... Cara Menjahit Pinggiran Kain dengan Tangan: Panduan Lengkap untuk Pemula

Cara Mudah Menjahit Pinggiran Kain dengan Tangan - Panduan Langkah demi Langkah

Memulai Pembuatan Selimut Perca

Ratakan bahan kain. Untuk menghilangkan kusut dan membuat pemotongan menjadi mudah, ratakan bahan dengan setrika. Gunakan pengaturan penguapan pada setrika jika ada. Anda tidak perlu menyeterika bahan isi - hanya bagian permukaan dan belakang selimut perca.

  • Ukuran selimut perca serta ukuran tiap potongan perca tidak memiliki ketentuan yang pasti kecuali jika Anda menggunakan pola khusus. Oleh karena itu, buat potongan perca sebesar atau sekecil yang Anda perlukan berdasarkan tingkat ketrampilan Anda.
  • Jika membantu, Anda dapat menggunakan spidol yang mudah dihapus untuk menandai ukuran pada kain sebelum dipotong.

Memotong potongan kain. Untuk saat ini, pusatkan perhatian pada sisi bagian depan dari selimut perca, potong setiap bagian kecil dari kain yang akan digabungkan bersama. Letakan setiap potongan pada papan pemotong dan letakan penggaris tembus pandang di atasnya. Gunakan pisau putar untuk memotong mengikuti garis yang terdapat pada alas pemotong. Ikuti pepatah lama "ukur dua kali, potong sekali", untuk memastikan Anda tidak salah memotong.

  • Pada tahap ini, Anda mungkin ingin menambahkan potongan kain yang mempunyai warna atau pola yang berbeda. Ini dapat dilakukan dengan hanya mengganti beberapa potongan kain dengan potongan kain lain yang memiliki corak yang berbeda.
  • Tandai setiap potongan kain sebagai pengingat dengan menggunakan kertas tempel atau kapur tulis.

Menyatukan Keseluruhan Kain

Potong pengikat. Pengikat adalah garis pada kain yang melingkari pinggiran selimut perca untuk menjaga kelim dan membuat tampilan yang sempurna. Anda dapat memilih untuk mengikat secara diagonal/horizontal atau pada ujungnya, dengan pilihan yang terakhir memungkinkan tingkat fleksibilitas. Potong lembaran (kemungkinan besar akan etrjadi tumpang tindih) selebar 6,2 cm dan dengan panjang yang cukup untuk mengitari seluruh batas pinggir dari selimut. Jahitkan lembaran itu sehingga Anda mempunya 4 potongan yang sama dengan panjang dari 4 sisi selimut Anda.

Ratakan pengikat. Jika Anda perlu menjahit beberapa lembaran kain untuk membuat satu pengikat yang panjang, ratakan kelimnya. Lalu lipat pengikat menjadi setengah dan setrika bahannya. Ini akan menghasilkan kelim yang rata di tengahnya di sepanjang bahan pengikat.

Sematkan pengikat pada tempatnya. Gelar pengikat pada sisi yang berlawanan pada bagian atas selimut. Atur sehingga pinggir pengikat lurus, dan polanya berhadap-hadapan (bagian belakang pengikat menghadap Anda). Gunakan peniti yang banyak untuk menyematkan bahan semacam ini.

Jahit bagian depan pengikat. Ikuti pinggiran selimut perca dan pengikat dan jahit kelim dalam berukuran 1,2 cm. Ini harus dilakukan pada kedua sisi kain, sehingga yang Anda lihat sekarang adalah selimut perca dengan dua bagian pengikat yang terbalik yang terjahit. Lalu, sampirkan kain ke atas dan menjauh dari bagian tengah selimut perca, sehingga bagian depan dari pola perca terlihat.

Jahitkan bahan pengikat berikutnya. Letakan dua lembar pengikat di sepanjang sisi selimut perca. Gunakan proses yang sama seperti pada kedua sisi sebelumnya, jahitkan pengikat sepanjang pinggirnya dengan kelonggaran kelim 1,2 cm. Lalu, lipat bahan keluar dan keluar dari tengah selimut perca, sehingga polanya terlihat.

