... Panduan Lengkap Cara Menjahit Payet untuk Pemula: Teknik DIY yang Mudah Dipelajari!

Panduan Menjahit Payet untuk Pemula

Cara Menjahit Baju dengan Tangan dan Mesin

Secara umum, ada dua cara menjahit baju, yaitu menggunakan tangan dan mesin jahit.

Masing-masingnya punya keunggulan dan kekurangannya sendiri.

  1. Masukkan benang ke dalam jarum. Potong seperlunya saja. Jangan terlalu panjang, karena benang akan mudah kusut.
  2. Atur agar salah satu sisi benang agar lebih panjang dari sisi lainnya. Buat simpul pada sisi benang yang lebih panjang. Simpul tak perlu besar, yang penting cukup untuk menahan agar benang tidak lolos saat ditusukkan ke kain.
  3. Tusukkan jarum dari bagian bawah kain. Mulai buat tusuk jahitan sesuai keperluan atau ikuti pola baju yang sudah dibuat. Bila baru pertama kalinya menjahit, coba dengan membuat tusuk jelujur terlebih dahulu.
  4. Untuk mengakhiri jahitan, buat tusuk simpul di bagian belakang kain. Tusuk simpul bisa diulang sampai dua kali.
  5. Potong benang, tapi jangan terlalu mepet.

Untuk pemula, disarankan untuk menggunakan teknik jahit tusuk jelujur terlebih dahulu. Tusuk jelujur lebih sederhana dan mudah dibuat.

Kalau sudah mulai mahir, Moms bisa menggunakan jenis tusuk lainnya.

Sementara itu, berikut ini cara menjahit baju dan teknik dasar menggunakan mesin jahit yang bisa Moms pelajari dan coba lakukan di rumah.

  1. Pasang jarum pada tempat jarum.
  2. Lalu, siapkan kertas. Untuk mengawali belajar menjahit dengan mesin, jangan gunakan benang terlebih dulu.
  3. Buat jahitan lurus pada kertas, lalu mulai menjahit membelok atau membentuk sudut. Ulangi sampai lancar.
  4. Bila sudah lancar, mulai pasang benang pada jarum, dan masukkan sekoci berisi palet pada tempat sekoci.
  5. Siapkan potongan kain atau kain yang sudah berpola. Ikuti garis pola yang tersedia. kalau belum mahir, Moms bisa berlatih menjahit lurus, lalu menjahit belok, atau membentuk sudut.
Teknik Dasar Pemasangan Payet

Untuk memasang payet agar lebih mudah dan mendapatkan hasil yang bagus, sebaiknya anda mengetahui teknik dasar sulam payet berikut ini. Teknik ini merupakan tahap awal yang biasanya dilakukan setiap orang untuk mempermudah dalam membuat kreasi sulam payet.

Untuk membuat pola hiasan atau motif dapat dilakukan dengan menggambar langsung di kain, menjiplak gambar dengan karbon, atau mengikuti pola pada kain yang sudah bermotif.

  • Menggambar pola hiasan atau motif langsung di kain hanya dapat dilakukan pada kain yang mudah digambar seperti kain blacu atau kain katun. Hal ini biasanya dilakukan oleh orang yang sudah mahir dalam menggambar.
  • Menjiplak dengan karbon dapat diterapkan pada berbagai jenis kain. Caranya letakkan karbon di atas kain dan kertas minyak yang sudah bergambar lalu jiplak dengan pensil. Cara ini adalah cara yang paling gampang dan umum dilakukan oleh pembuat sulam payet.
  • Mengikuti pola gambar dapat dilakukan pada kain yang sudah bermotif seperti kain batik dan broklat, hal ini bertujuan untuk memberi penegasan pada motif.
  • Siapkan kain yang sudah anda beri gambar desainnya.
  • Siapkan payet-payet yang akan dipasang.
  • Pilih benang jahit yang berwarna sama dengan payetnya. Masukkan benang ke lubang jarum secara langsung atau menggunakan mata nenek. Lalu ikat mati ujung benangnya.
  • Mulailah menusukkan jarum ke motif pada kain dari bawah dan pasang payetnya.
  • Tarik Benang hingga ujung. Matikan benang diatas kain, dan mulailah memasang payet.

a. Tusuk Jelujur

Kursus Menjahit

Pada perkembangan motif busana akhir-akhir ini, banyak bermunculan variasi pemberian motif, baik menggunakan sulaman tangan maupun dengan menggunakan bordir. Untuk mendapatkan kesan keindahan dan kemewahan, dilakukan berbagai inovasi dengan cara memasang berbagai payet, burci ataupun manik-manik yang dikombinasikan dengan bordir untuk lebih memperindah busananya. Sebagai contoh untuk busana pesta atau busana daerah seperti kebaya, saat ini banyak yang manggunakan modifikasi antara bordir dan burci/payet.

Memasang payet, burci dan manik-manik pada bordir, semua tusuk bordir,dapat dipermanis dengan pemberian ornamen-ornamen.

a.Menyiapkan tempat kerja

Dalam pengerjaan lekapan burci/payet, dibutuhkan penerangan dan ventilasi ruang yang memadai. Sehingga akan tercipta tempat kerja yang nyaman, yang dapat mendukung peserta diklat dalam menghasilkan karya terbaik.

b.Pengenalan alat dan bahan pendukung

Dalam pengerjaan lekapan burci/payet, dibutuhkan berbagai alat pendukung, yaitu:
1)Pita ukuran
2)Gunting Kain
3)Gunting Benang
4)Gunting Bordir
5)Pendedel
6)Jarum Pentul
7)Jarum Payet
8)Benang
9)Alat Pemasuk Benang
10)Setrika
11)Papan setrikaan

c.Fungsi alat pendukung:

1)Pita Ukuran, adalah alat yang dipakai untuk menentukan letak hiasan pada busana.
2)Gunting Kain, adalah gunting yang dipakai khusus untuk menggunting kain/bahan tekstil. Gunting ini tidak diperbolehkan umtuk menggunting kertas atau yang lainnya, agar gunting tetap tajam.
3)Gunting Benang, adalah gunting yang dipergunakan untuk menggunting benang.
4)Gunting Bordir, adalah untuk menggunting bagian yang sulit/kecil-kecil.
5)Pendedel, dipergunakan untuk membuka jahitan dan menggunting lubang kancing.
6)Jarum Pentul, dipergunakan untuk menyematkan motif yang akan dikutip pada bahan.
7)Jarum Payet, adalah jarum untuk menjahit burci/payet yang bentuknya halus.
8)Benang, dipergunakan untuk merekatkan payet pada kain.
9)Alat Pemasuk Benang, adalah alat bantu untuk memasukan benang ke jarum.
10)Setrika, berfungsi untuk menempelkan vliselin ke bahan.
11)Papan setrikaan, berfungsi untuk tempat menyetrika.


Tags: jahit cara payet

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia