang sehingga menjadi lebih kuat. Jadi saat menjahit, kain akan otomatis terjahit dan membentuk kerutan.
Jika tension benang sudah berada di angka maksimal namun kain kurang membentuk kerutan, maka bisa dibantu dengan cara menahan gerakan (perputaran) benang seperti gambar di atas. Sentuh benang dengan jari selagi menjahit. Fungsinya untuk memperlambat perputaran benang (agar benang tidak berputar terlalu cepat) sehingga tegangan benang menjadi sangat kuat. Jangan menyentuh benang terlalu kuat karena bisa menyebabkan benang mudah putus.
Nah di antara keempat cara di atas, kira-kira cara manakah yang paling mudah kamu gunakan? Selamat mencoba ya. :)

Cara Kedua
* Jahitan Double *
Cara ini hampir sama seperti cara pertama, hanya saja ditarmbahkan satu jahitan lagi di sebelah jahitan pertama sehingga ada dua buah jahitan(double). Cara yang satu ini biasa digunakan jika ingin membuat ruffle atau kerutan di tepi tiras kain sebagai rempel untuk pemanis di bagian pinggir pakaian. Sebelum menjahit, jangan lupa mengatur setingan mesin jahit kita seperti cara pertama. Yaitu lebarkan jarak jahitan di angka maksimal dan turunkan tension benang.
Buat jahitan pertama di sepanjang kain dengan jarak 0,5-1cm dari tiras kain. Tambahkan lagi jahitan kedua dengan jarak sekitar 0,5cm di sebelah jahitan pertama. Sisakan ujung benang (jangan terlalu pendek).
Tarik kedua buah benang jahitan bawah (benang sekoci) secara bersamaan. Lakukan seperti cara pertama hingga kain membentuk kerutan sesuai yang diinginkan. Jahitan double ini memang lebih ribet daripada cara pertama, namun akan membuat kerutan pada kain menjadi lebih rapi dibandingkan dengan cara lainnya.

Selain membut baju dari nol, kamu juga bisa menjahit baju robek dengan cara berikut
1. Memilih jarum dan benang yang sesuai
Penting / Credit: Insider
Gunakan jarum yang besar dan tajam kalau kamu hendak menjahit kain tebal seperti denim dan kulit. Sedangkan kalau kainnya tipis seperti katun dan nilon, lebih baik gunakan jarum yang tipis pula. Lengkapi dengan benang yang sesuai. Semakin tebal kainnya, berarti semakin tebal pula benangnya.
2. Menjahit keliman yang robek
Keliman robek / Credit: MakeItDo via Pinterest
Biasanya masalah ini terjadi pada bagian saku. Pertama, balik baju sehingga bagian dalamnya berada di luar. Lalu jahitlah sepanjang garis keliman dengan jahitan yang lurus dan rapi. Timpa aja jahitan yang lama dengan yang baru.
3. Menjahit lubang yang agak besar
Berlubang / Credit: Heddels
4. Menambal lubang dengan potongan kain yang menarik
Menambal / Credit: The Spruce Crafts
Berbeda dengan cara sebelumnya, kali ini kamu menjahit tambalan dari luar. Jadi batas-batas antara kain baju dan kain tambalan bakal terlihat lebih jelas. Keren nih kalau sengaja memilih kain yang warnanya kontras atau berpola. Cara menjahit baju bolong ini bisa membuat pakaianmu makin menarik.

Tags: jahit cara