7 Teknik Menjahit Dasar yang Nggak Rugi Kamu Kuasai. Dijamin Bakal Berguna Suatu Saat Nanti

Hidup akan terasa lebih mudah jika kita memiliki beragam keterampilan. Sebut saja keterampilan menjahit untuk memperbaiki baju atau membuat baju bayi dan kain taplak sendiri. Bayangkan saja, kalau kita menguasai teknik menjahit dasar, kita nggak perlu lagi pergi ke tukang jahit saat harus membenarkan baju atau celana yang robek.

Meski terlihat rumit, keterampilan menjahit sebetulnya dapat dipelajari otodidak. Ada beberapa teknik jahit dasar menjahit yang berguna untuk memperbaiki atau menyambungkan kain. Buatmu yang tertarik untuk belajar menjahit, berikut ada 8 teknik menjahit beserta gambarnya yang mesti dan bisa kamu pelajari.

Cara Menjahit Tusuk Feston

Artikel ini disusun bersama Shaelynn Haning. Shaelynn Haning adalah Penjahit & Pemilik Bisnis yang berlokasi di Tulsa, Oklahoma. Shaelynn adalah pendiri layanan permak dan jahit dengan peringkat tertinggi dan paling banyak diulas di Oklahoma, Tallgrass Tailor, yang mempekerjakan tim perajin dan wanita terampil dari seluruh negeri dan dunia. Shaelynn adalah anggota Dewan Karier dan Teknologi Pendidikan Negara Bagian Oklahoma dan anggota Asosiasi Penjahit dan Desainer Kustom serta Asosiasi Profesional Jahit dan Desain. Dia adalah pembawa acara The Sew Show with Shae, saluran menjahit yang menghibur dan mendidik yang mengunggah video mingguan di YouTube. Shaelynn memperoleh gelar BS dalam Desain Pakaian dan Pengembangan Produk dari Marist College.

Tusuk feston biasa digunakan untuk menjahit tepi taplak meja, renda meja, selimut, dll, atau untuk membuat tepi kain, termasuk pakaian. Tusuk feston serupa dengan metode yang digunakan untuk tusuk lubang kancing (buttonhole stitch), tetapi ada jarak lebih jauh antar tusuk dan harus ada kesamaan ukuran tusuk. Tusuk ini cukup mudah dan bisa menjadi proyek yang baik untuk dikerjakan bersama anak-anak!

Memulai Jahitan

Pilih benang Anda. Karena tusuk feston ini berfungsi sebagai hiasan atau dekorasi, lebih baik memilih benang yang sedikit lebih tebal. Dengan begitu benang akan tampil menonjol dari kain. Warna benang bisa dipilih sesuai selera Anda, yang cocok dengan kain Anda.

Pilih arah menjahit Anda. Bisa dari kiri ke kanan atau dari kanan ke kiri. Banyak yang memilih dari kiri ke kanan walau arah mana pun bisa digunakan dengan baik.

Fungsi teknik menjahit jelujur adalah menyempurnakan segala bentuk jahitan. Tusuk jelujur juga merupakan dasar dari beragam jenis teknik menjahit yang berkembang

Pengertian tusuk jelujur adalah tusuk yang bergerak dengan pola dari kanan ke kiri. Tusuk ini punya tiga fungsi utama. Pertama menjahit sisi kain, lalu menutup sisi ujung suatu bentuk, dan ketiga memberikan kerutan pada kain. Namun fungsi utama tusuk jelujur adalah membuat jahitan terlihat lebih rapi dan sempurna.

Teknik jelujur sendiri terbagi menjadi tiga macam. Ada teknik jelujur biasa yang nggak memiliki jarak sama. Ada teknik jelujur tertentu yang menggunakan jarak secara konsisten dan terakhir ada teknik jelujur renggang yang menggunakan satu spasi setiap penjahitan.


Tags: jahit cara tangan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia